<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi &amp; Bisnis &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/category/ekonomi-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 12:09:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Ekonomi &amp; Bisnis &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengawalan Kedaulatan Energi Nasional: MME Rilis Sikap Resmi Terkait RUU Migas, B50, Hingga Proyek Strategis ‎</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/28/pengawalan-kedaulatan-energi-nasional-mme-rilis-sikap-resmi-terkait-ruu-migas-b50-hingga-proyek-strategis-3/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 12:09:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[B50]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Strategis]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Migas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13557</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Masyarakat Melek Energi (MME) secara resmi menyampaikan sikap dan pandangan terhadap sejumlah kebijakan strategis energi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong></em>Masyarakat Melek Energi (MME) secara resmi menyampaikan sikap dan pandangan terhadap sejumlah kebijakan strategis energi nasional melalui konferensi pers yang digelar di Medan, Kamis (27/8/2026).<br />
‎<br />
‎MME menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan energi nasional tidak cukup diukur dari banyaknya regulasi maupun besarnya proyek yang dibangun. Keberhasilan harus terlihat secara nyata di lapangan, mulai dari peningkatan produksi energi, pengurangan ketergantungan terhadap impor, penguatan industri nasional, penciptaan lapangan kerja, hingga manfaat langsung bagi masyarakat.<br />
‎<br />
‎Dalam konferensi pers tersebut, MME menyoroti lima agenda strategis, yakni sumur minyak rakyat, Program B50, LNG Abadi Masela, transisi energi melalui PLTS 100 GWp, serta reformasi RUU Migas.<br />
‎<br />
‎Koordinator MME, Nugra Ferdino, mengatakan bahwa berbagai kebijakan energi yang saat ini berjalan memiliki peluang besar untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi Indonesia. Namun, seluruh kebijakan tersebut harus dikawal agar implementasinya benar-benar sesuai dengan kepentingan nasional.<br />
‎<br />
‎“Kita tidak boleh hanya melihat energi dari sisi berapa besar proyek yang dibangun atau berapa banyak regulasi yang diterbitkan. Ukuran keberhasilannya harus jelas apakah produksi energi nasional meningkat, apakah impor berkurang, apakah industri dalam negeri semakin kuat, dan apakah masyarakat mendapatkan manfaat secara langsung,” tegas Nugra Ferdino.<br />
‎<br />
‎Menurut Nugra, lima sektor yang menjadi perhatian MME merupakan bagian penting dari agenda besar untuk membangun sistem energi nasional yang lebih mandiri dan berdaulat. MME mendukung legalisasi dan penataan sumur minyak rakyat melalui BUMD dan koperasi sebagaimana kebijakan pemerintah. Namun, MME meminta pemerintah memperkuat sosialisasi langsung kepada masyarakat di daerah penghasil minyak. Hal ini penting untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat mengenai alih kelola serta memastikan proses penataan berjalan secara transparan.<br />
‎<br />
‎Kepastian hukum, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta penyerapan hasil produksi juga harus menjadi bagian utama dalam implementasi kebijakan tersebut.<br />
‎<br />
‎“Jangan sampai legalisasi hanya mengubah status pengelolaan, tetapi masyarakat yang selama ini berada di lapangan justru merasa kehilangan kepastian. Penataan harus memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nugra.<br />
‎<br />
‎MME mendukung Program B50 sebagai salah satu langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar. Namun, pemerintah perlu memastikan neraca ketersediaan CPO domestik secara berkelanjutan. Kebijakan biodiesel harus dihitung secara cermat agar tidak menimbulkan persoalan baru terhadap kebutuhan pangan, ekspor, dan industri lainnya. MME juga menekankan pentingnya memastikan manfaat B50 dirasakan oleh petani sawit rakyat.<br />
‎<br />
‎“B50 harus menjadi kebijakan yang memberikan manfaat dari hulu sampai hilir. Jangan hanya berbicara mengenai pengurangan impor, tetapi petani sawit rakyat juga harus mendapatkan manfaat ekonomi yang nyata,” tegas Nugra.<br />
‎<br />
‎MME menilai pengembangan LNG Abadi Masela di Maluku harus menjadi momentum memperkuat perekonomian Indonesia Timur. Pemanfaatan gas untuk kebutuhan domestik, termasuk rencana pemanfaatan 60 persen gas untuk industri dalam negeri, harus dikawal agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan daerah.<br />
‎<br />
‎MME mendorong agar proyek tersebut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, memperkuat UMKM, membangun industri pendukung, serta menciptakan rantai ekonomi baru di Maluku dan kawasan Indonesia Timur.<br />
