<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blitar</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/blitar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Dec 2025 20:03:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Blitar</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pasca Dikukuhkan, Pengurus DPP GMNI Laksanakan Ziarah Kebangsaan dan Napak Tilas di Makam Bung Karno</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/18/pasca-dikukuhkan-pengurus-dpp-gmni-laksanakan-ziarah-kebangsaan-dan-napak-tilas-di-makam-bung-karno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 20:02:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[DPP GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Ideologi Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Nasionalis]]></category>
		<category><![CDATA[Makam Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Marhaenisme]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[UUD 1945]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah Kebangsaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9323</guid>

					<description><![CDATA[BLITAR&#124;PERS.NEWS — Pasca resmi dikukuhkan, seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="271" data-end="643"><strong>BLITAR|PERS.NEWS —</strong> Pasca resmi dikukuhkan, seluruh jajaran pengurus <strong data-start="333" data-end="423">Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Periode 2025–2028</strong> melaksanakan <strong data-start="437" data-end="474">Ziarah Kebangsaan dan doa bersama</strong> di Makam Proklamator Republik Indonesia, <strong data-start="516" data-end="532">Ir. Soekarno</strong>, yang dilanjutkan dengan <strong data-start="558" data-end="602">napak tilas sejarah di Museum Bung Karno</strong>, Blitar, Jawa Timur, Kamis (18/12/2025).</p>
<figure id="attachment_9324" aria-describedby="caption-attachment-9324" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9324" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251219-WA0007-1-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251219-WA0007-1-scaled.jpg 2560w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251219-WA0007-1-768x576.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251219-WA0007-1-1536x1152.jpg 1536w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251219-WA0007-1-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-9324" class="wp-caption-text"><strong data-start="333" data-end="423">Keterangan : DPP GMNI) Periode 2025–2028</strong> melaksanakan <strong data-start="437" data-end="474">Ziarah Kebangsaan dan doa bersama</strong> di Makam Proklamator Republik Indonesia, <strong data-start="516" data-end="532">Ir. Soekarno</strong></figcaption></figure>
<p data-start="645" data-end="939">Kegiatan ini bukan sekadar ritual simbolik, melainkan menjadi momentum ideologis penting bagi DPP GMNI dalam meneguhkan kembali arah perjuangan organisasi agar senantiasa berpijak pada nilai-nilai <strong data-start="842" data-end="857">Marhaenisme</strong> serta pemikiran Bung Karno sebagai fondasi ideologi gerakan mahasiswa nasionalis.</p>
<p data-start="941" data-end="1321">Dengan suasana khidmat dan penuh refleksi sejarah, para pengurus DPP GMNI memanjatkan doa serta merenungi jejak perjuangan Bung Karno dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Ziarah Kebangsaan ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan sekaligus ikrar moral untuk melanjutkan perjuangan ideologis Bung Karno di tengah kompleksitas tantangan bangsa hari ini.</p>
<p data-start="1323" data-end="1518">Ketua Umum DPP GMNI, <strong data-start="1344" data-end="1371">Muhammad Risyad Fahlefi</strong>, menyampaikan bahwa Ziarah Kebangsaan dan napak tilas tersebut merupakan <strong data-start="1445" data-end="1482">langkah awal perjuangan ideologis</strong> pengurus DPP GMNI pasca pengukuhan.</p>
<blockquote data-start="1520" data-end="1796">
<p data-start="1522" data-end="1796">“Ziarah dan napak tilas ini adalah ikhtiar ideologis untuk memastikan bahwa GMNI tetap berpijak pada ajaran Bung Karno. Marhaenisme bukan sekadar wacana, melainkan harus terus dihidupkan dan diwujudkan dalam kerja-kerja nyata yang berpihak kepada rakyat kecil,” ujar Risyad.</p>
</blockquote>
<p data-start="1798" data-end="2029">Menurutnya, GMNI sebagai organisasi kader dan organisasi ideologis memiliki tanggung jawab historis untuk menjaga kemurnian nilai-nilai perjuangan Bung Karno agar tidak tergerus oleh pragmatisme politik dan arus kapitalisme global.</p>
<p data-start="2031" data-end="2337">Lebih lanjut, Risyad menegaskan bahwa pasca pengukuhan, <strong data-start="2087" data-end="2148">DPP GMNI Periode 2025–2028 memikul tanggung jawab sejarah</strong> untuk hadir menjawab berbagai persoalan bangsa, mulai dari <strong data-start="2208" data-end="2230">ketimpangan sosial</strong>, <strong data-start="2232" data-end="2251">krisis ekologis</strong>, <strong data-start="2253" data-end="2286">perampasan ruang hidup rakyat</strong>, hingga <strong data-start="2295" data-end="2336">tantangan kedaulatan ekonomi nasional</strong>.</p>
<blockquote data-start="2339" data-end="2650">
<p data-start="2341" data-end="2650">“Bung Karno mewariskan kepada kita keberanian berpikir, keberanian melawan ketidakadilan, serta keberpihakan yang tegas kepada kaum Marhaen. GMNI ke depan harus hadir sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mampu mengawal cita-cita kemerdekaan sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2652" data-end="2908">Napak tilas di Museum Bung Karno juga menjadi ruang refleksi kolektif bagi para pengurus DPP GMNI untuk memahami lebih dalam perjalanan hidup, gagasan, serta perjuangan Bung Karno dalam membangun kesadaran nasional, anti-imperialisme, dan persatuan bangsa.</p>
<p data-start="2910" data-end="3063">Menutup rangkaian kegiatan, Risyad kembali menegaskan bahwa <strong data-start="2970" data-end="2989">persatuan kader</strong> merupakan syarat mutlak bagi keberlanjutan perjuangan GMNI di masa depan.</p>
<blockquote data-start="3065" data-end="3333">
<p data-start="3067" data-end="3333">“Sebagaimana pesan Bung Karno, ‘kuat karena bersatu dan bersatu karena kuat’. GMNI hanya akan mampu menjalankan peran sejarahnya apabila seluruh kader menempatkan persatuan sebagai fondasi utama perjuangan, melampaui kepentingan pribadi maupun golongan,” pungkasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="3335" data-end="3644">Ziarah Kebangsaan dan napak tilas ini diharapkan menjadi <strong data-start="3392" data-end="3447">titik tolak konsolidasi ideologis dan organisatoris</strong> DPP GMNI 2025–2028 dalam memperkuat barisan perjuangan mahasiswa nasionalis demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
