<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>banjir bandang</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/banjir-bandang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Dec 2025 12:50:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>banjir bandang</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua Umum PMI, H.Jusuf Kalla Kunjungi Korban Banjir Bandang di Kecamatan Tukka, Kab Tapteng, Bawa sejumlah Bantuan &#038; Tim Medis</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/18/ketua-umum-pmi-h-jusuf-kalla-kunjungi-korban-banjir-bandang-di-kecamatan-tukka-kab-tapteng-bawa-sejumlah-bantuan-tim-medis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 09:23:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bawa sejumlah Bantuan & Tim Medis]]></category>
		<category><![CDATA[H.Jusuf Kalla]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PMI Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[PMI pusat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9313</guid>

					<description><![CDATA[TAPTENG&#124;PERS.NEWS-Pasca Tiga Pekan Bencana Banjir Bandang melanda Sumatera Utara ketua Palang merah Indonesia H. Muhamad...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TAPTENG|PERS.NEWS-Pasca Tiga Pekan Bencana Banjir Bandang melanda Sumatera Utara ketua Palang merah Indonesia H. Muhamad jusuf Kalla kunjungi warga korban banjir bandang dan longsor di kecamatan Tukka kabupaten Tapanuli Tengah, 18 Desember 2025.</p>
<p>Kedatangan jusuf Kalla ke kabupaten Tapanuli Tengah menggunakan helikopter milik Basarnas dan tiba di bandara pinang sori Pukul 8.40 WIB.</p>
<p>Mantan Wakil presiden RI 2014-2019 itu membawa ratusan paket sembako, kompor gas, Alas tidur ,5 mobil tangki Air bersih dan Alat pembersih rumah dan ratusan Beko sorong, untuk warga terdampak banjir di kelurahan Tukka, yang terlebih dahulu sampai melewati jalur darat dari kota Medan.</p>
<p>Palang Merah Indonesia juga bawakan obat- obatan dan tenaga medis dan relawan psikiater, untuk pemulihan trauma yang di hadapi para korban Banjir Bandang tersebut</p>
<p>Didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis jusuf Kalla lansung menyerahkan Bantuan kepada perwakilan warga di posko pengungsian SMA Negeri 1 Tukka.</p>
<p>Kehadiran jusuf Kalla ini di sambut antusias masyarakat korban Banjir dan longsor,sata berdialog langsung dengan sejumlah warga.</p>
<p>banyak warga keluhkan rumah mereka yang hancur bahkan lahan pertanian mereka ratusan hektar ikut disapu Banjir dan longsor yang membawa matrial kayu gelondongan.</p>
<p>Jusuf Kalla mengatakan saat ini ada dua prioritas dalam pemulihan pasca Banjir Bandang yang melanda kabupaten Tapanuli Tengah terkhusus untuk kecamatan Tukka terlebih dahulu kembali kerumah dan melakukan pembersihan serta adanya proses Tanggap darurat dari pemerintah seperti pembersihan matrial lumpur kayu gelondongan oleh pemerintah pembukaan Akses jalan di sekitar rumah warga yang terdampak, dan tahap Rekontruksi yakni tahapan pemulihan bagaiman masyarakat bisa berkerja,</p>
<p>Dalam hal ini pemerintah daerah dan pusat harus bersinergi,serta PMI siap untuk hal tersebut.</p>
<p>Ia pun berjanji akan kembali kirimkan bantuan yang di perlukan untuk warga terdampak banjir di Tapanuli Tengah, tegasnya.</p>
<p>Usai kunjungannya ke Tapanuli Tengah jusuf Kalla lansung menuju Aceh.( PR)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Hendy Antariksa bersama Danrem 023/ KS kunjungi Desa Anggoli dan Garoga Targetkan Jembatan Bailey Cepat Selesai</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/17/pangdam-i-bukit-barisan-mayjen-hendy-antariksa-bersama-danrem-023-ks-kunjungi-desa-anggoli-dan-garoga-targetkan-jembatan-bailey-cepat-selesai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 14:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Hendy Antariksa bersama Danrem 023]]></category>
		<category><![CDATA[Tapsel]]></category>
		<category><![CDATA[Tapteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9302</guid>