‎<br />
‎“Proyek strategis tidak boleh hanya dilihat dari investasi yang masuk. Kita harus melihat berapa banyak nilai tambah yang tinggal di daerah, berapa banyak tenaga kerja lokal yang terserap, dan berapa banyak UMKM yang tumbuh,” kata Nugra.<br />
‎<br />
‎MME menyambut positif pengembangan PLTS dan target kapasitas hingga 100 GWp sebagai bagian dari percepatan transisi energi Indonesia. Namun, MME mengingatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi teknologi energi terbarukan dari luar negeri. Pembangunan PLTS harus diarahkan untuk membangun ekosistem industri nasional, mulai dari manufaktur komponen, teknologi penyimpanan energi (energy storage), jaringan listrik, riset dan pengembangan, peningkatan kapasitas SDM, hingga rantai pasok dalam negeri.<br />
‎<br />
‎“Transisi energi harus menjadi kesempatan untuk membangun industri energi terbarukan Indonesia. Jangan sampai kita mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, tetapi kemudian menciptakan ketergantungan baru terhadap teknologi dan rantai pasok dari luar negeri,” ujar Nugra.<br />
‎<br />
‎Terkait RUU Migas yang telah menjadi RUU Usul Inisiatif DPR, MME mendorong agar pembahasannya dilakukan secara terbuka, transparan, dan inklusif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Menurut MME, reformasi tata kelola migas harus menjawab persoalan mendasar sektor hulu dan hilir, mulai dari peningkatan produksi dan lifting, kepastian hukum dan investasi, efisiensi tata kelola, penerimaan negara, hingga ketahanan energi nasional.<br />
‎<br />
‎MME mendorong integrasi tata kelola hulu-hilir serta pembentukan Badan Usaha Khusus (BUK) Migas di bawah Presiden yang profesional, transparan, akuntabel, dan memiliki indikator kinerja yang jelas.<br />
‎<br />
‎“Yang kita butuhkan bukan sekadar mengganti nama lembaga. Kalau BUK Migas dibentuk, harus ada perubahan fundamental dalam tata kelola. Harus lebih profesional, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab persoalan produksi, lifting, investasi, penerimaan negara, sampai kebutuhan energi nasional,” tegas Koordinator MME.&#8221;<br />
‎<br />
‎<br />
‎LIMA POIN SIKAP RESMI MME<br />
‎<br />
‎Sebagai bentuk pengawalan terhadap kedaulatan energi nasional, MME menyampaikan lima sikap utama:<br />
‎<br />
‎1. SUMUR MINYAK RAKYAT<br />
‎MME mendukung legalisasi dan penataan sumur minyak rakyat melalui BUMD dan koperasi. Pemerintah perlu memperkuat sosialisasi, memberikan kepastian hukum, menjamin keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan, serta memastikan hasil produksi terserap secara jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.<br />
‎<br />
‎2. PROGRAM B50<br />
‎MME mendukung B50 sebagai instrumen pengurangan impor solar dan penguatan ketahanan energi. Pemerintah wajib menjaga keseimbangan ketersediaan CPO domestik agar tidak mengganggu kebutuhan pangan, ekspor, maupun industri lainnya serta memastikan peningkatan kesejahteraan petani sawit rakyat.<br />
‎<br />
‎3. LNG ABADI MASELA<br />
‎MME mendukung pengembangan LNG Abadi Masela dengan syarat proyek tersebut memberikan multiplier effect yang nyata bagi Maluku dan Indonesia Timur. Pemanfaatan gas untuk industri domestik, penyerapan tenaga kerja lokal, pengembangan UMKM, dan industri turunan harus menjadi prioritas.<br />
‎<br />
‎4. TRANSISI ENERGI &amp; PLTS 100 GWp<br />
‎MME mendukung percepatan energi terbarukan dan target PLTS 100 GWp. Namun, program tersebut harus sekaligus menjadi momentum membangun industri energi terbarukan nasional, termasuk manufaktur komponen, teknologi storage, jaringan listrik, riset, SDM, dan rantai pasok dalam negeri.<br />
‎<br />
‎5. REFORMASI RUU MIGAS<br />
‎MME mendorong pembahasan RUU Migas dilakukan secara transparan, inklusif, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. MME mendukung integrasi tata kelola hulu-hilir serta mendorong pembentukan Badan Usaha Khusus (BUK) Migas di bawah Presiden yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan nasional.<br />
‎<br />
‎MME menegaskan bahwa seluruh kebijakan energi nasional harus berpijak pada semangat Pasal 33 UUD 1945, khususnya prinsip bahwa pengelolaan sumber daya strategis negara harus diarahkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.<br />
‎<br />
‎Nugra Ferdino menegaskan bahwa MME akan terus mengambil peran sebagai bagian dari masyarakat sipil dalam memberikan edukasi, literasi, kajian, serta pengawalan terhadap kebijakan energi nasional.<br />
‎<br />
‎“Energi adalah urat nadi perekonomian sekaligus bagian dari kedaulatan negara. Karena itu, kebijakan energi dari hulu sampai hilir harus kita kawal bersama. Sumber daya energi Indonesia harus menjadi kekuatan untuk membangun industri nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat kedaulatan negara.”<br />
‎<br />
