<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nusantara &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/category/nusantara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 18:53:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Nusantara &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Vonis Inkrah 9 Tahun Tak Berujung PTDH, GPPRSI Sumut Desak Mabes Polri Audit Putusan Kode Etik</title>
		<link>https://pers.news/2026/07/08/vonis-inkrah-9-tahun-tak-berujung-ptdh-gpprsi-sumut-desak-mabes-polri-audit-putusan-kode-etik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:53:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[TNI & Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Bripka AHS]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi Propam]]></category>
		<category><![CDATA[GPPRSI Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[PTDH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12544</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS – Polemik penegakan hukum terhadap Bripka AHS kembali menjadi sorotan publik. Meski telah dijatuhi hukuman...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA|PERS.NEWS –</strong> Polemik penegakan hukum terhadap Bripka AHS kembali menjadi sorotan publik. Meski telah dijatuhi hukuman <strong>9 tahun penjara</strong> melalui putusan kasasi yang berkekuatan hukum tetap (inkrah) dalam perkara penyelundupan satwa dilindungi jenis trenggiling, hingga kini Bripka AHS belum dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).(7/7/26)</p>
<p>Kondisi tersebut memicu kritik dari Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) Sumatera Utara. Organisasi tersebut mempertanyakan konsistensi penegakan hukum dan kode etik di lingkungan internal Polri.</p>
<p>Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya, media mengonfirmasi langsung kepada Kapolres Asahan mengenai status Bripka AHS. Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan Propam, sidang kode etik terhadap Bripka AHS telah dilaksanakan dan diputus sebelum dirinya menjabat sebagai Kapolres Asahan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Setelah kami cek kepada Propam yang melakukan pemeriksaan pada saat penanganan yang lalu, bahwasanya putusan kode etik sudah inkrah dan sudah diputuskan sebelum saya menjadi Kapolres. Dan kami menghormati putusan sidang kode etik yang telah diputuskan,&#8221; ujar Kapolres.</p></blockquote>
<p>Saat kembali ditanya mengenai alasan Bripka AHS belum dijatuhi PTDH meskipun telah divonis 9 tahun penjara dengan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, Kapolres menjawab:</p>
<blockquote><p>&#8220;Sudah kami tanyakan kepada Propam yang melakukan pemeriksaan kode etik. Dan putusannya bukan putusan PTDH.&#8221;</p></blockquote>
<p>Penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru dari Ketua GPPRSI Sumatera Utara, Hendra. Menurutnya, yang menjadi persoalan bukan sekadar telah dilaksanakannya sidang kode etik, melainkan dasar hukum, pertimbangan, dan argumentasi yang digunakan hingga sanksi PTDH tidak dijatuhkan kepada anggota Polri yang telah dinyatakan bersalah melalui putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.</p>
<blockquote><p>&#8220;Yang dipersoalkan bukan sekadar ada atau tidaknya sidang kode etik, tetapi apakah putusan tersebut benar-benar mencerminkan rasa keadilan, profesionalisme, dan akuntabilitas yang selama ini menjadi komitmen Polri. Ketika seorang anggota telah diputus bersalah dengan hukuman pidana 9 tahun penjara, masyarakat tentu mempertanyakan mengapa sanksi PTDH tidak dijatuhkan,&#8221; tegas Hendra.</p></blockquote>
<p>Hendra menilai, penjelasan bahwa sidang kode etik telah selesai sebelum putusan pidana berkekuatan hukum tetap justru menjadi persoalan yang perlu dievaluasi. Menurutnya, apabila mekanisme yang berlaku menyebabkan putusan etik tidak dapat menyesuaikan perkembangan putusan pengadilan, maka sistem tersebut patut ditinjau kembali agar tidak menimbulkan persepsi bahwa penegakan etik berjalan terpisah dari substansi keadilan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Institusi Polri harus memastikan bahwa setiap kebijakan internal tidak mengurangi rasa keadilan masyarakat. Kejelasan dasar hukum dan pertimbangan dalam putusan kode etik menjadi sangat penting agar tidak memunculkan spekulasi yang merugikan institusi itu sendiri,&#8221; ujarnya.</p></blockquote>
<p>Lebih lanjut, Hendra menegaskan bahwa GPPRSI Sumatera Utara mendesak Divisi Propam Mabes Polri untuk melakukan evaluasi terhadap putusan sidang kode etik tersebut sesuai mekanisme yang berlaku. Menurutnya, keterbukaan merupakan langkah penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama Polri. Ketika putusan pidana yang telah inkrah dengan hukuman 9 tahun penjara tidak diikuti dengan langkah yang dipandang sejalan oleh publik, maka kepercayaan itu berpotensi tergerus. Karena itu kami meminta Mabes Polri memberikan penjelasan secara terbuka serta melakukan evaluasi agar tidak muncul keraguan terhadap komitmen Polri dalam menegakkan hukum di lingkungan internalnya,&#8221; kata Hendra.</p></blockquote>
