<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banjir</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/banjir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Dec 2025 22:21:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Banjir</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua KOPRI PMII FSH UINSU, Hazizah Hasibuan, salurkan bantuan obat-obatan bagi korban banjir Aceh Tamiang.</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/30/ketua-kopri-pmii-uinsu-salurkan-bantuan-obat-obatan-untuk-korban-banjir-aceh-tamiang-hazizah-hasibuan-semoga-menjadi-penguat-di-tengah-derita-yang-masih-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 15:07:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepedulian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[KOPRI]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat-obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9467</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang pada 25 November lalu meninggalkan duka...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang pada 25 November lalu meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, sebagian masih bertahan di pengungsian, dan sebagian lainnya terus berjuang memulihkan kondisi kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas. Trauma masih jelas terlihat, terutama pada anak-anak dan lansia yang terdampak langsung.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="b0c3dbac-c432-4e3d-9097-a92b191bdad9" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="93fbc0da-609b-49ca-bf1e-27aa88aa558b" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="673" data-end="1029">Melihat kondisi tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan obat-obatan bagi para korban. Ketua KOPRI PMII FSH (Fakultas Syari&#8217;ah dan Hukum UINSU), <strong data-start="854" data-end="874">Hazizah Hasibuan</strong>, didampingi Bendahara Umum PMII FUSI (Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam  UINSU) , <strong data-start="913" data-end="929">Ilham Arifin</strong>, menyerahkan satu kotak bantuan obat-obatan yang dipersiapkan khusus untuk masyarakat Aceh Tamiang.</p>
<p data-start="1031" data-end="1539">Penyaluran bantuan dilakukan pada hari Selasa di kediaman Ketua Koordinator Penyaluran Bantuan Bencana Alam, <strong data-start="1140" data-end="1171">Ilham Hazfi Batubara, S.Psi</strong>, yang diwakili oleh Sekretaris Koordinator Penyaluran Bantuan Bencana Alam, <strong data-start="1248" data-end="1278">Riswanuddin Pasaribu, S.Pd</strong>, selaku Ketua Dema STAI Al-Hikmah Medan, bersama <strong data-start="1328" data-end="1361">Al-Ustadz Muhammad Azmi Fadli</strong>, di Jalan Bubu No. 105, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Kegiatan berlangsung penuh haru dengan suasana solidaritas yang kuat dari kader PMII yang hadir.</p>
<p data-start="1541" data-end="1834">Dalam kesempatan tersebut, Hazizah menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh Tamiang dan sejumlah wilayah lain di Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata solidaritas kemanusiaan.</p>
<blockquote data-start="1836" data-end="2094">
<p data-start="1838" data-end="2094">“Kami datang bukan hanya membawa obat-obatan, tetapi juga doa dan kepedulian. Kami turut merasakan kesedihan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu pemulihan kesehatan masyarakat,” ujarnya dengan haru.</p>
</blockquote>
<p data-start="2096" data-end="2316">Hazizah menambahkan bahwa bencana ini tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga meninggalkan luka emosional. Karena itu, dukungan moral dan kepedulian sangat dibutuhkan agar para korban tidak merasa sendiri.</p>
<p data-start="2318" data-end="2565">Sementara itu, Ilham Arifin menegaskan bahwa PMII akan terus hadir dalam setiap persoalan kemanusiaan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab pada dunia akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam bidang sosial dan kemanusiaan.</p>
<blockquote data-start="2567" data-end="2751">
<p data-start="2569" data-end="2751">“Sekecil apa pun bantuan, jika diberikan dengan ketulusan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini bukti bahwa mahasiswa peduli terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2753" data-end="3110">Bencana banjir dan longsor tersebut telah menyebabkan kerugian besar, mengganggu akses kesehatan, serta menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan obat-obatan yang disalurkan diharapkan dapat membantu penanganan masalah kesehatan pascabencana, terutama penyakit kulit, infeksi, dan gangguan kesehatan lainnya yang kerap muncul setelah banjir.</p>
