<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BI Sibolga</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/bi-sibolga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Nov 2025 11:07:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>BI Sibolga</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BI Sibolga Gelar Capacity Building Perkuat Tim TPID Hadapi inflasi di Daerah, Menuju Stabilitas Ekonomi Berkelanjutan</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/24/bi-sibolga-gelar-capacity-building-perkuat-tim-tpid-hadapi-inflasi-di-daerah-menuju-stabilitas-ekonomi-berkelanjutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 10:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BI Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Capacity Building]]></category>
		<category><![CDATA[Hadapi inflasi di Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Menuju stabilitas ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat Tim TPID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8740</guid>

					<description><![CDATA[SIBOLGA&#124;PERS.NEWS-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga menggelar kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SIBOLGA|PERS.NEWS-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga menggelar kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memperkuat peran tim dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di daerah.</p>
<p>Upaya strategis ini berlangsung pada 18–19 November 2025 dan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</p>
<p>Kepala KPw BI Sibolga, Riza Putera menyebutkan, kegiatan ini untuk menggali best practice pengendalian inflasi dari TPID wilayah Jawa. Konsentrasi kegiatan, khusus di Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang.</p>
<p>BI dan Kepala Daerah Termasuk Bupati Asahan Sisi Batas Labuhan Sepakat Percepat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan di wilayah kerja diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif,Serta Koordinasi lebih solid, punya strategi lebih adaptif dalam menghadapi dinamika inflasi daerah,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (24/11/25).</p>
<p>Riza menjelaskan, BI Sibolga mendorong penguatan literasi kebijakan dan analisis inflasi. Tujuannya agar pemerintah daerah dan lembaga terkait mampu merumuskan langkah cepat, efektif, dan terukur.</p>
<p>Perkuat Kapabilitas dan Kolaborasi</p>
<p>Kegiatan capacity building ini, sebut Riza, menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapabilitas serta kolaborasi antar lembaga.</p>
<p>“TPID perlu bergerak responsif dalam merancang kebijakan dan langkah konkret pengendalian inflasi, terutama di tengah dinamika harga pangan dan energi,” ujarnya.</p>
<p>Riza juga menjelaskan, penguatan tata kelola dan kerja sama antar instansi menjadi kunci agar TPID di wilayah kerja Sibolga mampu menjaga stabilitas harga secara lebih efektif.</p>
<p>KPw BI Sibolga bersama TPID, berupaya mendorong sektor UMKM agar lebih berdaya saing serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat dan inklusif.</p>
<p>Dorong Inovasi dan Stabilitas Pangan Selain menjadi ruang pembelajaran, program ini juga mempertegas komitmen bersama untuk terus berinovasi dalam menjaga kelancaran pasokan dan kestabilan harga kebutuhan pokok.(PR)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Sibolga Dan Pemkab Tapteng Tanam Perdana padi Gamagora 7 Dukung Program Ketahanan Pangan Perkuat Ekonomi Daerah</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/18/bi-sibolga-dan-pemkab-tapteng-tanam-perdana-padi-gamagora-7-dukung-program-ketahanan-pangan-perkuat-ekonomi-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 11:27:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BI Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Perdana padi Gamagora 7 Dukung Program Ketahanan Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7919</guid>

					<description><![CDATA[TAPTENG&#124;PERS.NEWS-Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga melakukan penanaman perdana padi varietas Gajah Mada Gogo...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TAPTENG|PERS.NEWS-Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga melakukan penanaman perdana padi varietas Gajah Mada Gogo Rancah Tujuh (Gamagora 7) di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (16/10/2025).</p>
<p>Kegiatan dalam rangka mendukung ketahanan pangan (ketapang) dan memperkuat ekonomi daerah serta keberlanjutan pertanian ini berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian khususnya komoditas padi di Tapteng.</p>
<p>Kepala BI Sibolga, Riza Putera, mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, luas areal tanam padi di Tapteng berada di urutan ke-13 di Sumut, yaitu seluas 12.000 Ha. Namun, produktivitas padi masih berada pada urutan ke 30 dari 34 kabupaten/kota dengan tingkat produktivitasnya hanya sebesar 3,95 ton/Ha.</p>
<p>&#8220;Sementara, rata-rata produktivitas padi Sumut mencapai 5,25 ton/Ha. Apabila harga gabah kering panen senilai Rp6.500/kg, Return on Investment (RoI) dan margin keuntungan petani padi Tapteng sangat rendah dengan perkiraan profit sebesar Rp6 juta/Ha dalam 4 bulan,&#8221; ungkap Riza.</p>
<p>Ia berharap penanaman perdana padi varietas Gamagora 7 di lahan seluas 2 Ha di Kecamatan Sorkam Barat tersebut dapat menjadi pilot project peningkatan produksi padi di Tapteng hingga lebih dari 50%.</p>
<p>&#8220;Kita dari BI Sibolga bersama Pemkab Tapteng senantiasa menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di wilayah Tapanuli,&#8221; tukas Riza.</p>
<p>Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, memberikan apresiasi atas dukungan dan inisiatif BI Sibolga dalam membantu petani di daerahnya. Diakui, pengembangan varoetas padi unggul menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jika bibit ini bisa menghasilkan hingga 10 ton/ha tentu akan sangat membantu peningkatan kesejahteraan petani,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, masa depan ekonomi Tapteng akan bertumpu pada sektor pertanian dan perikanan. Pihaknya pun akan fokus pada pengembangan pertanian di wilayah daratan dan perikanan di daerah pesisir. &#8220;Tidak ada lagi pengembangan setengah-setengah, semua diarahkan untuk kemajuan rakyat,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Kegiatan penanaman perdana padi Gomagora 7 itu turut dihadiri Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi Lubis, Kepala Dinas Pertanian, Jinto Siburian, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan. M Ridsam Batubara, Camat Sorkam Barat, Nisa Marbun, Kepala Desa Sorkam Kanan, Surawardi, dan sejumlah kelompok tani, termasuk tokoh agama dan masyarakat.(PR)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