					<description><![CDATA[TAPTENG&#124;PERS.NEWS-Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Hendi Antariksa kunjungi Desa Anggoli dan Desa Aek garoga,lokasi yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TAPTENG|PERS.NEWS-Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Hendi Antariksa kunjungi Desa Anggoli dan Desa Aek garoga,lokasi yang terkena Banjir bandang akibatkan putusnya Akses jalan penghubung ke dua daerah tersebut, selama 23 hari lamanya.</p>
<p>Minggu kemarin satu jembatan Bailey telah selasai kerjakan oleh Batalyon Zipur sepanjang 33 meter, yang merupakan jalur utama penghubung antara Tapsel dan Tapteng, satu lagi jembatan Bailey dalam tahap pekerjaan oleh kementerian PUPR ,bersama TNI yang terletak d desa garoga.Rabu 17 Desember 2025.</p>
<p>Kehadiran pangdam Mayjen Hendy Antariksa bersama Danrem 023 /kawal Samudra kolonel infanteri Irwan Budiarso Dan sejumlah Dandim di jajarannya pastikan Akses jalan penghubung Padang Sidempuan Tapanuli Tengah dan sibolga bisa di lalui pengguna jalan.</p>
<p>Didampingi dua kepala daerah yakni Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Panglima Kodam satu Bukit Barisan jelaskan TNI saat ini fokus pada perbaikan infrastruktur jalan atau perbaikan Akses jalan Tapanuli Tengah ke Padang Sidempuan, agar pasokan BBM untuk masyarakat Tapanuli Selatan serta daerah lainnya tak terkendala,kita targetkan pekerjaan jembatan Bailey di Aek garoga Batang Toru selesai dalam waktu 7 Hari.,Semoga kondisi dan cuaca bersahabat sehingga jembatan Bailey cepat rampung.&#8217;ujar pangdam.</p>
<p>Menurut data yang ada, untuk daerah yang terisolir terdapat setidaknya 7 Kecamatan terdiri dari 16 Desa yang Terisolir di Kabupaten Tapteng.</p>
<p>7 Kecamatan tersebut adalah Kec. Kolang, Kec. Lumut, Kec. Pinangsori, Kec. Sibabangun, Kec. Sitahuis, Kec. Tapian Nauli dan Kec. Tukka.</p>
<p>Saat ini kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya di wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih yaitu sumur bor dan MCK.</p>
<p>Terdapat 41 unit Sumur Bor/Sumber Air yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah dan 148 unit MCK.</p>
<p>Saat ini sudah tersedia 16 Unit Sumur Bor/Sumber Air dimana dalam proses pengerjaan 7 unit dan pengajuan 18 unit.</p>
<p>Sedangkan MCK yang sudah dibangun sebanyak 61 unit dan dalam proses pengerjaan 25 unit serta tahap persiapan 62 unit.</p>
<p>Berdasarkan data sementara yang terus diperbaharui oleh Posko Penanganan Bencana, jumlah pengungsi akibat bencana alam di Sumatera Utara total 19.091 jiwa. Para pengungsi tersebar di beberapa kabupaten/kota, antara lain Kabupaten Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, serta beberapa wilayah lainnya. Saat ini seluruh pengungsi telah ditempatkan di lokasi-lokasi yang relatif aman, seperti posko pengungsian, balai desa, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya, sambil menunggu situasi dinyatakan benar-benar aman untuk kembali.</p>
<p>Pangdam juga jelaskan dapur lapangan telah didirikan di seluruh lokasi pengungsian terdampak bencana di Sumatera Utara oleh TNI</p>
<p>Terdapat 16 titik dapur lapangan TNI dan 25 titik dapur lapangan non TNI.(PR)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Mahasiswa Ikappenas (Germanas) Serahkan Bantuan Makanan Pokok kepada SAPMA PP UINSU</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/15/gerakan-mahasiswa-ikappenas-germanas-serahkan-bantuan-makanan-pokok-kepada-sapma-pp-uinsu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 14:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Mahasiswa Ikappenas]]></category>
		<category><![CDATA[GERMANAS]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus UIN Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Perantauan]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[SAPMA PP UIN SU]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Raya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9232</guid>

					<description><![CDATA[Solidaritas Mahasiswa untuk Korban Bencana di Tapanuli Raya dan Mandailing Natal MEDAN&#124;PERS.NEWS- 11 Desember 2025...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="219" data-end="400"><br data-start="315" data-end="318" /><strong><em data-start="318" data-end="400">Solidaritas Mahasiswa untuk Korban Bencana di Tapanuli Raya dan Mandailing Natal</em></strong></p>