<p>Hendra juga menyampaikan bahwa GPPRSI Sumatera Utara akan melaporkan persoalan tersebut ke Divisi Propam Mabes Polri dalam waktu 1 x 24 jam. Laporan itu bertujuan meminta dilakukan pemeriksaan terhadap proses sidang kode etik yang memutus perkara Bripka AHS tanpa rekomendasi PTDH.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami menghormati setiap proses hukum, tetapi kami juga menuntut adanya kepastian, transparansi, dan konsistensi dalam penegakan kode etik. Biarlah Divisi Propam Mabes Polri yang menilai apakah seluruh proses tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yang kami perjuangkan bukan sekadar status seorang anggota, melainkan tegaknya supremasi hukum, kepastian hukum, serta terjaganya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,&#8221; tutup Hendra.(Red)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penambang Rakyat Desa Karya Mandiri Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/24/penambang-rakyat-desa-karya-mandiri-gelar-syukuran-dan-santuni-anak-yatim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 15:35:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Yatim Piatu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Karya Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kepedulian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Ongka Malino]]></category>
		<category><![CDATA[Parigi Moutong]]></category>
		<category><![CDATA[Penambang Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Santunan Anak Yatim]]></category>
		<category><![CDATA[Syukuran Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz Rozak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12367</guid>

					<description><![CDATA[PARIGI MOUTONG&#124;PERS.NEWS– Masyarakat penambang rakyat di Desa Karya Mandiri, Kecamatan Ongka Malino, menggelar acara syukuran...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PARIGI MOUTONG|PERS.NEWS</strong>– Masyarakat penambang rakyat di Desa Karya Mandiri, Kecamatan Ongka Malino, menggelar acara syukuran sekaligus berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim piatu di wilayah setempat, Rabu malam.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di ruang terbuka desa tersebut berjalan khidmat dan penuh kehangatan. Acara digelar di bawah rimbunnya pepohonan yang selama ini menjadi tempat berkumpul warga, menciptakan suasana kebersamaan yang akrab dan sederhana.</p>
<p>Syukuran dipimpin oleh Ustadz Rozak serta dihadiri anak-anak yatim piatu, tokoh masyarakat, dan perwakilan Pemerintah Desa Karya Mandiri. Di atas hamparan alas berwarna biru yang membentang panjang, tersaji berbagai makanan dan minuman hasil sumbangan sukarela warga untuk dinikmati bersama.</p>
<p>Perwakilan kelompok penambang rakyat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan murni inisiatif masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diperoleh, sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.</p>
<p>“Kami ingin berbagi dari rezeki yang diberikan Tuhan melalui hasil alam yang kami peroleh. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan serta semakin mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Dalam tausiyah dan doa bersama, Ustadz Rozak mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, dan membiasakan diri berbagi kepada sesama.</p>
<p>Kehadiran unsur pemerintah desa turut mendapat apresiasi dari masyarakat. Dukungan tersebut dinilai menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kegiatan sosial yang lahir dari kesadaran dan kepedulian warga.</p>
<p>Suasana penuh keakraban terasa sepanjang acara. Warga, tokoh masyarakat, dan anak-anak yatim duduk bersama menikmati hidangan, berdoa, serta saling bertukar harapan demi kemajuan dan kesejahteraan desa.</p>
<p>Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai sarana memperkuat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menjadikan Desa Karya Mandiri semakin rukun, makmur, dan penuh kasih sayang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>halocoko Hadir di Buluri, Membawa Kebahagiaan untuk Masyarakat</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/14/halocoko-hadir-di-buluri-membawa-kebahagiaan-untuk-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 15:29:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Choose Halocoko]]></category>
		<category><![CDATA[Coklat Es Krim Choose Halocoko]]></category>
		<category><![CDATA[halocoko]]></category>
		<category><![CDATA[Senyum Untuk indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tebar Kebahagiaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12207</guid>

					<description><![CDATA[PALU&#124;PERS.NEWS– Tawa riang anak-anak dan antusiasme warga mewarnai kegiatan berbagi kebahagiaan yang digelar halocoko bersama...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PALU|PERS.NEWS–</strong> Tawa riang anak-anak dan antusiasme warga mewarnai kegiatan berbagi kebahagiaan yang digelar halocoko bersama mitranya, Kios Mama Yusuf, di Jalan Anggrek, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen halocoko untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai produk es krim, tetapi juga sebagai pembawa kebahagiaan bagi keluarga Indonesia.</p>
<p>Mengusung semangat <strong>&#8220;Coklat Es Krim, Choose halocoko&#8221;</strong>, perusahaan percaya bahwa setiap momen sederhana dapat menjadi kenangan indah ketika diisi dengan tawa dan kebersamaan. Berbagai permainan, hiburan, pembagian hadiah, hingga interaksi hangat bersama warga berhasil menciptakan suasana penuh keceriaan. Puluhan anak tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dipersiapkan oleh tim halocoko Sulawesi Tengah.</p>
<p>Bagi halocoko, kebahagiaan bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang menjadi dasar setiap langkah dan program yang dijalankan.</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;Kami tidak hanya menjual es krim, tetapi kami menghadirkan kebahagiaan dan senyuman.&#8221;</strong></p></blockquote>