‎Ia menambahkan bahwa MME akan terus mendorong kebijakan energi yang tidak hanya mengejar target jangka pendek, tetapi membangun fondasi energi nasional yang kuat untuk generasi mendatang.<br />
‎<br />
‎“Kedaulatan energi bukan sekadar slogan. Kedaulatan harus terlihat dari produksi yang meningkat, impor yang menurun, industri nasional yang tumbuh, dan rakyat yang semakin sejahtera.”Akhirnya.. (PR)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Muda Lamsel Sukses, Buktikan Bertani Jagung Bisa Kurangi Pengangguran</title>
		<link>https://pers.news/2026/07/29/petani-muda-lamsel-sukses-buktikan-bertani-jagung-bisa-kurangi-pengangguran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 06:29:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12822</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Di tengah tantangan lapangan kerja, seorang petani muda asal Lampung Selatan membuktikan pertanian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p style="text-align: left;">PERS.NEWS | Di tengah tantangan lapangan kerja, seorang petani muda asal Lampung Selatan membuktikan pertanian bisa menjadi jalan wirausaha yang menjanjikan.</p>
<p style="text-align: left;">Catur Ichwan Santoso, 32 tahun, telah 10 tahun menekuni usaha pertanian komoditas jagung. Berawal dari keterbatasan modal dan minim pengalaman, ia tidak menyerah. Setiap kegagalan dijadikan pelajaran, dan ia rajin berguru kepada para petani senior di wilayahnya.</p>
<p style="text-align: left;">Kini, usaha yang dirintis Catur telah berkembang. Dengan omset mencapai puluhan juta per bulan, ia mampu mempekerjakan puluhan warga sekitar. Langkah ini sekaligus membantu menekan angka pengangguran di desanya.</p>
<p style="text-align: left;">“Yang penting itu mau belajar dan tidak putus asa. Saya banyak dapat ilmu dari petani yang sudah lebih dulu terjun. Alhamdulillah sekarang bisa sekalian bantu buka lapangan kerja di kampung,” ujar Catur saat ditemui di kediamannya, Bandar Lampung, Rabu, 29 Juli 2026.</p>
<p style="text-align: left;">Keberhasilan Catur diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di Lampung untuk tidak meninggalkan sektor pertanian. Menurutnya, bertani jagung dengan manajemen yang baik mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus dampak sosial bagi masyarakat.</p>
<p style="text-align: left;">Pemerintah daerah pun mendorong agar kisah seperti Catur bisa menjadi contoh bahwa anak muda memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi pedesaan. (**)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seduh Kesuksesan dari Ulu Belu, Desty Coffee Raup Pelanggan hingga Luar Lampung</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/10/seduh-kesuksesan-dari-ulu-belu-desty-coffee-raup-pelanggan-hingga-luar-lampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 06:45:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12075</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#8211; Di tengah hamparan perkebunan kopi Ulu Belu yang terkenal dengan kualitas robustanya, UMKM...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS &#8211; Di tengah hamparan perkebunan kopi Ulu Belu yang terkenal dengan kualitas robustanya, UMKM Desty Coffee terus menorehkan perkembangan positif. Usaha pengolahan kopi milik Sudiyana (45) ini tak hanya menjadi salah satu produk unggulan di Ulu Belu, tetapi juga berhasil menjangkau pasar di berbagai daerah Sumatera dan Pulau Jawa.</p>
<p>Desty Coffee yang berdiri sejak 2019 merupakan UMKM binaan BRI Unit Ulu Belu Branch Office Pringsewu. Berbekal komitmen menjaga kualitas, usaha ini hanya menggunakan biji kopi petik merah pilihan yang diolah secara mandiri untuk menghasilkan cita rasa khas kopi Lampung.</p>
<p>Sudiyana mengatakan, usaha yang dirintis bersama sang istri tersebut berawal dari keinginan memberikan nilai tambah terhadap hasil panen kopi petani di wilayah Ulu Belu.</p>
<p>&#8220;Kami ingin kopi dari Ulu Belu tidak hanya dijual dalam bentuk bahan baku, tetapi juga menjadi produk jadi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Karena itu kami fokus menjaga kualitas mulai dari pemilihan biji hingga proses pengemasan,&#8221; ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.</p>
<p>Dalam sehari, Desty Coffee mampu mengolah sekitar 20 kilogram kopi pilihan. Produksi tersebut dikemas menjadi sekitar 100 bungkus berukuran 200 gram yang dipasarkan dengan harga Rp35 ribu per kemasan.</p>
<p>Seluruh proses produksi dilakukan menggunakan peralatan milik sendiri yang dibeli secara bertahap seiring berkembangnya usaha. Bersama sang istri, Sudiyana mengerjakan tahapan produksi mulai dari penyangraian, penggilingan hingga pengemasan.</p>
<p>Selain dipasarkan di sejumlah pasar di Kabupaten Tanggamus, produk Desty Coffee juga dipromosikan melalui media sosial. Strategi tersebut terbukti efektif membuka pasar yang lebih luas dengan pesanan yang datang dari berbagai daerah di Sumatera dan Jawa.</p>