<p data-start="402" data-end="748"><strong data-start="402" data-end="429">MEDAN|PERS.NEWS- 11 Desember 2025</strong> — Di tengah situasi darurat akibat banjir bandang, banjir, dan tanah longsor yang melanda Tapanuli Raya, Mandailing Natal, serta sejumlah wilayah Pantai Barat, Gerakan Mahasiswa Ikappenas (Germanas) menunjukkan kepedulian nyata dengan menyerahkan bantuan makanan pokok kepada SAPMA Pemuda Pancasila UIN Sumatera Utara.</p>
<p data-start="750" data-end="968">Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa perantauan yang keluarganya terdampak langsung oleh bencana dan kini menghadapi tekanan psikologis serta kesulitan ekonomi di tengah kewajiban akademik yang tetap berjalan.</p>
<p data-start="970" data-end="1444">Penyerahan bantuan berlangsung di Kampus IV UIN Sumatera Utara, Tuntungan, dan disaksikan oleh jajaran pengurus kedua organisasi. Dalam suasana sederhana namun sarat makna, paket sembako diserahkan secara simbolis untuk kemudian dikelola melalui dapur umum SAPMA PP UIN SU. Dapur umum ini menjadi pusat penyaluran bantuan dan dukungan bagi mahasiswa perantauan yang harus bertahan di kota studi, sementara keluarga mereka di kampung halaman tengah menghadapi dampak bencana.</p>
<p data-start="1446" data-end="1803">Ketua Umum Germanas menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak boleh bersikap pasif ketika bencana melanda.<br data-start="1551" data-end="1554" />“Kami tidak bisa menutup mata. Kawan-kawan mahasiswa perantauan sedang memikul beban ganda—beban perkuliahan dan beban memikirkan keluarga yang tertimpa musibah. Bantuan ini bukan sekadar sembako, tetapi pesan bahwa mereka tidak sendirian,” ujarnya.</p>
<p data-start="1805" data-end="1943">Ia menambahkan bahwa kepekaan sosial harus menjadi identitas utama gerakan mahasiswa, bukan sekadar wacana yang berhenti di ruang diskusi.</p>
<p data-start="1945" data-end="2301">Senada dengan itu, Sekretaris Umum Germanas menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang berkelanjutan.<br data-start="2051" data-end="2054" />“Solidaritas tidak boleh bersifat musiman. Saat bencana datang, kita bergerak. Saat kondisi normal, kita tetap membangun jejaring dan kesiapsiagaan. Kami berharap aksi hari ini menjadi pemantik bagi gerakan kemanusiaan yang lebih luas,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2303" data-end="2796">Sementara itu, Ketua SAPMA PP UIN SU menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai penyalur bantuan.<br data-start="2436" data-end="2439" />“Kami mengucapkan terima kasih kepada Germanas. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab agar bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Di tengah situasi bencana, mahasiswa perantauan membutuhkan dukungan moral selain bantuan materi. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kampus masih memiliki empati dan semangat perjuangan,” katanya.</p>
<p data-start="2798" data-end="3119">Aksi kemanusiaan ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga menegaskan peran organisasi mahasiswa sebagai pilar solidaritas di tengah bangsa yang kerap diuji oleh bencana. Diharapkan, kolaborasi lintas organisasi seperti ini terus tumbuh dan memperkuat budaya gotong royong di kalangan mahasiswa. <em data-start="3113" data-end="3119">(NH)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Labuhanbatu Serahkan Bantuan Bencana ke PMI Tapanuli Tengah</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/09/cipayung-plus-labuhanbatu-serahkan-bantuan-bencana-ke-pmi-tapanuli-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 19:31:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung Plus Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[donasi mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[HMi]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[longsor Tapanuli Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[Rantauprapat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9075</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU&#124;PERS.NEWS-Organisasi Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Labuhanbatu, yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI),...