<p>Melalui kegiatan seperti ini, halocoko berharap dapat membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat serta menjadi bagian dari momen-momen bahagia dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi kepada mitra yang telah bertumbuh bersama, halocoko juga memberikan penghargaan kepada <strong>Kios Mama Yusuf</strong> sebagai <strong>&#8220;Duta Kebahagiaan&#8221;</strong>, atas dedikasi dan kontribusinya dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar serta menjadi bagian penting dari keluarga besar halocoko di Sulawesi Tengah.</p>
<p>Kegiatan tersebut melibatkan empat SPG halocoko Sulawesi Tengah, yakni <strong>Yanti, Mozalika Ananta Putri, Zulfahriah, dan Devina Anatasya</strong>, dengan seluruh pelaksanaan acara berada di bawah koordinasi <strong>Ibu Dewi</strong>, Trainer SPG yang ditugaskan langsung oleh kantor pusat halocoko untuk mendampingi kegiatan di lapangan.</p>
<p>Menurut Ibu Dewi, senyum dan kebahagiaan masyarakat menjadi pencapaian terbesar dari kegiatan tersebut.</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;Melihat senyuman anak-anak dan kebahagiaan masyarakat adalah penghargaan terbesar bagi kami. Melalui halocoko, kami ingin hadir lebih dekat, berbagi kebahagiaan, dan menjadi bagian dari cerita indah masyarakat Indonesia.&#8221;</strong></p></blockquote>
<p>Sebagai salah satu es krim resmi FIFA World Cup 2026, halocoko terus berkomitmen memperluas jangkauan program sosial dan kegiatan kemasyarakatan di berbagai daerah Indonesia. Melalui semangat <strong>&#8220;Coklat Es Krim, Choose halocoko&#8221;</strong>, halocoko akan terus melangkah membawa kebahagiaan, menebarkan senyuman, serta menjalin ikatan yang kuat dengan masyarakat dari kota hingga pelosok negeri.</p>
<p>Karena bagi halocoko, kesuksesan bukan hanya diukur dari banyaknya es krim yang dinikmati masyarakat, tetapi juga dari banyaknya senyuman yang berhasil dihadirkan.</p>
<blockquote><p><strong>Kami tidak hanya menjual es krim, tetapi kami menghadirkan kebahagiaan dan senyuman.(Red) </strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo BEM UI di Jakarta: Lima Tuntutan Mahasiswa dan Respons Kepolisian</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/12/demo-bem-ui-di-jakarta-lima-tuntutan-mahasiswa-dan-respons-kepolisian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 13:02:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[BEMUI]]></category>
		<category><![CDATA[Bundaran HI]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Bersuara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12167</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS- Aksi unjuk rasa yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh fakultas Universitas Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA|PERS.NEWS-</strong> Aksi unjuk rasa yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh fakultas Universitas Indonesia (UI), serta partisipasi mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta dan Institut Pertanian Bogor (IPB), berlangsung di Jakarta pada Jumat (12/6/2026). Aksi ini semula direncanakan terpusat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyebut bahwa aksi ini membawa lima tuntutan utama yang telah dirumuskan melalui konsolidasi BEM di lingkungan UI.</p>
<p>&#8220;Lima tuntutan mahasiswa&#8221;</p>
<p>Adapun lima tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut adalah:</p>
<p>1.Menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p>2.Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p>3.Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.</p>
<p>4.Menghentikan militerisme di ruang sipil.</p>
<p>5.Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Dimas, kelima poin tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh BEM fakultas di UI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pengalihan rute massa mahasiswa&#8221;</p>
<p>Di tengah aksi, rombongan mahasiswa dari UI yang berangkat dari kampus di Depok sekitar pukul 10.30 WIB dilaporkan mengalami pengalihan rute saat mendekati kawasan Semanggi. Bus yang membawa massa tidak diarahkan menuju Bundaran HI, melainkan dibelokkan ke arah Dukuh Atas sebelum kemudian bergerak menuju kawasan Gedung DPR RI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, membenarkan adanya pengalihan tersebut. Ia menyebut sebagian massa sempat terpisah dan berkumpul di sekitar Kantor TVRI sambil menunggu konsolidasi ulang dengan kelompok lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita sedang diskusi bagaimana agar bisa ke Bundaran HI dan yang terpisah untuk gabung lagi konsolidasi,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Penjelasan kepolisian soal lokasi aksi&#8221;</p>
<p>Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa pengalihan tersebut dilakukan karena Bundaran HI dinilai bukan lokasi yang tepat untuk kegiatan penyampaian aspirasi. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan kawasan tersebut merupakan pusat aktivitas masyarakat dan perekonomian yang padat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menyebut aparat telah berkomunikasi dengan pihak penyelenggara aksi untuk mengalihkan lokasi demonstrasi ke titik lain yang dinilai lebih memungkinkan, seperti kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR RI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sehingga aspirasinya juga tersampaikan dengan baik dan ini juga dilindungi oleh undang-undang,” ujarnya.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kades Lembantongoa Ajak Warga Jaga Kekompakan dan Dukung Program Pembangunan Desa</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/11/kades-lembantongoa-ajak-warga-jaga-kekompakan-dan-dukung-program-pembangunan-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:16:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Lembantongoa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sigi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Palolo]]></category>