<p><em>&#8220;Alhamdulillah</em> sekarang banyak pelanggan yang mengenal produk kami melalui media sosial. Pesanan datang dari berbagai daerah dan kami kirim menggunakan jasa ekspedisi. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkembang,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala BRI Unit Ulu Belu, M. Youngky Oktora, mengatakan Desty Coffee menjadi salah satu contoh keberhasilan UMKM lokal yang mampu memanfaatkan potensi daerah menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing.</p>
<p>&#8220;Desty Coffee membuktikan bahwa UMKM desa mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan kualitas produk yang terjaga, kemauan untuk belajar, serta pemanfaatan teknologi digital, UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Youngky, BRI akan terus mendukung pelaku UMKM melalui program pembinaan dan pemberdayaan agar semakin banyak usaha lokal yang tumbuh dan naik kelas.</p>
<p>Keberhasilan Desty Coffee, katanya yang didampingi mantrinya Irfan Rizal, itu menjadi bukti bahwa kopi Ulu Belu tidak hanya dikenal karena kualitas bijinya, tetapi juga karena mampu melahirkan produk olahan yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dari sebuah rumah produksi sederhana di kaki pegunungan Tanggamus, aroma kopi khas Ulu Belu kini mulai dinikmati para pecinta kopi di berbagai daerah Indonesia,&#8221; tutur dia. (**)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Sukses Gelar PESTA Tapanuli 2026, Transaksi UMKM Tembus Rp1,2 Miliar</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/12/bi-sukses-gelar-pesta-tapanuli-2026-transaksi-umkm-tembus-rp12-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 04:19:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BI]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pascabencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11587</guid>

					<description><![CDATA[PADANGSIDIMPUAN&#124;PERS.NEWS-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan menggelar Pekan Ekonomi Syariah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PADANGSIDIMPUAN|PERS.NEWS-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan menggelar Pekan Ekonomi Syariah dan Digital Tapanuli (PESTA Tapanuli) 2026 di Alaman Bolak, Kota Padangsidimpuan, Jumat (8/5/2026).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 itu menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi regional pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli pada November 2025 lalu.</p>
<p>Mengusung tema “Sinergi Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Daerah Guna Mendukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi Regional”, PESTA Tapanuli melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku UMKM, lembaga keuangan syariah, pondok pesantren, hingga masyarakat umum.</p>
<p>Kepala KPw BI Sibolga, Riza Putera, mengatakan tema yang diangkat pada tahun ini selaras dengan langkah pemerintah dalam mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana.</p>
<p>Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah yang dilakukan Bank Indonesia ditempuh melalui tiga strategi utama, yakni pemberdayaan ekonomi syariah, pendalaman pasar keuangan syariah, serta penguatan asesmen, riset, dan edukasi.</p>
<p>“Dalam implementasinya di daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga senantiasa berupaya menjadi AIR, yaitu sebagai Akselerator, Inisiator, dan Regulator, dengan terus bersinergi bersama pemerintah daerah, termasuk Kota Padangsidimpuan,” ujar Riza.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, menilai PESTA Tapanuli merupakan momentum strategis untuk memperkuat posisi Kota Padangsidimpuan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan Tapanuli.</p>
<p>“PESTA Tapanuli ini tidak hanya menghadirkan forum edukasi dan literasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, lembaga keuangan syariah, pondok pesantren, generasi muda, dan masyarakat luas,” katanya.</p>
<p>Pembukaan PESTA Tapanuli 2026 ditandai dengan penandatanganan komitmen pembentukan tiga Desa Devisa komoditas kopi dan kemenyan antara KPw BI Sibolga dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).</p>
<p>Selain itu, kegiatan juga dirangkai dengan peluncuran program strategis Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN) Pantai Barat Sumatera, serta launching QRIS Pajak dan Retribusi Pemerintah Kota Padangsidimpuan sebagai langkah optimalisasi pendapatan daerah berbasis digital.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, diharapkan penguatan ekonomi syariah dan percepatan digitalisasi daerah dapat menjadi motor baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Tapanuli.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Usia Senja, BRI Hadir Bukan Sekadar Bank – Tapi Sahabat</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/02/di-usia-senja-bri-hadir-bukan-sekadar-bank-tapi-sahabat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 03:17:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10939</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Di sebuah pagi yang hangat di Kantor Cabang Tanjung Karang, suasana berbeda terasa....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p style="text-align: left;">PERS.NEWS | Di sebuah pagi yang hangat di Kantor Cabang Tanjung Karang, suasana berbeda terasa. Bukan hanya antrean transaksi perbankan yang tampak, melainkan deretan kursi yang dipenuhi wajah-wajah penuh cerita para pensiunan yang pernah menjadi bagian dari denyut pembangunan, kini disambut dalam ruang yang lebih akrab dan manusiawi.</p>