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="229" data-end="776"><strong>LABUHANBATU|PERS.NEWS-</strong>Organisasi Mahasiswa yang tergabung dalam <strong data-start="307" data-end="336">Cipayung Plus Labuhanbatu</strong>, yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), menyerahkan bantuan kepada penyalur resmi bencana, yaitu <strong data-start="635" data-end="667">Palang Merah Indonesia (PMI)</strong> untuk membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.(9/12/25)</p>
<p data-start="778" data-end="1136">PMI Labuhanbatu menyambut hangat penyerahan bantuan tersebut di kantor PMI Labuhanbatu yang beralamat di Jalan Dewi Sartika, Rantauprapat. Pihak PMI mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi mahasiswa dan masyarakat yang terus melakukan penggalangan donasi. Mereka berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.</p>
<p data-start="1138" data-end="1829">Ketua KAMMI Labuhanbatu, <strong data-start="1163" data-end="1183">Elza Nazriansyah</strong>, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. <em data-start="1246" data-end="1816">“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat memberikan bantuan berupa sembako, beras, mi instan, minyak goreng, air mineral, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, dan obat-obatan. Selama tiga hari, kawan-kawan Cipayung Plus Labuhanbatu melakukan penggalangan dana sebagai bentuk keprihatinan terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Labuhanbatu yang telah berdonasi, serta kepada seluruh kader dan pengurus HMI, PMII, GMNI, GMKI, dan KAMMI yang telah menjadi relawan aktif dalam kegiatan ini,”</em> ungkap Elza.</p>
<p data-start="1831" data-end="2017">Ia menambahkan bahwa momentum kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa persaudaraan dan kepedulian yang lebih kuat antara mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu.<em data-start="2009" data-end="2017">(Arif)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikatan Mahasiswa Islam (IMI) Tapanuli Utara Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Pulau Sumatera</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/03/ikatan-mahasiswa-islam-imi-tapanuli-utara-gelar-aksi-solidaritas-untuk-korban-banjir-bandang-dan-tanah-longsor-di-pulau-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 18:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Solidaritas]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[IMI Tapanuli Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Penggalangan Dana]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8926</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Ikatan Mahasiswa Islam (IMI) Tapanuli Utara melakukan aksi sosial dan penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="323" data-end="614"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Ikatan Mahasiswa Islam (IMI) Tapanuli Utara melakukan aksi sosial dan penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian serta keprihatinan yang mendalam atas bencana alam (banjir bandang dan tanah longsor) yang terjadi di Pulau Sumatera, khususnya wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.</p>
<p data-start="616" data-end="1007">Aksi solidaritas ini dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam organisasi daerah IMI Tapanuli Utara. Mereka bergerak di beberapa titik wilayah Kota Medan sejak Jumat, 30 November hingga Selasa, 02 Desember 2025. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu para korban bencana, terutama di beberapa kecamatan Kabupaten Tapanuli Utara yang terdampak cukup parah.</p>
<p data-start="1009" data-end="1087">Dalam orasinya, Ketua IMI Tapanuli Utara, Syaiful Bahri Sitompul menyampaikan:</p>
<blockquote data-start="1089" data-end="1503">