		<category><![CDATA[Lembantongoa]]></category>
		<category><![CDATA[minyak kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Palolo]]></category>
		<category><![CDATA[pembagian bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyaluran Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Sigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12118</guid>

					<description><![CDATA[SIGI&#124;PERS.NEWS– Pemerintah Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan minyak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIGI|PERS.NEWS–</strong> Pemerintah Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan minyak kelapa kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Desa Lembantongoa pada Senin, 8 Juni 2026, itu berjalan tertib dan mendapat antusiasme dari warga.</p>
<p>Penyaluran bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah desa untuk membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warga melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.</p>
<p>Di sela-sela pembagian bantuan, seorang warga dari Dusun 5 mempertanyakan alasan namanya tidak tercantum dalam daftar penerima manfaat. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Lembantongoa langsung meminta perangkat desa melakukan pengecekan data secara langsung.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata yang bersangkutan masuk dalam kategori data 6–10 sehingga belum tercatat sebagai penerima pada tahap tersebut. Saya telah memerintahkan staf terkait untuk melakukan perbaikan dan pemutakhiran data agar masyarakat yang memang layak menerima bantuan dapat terakomodasi dengan baik,&#8221; jelas Kepala Desa.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa juga mengingatkan seluruh aparatur desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya mengajak seluruh aparat desa untuk bekerja secara maksimal sebagai abdi masyarakat. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada pemerintah atas berbagai bantuan yang diberikan, mari kita patuhi kewajiban dengan membayar pajak tepat waktu. Selain itu, mari kita dukung dan sukseskan seluruh program Bapak Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Pakagali Pakagaya Ngata,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Saat dikonfirmasi awak media pada Kamis, 11 Juni 2026, Kepala Desa kembali menegaskan komitmen pemerintah desa dalam memberikan pelayanan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami bersyukur penyaluran bantuan dapat berjalan lancar. Namun kami menyadari masih mungkin terdapat kekurangan dalam pendataan. Karena itu, apabila ada warga yang seharusnya berhak menerima bantuan namun belum tercatat, kami berharap masyarakat segera menyampaikan informasi tersebut kepada perangkat desa, ketua RT, atau ketua RW setempat agar dapat diverifikasi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya siap menerima kritik dari masyarakat maupun seluruh elemen desa. Namun, kritik yang disampaikan hendaknya disertai solusi agar menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk bekerja lebih baik demi kemajuan desa. Mari kita bijak menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kepala Desa memastikan pemerintah desa tetap membuka ruang komunikasi dan pendataan tambahan demi memastikan bantuan tepat sasaran.</p>
<p>&#8220;Setiap informasi yang masuk akan kami verifikasi secara teliti agar tidak ada warga yang terlewat. Kami juga berharap bantuan yang telah diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Mari kita jaga kekompakan, kerukunan, dan semangat saling peduli demi kemajuan Desa Lembantongoa,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Warga menyambut baik imbauan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk ikut melengkapi data penerima manfaat serta mendukung pembangunan desa secara bersama-sama.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Candra Disebut-sebut sebagai Sosok Sentral di Balik Aktivitas PETI Parigi Moutong</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/30/candra-disebut-sebut-sebagai-sosok-sentral-di-balik-aktivitas-peti-parigi-moutong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 13:30:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Candra]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Alo'o]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ampibabo]]></category>
		<category><![CDATA[Parigi Moutong]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambangan Emas Tanpa Izin]]></category>
		<category><![CDATA[PETI]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sulawesi Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11844</guid>

					<description><![CDATA[PARIGI MOUTONG&#124;PERS.NEWS– Nama Candra kembali menjadi perbincangan di tengah maraknya sorotan terhadap aktivitas Pertambangan Emas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PARIGI MOUTONG|PERS.NEWS–</strong> Nama Candra kembali menjadi perbincangan di tengah maraknya sorotan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Parigi Moutong. Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Candra disebut-sebut sebagai salah satu sosok yang memiliki pengaruh besar dalam aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut.</p>