<p style="text-align: left;">Di tengah ruangan itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) seolah sedang menggeser perannya—dari sekadar institusi keuangan menjadi sahabat lama yang datang kembali, membawa perhatian yang lebih personal.</p>
<p style="text-align: left;">Kehadiran Regional Chief Executive Officer BRI Region 5 Bandar Lampung, Andreas Chandra Santoso, bukan sekadar simbolis. Ia turun langsung menyapa, berbincang, dan mendengarkan. Tidak ada sekat formal yang kaku. Yang hadir justru percakapan ringan, tawa kecil, dan rasa dihargai.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam konteks yang lebih luas, langkah ini mencerminkan pergeseran pendekatan perbankan modern bahwa layanan tidak lagi berhenti pada angka, saldo, atau transaksi, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan hidup nasabah.</p>
<p style="text-align: left;">“BRI ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra,” ujar Andreas. Pernyataan ini terdengar sederhana, namun di ruang itu, maknanya terasa nyata,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.</p>
<p style="text-align: left;">Kelompok pensiunan kerap berada di persimpangan, mereka tetap menjadi nasabah aktif, namun kebutuhan mereka berbeda. Akses layanan kesehatan, kemudahan informasi, hingga rasa diperhatikan menjadi hal yang tak kalah penting dibanding layanan finansial itu sendiri.</p>
<p style="text-align: left;">Di sinilah program seperti yang digelar BRI menemukan relevansinya.</p>
<p style="text-align: left;">Pemeriksaan kesehatan gratis dan konsultasi medis yang dihadirkan bukan sekadar pelengkap acara. Ia menjadi jembatan menghubungkan kebutuhan riil para pensiunan dengan layanan yang biasanya tidak mereka dapatkan dalam aktivitas perbankan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: left;">Seorang pensiunan yang hadir mengungkapkan rasa harunya. Baginya, perhatian seperti ini bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa dihargai setelah masa pengabdian panjang.</p>
<p style="text-align: left;">Industri perbankan saat ini bergerak cepat, didorong digitalisasi dan persaingan layanan. Namun di tengah arus tersebut, pendekatan berbasis empati justru menjadi pembeda yang semakin penting.</p>
<p style="text-align: left;">Langkah BRI ini memperlihatkan bahwa loyalitas nasabah tidak hanya dibangun melalui produk unggulan, tetapi juga melalui hubungan emosional yang dirawat secara konsisten.</p>
<p style="text-align: left;">Kegiatan di Tanjung Karang menjadi contoh bagaimana institusi besar tetap bisa hadir dalam skala yang intim—menyentuh langsung kehidupan nasabahnya.</p>
<p style="text-align: left;">Bagi BRI, para pensiunan bukan sekadar segmen pasar, melainkan bagian dari perjalanan panjang institusi itu sendiri. Loyalitas mereka adalah aset tak kasat mata yang tidak bisa diukur hanya dengan angka.</p>
<p style="text-align: left;">Melalui program seperti ini, BRI tidak hanya mempererat relasi, tetapi juga merawat kepercayaan sesuatu yang menjadi fondasi utama dalam dunia perbankan.</p>
<p style="text-align: left;">Di akhir kegiatan, yang tersisa bukan hanya layanan yang telah diberikan, tetapi juga kesan hangat yang terbawa pulang. Sebuah pengingat bahwa di balik sistem dan layanan, ada sentuhan manusia yang tetap menjadi inti.</p>
<p style="text-align: left;">Dan di ruang sederhana itu, BRI sekali lagi menegaskan: menjadi bank bukan hanya soal mengelola uang, tetapi juga tentang menjaga hubungan hingga masa purnabakti pun tiba. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IKBL Gelar Jumat Berkah, Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Berbagi hingga Buka Puasa Bersama</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/14/ikbl-gelar-jumat-berkah-perkuat-kepedulian-sosial-lewat-berbagi-hingga-buka-puasa-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 02:30:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10708</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#8211; Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pengurus Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) untuk memperkuat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS &#8211; Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pengurus Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) untuk memperkuat kepedulian sosial melalui rangkaian kegiatan bertajuk <em>Jumat Berkah</em>, Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini diisi dengan aksi berbagi takjil kepada masyarakat, bakti sosial ke panti asuhan, hingga buka puasa bersama para pengurus.</p>
