<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Organisasi &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/berita-organisasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2026 22:28:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Berita Organisasi &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>HMI FIS UNIMED Torehkan Sejarah, LK I Digelar di BPSDM Sumut</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/21/hmi-fis-unimed-torehkan-sejarah-lk-i-digelar-di-bpsdm-sumut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 22:28:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[bpsdm sumut]]></category>
		<category><![CDATA[hmi fis unimed]]></category>
		<category><![CDATA[hmi sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kaderisasi HMI]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[latihan kader i]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa medan]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad risky ramadhan putra hadra]]></category>
		<category><![CDATA[universitas negeri medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12317</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED) kembali...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED) kembali mencatatkan sejarah penting dalam perjalanan kaderisasinya. Untuk pertama kalinya, pelaksanaan Basic Training (Latihan Kader I/LK I) diselenggarakan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momentum bersejarah ini menjadi simbol lahirnya optimisme baru sekaligus penegasan bahwa HMI Komisariat FIS UNIMED terus berkembang sebagai komisariat yang progresif, adaptif, dan berkomitmen mencetak kader-kader unggul yang siap menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelaksanaan Basic Training (LK I) di BPSDM Provinsi Sumatera Utara bukan sekadar perpindahan lokasi kaderisasi, melainkan sebuah pencapaian monumental yang mencerminkan semangat kolaborasi, kepercayaan, dan kesungguhan dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses kaderisasi HMI terus berkembang mengikuti tuntutan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan yang menjadi identitas organisasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan seluruh panitia, pengurus komisariat, alumni, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun doa. Semangat gotong royong yang terbangun menjadi kekuatan besar yang mengantarkan HMI Komisariat FIS UNIMED menorehkan sejarah yang akan dikenang sebagai tonggak penting bagi generasi kader saat ini maupun di masa mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum HMI Komisariat FIS UNIMED, **Risky Ramadhan Putra Hadra**, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar prestasi organisasi, melainkan amanah yang harus dijaga dan dilanjutkan dengan penuh tanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&gt; “Hari ini kita tidak hanya menyelenggarakan Basic Training. Hari ini kita sedang menuliskan sejarah. Sejarah yang membuktikan bahwa HMI Komisariat FIS UNIMED mampu terus berkembang, berinovasi, dan menghadirkan kaderisasi yang berkualitas. Ini adalah kemenangan seluruh kader, alumni, dan keluarga besar HMI yang selama ini terus percaya bahwa perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi titik awal untuk terus melahirkan kader-kader yang memiliki keberanian berpikir, keteguhan moral, dan semangat pengabdian kepada umat serta bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&gt; “Jangan pernah puas dengan capaian hari ini. Jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi. HMI harus terus menjadi rumah perjuangan yang melahirkan insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan ilmu, integritas, dan keberanian. Saya yakin, dari forum Basic Training ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Risky Ramadhan Putra Hadra juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara beserta seluruh jajaran atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada HMI Komisariat FIS UNIMED.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&gt; “Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada Bapak Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara beserta seluruh jajaran yang telah membuka ruang kolaborasi dan memberikan kepercayaan kepada HMI Komisariat FIS UNIMED untuk melaksanakan Basic Training (LK I) di lingkungan BPSDM. Kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kaderisasi. Semoga sinergi yang terjalin hari ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam mencetak generasi muda Sumatera Utara yang berintegritas, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terselenggaranya Basic Training (LK I) ini tidak hanya menjadi catatan sejarah bagi HMI Komisariat FIS UNIMED, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa semangat kaderisasi tidak akan pernah padam. Dari ruang-ruang pelatihan inilah akan lahir generasi yang berpikir kritis, berakhlak mulia, berani mengambil tanggung jawab, serta siap menjadi pelopor perubahan bagi umat dan bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebab sejarah tidak pernah lahir dari mereka yang hanya menunggu, melainkan dari mereka yang berani melangkah, berjuang, dan mengabdikan diri. Hari ini HMI Komisariat FIS UNIMED telah melangkah. Esok, kader-kadernya akan memimpin.(NH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BAYANGAN PENGUSAHA TAMBANG DI BALIK UPAYA MUKTAMAR ILEGAL PII, PB PII ANGKAT SUARA</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/28/bayangan-pengusaha-tambang-di-balik-upaya-muktamar-ilegal-pii-pb-pii-angkat-suara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 05:08:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinamika Internal PII]]></category>