<p>Di kalangan pelaku PETI, nama Candra dikenal luas sebagai pemodal yang diduga terlibat dalam sejumlah aktivitas pertambangan tanpa izin yang beroperasi di beberapa kawasan pegunungan Parigi Moutong. Besarnya skala aktivitas yang dikaitkan dengannya membuat namanya kerap menjadi perhatian masyarakat maupun pemerhati lingkungan.</p>
<p>Sejumlah sumber menyebutkan bahwa hingga saat ini Candra belum pernah tersangkut proses hukum terkait dugaan aktivitas PETI yang dikaitkan dengannya. Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai adanya pihak-pihak tertentu yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi maupun bukti yang dapat mengonfirmasi dugaan tersebut.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diperoleh, Candra juga disebut sebagai sosok yang diduga berada di balik aktivitas pertambangan ilegal di Desa Alo’o, Kecamatan Ampibabo. Lokasi tersebut diketahui telah menjadi sasaran penindakan oleh Satuan Tugas Penegakan Hukum beberapa waktu lalu.</p>
<p>Meski aparat menemukan sejumlah indikasi aktivitas pertambangan di lokasi tersebut, pihak yang disebut-sebut sebagai pengendali utama kegiatan itu belum tersentuh proses hukum. Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas penegakan hukum terhadap aktivitas PETI yang selama ini menjadi perhatian publik.</p>
<p>Kerusakan lingkungan yang diduga ditimbulkan akibat aktivitas pertambangan tanpa izin di sejumlah kawasan pegunungan Parigi Moutong juga menjadi perhatian serius masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Harapan tersebut kini tertuju kepada Polda Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru. Masyarakat berharap penegakan hukum terhadap aktivitas PETI dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu, sehingga seluruh pihak yang terbukti terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wapres Gibran Direncanakan Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus se-Indonesia</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/29/wapres-gibran-direncanakan-hadiri-munas-iii-pjs-seminar-nasional-dan-pelantikan-pengurus-se-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 15:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Direncanakan Hadiri MUNAS III PJS]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan Pengurus se-Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Wapres Gibran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11825</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS– Pro Jurnalismedia Siber (PJS) bersiap menggelar agenda nasional terbesar organisasi melalui Musyawarah Nasional (MUNAS)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA|PERS.NEWS–</strong> Pro Jurnalismedia Siber (PJS) bersiap menggelar agenda nasional terbesar organisasi melalui Musyawarah Nasional (MUNAS) III yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional serta pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS se-Indonesia.</p>
<p>Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Juli 2026 di Jakarta. Dalam agenda pembukaan, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka direncanakan akan diundang untuk hadir.</p>
<p>Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Mahmud Marhaba, mengatakan pelaksanaan MUNAS III bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi nasional sekaligus menegaskan posisi PJS dalam perjalanan menuju konstituen Dewan Pers.</p>
<p>Menurut Mahmud, seluruh jajaran PJS di berbagai daerah perlu memandang agenda tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat arah organisasi di tingkat nasional.</p>
<p>“MUNAS III menjadi ruang bersama untuk mempertemukan gagasan, menyatukan langkah, sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam membangun ekosistem pers digital yang profesional dan berintegritas di Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan menjaga soliditas organisasi dan semangat kebersamaan dari seluruh daerah.</p>
<p>“Kita ingin menunjukkan bahwa wartawan media siber mampu hadir sebagai bagian penting dalam pembangunan pers nasional yang profesional dan bermartabat,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai bentuk kesiapan menghadapi agenda nasional tersebut, DPP PJS telah mendistribusikan sejumlah dokumen resmi kepada Ketua dan Sekretaris DPD di seluruh Indonesia.</p>
<p>Mahmud juga mengajak seluruh pengurus DPD dan DPC untuk segera melakukan koordinasi internal, menyiapkan delegasi terbaik, serta memastikan keterlibatan aktif dalam agenda nasional di Jakarta.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran peserta dari seluruh wilayah Indonesia menjadi simbol bahwa PJS terus tumbuh dan memperkuat eksistensinya dari Sabang sampai Merauke.</p>
<p>MUNAS III diharapkan tidak hanya menjadi forum organisasi dalam mengambil keputusan strategis, tetapi juga menjadi momentum mempererat solidaritas antaranggota serta menyatukan visi besar dalam memperjuangkan masa depan jurnalisme siber di Indonesia.</p>
<p>“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang sama, PJS optimistis agenda nasional ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi perjalanan organisasi ke depan,” tegasnya.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sumatera Gelap Gulita, DPP GMNI Tuntut Copot Dirut PLN</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/23/sumatera-gelap-gulita-dpp-gmni-tuntut-copot-dirut-pln/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 05:45:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut PLN]]></category>