<p>Kegiatan diawali di Kantor Pusat Bank Lampung dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar area kantor. Aksi berbagi tersebut menjadi simbol kepedulian IKBL kepada masyarakat sekaligus wujud semangat berbagi keberkahan di hari Jumat pada bulan Ramadan.</p>
<p>Ketua IKBL, Ny. Anita Zedri, bersama Wakil Ketua Ny. Meli Karim, turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen IKBL untuk terus menumbuhkan budaya berbagi serta mempererat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Bank Lampung.</p>
<p>“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Anita di sela kegiatan.</p>
<p>Tidak berhenti di kantor pusat, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan bakti sosial ke dua panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Dalam kunjungan tersebut, pengurus IKBL menyerahkan bantuan serta berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti melalui interaksi dan silaturahmi.</p>
<p>Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi bentuk nyata peran IKBL dalam mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama pengurus IKBL di Lembah Hijau Resto. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai momen tersebut, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat solidaritas antar pengurus.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, IKBL berharap semangat berbagi tidak hanya hadir pada momentum Ramadan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya organisasi dalam menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan di masa mendatang. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo soal MA AS Batalkan Tarif Dagang Trump : Kita Siap Hadapi</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/21/prabowo-soal-ma-as-batalkan-tarif-dagang-trump-kita-siap-hadapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 15:36:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10361</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta &#124; Pers News &#8211; Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan kebijakan tarif dagang resiprokal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Jakarta | Pers News</strong> &#8211; Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan kebijakan tarif dagang resiprokal global Presiden Donald Trump.</p>
<p style="text-align: left;">Menghormati putusan MA AS tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia siap menghadapi segala kemungkinan.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Kita siap menghadapi segala kemungkinan, kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat. Ya kita lihat perkembangannya,&#8221; kata Prabowo di Washington DC seperti disiarkan YouTube Setpres, Sabtu (21/2/2026).</p>
<p style="text-align: left;">Prabowo menilai tarif dagang AS baru yang menjadi 10% menjadi keuntungan bagi Indonesia. Prabowo menegaskan Indonesia siap menghadapi segala kemungkinan soal tarif dagang AS.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Saya kira ya menguntungkan lah (tarif 10%). Kita siap menghadapi segala kemungkinan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p style="text-align: left;">Prabowo dan Trump sebelumnya sepakat bahwa ekspor dari Indonesia ke AS akan dikenai tarif resiprokal 19%, kecuali untuk produk-produk tertentu yang akan menerima tarif timbal balik 0%. Adapun Indonesia menghapus 99% hambatan tarif bagi produk-produk AS.</p>
<p style="text-align: left;">Trump melontarkan kritik keras atas putusan MA itu, dengan menyebutnya &#8220;mengerikan&#8221; dan mengecam para hakim yang menolak kebijakan perdagangannya sebagai &#8220;orang bodoh&#8221;.</p>
<p style="text-align: left;">Tak tinggal diam, Trump juga langsung menetapkan tarif global baru sebesar 10%, dengan menggunakan sebuah aturan lama yang jarang digunakan, bernama &#8220;Section 122&#8221;.</p>
<p style="text-align: left;">Sementara itu, pelaku usaha dan sejumlah negara bagian AS yang menggugat kebijakan itu menyebut putusan MA sebagai kemenangan besar. <strong>(DTK)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deal Prabowo-Trump, Data Konsumen RI Bakal Mengalir ke AS</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/20/deal-prabowo-trump-data-konsumen-ri-bakal-mengalir-ke-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 14:47:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10350</guid>