		<category><![CDATA[Intervensi Eksternal]]></category>
		<category><![CDATA[Isu Kepentingan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kader PII]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Muktamar Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Muktamar PII]]></category>
		<category><![CDATA[PB PII]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Islam Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Pergerakan Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[PII]]></category>
		<category><![CDATA[Sabotase Organisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8777</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Gelombang dinamika internal Pelajar Islam Indonesia (PII) kembali bergolak. Di balik layar, beredar dugaan keterlibatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Gelombang dinamika internal Pelajar Islam Indonesia (PII) kembali bergolak. Di balik layar, beredar dugaan keterlibatan seorang oknum pengusaha tambang yang disebut-sebut mendorong terselenggaranya Muktamar Nasional PII tanpa dasar keputusan konstitusional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Isu ini bukan sekadar gosip organisasi — berbagai sumber internal menyebut bahwa dukungan eksternal itu sudah mengalir dalam bentuk logistik, pendanaan, hingga upaya memobilisasi kelompok tertentu untuk melegitimasi agenda yang dianggap cacat prosedur tersebut.jum&#8217;at (28/11/25)</p>
<p>PII, yang berdiri sebagai organisasi pelajar tertua dan berpengaruh dalam sejarah pergerakan nasional, harus kembali menghadapi situasi di mana independensinya diuji. Organisasi yang selama puluhan tahun berdiri di garda depan pembentukan karakter generasi muda Islam ini, kini diduga tengah menjadi sasaran penetrasi kepentingan ekonomi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;PB PII: Ini Bukan Sekadar Pelanggaran Teknis&#8221;</p>
<p>Pengurus Besar PII merespons tegas kabar yang kian menguat itu. Mereka mengecam segala bentuk intervensi, khususnya dari pihak yang tidak memiliki hubungan organisatoris dengan PII.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ini bukan hanya pelanggaran prosedural, tetapi upaya terstruktur untuk membajak proses organisasi PII. Jika ada pihak yang mencoba memaksakan penyelenggaraan muktamar ilegal dengan dukungan modal dari luar, itu jelas melampaui batas,” ujar Ketua 3 PB PII, Agung Gumelar, dengan nada tegas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut PB PII, apa yang terjadi bukan hanya sekadar masalah administratif, melainkan potensi perampasan kedaulatan organisasi oleh tangan-tangan yang memiliki kepentingan jauh di luar tujuan kaderisasi pelajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Organisasi Pelajar Jangan Dijadikan Alat Transaksi Kepentingan&#8221;</p>
<p>Kekhawatiran PB PII bukan tanpa alasan. Dalam beberapa kasus organisasi pemuda di Indonesia, infiltrasi kepentingan luar sering kali berujung pada polarisasi internal, terbelahnya kader, dan rusaknya nilai perjuangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Organisasi ini bukan alat transaksi kepentingan bisnis siapa pun. Jika ada oknum yang mencoba memanfaatkan PII demi agenda ekonomi atau politik, maka itu adalah musuh bersama,” lanjut Agung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>PII menegaskan bahwa muktamar — sebagai forum tertinggi organisasi — hanya dapat dilaksanakan melalui proses yang sah, bermartabat, dan sesuai konstitusi. Setiap agenda yang didorong pihak luar dinilai sebagai langkah memecah-belah kader dan mengganggu marwah perjuangan PII.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;PB PII Siap Menempuh Jalur Organisasi Hingga Hukum&#8221;</p>
<p>Untuk mengantisipasi eskalasi, PB PII sudah menyiapkan beberapa opsi langkah strategis. Baik penyampaian surat resmi kepada seluruh wilayah, penegasan garis komando, hingga kemungkinan membawa persoalan ini ke ranah hukum apabila kegiatan yang disebut ilegal tersebut tetap dipaksakan.</p>
<p>Instruksi pun disampaikan ke seluruh Pengurus Wilayah dan Daerah agar tetap waspada terhadap ajakan atau undangan muktamar dari pihak yang tidak memiliki legitimasi struktural.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengimbau seluruh kader untuk tetap berada dalam garis perjuangan resmi organisasi. Jangan mudah terpengaruh provokasi atau janji manis dari pihak-pihak yang membawa agenda tersembunyi,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Arah Pertarungan Organisasi ke Depan&#8221;</p>
<p>Situasi yang menghangat ini mencerminkan bahwa PII bukan organisasi kecil yang bisa dilecehkan. Justru karena besarnya kekuatan jaringan kader dan pengaruh historis PII dalam dunia pergerakan, banyak pihak yang tergoda untuk menungganginya.</p>
<p>Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah upaya tersebut terjadi, melainkan sejauh mana niat itu akan terus didorong dan bagaimana PB PII akan merespons langkah demi langkah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Satu hal jelas: upaya menjaga kedaulatan organisasi ini bisa menjadi babak penting dalam sejarah panjang perjalanan PII. Apakah PII mampu keluar dari ujian intervensi kepentingan luar? Ataukah justru gejolak ini menjadi pemecah solidaritas internal?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Waktu yang akan berbicara, Namun sikap PB PII saat ini menunjukkan satu pesan yang tegas:</p>
<p>PII tidak akan tunduk pada kepentingan apa pun selain kepentingan pelajar dan bangsa.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