		<category><![CDATA[DPP GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11702</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#124;PERS.NEWS— Pemadaman listrik massal (total blackout) yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505" data-turn-id-container="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_n_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>JAKARTA |PERS.NEWS—</strong> Pemadaman listrik massal (<em data-start="182" data-end="198">total blackout</em>) yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada Jumat malam (22/5/2026) memicu kecaman keras dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI).</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:c5c35f6f-eef9-4006-b7b3-4be5b39b0e55-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:c5c35f6f-eef9-4006-b7b3-4be5b39b0e55-0" data-turn-id-container="request-WEB:c5c35f6f-eef9-4006-b7b3-4be5b39b0e55-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="7a467b4a-767d-4898-a99a-f0ad58b0465e" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="381" data-end="666">Pemadaman total yang memutus aliran listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara hingga Sumatera Bagian Tengah, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga sebagian Sumatera Barat, dinilai menjadi bukti rapuhnya infrastruktur energi nasional di bawah tata kelola PT PLN (Persero).</p>
<h3 data-start="668" data-end="690">Kronologi Kejadian</h3>
<p data-start="692" data-end="947"><strong data-start="692" data-end="733">Pukul 18.44 WIB – Titik Awal Gangguan</strong><br data-start="733" data-end="736" />Gangguan terjadi pada jalur transmisi Rumai–Muaro Bungo berkapasitas 275 kV. Jalur tersebut merupakan salah satu tulang punggung utama interkoneksi “tol listrik” Sumatera yang menghubungkan pasokan antarwilayah.</p>
<p data-start="949" data-end="1211"><strong data-start="949" data-end="1010">Pukul 18.45–18.50 WIB – Efek Domino (<em data-start="988" data-end="1007">Cascading Failure</em>)</strong><br data-start="1010" data-end="1013" />Putusnya jalur transmisi utama memicu ketidakseimbangan beban (<em data-start="1076" data-end="1092">load imbalance</em>) secara ekstrem dan cepat. Subsistem Sumatera Bagian Utara kehilangan sinkronisasi frekuensi dengan subsistem lainnya.</p>
<p data-start="1213" data-end="1408">Sistem proteksi otomatis kemudian melakukan pemutusan darurat pada sejumlah gardu induk dan pembangkit guna melindungi generator dari potensi kerusakan akibat lonjakan tegangan (<em data-start="1391" data-end="1406">voltage surge</em>).</p>
<p data-start="1410" data-end="1763"><strong data-start="1410" data-end="1446">Pukul 19.00 WIB – Total Blackout</strong><br data-start="1446" data-end="1449" />Wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan sebagian Sumatera Barat mengalami pemadaman total. Aktivitas rumah tangga, fasilitas publik, jaringan telekomunikasi akibat BTS kehilangan daya, hingga kegiatan ekonomi di kota-kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Banda Aceh, dan Padang lumpuh pada jam sibuk (<em data-start="1749" data-end="1761">peak hours</em>).</p>
<p data-start="1765" data-end="2107"><strong data-start="1765" data-end="1820">Pukul 19.30 WIB hingga selesai – Pemulihan Bertahap</strong><br data-start="1820" data-end="1823" />Tim teknis PLN mulai melakukan proses <em data-start="1861" data-end="1874">black start</em> atau penyalaan ulang pembangkit secara bertahap disertai pengujian gardu induk transmisi. Proses normalisasi diperkirakan memerlukan waktu 6–8 jam guna menghindari kejutan beban susulan yang berpotensi memperluas kerusakan jaringan.</p>
<h3 data-start="2109" data-end="2156">GMNI: Ini Ancaman Serius Ketahanan Nasional</h3>
<p data-start="2158" data-end="2361">Ketua DPP GMNI Bidang Geopolitik, Andreas H. Silalahi, menilai peristiwa ini bukan sekadar gangguan teknis sektoral, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan nasional dan stabilitas kawasan strategis.</p>
<blockquote data-start="2363" data-end="2789">
<p data-start="2365" data-end="2789">“Pulau Sumatera adalah urat nadi ekonomi nasional yang berhadapan langsung dengan jalur geopolitik global Selat Malaka. Ketika sistem kelistrikan satu pulau bisa lumpuh total dalam hitungan menit hanya karena satu titik transmisi rontok, ini adalah alarm bahaya. Ini membuktikan manajemen PLN dikelola secara amatir tanpa visi mitigasi risiko yang matang,” tegas Andreas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat malam.</p>
</blockquote>
<p data-start="2791" data-end="2951">Menurutnya, surplus cadangan daya (<em data-start="2826" data-end="2842">reserve margin</em>) yang selama ini diklaim PLN tidak akan berarti apabila jaringan transmisi tidak memiliki keandalan memadai.</p>
<p data-start="2953" data-end="3176">Ia menilai sistem interkoneksi Sumatera terlalu bergantung pada satu koridor utama tanpa dukungan jalur cadangan (<em data-start="3067" data-end="3076">looping</em>) yang kuat. Akibatnya, ketika satu jalur utama terganggu, sistem langsung kolaps secara menyeluruh.</p>
<h3 data-start="3178" data-end="3196">Sikap DPP GMNI</h3>
<p data-start="3198" data-end="3308">Merespons dampak pemadaman yang dirasakan jutaan masyarakat Sumatera, DPP GMNI menyampaikan sejumlah tuntutan:</p>
<ol data-start="3310" data-end="3876">
<li data-start="3310" data-end="3497">