<p data-start="1091" data-end="1503">“Kami dari Mahasiswa/Mahasiswi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Islam (IMI) Tapanuli Utara melakukan aksi solidaritas kemanusiaan dan aksi sosial guna membantu korban bencana alam di wilayah Tapanuli Utara. Hal kecil inilah yang mampu kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kami yang terdampak. Ini merupakan tanggung jawab kami sebagai putra-putri daerah Kabupaten Tapanuli Utara.”</p>
</blockquote>
<p data-start="1505" data-end="1568">Koordinator Aksi IMI Tapanuli Utara, Bayu Setyawan menambahkan:</p>
<blockquote data-start="1570" data-end="1888">
<p data-start="1572" data-end="1888">“Setiap donasi dari masyarakat menjadi harapan baru bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang melewati masa sulit. Bencana ini bukan hanya duka bagi masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tetapi merupakan duka bangsa. Dukungan publik sangat dibutuhkan untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran.”</p>
</blockquote>
<p data-start="1890" data-end="2065">Sementara itu, Koordinator Lapangan, Welvindra Pratama Gultom menegaskan bahwa IMI Tapanuli Utara akan memastikan seluruh bantuan yang terkumpul dapat disalurkan dengan tepat:</p>
<blockquote data-start="2067" data-end="2251">
<p data-start="2069" data-end="2251">“Kami akan memastikan bantuan yang telah dikumpulkan dapat sampai sesuai kebutuhan masyarakat terdampak, dan kami akan terus meninjau perkembangan situasi di wilayah Tapanuli Utara.”</p>
</blockquote>
<p data-start="2253" data-end="2488">Diketahui, bantuan hasil penggalangan dana ini akan segera disalurkan kepada korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara pada Jumat, 05 Desember 2025, setelah seluruh rangkaian penggalangan dana selesai.(NH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bencana Sumatera Memburuk, Rampai Nusantara Mendesak Status Bencana Nasional dan Penegakan Hukum</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/01/bencana-sumatera-memburuk-rampai-nusantara-mendesak-status-bencana-nasional-dan-penegakan-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 16:54:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan ekologis]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rampai Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8921</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS- Sudah sepekan banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Sumatera: Aceh, Sumatera...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="209" data-end="531"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong> Sudah sepekan banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kondisi di lapangan kian mengkhawatirkan. Ribuan warga masih terisolasi, korban jiwa terus bertambah, dan puluhan ribu lainnya terpaksa mengungsi karena rumah mereka hancur digulung bencana.</p>
<p data-start="533" data-end="868">Dewan Eksekutif Wilayah (DEW) Rampai Nusantara Sumatera Utara menyatakan situasi darurat ini <strong data-start="626" data-end="684">telah melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah</strong>. Mereka menyerukan agar Pemerintah Pusat segera menetapkan status <strong data-start="751" data-end="771">Bencana Nasional</strong> demi mengerahkan seluruh potensi negara secara terkoordinasi dan cepat untuk penyelamatan warga.</p>
<p data-start="870" data-end="1133">“Kami melihat penanganan logistik, evakuasi, hingga layanan kesehatan masih jauh dari kata maksimal. Luasnya cakupan bencana dan banyaknya korban harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” ujar Ketua DEW Rampai Nusantara Sumut, <strong data-start="1105" data-end="1133">Ridwan Ali Ibrahim, M.H.</strong></p>
<p data-start="1135" data-end="1342">Bukan hanya desakan untuk meningkatkan level penanganan, Rampai Nusantara juga menyoroti adanya dugaan kerusakan ekologis yang memperburuk dampak bencana. Mereka meminta aparat penegak hukum bertindak tegas.</p>
<p data-start="1344" data-end="1545">“Kami menuntut semua pihak yang diduga terlibat sebagai penyebab bencana atau lalai dalam tugasnya diperiksa dan diadili. Ada akuntabilitas yang harus ditegakkan demi keselamatan rakyat,” tegas Ridwan.</p>