					<description><![CDATA[Pers News &#124; Jakarta &#8211; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia dan Amerika...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Pers News | Jakarta &#8211; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk mendorong pemberlakuan transfer data lintas negara secara terbatas. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi hambatan perdagangan non-tarif antar kedua negara.</p>
<p style="text-align: left;">Kesepakatan transfer data ini merupakan salah satu bagian dalam perjanjian dagang resiprokal atau Agreement on Reciprocal Tariff (ART) yang sudah diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Indonesia juga mendorong transfer data lintas batas terbatas sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia,&#8221; kata Airlangga dalam konferensi pers yang dilakukan secara online, Jumat (20/2/2026).</p>
<p style="text-align: left;">Dalam hal ini, Airlangga memastikan AS akan ikut menjaga keamanan data yang mereka terima dengan tingkat keamanan yang setara dengan regulasi perlindungan data konsumen Indonesia. Sehingga data-data konsumen ini dipastikan aman sesuai perundang-undangan yang sudah berlaku di dalam negeri.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Amerika pun akan memberikan perlindungan kepada data konsumen setara dengan perlindungan data konsumen yang diberlakukan di Indonesia,&#8221; tegasnya.</p>
<p style="text-align: left;">Selain transfer data lintas negara secara terbatas, Airlangga mengatakan Indonesia dan AS juga menyepakati penghapusan biaya masuk untuk transaksi elektronik antar kedua negara. Meski menurutnya hal ini tidak bersifat eksklusif untuk Paman Sam saja, melainkan juga sudah diberikan kepada negara-negara di kawasan Eropa.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Kedua belah negara sepakat untuk tidak mengenakan biaya masuk transaksi elektronik dan ini juga di kita berikan kepada Eropa, jadi bukan Amerika saja,&#8221; ucap Airlangga. (DTK)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Zulhas Cerita Dapat 27 Perintah Prabowo : Tinjau MBG-Koperasi Desa</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/14/zulhas-cerita-dapat-27-perintah-prabowo-tinjau-mbg-koperasi-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 10:55:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pers News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Zulhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10294</guid>

					<description><![CDATA[&#160; JAKARTA &#124; PERS NEWS &#8211; Ketua Umum PAN sekaligus Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>JAKARTA | PERS NEWS </strong>&#8211; Ketua Umum PAN sekaligus Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bercerita mendapatkan 27 perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya terkait peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Hal itu disampaikan Zulhas dalam acara PANFest di Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2026). Mulanya, Zulhas mengatakan banyak anak-anak di Indonesia mengalami kekurangan gizi.</p>
<p>&#8220;Banyak sekali anak-anak kita yang makannya kurang gizi, banyak. Ada yang telur dibelah delapan, ada yang tahu tempe, ada yang nggak ada, ini pakai garam doang, ada yang pakai kecap,&#8221; ujar Zulhas dalam sambutannya.</p>
<p>Menurutnya, dengan tercapainya swasembada pangan di Indonesia, pemenuhan gizi anak-anak akan semakin baik. Zulhas juga menjelaskan bahwa program MBG merupakan langkah konkret untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang baik.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, kalau kita sudah swasembada pangan, ikan banyak, protein banyak, telur banyak, ayam banyak, beras banyak, kita kasih makan anak-anak Indonesia. Namanya MBG, ya, makan bergizi gratis. Sekarang anak-anak SMP sudah tahu chicken teriyaki. Uh, saya keliling terus,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Zulhas kemudian berbagi pengalamannya sebagai Menko Pangan, yang harus melaksanakan banyak tugas. Dalam sehari, Zulhas mengaku bisa menghadiri 18 acara.</p>
<p>&#8220;Ini yang ngomong Menko Pangan. Ya, tanggung jawabnya banyak, dapat 27 perintah dari Bapak Presiden. Saya masih bisa turun satu hari 12 sampai 18 acara. Tuh, sampai kurus badannya tuh. Bisa turun ke rakyat 18, sampai 12 sampai 18 acara. Ini karena setengah hari, saya dapat 5 acara. Kalau sampai sore, 12,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Zulhas menjelaskan kunjungan program MBG penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang aman dan bergizi. Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya membangun ekonomi desa melalui koperasi desa.</p>