<p data-start="3112" data-end="3180">Di akhir penyampaiannya, Hazizah berharap Aceh Tamiang segera pulih.</p>
<blockquote data-start="3182" data-end="3320">
<p data-start="3184" data-end="3320">“Semoga Aceh Tamiang bangkit kembali. Semoga masyarakat diberi kekuatan, dan kita semua terus bersatu dalam rasa kemanusiaan,” tutupnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="3322" data-end="3543">Dengan adanya kepedulian ini, PMII berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu, karena bencana bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang bagaimana manusia saling menguatkan di tengah cobaan berat.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PW KAMMI Sumut Apresiasi Kapolda Sumut atas Respons Cepat Penanganan Bencana, Dinilai Tunjukkan Kepemimpinan Visioner</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/18/pw-kammi-sumut-apresiasi-kapolda-sumut-atas-respons-cepat-penanganan-bencana-dinilai-tunjukkan-kepemimpinan-visioner/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 20:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Irjen Pol Whisnu Hermawan]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan Visioner]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[PW KAMMI Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Respons Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9328</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara mengapresiasi langkah cepat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="301" data-end="706">MEDAN|PERS.NEWS— Pengurus Wilayah <strong data-start="330" data-end="400">Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara</strong> mengapresiasi langkah cepat dan keterlibatan langsung <strong data-start="455" data-end="508">Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan</strong> dalam penanganan sejumlah bencana alam yang melanda berbagai daerah di Sumatera Utara. Langkah tersebut dinilai mencerminkan kepemimpinan yang responsif, humanis, dan visioner dalam situasi krisis.</p>
<p data-start="708" data-end="1202">Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah wilayah di Sumatera Utara terdampak <strong data-start="784" data-end="812">banjir dan tanah longsor</strong> akibat cuaca ekstrem. Kondisi ini menuntut kehadiran negara secara nyata melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan keselamatan masyarakat serta percepatan penanganan darurat di lapangan. Dalam konteks tersebut, <strong data-start="1031" data-end="1046">Polda Sumut</strong> dinilai aktif mengambil peran strategis, mulai dari pengamanan wilayah terdampak, proses evakuasi korban, hingga pengawalan distribusi bantuan kemanusiaan.</p>
<p data-start="1204" data-end="1497">Ketua PW KAMMI Sumut, <strong data-start="1226" data-end="1248">Irham Sadani Rambe</strong>, menyampaikan bahwa kehadiran langsung Kapolda Sumut bersama jajaran di lokasi bencana memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya dari sisi teknis penanganan, tetapi juga dari aspek psikologis dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.</p>
<blockquote data-start="1499" data-end="1800">
<p data-start="1501" data-end="1800">“Kami melihat Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan visioner dengan turun langsung ke lapangan dalam penanganan bencana. Ini menjadi bukti penting bahwa negara hadir ketika rakyat menghadapi situasi sulit,” ujar Irham.</p>
</blockquote>
<p data-start="1802" data-end="2160">Irham menambahkan, pola kepemimpinan yang ditunjukkan Kapolda Sumut juga tercermin dari <strong data-start="1890" data-end="1916">sinergi dan kolaborasi</strong> yang dibangun antara Polda Sumut dengan TNI, pemerintah daerah, relawan kemanusiaan, serta berbagai elemen masyarakat sipil. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.</p>
<p data-start="2162" data-end="2448">PW KAMMI Sumut berharap pola respons cepat dan kepemimpinan kolaboratif yang telah ditunjukkan Kapolda Sumut dapat terus dipertahankan dan menjadi <strong data-start="2309" data-end="2339">standar penanganan bencana</strong> di masa mendatang, khususnya di wilayah Sumatera Utara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.</p>
<blockquote data-start="2450" data-end="2788">