<p data-start="1547" data-end="1712">Rampai Nusantara berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penyelamatan saat ini, tetapi juga langkah hukum dan kebijakan nyata agar tragedi berulang dapat dicegah.</p>
<p data-start="1714" data-end="1852">Bencana ini menjadi alarm keras bahwa tata kelola lingkungan dan mitigasi bencana harus menjadi prioritas nasional — bukan sekadar wacana.(NAL)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Labura Darurat Illegal Logging, Aktivis Minta APH Segera Bertindak</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/01/labura-darurat-illegal-logging-aktivis-minta-aph-segera-bertindak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 16:48:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan Bukit Barisan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan hutan Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembukaan akses hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerhati lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan aturan kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Resapan air]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Truk kayu]]></category>
		<category><![CDATA[Tutupan lahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8918</guid>

					<description><![CDATA[LABUHAN BATU UTARA &#124;PERS.NEWS-Dugaan praktik pembalakan liar di kawasan hutan Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUHAN BATU UTARA |PERS.NEWS-</strong>Dugaan praktik pembalakan liar di kawasan hutan Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, kembali menjadi perhatian publik.</p>
<p>Aktivitas yang diduga ilegal ini dikhawatirkan mengancam kelestarian kawasan hutan dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang di wilayah pemukiman.</p>
<p>Sejumlah warga dan pemerhati lingkungan melaporkan adanya truk pengangkut kayu gelondongan yang melintas dari arah kawasan hutan di wilayah kerja KPH V Dinas Kehutanan Sumut. Kawasan Aek Natas dan gugus Bukit Barisan disebut sebagai titik yang paling banyak terdampak.</p>
<p>Informasi dari warga menyebutkan bahwa terdapat aktivitas penebangan pohon dan penggunaan alat berat yang diduga untuk membuka akses ke dalam areal hutan.</p>
<p>Kondisi ini dinilai berpotensi memperparah kerusakan tutupan lahan yang berfungsi sebagai area resapan air serta penyangga ekosistem.</p>
<p>Warga menyatakan keresahannya dan mengaku telah beberapa kali menyampaikan laporan kepada pihak terkait. Namun, mereka berharap penanganan di lapangan dapat dilakukan lebih tegas dan transparan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dugaan adanya keterlibatan pihak tertentu yang memberikan perlindungan kepada para pelaku masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari otoritas berwenang.</p>
<p>Aktivis Kepemudaan Sumatera Utara, Mhd. Alpin Azhari Lubis, meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan langkah konkret.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengharapkan respons cepat dari pihak keamanan dan instansi kehutanan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan illegal logging di Labuhanbatu Utara. Dampaknya bisa sangat serius bagi lingkungan dan keselamatan warga,” ujarnya.</p>
<p>Alpin menambahkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data pendukung yang akan dilaporkan melalui kanal resmi di tingkat daerah maupun pusat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami yakin Polda Sumut, Gakkum KLHK, dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk berdasarkan PP No. 5 Tahun 2025 dapat memberi perhatian khusus terhadap persoalan ini,” katanya.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kehutanan Sumut, Kepolisian, serta Gakkum KLHK masih dalam proses dimintai konfirmasi untuk menanggapi laporan-laporan tersebut.(AAL)</p>