<p>&#8220;Apa yang saya kunjungi? Anak-anak penerima MBG, aman nggak? Ya kan? Petani-petani kita bagaimana pendapatannya sekarang? Nelayan, kampung nelayan sudah dibangun apa belum? Ya. Kita akan membangun setiap desa pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, namanya Kopdes. Kita cek tiap desa, sudah dibangun apa belum,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Ya, saya turun ke daerah 4 hari, satu minggu. Satu hari keliling 12 sampai 18 acara. Ini Menko Pangan lho, yang sibuknya banyak, kerjaannya banyak. Jadi kalau anggota DPR enggak sempat turun, keterlaluan kata Rhoma Irama. Terlalu! Betul enggak?,&#8221; imbuhnya. <strong>(DTK)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Klaim Hasil Efisiensi Rp 300 T buat MBG, Serap 1 Juta Tenaga Kerja</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/14/prabowo-klaim-hasil-efisiensi-rp-300-t-buat-mbg-serap-1-juta-tenaga-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 03:38:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10288</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS NEWS &#8211; Presiden Prabowo Subianto mengklaim berhasil melakukan efisiensi anggaran hingga Rp 300 triliun pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10289" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/02/prabowo-subianto-paparkan-arah-ekonomi-nasional-di-economic-outlook-2026-1770977213692_170.jpeg" alt="" width="617" height="339" />JAKARTA|PERS NEWS &#8211;</strong> Presiden Prabowo Subianto mengklaim berhasil melakukan efisiensi anggaran hingga Rp 300 triliun pada tahun pertama pemerintahannya. Efisiensi dilakukan dengan memangkas program-program tidak produktif.</p>
<p style="text-align: left;">Hasil penghematan anggaran dialihkan untuk program produktif, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG). MBG memang menjadi salah satu program prioritas milik Prabowo.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Di tahun pertama pemerintahan kita, kita telah menghemat sangat besar, 300 triliun lebih penghematan kita. Uang penghematan inilah yang kita pakai untuk program MBG dan sebagainya,&#8221; ujar Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (13/2/2026).</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Uang penghematan itulah yang dipakai untuk program MBG dan sebagainya. Uang yang pasti akan habis untuk hal-hal yang tidak produktif kita alihkan ke hal-hal yang produktif,&#8221; sambung Prabowo</p>
<p style="text-align: left;">Beberapa kegiatan tidak produktif di antaranya perjalanan luar negeri, seremoni yang tidak perlu, rapat, seminar, hingga forum group discussion (FGD).</p>
<p style="text-align: left;">Prabowo juga meminta untuk mengurangi kajian dan analisa yang dinilai berlebihan.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Uang yang pasti akan habis untuk hal-hal yang tidak produktif kita alihkan ke hal-hal yang produktif. Kita mengeluarkan semua yang bersifat tidak produktif, perjalanan luar negeri, seremoni-seremoni yang tidak perlu, rapat seminar, FGD dan sebagainya. Kajian-kajian analisa-analisa sudah tidak perlu banyak kajian dan analisa. Ini kita sudah hemat sangat luar biasa, Rp 308 triliun kita hemat, US$ 18 miliar. Dan kita bisa lakukan lebih besar lagi,&#8221; beber Prabowo.</p>
<p style="text-align: left;">Menurut Prabowo, pada tahap puncaknya MBG ditargetkan menjangkau lebih dari 82 juta penerima manfaat. Untuk mendukung cakupan tersebut, jumlah dapur akan ditingkatkan menjadi sekitar 30 ribu unit.</p>
<p style="text-align: left;">Serap 1 Juta Tenaga Kerja.</p>
<p style="text-align: left;">Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang. Dengan skema tersebut, saat ini sudah lebih dari 1 juta orang bekerja dan berpotensi bertambah mencapai 1,5 juta orang.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;MBG ini hari ini sudah mencapai 23 ribu lebih dapur, SPPG. Pada puncaknya ini akan sampai 82 juta lebih penerima manfaat. Pada ujungnya akan mencapai 30 ribu dapur. Dan tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Dari MBG saja sekarang sudah lebih dari 1 juta orang bekerja. Di ujungnya akan 1,5 juta orang bekerja. Tiap hari,&#8221; sebut Prabowo.</p>
<p style="text-align: left;">Tak hanya menyerap tenaga kerja langsung, dapur MBG juga memicu aktivitas ekonomi di sekitarnya. Prabowo menyebut tiap dapur melibatkan 5 hingga 10 pemasok, dan masing-masing pemasok melibatkan 3 hingga 5 petani.</p>
<p style="text-align: left;">Dampaknya dirasakan oleh petani sayur, petani ikan, peternak ayam, kambing, hingga produsen susu. Mereka mendapatkan kepastian pasar karena hasil produksi dibeli langsung untuk kebutuhan dapur MBG di wilayah masing-masing.</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Tapi tiap dapur akan menimbulkan dan sudah menimbulkan 5-10 pemasok, supplier. Masing-masing pemasok punya 3-5 petani bekerja. Ekonomi di desa hidup. Petani sayur, petani ikan, peternak ayam, kambing, susu, semua yakin bahwa hasilnya langsung dibeli dan tidak jauh karena di tiap kampung mereka punya pasar tetap pasar terjamin. Ini menimbulkan ekonomi dari bawah,&#8221; tutur Prabowo. <strong>(DTK)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