<p data-start="2452" data-end="2788">“Penanganan darurat memang sangat penting, namun ke depan kami juga mendorong adanya langkah pencegahan dan mitigasi bencana yang lebih terencana dan berkelanjutan. PW KAMMI Sumut siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi seluruh pihak dalam upaya kemanusiaan dan pengurangan risiko bencana di Sumatera Utara,” tutup Irham. <em data-start="2781" data-end="2788">(Red)</em></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Sumatera Meningkat</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/korban-jiwa-banjir-dan-longsor-di-sumatera-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 23:02:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8888</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS-Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal di Sumatera Utara mencapai 217...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="286" data-end="554"><strong>JAKARTA|PERS.NEWS-</strong>Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal di Sumatera Utara mencapai 217 orang, sementara 209 warga lainnya dilaporkan masih hilang. Dalam proses pencarian dan evakuasi hari ini, banyak korban ditemukan di wilayah Tapanuli Selatan.</p>
<p data-start="556" data-end="821">Untuk wilayah Aceh, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 96 orang dan 75 lainnya belum ditemukan. Korban tersebar di 11 kabupaten atau kota yang mengalami dampak korban jiwa, sedangkan daerah terdampak secara keseluruhan mencapai 18 kabupaten atau kota.</p>
<p data-start="823" data-end="1061">Sementara itu, kondisi di Sumatera Barat dilaporkan sudah lebih terkendali dibandingkan Aceh dan Sumut. Jumlah korban meninggal di Sumbar kini menjadi 129 orang, dengan 118 orang masih dalam pencarian dan 16 lainnya mengalami luka-luka.</p>
<hr data-start="1063" data-end="1066" />
<p data-start="1068" data-end="1144"><strong data-start="1068" data-end="1142">Arahan Presiden Prabowo, Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional</strong></p>
<p data-start="1146" data-end="1373">Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh unsur nasional untuk mempercepat penanganan darurat bencana di tiga provinsi terdampak tersebut yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat.</p>
<p data-start="1375" data-end="1600">Percepatan evakuasi, pendistribusian logistik, perlindungan pengungsi, penyediaan layanan kesehatan, hingga pemulihan akses transportasi dan komunikasi terus dilakukan oleh pemerintah bersama TNI, Polri, serta unsur daerah.</p>
<p data-start="1602" data-end="1873">Pratikno menambahkan bahwa pemerintah juga menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sambil tetap memaksimalkan fase tanggap darurat. Penyediaan hunian sementara bagi warga yang rumahnya rusak menjadi prioritas yang tengah dipercepat pelaksanaannya.</p>
<p data-start="1875" data-end="2023">Ia memberikan apresiasi kepada seluruh aparat dan relawan yang bekerja langsung di lokasi terdampak demi mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.(*)</p>
<p data-start="1875" data-end="2023">Sumber :DTK/Kepala BNPB Letjen TNI Bapak Suharyanto</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras, Sungai Meluap: 11 Desa di Batang Kuis Terendam Banjir</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/28/hujan-deras-sungai-meluap-11-desa-di-batang-kuis-terendam-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 08:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Batang Kuis]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan Serdang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Deli Serdang]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Muspika]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsian]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Blumei]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8788</guid>

					<description><![CDATA[DELI SERDANG &#124; PERS.NEWS – Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="229" data-end="617"><strong data-start="247" data-end="275">DELI SERDANG | PERS.NEWS</strong> – Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat, 28 November 2025. Luapan Sungai Blumei menyebabkan sedikitnya <strong data-start="429" data-end="440">11 desa</strong> terendam dengan ketinggian air mencapai <strong data-start="481" data-end="509">60 hingga 100 sentimeter</strong>. Peristiwa banjir ini nyaris <strong data-start="539" data-end="563">terjadi setiap tahun</strong>, sehingga menjadi kekhawatiran besar bagi masyarakat.</p>