<p>Redaksi terus berupaya menghubungi pihak terkait guna memperoleh informasi tambahan serta klarifikasi resmi hingga berita ini dan Seterusnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan MAPEL Indonesia Desak Presiden Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Status Bencana Nasional</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/29/yayasan-mapel-indonesia-desak-presiden-tetapkan-bencana-sumatera-sebagai-status-bencana-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 07:52:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Pray For Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Save Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Berduka]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8808</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-29 November 2025 – Yayasan Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) Indonesia mendesak Presiden Republik Indonesia untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="238" data-end="483"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>29 November 2025 – Yayasan Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) Indonesia mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera menetapkan <strong data-start="383" data-end="410">Status Bencana Nasional</strong> atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera.</p>
<p data-start="485" data-end="694">Organisasi ini menilai bahwa dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah melampaui kapasitas pemerintah daerah, sehingga <strong data-start="627" data-end="667">intervensi langsung pemerintah pusat</strong> menjadi sangat mendesak.</p>
<hr data-start="696" data-end="699" />
<h3 data-start="701" data-end="751"><strong data-start="705" data-end="749">Sumatera Berduka, Korban Terus Bertambah</strong></h3>
<p data-start="753" data-end="939">Bencana kemanusiaan ini telah merenggut ratusan nyawa dan meninggalkan luka yang mendalam bagi para penyintas. Data terkini per 29 November 2025 menunjukkan situasi yang semakin genting:</p>
<ul data-start="941" data-end="1088">
<li data-start="941" data-end="975">
<p data-start="943" data-end="975"><strong data-start="943" data-end="973">174+ orang meninggal dunia</strong></p>
</li>
<li data-start="976" data-end="1026">
<p data-start="978" data-end="1026"><strong data-start="978" data-end="1024">79+ orang masih hilang dan dalam pencarian</strong></p>
</li>
<li data-start="1027" data-end="1088">
<p data-start="1029" data-end="1088">Puluhan kabupaten/kota di tiga provinsi <strong data-start="1069" data-end="1088">terdampak parah</strong></p>
</li>
</ul>
<blockquote data-start="1090" data-end="1326">
<p data-start="1092" data-end="1326">“Sudah berapa banyak nyawa lagi yang harus hilang?<br data-start="1142" data-end="1145" />Sumatera saat ini sedang berduka—terkepung banjir bandang dan longsor yang kejam,”<br data-start="1229" data-end="1232" />tegas <strong data-start="1240" data-end="1283">Dr. (c). M. Yusuf Hanafi Sinaga, M.Sos.</strong>,<br data-start="1284" data-end="1287" />Ketua Umum Yayasan MAPEL Indonesia.</p>
</blockquote>
<p data-start="1328" data-end="1449">Ia menambahkan, “Puluhan orang yang hilang itu adalah keluarga dan saudara kita. Mereka bukan sekadar angka statistik.”</p>
<hr data-start="1451" data-end="1454" />
<h3 data-start="1456" data-end="1511"><strong data-start="1460" data-end="1511">Akses Lumpuh, Pemerintah Daerah di Titik Kritis</strong></h3>
<p data-start="1513" data-end="1610">Gangguan infrastruktur membuat upaya penyelamatan dan penyaluran bantuan nyaris tak memungkinkan:</p>
<ol data-start="1612" data-end="1905">
<li data-start="1612" data-end="1678">
<p data-start="1615" data-end="1678"><strong data-start="1615" data-end="1678">Ribuan rumah rusak parah dan banyak daerah terisolasi total</strong></p>
</li>
<li data-start="1679" data-end="1758">
<p data-start="1682" data-end="1758"><strong data-start="1682" data-end="1758">Akses jalan antar kabupaten dan antarprovinsi terputus di berbagai titik</strong></p>
</li>
<li data-start="1759" data-end="1841">
<p data-start="1762" data-end="1841"><strong data-start="1762" data-end="1789">Pasokan logistik kritis</strong> akibat listrik, air bersih, dan komunikasi terputus</p>
</li>
<li data-start="1842" data-end="1905">
<p data-start="1845" data-end="1905"><strong data-start="1845" data-end="1866">Tim SAR kewalahan</strong>, kekurangan alat berat dan sumber daya</p>
</li>
</ol>
