<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banjir dan Longsor Tapteng</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/banjir-dan-longsor-tapteng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2026 20:37:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Banjir dan Longsor Tapteng</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aksi Solidaritas Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel dan Ruang Baca Bambu Salurkan Al-Qur’an dan Iqro ke Masjid Jami Bonalumban</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/13/aksi-solidaritas-pimpinan-pusat-pemuda-tabagsel-dan-ruang-baca-bambu-salurkan-al-quran-dan-iqro-ke-masjid-jami-bonalumban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 20:37:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Solidaritas]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[Bonalumban]]></category>
		<category><![CDATA[Marwan ashari S.Ag]]></category>
		<category><![CDATA[Pembina Pemuda Tabagsel]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpinan pusat pemuda tabagsel]]></category>
		<category><![CDATA[Tukka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10700</guid>

					<description><![CDATA[TAPTENG&#124;PERS.NEWS-emangat kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pascabencana banjir bandang di Kecamatan Tukka kembali diwujudkan melalui...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TAPTENG|PERS.NEWS-</strong>emangat kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pascabencana banjir bandang di Kecamatan Tukka kembali diwujudkan melalui aksi nyata pada Jumat (13/03/2026).</p>
<p>Ruang Baca Bambu bersama Ruang Relawan Indonesia menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an dan buku Iqro kepada jamaah Masjid Jami di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.</p>
<p>Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Pembina Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel, Marwan Ashari Harahap, S.Ag., yang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat agar aktivitas ibadah dan pengajian di masjid dapat kembali berjalan seperti sediakala setelah sempat terganggu akibat banjir beberapa waktu lalu.</p>
<p>Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim relawan dan diterima oleh pengurus BKM Masjid Jami serta perwakilan ibu-ibu perwiritan pengajian. Bantuan tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan hadirnya kembali fasilitas untuk kegiatan mengaji.</p>
<p>Ketua Ruang Baca Bambu, Soeandi Malik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu masyarakat Tukka, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan di Masjid Jami Bonalumban.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada Abangda Marwan Ashari Harahap, S.Ag. selaku Pembina Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel yang telah menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan Iqro untuk Masjid Jami Bonalumban. Bantuan ini sangat berarti bagi jamaah masjid, terutama bagi anak-anak pengajian agar dapat kembali belajar membaca Al-Qur’an dan melaksanakan tadarus,” ujar Soeandi Malik.</p>
<p>Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Koordinator Tim Bantuan Bencana Alam Sumatera Utara, Ilham Hazfi Batubara, S.Psi., yang telah menggagas serta mengoordinasikan bantuan tersebut sehingga dapat tersalurkan kepada masyarakat melalui tim relawan di lapangan.</p>
<p>Menurut perwakilan pengurus BKM Masjid Jami dan ibu-ibu perwiritan, bantuan ini sangat membantu jamaah masjid setelah sebelumnya banjir sempat mengganggu aktivitas pengajian dan berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masjid.</p>
<p>Dalam proses penyaluran bantuan, tim relawan juga menghadapi tantangan di lapangan, seperti hujan deras disertai petir. Namun semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama membuat para relawan tetap berkomitmen menyalurkan bantuan serta bersilaturahmi dengan masyarakat terdampak di sekitar Masjid Jami.</p>
<p>Aksi kepedulian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan semangat bersama untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas keagamaan di tengah masyarakat pascabencana.</p>
<p>“Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan Allah SWT melipatgandakan rezeki para dermawan yang telah membantu,” tutup Soeandi Malik.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panggilan Jiwa di Tengah Bencana, Dua Pengurus MAPEL Selamatkan 52 Pelajar dari Tapteng</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/panggilan-jiwa-di-tengah-bencana-dua-pengurus-mapel-selamatkan-52-pelajar-dari-tapteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 17:35:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Asahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Tapanuli Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tabagsel]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Misi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Lawas]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Lawas Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Terisolasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelamatan Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Tabagsel]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8864</guid>

					<description><![CDATA[PADANG LAWAS UTARA &#124;PERS.NEWS – Di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="214" data-end="508"><strong>PADANG LAWAS UTARA |PERS.NEWS –</strong> Di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, muncul kisah inspiratif dari dua pengurus <strong data-start="409" data-end="462">Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) Indonesia</strong> wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).(30/11/25)</p>
<p data-start="510" data-end="865">Mereka adalah <strong data-start="524" data-end="542">Dwika Juniarti</strong> dan <strong data-start="547" data-end="576">Erando Mustuapari Harahap</strong>, yang tak hanya menjadi relawan, tetapi juga merupakan warga terdampak bencana. Niat awal keduanya hanyalah untuk menjenguk anak mereka yang bersekolah di Al-Muslimin dan Matauli Tapteng. Namun situasi darurat membuat langkah mereka berubah menjadi misi kemanusiaan yang penuh keberanian.</p>
<p data-start="867" data-end="1195">Dengan segala keterbatasan akses, putusnya komunikasi, hingga minimnya logistik, keduanya tetap bergerak menyisir lokasi terdampak. Bahkan, kebutuhan operasional selama proses evakuasi mereka tanggung dengan dana pribadi. Semua dilakukan demi satu harapan: memastikan anak-anak dari Tabagsel dapat kembali pulang dengan selamat.</p>
<hr data-start="1197" data-end="1200" />
<h3 data-start="1202" data-end="1262"><strong data-start="1206" data-end="1262">Misi Penyelamatan 52 Pelajar dari Wilayah Terisolasi</strong></h3>
<p data-start="1264" data-end="1568">Berkat kegigihan dan kepedulian yang tinggi, <strong data-start="1309" data-end="1332">sebanyak 52 pelajar</strong> asal Kabupaten <strong data-start="1348" data-end="1453">Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta), Mandailing Natal (Madina), Labuhanbatu, dan Asahan</strong>, yang tengah menempuh pendidikan di Tapteng, berhasil dievakuasi dan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.</p>
<p data-start="1570" data-end="1773">“Aksi ini patut diacungi jempol mengingat sulitnya akses darat, putusnya komunikasi, serta terbatasnya logistik di lokasi bencana,” ujar <strong data-start="1707" data-end="1744">Dr.(c) M. Yusuf H. Sinaga, M.Sos.</strong>, Ketua Umum MAPEL Indonesia.</p>
<p data-start="1775" data-end="1901">Yusuf menegaskan bahwa apa yang dilakukan kedua relawan tersebut merupakan wujud nyata semangat kemanusiaan yang sesungguhnya.</p>
<p data-start="1903" data-end="2152">“Semangat kemanusiaan dan panggilan jiwa harus berada di atas kepentingan pribadi. Meski mereka sendiri terdampak bencana, Ibu Dwika dan Bapak Erando memilih untuk memprioritaskan keselamatan anak-anak Tabagsel yang terjebak di Tapteng,” sambungnya.</p>
<p data-start="2154" data-end="2376">MAPEL Indonesia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang turut membantu kelancaran misi, termasuk <strong data-start="2282" data-end="2328">Kasatpol PP Paluta, Indra Saputra Nasution</strong>, yang turut terlibat dalam proses penyelamatan.</p>
<p data-start="2378" data-end="2538">“Kisah ini menjadi energi positif dan teladan luar biasa bagi kita semua, bahwa kepedulian tidak boleh padam meski berada di tengah situasi sulit,” tutup Yusuf.<em data-start="2540" data-end="2547">(NAL)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