<p data-start="3313" data-end="3497"><strong data-start="3313" data-end="3359">Mendesak Presiden RI turun tangan langsung</strong><br data-start="3359" data-end="3362" />Pemerintah diminta segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap cetak biru ketahanan energi nasional, khususnya di luar Pulau Jawa.</p>
</li>
<li data-start="3499" data-end="3678">
<p data-start="3502" data-end="3678"><strong data-start="3502" data-end="3544">Menuntut pencopotan Direktur Utama PLN</strong><br data-start="3544" data-end="3547" />DPP GMNI menilai pimpinan PLN harus bertanggung jawab atas dugaan kegagalan sistemik yang menyebabkan pemadaman massal berulang.</p>
</li>
<li data-start="3680" data-end="3876">
<p data-start="3683" data-end="3876"><strong data-start="3683" data-end="3731">Kompensasi otomatis bagi pelanggan terdampak</strong><br data-start="3731" data-end="3734" />PLN diminta memberikan ganti rugi secara transparan dan tanpa birokrasi rumit, terutama kepada pelaku UMKM yang mengalami kerugian ekonomi.</p>
</li>
</ol>
<h3 data-start="3878" data-end="3900">Rekomendasi Solusi</h3>
<h4 data-start="3902" data-end="3951">Solusi Jangka Pendek: Audit dan Transparansi</h4>
<ul data-start="3953" data-end="4246">
<li data-start="3953" data-end="4098">
<p data-start="3955" data-end="4098">Pemerintah melalui Kementerian ESDM diminta membentuk tim independen untuk mengaudit sistem proteksi dan mekanisme <em data-start="4070" data-end="4085">load shedding</em> di Sumatera.</p>
</li>
<li data-start="4099" data-end="4246">
<p data-start="4101" data-end="4246">Audit diperlukan untuk mengetahui penyebab kegagalan isolasi gangguan sehingga kerusakan di satu titik dapat meluas menjadi pemadaman satu pulau.</p>
</li>
</ul>
<h4 data-start="4248" data-end="4306">Solusi Jangka Menengah: Penguatan Redundansi Jaringan</h4>
<ul data-start="4308" data-end="4663">
<li data-start="4308" data-end="4475">
<p data-start="4310" data-end="4475">PLN didesak mempercepat pembangunan jalur transmisi paralel dan sistem <em data-start="4381" data-end="4387">ring</em> antarkoridor agar aliran listrik dapat dialihkan secara otomatis saat terjadi gangguan.</p>
</li>
<li data-start="4476" data-end="4663">
<p data-start="4478" data-end="4663">Modernisasi jaringan melalui penerapan <em data-start="4517" data-end="4529">smart grid</em> berbasis kecerdasan buatan juga dinilai penting guna mendeteksi fluktuasi tegangan dan mengisolasi gangguan dalam hitungan milidetik.</p>
</li>
</ul>
<h4 data-start="4665" data-end="4714">Solusi Jangka Panjang: Desentralisasi Energi</h4>
<ul data-start="4716" data-end="5117">
<li data-start="4716" data-end="4916">
<p data-start="4718" data-end="4916">GMNI mendorong pengembangan konsep <em data-start="4753" data-end="4765">micro-grid</em> dan <em data-start="4770" data-end="4790">anchor power plant</em> di setiap kawasan regional agar daerah tetap mampu beroperasi secara mandiri (<em data-start="4869" data-end="4882">island mode</em>) ketika jaringan utama terganggu.</p>
</li>
<li data-start="4917" data-end="5117">
<p data-start="4919" data-end="5117">Potensi energi baru terbarukan (EBT) di Sumatera, seperti panas bumi, hidro, dan bioenergi, dinilai harus dioptimalkan untuk mengurangi ketergantungan pada transmisi jarak jauh yang rentan gangguan.</p>
</li>
</ul>
<blockquote data-start="5119" data-end="5406">
<p data-start="5121" data-end="5406">“Jangan biarkan rakyat Sumatera terus berada dalam kegelapan di tengah kekayaan alam, pertambangan, dan perkebunan mereka yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Kelistrikan adalah hak dasar rakyat, bukan panggung legitimasi bagi jajaran manajemen yang tidak becus,” tutup Andreas.(Arif)</p>
</blockquote>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni Lubangsa PPA Gagas Majelis Salakan, Libatkan Santri dan Simpatisan</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/02/alumni-lubangsa-ppa-gagas-majelis-salakan-libatkan-santri-dan-simpatisan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 16:55:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni Lubangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Salakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren An-Nuqayah]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11473</guid>

					<description><![CDATA[SUMENEP &#124; PERS.NEWS – Sejumlah alumni Daerah Lubangsa Pondok Pesantren An-Nuqayah menggagas forum kebersamaan bernama Majelis Salakan....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="934db61d-9c84-4598-80de-d981c144805d" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="934db61d-9c84-4598-80de-d981c144805d">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 max-w-(--user-chat-width,70%)">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="5be5aa9f-a5cb-47f4-ac15-f6d5e5f3e415" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="5be5aa9f-a5cb-47f4-ac15-f6d5e5f3e415">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 max-w-(--user-chat-width,70%)">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong data-start="74" data-end="97">SUMENEP | PERS.NEWS</strong> – Sejumlah alumni Daerah Lubangsa Pondok Pesantren An-Nuqayah menggagas forum kebersamaan bernama <em data-start="196" data-end="213">Majelis Salakan</em>. Forum ini melibatkan alumni, santri aktif, dan simpatisan guna memperkuat sinergi dan kontribusi bersama.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:e4b5a12d-00cf-4cb9-858e-8bfd4ffe4000-1" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="e5ad6349-0ade-4b2d-8729-4368e2d85af4" data-message-model-slug="gpt-5-3" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="322" data-end="554">Pembentukan Majelis Salakan berangkat dari keinginan kolektif untuk terus mengabdi dan memberi kontribusi nyata bagi almamater serta masyarakat. Gagasan ini lahir dari diskusi alumni dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.</p>