<p data-start="1907" data-end="1987">Situasi ini telah mencapai titik yang tidak lagi mampu ditangani secara lokal.</p>
<hr data-start="1989" data-end="1992" />
<h3 data-start="1994" data-end="2051"><strong data-start="1998" data-end="2051">Status Bencana Nasional Harus Ditetapkan Sekarang</strong></h3>
<p data-start="2053" data-end="2172">MAPEL Indonesia menilai tidak ada pilihan selain <strong data-start="2102" data-end="2141">menggunakan seluruh kekuatan negara</strong> untuk merespons bencana ini.</p>
<blockquote data-start="2174" data-end="2359">
<p data-start="2176" data-end="2359">“Tolong, jangan sampai terlambat!<br data-start="2209" data-end="2212" />Status Bencana Nasional adalah kunci mobilisasi pasukan, alat berat, dan dana darurat yang dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa,” ungkap Yusuf.</p>
</blockquote>
<p data-start="2361" data-end="2447">Menurutnya, <strong data-start="2373" data-end="2395">setiap jam berarti</strong> bagi para korban yang masih menunggu pertolongan.</p>
<hr data-start="2449" data-end="2452" />
<h3 data-start="2454" data-end="2497"><strong data-start="2458" data-end="2497">Seruan untuk Bergerak Cepat Bersama</strong></h3>
<p data-start="2499" data-end="2634">Yayasan MAPEL Indonesia menyerukan agar pemerintah pusat segera mengambil langkah luar biasa untuk menghadapi keadaan luar biasa ini.</p>
<blockquote data-start="2636" data-end="2718">
<p data-start="2638" data-end="2718">“Kami meminta negara hadir sepenuhnya untuk rakyat Sumatera,”<br data-start="2699" data-end="2702" />tutup Yusuf.(NAL)</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan Mapel Indonesia Gerak Cepat Bantu Korban Bencana di Sibolga, Tapteng, dan Tapsel</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/26/yayasan-mapel-indonesia-gerak-cepat-bantu-korban-bencana-di-sibolga-tapteng-dan-tapsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 11:48:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8754</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Yayasan Masyarakat Pelestari Lingkungan (Mapel) Indonesia langsung turun tangan! Mereka menerjunkan tim relawan dan bantuan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Yayasan Masyarakat Pelestari Lingkungan (Mapel) Indonesia langsung turun tangan! Mereka menerjunkan tim relawan dan bantuan logistik ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sibolga, Tapteng, dan Tapsel.</p>
<p>&#8220;Duka saudara-saudara kita adalah duka kita bersama,&#8221; kata Ketua Umum Yayasan Mapel Indonesia, Dr. M. Yusuf Hanafi Sinaga, M. Sos. &#8220;Kami merasa terpanggil untuk membantu proses evakuasi dan pendistribusian logistik.&#8221;</p>
<p>Tim relawan yang diberangkatkan membawa:</p>
<p>Makanan Siap Saji<br />
Pakaian Bekas Layak Pakai<br />
Keperluan Dapur Umum<br />
Mereka juga melakukan asesmen cepat di lapangan untuk memetakan kebutuhan spesifik korban.</p>
<p>Mapel Indonesia buka donasi publik! Anda bisa menyalurkan donasi melalui:</p>
<p>Transfer ke No. Rek. Bank BSI 7252732618 a.n: Tegar Sianipar<br />
Donasi barang ke Posko Penerimaan Jalan Sultan Serdang, Gang. Amal 3, Desa Buntu Bedimbar, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara</p>
<p>Setiap bantuan akan sangat berarti bagi pemulihan moral dan fisik para korban  Mari berbagi dan menjaga</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yayasan Mapel Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, dan pihak swasta untuk bersama-sama mengulurkan tangan. Sekecil apapun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi pemulihan moral dan fisik para korban.</p>
<p>Aksi cepat tanggap ini diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Mari kita doakan agar mereka diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Donasi Sekarang Bantu korban bencana dengan menyalurkan donasi Anda melalui rekening yang telah disediakan. Setiap bantuan akan sangat berarti bagi mereka.(NAL)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terima kasih atas kepedulian dan kebaikan Anda Hormat Kami Mapel indonesia</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