<p data-start="619" data-end="857">Tak hanya merendam permukiman warga, banjir juga menghancurkan tanaman padi milik para petani yang rata-rata baru berusia sekitar satu bulan. Kondisi ini membuat petani semakin terpukul karena ancaman gagal panen kian nyata di depan mata.</p>
<p data-start="859" data-end="1108">Pemerintah desa bersama Muspika Kecamatan Batang Kuis bergerak cepat mendirikan posko pengungsian, menyediakan bantuan logistik seperti pangan dan air bersih, serta menurunkan tim kesehatan dari puskesmas untuk memantau kondisi warga yang terdampak.</p>
<p data-start="1110" data-end="1290">Selain permukiman, akses jalan utama juga terganggu akibat genangan air setinggi <strong data-start="1191" data-end="1203">40–60 cm</strong>. Banyak pengendara motor terpaksa menuntun kendaraannya karena mogok di tengah banjir.</p>
<p data-start="1292" data-end="1471">Fasilitas pendidikan tak luput dari dampak. Sejumlah sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA terpaksa meliburkan murid selama dua hari terakhir karena ruang kelas terendam cukup parah.</p>
<p data-start="1473" data-end="1774">Meski tinggi air mulai menurun, sebagian warga masih memilih bertahan di posko pengungsian, terutama di <strong data-start="1577" data-end="1599">Desa Baru Dusun IV</strong>, karena air di rumah mereka masih berkisar <strong data-start="1643" data-end="1655">30–50 cm</strong> dan akses masih sulit dilalui. Kekhawatiran warga meningkat mengingat hujan masih turun meskipun berintensitas ringan.</p>
<p data-start="1776" data-end="2002">Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Deli Serdang dapat melakukan penanganan secara serius dan berkelanjutan. Apalagi, keberadaan <strong data-start="1910" data-end="1931">Bendungan Serdang</strong> dinilai belum berfungsi optimal dalam mengendalikan banjir selama ini.</p>
<p data-start="2004" data-end="2150">Warga Batang Kuis kini tetap waspada, memantau perkembangan cuaca, serta berharap tidak terjadi banjir susulan yang dapat memperburuk kondisi.(MB)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Luapan Air Hujan Ganggu Aktivitas Warga dan Pasar Tumpah di Jalan Diponegoro, Warga Desak Porkopincam Ambil Tindakan</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/18/luapan-air-hujan-ganggu-aktivitas-warga-dan-pasar-tumpah-di-jalan-diponegoro-warga-desak-porkopincam-ambil-tindakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 19:07:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivitas Warga Terganggu]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase Tersumbat]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Diponegoro Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Pasar II]]></category>
		<category><![CDATA[Luapan Air Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar II Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tumpah]]></category>
		<category><![CDATA[Porkopincam Natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8633</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —Luapan Air Hujan Ganggu Aktivitas Warga dan Pasar Tumpah di Jalan Diponegoro, Warga Desak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>Luapan Air Hujan Ganggu Aktivitas Warga dan Pasar Tumpah di Jalan Diponegoro, Warga Desak Porkopincam Ambil Tindakan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Natal, 18 November 2025 — Luapan air hujan yang terjadi selama beberapa hari terakhir mengganggu aktivitas masyarakat di Jalan Diponegoro, Kepling 02, Kelurahan Pasar II Natal, Kecamatan Natal. Genangan air yang tak kunjung surut berdampak pada mobilitas warga hingga aktivitas pasar tumpah yang menjadi pusat ekonomi setempat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa genangan air memanjang di sepanjang jalan utama dan memasuki area pasar. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terpaksa melaju perlahan, sementara sebagian pengendara memilih menghindari jalur tersebut untuk mencegah kerusakan kendaraan. Kondisi ini membuat aktivitas jual beli menurun karena akses menuju pasar menjadi sulit dilalui.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejumlah warga menilai banjir berkepanjangan itu tidak hanya dipicu oleh tingginya curah hujan, tetapi juga oleh tersumbatnya polongan parit drainase di jalan tersebut. Saluran yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air mengalir lambat dan akhirnya menggenang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Genangan air ini sudah berlangsung berhari-hari. Kami kesulitan beraktivitas, baik bekerja, berbelanja, maupun pergi ke masjid,” ujar seorang warga. Ia berharap pemerintah segera melakukan penanganan karena kondisi tersebut mulai menimbulkan keresahan dan berpotensi memicu penyakit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pedagang pasar turut merasakan dampaknya. Aktivitas pasar menurun karena sebagian warga enggan masuk ke area yang tergenang. Beberapa pedagang mengaku pendapatannya menurun, sementara yang lain terpaksa memindahkan lapak agar dagangannya tidak terendam air.