<p data-start="556" data-end="869">Majelis Salakan dihadirkan sebagai forum kultural dan partisipatif yang bersifat inklusif, menjadi ruang sinergi yang cair dan berorientasi pada kemanfaatan bersama tanpa berbentuk organisasi formal. Forum ini diharapkan menjadi jembatan penghubung gagasan, potensi, dan sumber daya secara guyub dan kekeluargaan.</p>
<p data-start="871" data-end="1043">Sebagai rumah bersama, Majelis Salakan diharapkan memperkuat nilai kebersamaan, menjaga tradisi keilmuan dan keislaman, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>
<p data-start="1045" data-end="1292">Salah satu penggagas, Kiai Fathol Bari, menilai keterlibatan berbagai elemen menjadi kekuatan besar dalam membangun kolaborasi berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keikhlasan, kebersamaan, dan tradisi pesantren sebagai ruh gerakan.</p>
<p data-start="1294" data-end="1468">Adapun tujuan Majelis Salakan meliputi penguatan partisipasi, pelestarian nilai pesantren, penghimpunan potensi, peningkatan kompetensi, serta penguatan jejaring silaturahmi.</p>
<p data-start="1470" data-end="1629">Peresmian Majelis Salakan direncanakan pada Minggu, 17 Mei 2026, di MAN Surabaya dan akan diresmikan oleh pengasuh Pondok Pesantren An-Nuqayah daerah Lubangsa.</p>
<p data-start="1631" data-end="1780">Dengan semangat kebersamaan, Majelis Salakan diharapkan menjadi wadah strategis untuk menyatukan potensi lintas generasi demi kemajuan Lubangsa.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum DPP IMORI: Sugiono Sosok Tepat Bawa Pencak Silat ke Olimpiade</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/22/ketum-dpp-imori-sugiono-sosok-tepat-bawa-pencak-silat-ke-olimpiade/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 06:23:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Ainun Samidah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpora]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum DPP IMORI]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Olimpiade]]></category>
		<category><![CDATA[PB IPSI]]></category>
		<category><![CDATA[Pencak Silat]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sugiono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11267</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS-19 April 2026 – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (DPP IMORI), Ainun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="2ccbb51b-eec3-46fc-8b61-41aa7e06dcd2" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="2ccbb51b-eec3-46fc-8b61-41aa7e06dcd2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 max-w-(--user-chat-width,70%)">
<div class="[overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>JAKARTA|PERS.NEWS-19 April 2026</strong> – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (DPP IMORI), Ainun Samidah, menyatakan keyakinannya bahwa Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) terpilih, Sugiono, merupakan sosok yang tepat untuk mengantarkan pencak silat menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:d4841613-4b14-4f64-8dd4-5371fc63096b-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="7f72a2b8-2fc0-4685-9350-0c7ed17434d0" data-message-model-slug="gpt-5-3" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="508" data-end="660">Keyakinan tersebut didasarkan pada rekam jejak serta pengalaman Sugiono di dunia pencak silat, khususnya selama mendampingi Prabowo Subianto di PB IPSI.</p>
<p data-start="662" data-end="983">“Kita semua mengetahui bahwa Bapak Sugiono memiliki pengalaman yang matang dan luas, terutama selama mendampingi Bapak Prabowo Subianto di PB IPSI. Beliau bukan sekadar figur pendamping, melainkan bagian penting dari kesinambungan kepemimpinan dan visi organisasi,” ujar Ainun Samidah dalam keterangan persnya di Jakarta.</p>
<p data-start="985" data-end="1277">Ainun, yang juga berasal dari keluarga besar pencak silat serta pernah menjadi atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), menilai pengalaman Sugiono sebagai Wakil Ketua Umum PB IPSI pada periode sebelumnya menjadi modal strategis.</p>
<p data-start="1279" data-end="1417">Menurutnya, Sugiono diyakini telah memiliki peta jalan (road map) yang jelas dan terukur untuk membawa pencak silat ke panggung Olimpiade.</p>
<p data-start="1419" data-end="1625">“Pengalaman beliau sebagai Wakil Ketua Umum PB IPSI tentu menjadi bekal penting. Kami optimistis beliau telah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mewujudkan pencak silat tampil di Olimpiade,” tegasnya.</p>
<p data-start="1627" data-end="1794">Lebih lanjut, Ainun mengajak seluruh elemen olahraga nasional, khususnya insan pencak silat, untuk bersatu dan memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Sugiono.</p>
<p data-start="1796" data-end="1971">Ia menekankan bahwa pencak silat sebagai warisan budaya asli Indonesia memiliki nilai luhur yang kuat dan layak mendapatkan pengakuan yang lebih luas di tingkat internasional.</p>
<p data-start="1973" data-end="2218">“Pencak silat adalah jati diri bangsa. Sudah saatnya kita melangkah lebih jauh. Kami mengajak seluruh pihak untuk mendukung penuh Ketua Umum PB IPSI, Bapak Sugiono, dalam mewujudkan pencak silat sebagai cabang olahraga Olimpiade,” pungkas Ainun.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