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melihat kondisi ini, warga mendesak Porkopincam Natal dan pihak kelurahan untuk segera melakukan penanganan. Menurut warga, hingga saat ini belum terlihat langkah lapangan yang signifikan dalam mengatasi penyumbatan parit maupun mengurangi ketinggian genangan air.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami berharap Porkopincam dan kelurahan turun langsung ke lokasi. Drainase perlu dibersihkan, polongan harus dibuka, dan solusi jangka panjang harus segera direncanakan,” kata warga lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Genangan air berkepanjangan dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak lanjutan, seperti risiko penyakit, kerusakan infrastruktur jalan, serta penurunan aktivitas ekonomi masyarakat. Warga berharap pemerintah kecamatan mengambil langkah cepat, termasuk normalisasi drainase dan pengawasan rutin terhadap saluran air.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, warga Pasar II Natal masih menunggu respons resmi dan tindakan konkret dari Porkopincam serta Kelurahan Pasar II terkait penanganan banjir yang telah berlangsung beberapa hari.(NH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Minta Segera Tangani Banjir Bali dan NTT</title>
		<link>https://pers.news/2025/09/10/presiden-prabowo-minta-segera-tangani-banjir-bali-dan-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 12:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=6899</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#8211; Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengecek langsung lokasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS &#8211; Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengecek langsung lokasi banjir di Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Hal ini disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, Rabu, 10 September 2025. Dalam foto yang diunggah, Kepala Negara tampak menyampaikan perintah tersebut melalui telepon.</p>
<p>Siang hari ini, Presiden Prabowo telah menginstruksikan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beserta instansi terkait lainnya untuk segera bertindak cepat di lokasi bencana,&#8221; tulis @sekretariat.kabinet, Rabu.</p>
<p>Kepala Negara juga menekankan pentingnya distribusi bantuan secara cepat dan tepat sasaran.</p>
<p>Atas perintah itu, Kepala BNPB Letjen Suhariyanto segera turun langsung ke lokasi.</p>
<p>Ia memimpin langsung penanganan tanggap darurat dan memastikan upaya pencarian dan pertolongan, serta pemenuhan kebutuhan logistik dasar warga terdampak bisa dilaksanakan secara optimal.</p>
<p>&#8220;Kepala BNPB pun atas perintah Presiden Prabowo segera berangkat langsung ke Bali siang ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Adapun sebelumnya, BNPB telah menyerahkan bantuan awal berupa perahu karet dan mesin, tenda pengungsi, paket sembako, matras, selimut, pompa alkon, hingga dana dan dukungan lain sesuai kebutuhan di lapangan.</p>
<p>Lebih lanjut, Prabowo juga menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa itu.</p>
<p>&#8220;Prabowo Subianto menyampaikan duka cita atas bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur,&#8221; bebernya.</p>
<p>Diketahui, terjadi banjir bandang di wilayah Bali dan NTT. Banjir Bali disebabkan oleh hujan ekstrem selama 24 jam.</p>
<p>Terdapat empat daerah terdampak paling parah adalah Denpasar, Jembrana, Gianyar, dan Tabanan.</p>
<p>Data sementara BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mencatat, dua orang meninggal dunia dan empat warga masih hilang dalam musibah ini.</p>
<p>Sementara banjir di NTT menyebabkan 10 desa terisolir total. Akses darat menuju desa-desa tersebut terputus akibat jalan tertimbun longsor dan dua jembatan ambruk.</p>
<p>BData sementara menyebutkan, banjir bandang ini menewaskan tiga orang, sementara empat lainnya masih hilang dan dalam pencarian tim gabungan. Dua orang dilaporkan luka-luka. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
