<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BNPB</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/bnpb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Dec 2025 07:26:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>BNPB</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bencana Terbaru di Sumatra: Panggilan untuk Reformasi Tata Kelola &#038; Kesadaran Kolektif</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/17/bencana-terbaru-di-sumatra-panggilan-untuk-reformasi-tata-kelola-kesadaran-kolektif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 07:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Jiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9270</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS-NEWS-Dalam kurun beberapa hari terakhir, pulau Sumatra kembali dirundung duka yang dalam. Gelombang banjir bandang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN|PERS-NEWS-Dalam kurun beberapa hari terakhir, pulau Sumatra kembali dirundung duka yang dalam. Gelombang banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menelan ratusan korban jiwa, merenggut rumah, dan memaksa ratusan ribu jiwa mengungsi.</p>
<p>Menurut data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per 3 Desember 2025 korban tewas telah mencapai 753 jiwa, 650 orang hilang, dan ribuan lainnya luka-luka. Puluhan ribu rumah rusak, infrastruktur publik porak-poranda, jalan strategis terputus, dan fasilitas dasar seperti sekolah, tempat ibadah, serta fasilitas kesehatan ikut terdampak.</p>
<p>Lebih dari sekadar angka: ini adalah tragedi kemanusiaan dan krisis kolektif. Ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal, anak-anak kehilangan sekolah, masyarakat kehilangan akses dasar, harapan terguncang dan trauma mendalam bagi mereka yang selamat.</p>
<p>Kenapa Bencana Terjadi Secara Masif Dan Apa yang Salah</p>
<p>Situasi ini bukan semata efek cuaca ekstrem atau nasib buruk. Ada penyebab-penyebab struktural dan sistemik yang memperparah dampak bencana:</p>
<p>Kerusakan lingkungan &amp; deforestasi: Penebangan hutan, alih fungsi lahan, aktivitas industri ekstraktif — semuanya merusak daya dukung lingkungan. Ketika hutan kehilangan perannya sebagai penyerap air dan penahan erosi, sungai meluap, tanah longsor jadi lebih mudah terjadi, dan banjir bandang menjadi jauh lebih dahsyat.</p>
<p>Ketidaksiapan infrastruktur dan mitigasi: Banyak daerah yang belum memiliki sistem peringatan dini memadai, saluran drainase rusak atau tidak ada, serta pengawasan tata ruang yang lemah. Sehingga ketika hujan lebat atau aliran sungai meningkat — dampaknya langsung fatal.</p>
<p>Penanganan reaktif, bukan preventif: Kebijakan dan respon biasanya muncul setelah kerusakan terjadi. Padahal mitigasi bencana, rehabilitasi lingkungan, pengelolaan DAS (Daerah Aliran Sungai), dan edukasi masyarakat harus menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang — bukan sekadar tindakan darurat ketika sudah terjadi bencana.</p>
<p>Nama: Romlah Mutiara Ayugustin Sitorus<br />
NIM: 0693242107<br />
Mata Kuliah: Dasar Dasar Broadcasting<br />
Dosen Pengampu: Dr. Hotmatua Paralihan Harahap, MA</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Horas Bangso Batak Tolak Rencana Audit PT TPL: “Alam Sudah Mengadili, Rakyat Terus Menanggung Derita”</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/16/horas-bangso-batak-tolak-rencana-audit-pt-tpl-alam-sudah-mengadili-rakyat-terus-menanggung-derita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 10:56:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Audit PT TPL]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Ekologis]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[HBB]]></category>
		<category><![CDATA[Horas Bangso Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Korporasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lamsiang Sitompul]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Penolakan Audit]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toba Pulp Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[TPL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9235</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Organisasi Horas Bangso Batak (HBB) secara tegas menolak rencana Presiden RI Prabowo Subianto...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="251" data-end="596"><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Organisasi Horas Bangso Batak (HBB) secara tegas menolak rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan audit terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL). Penolakan ini disampaikan langsung Ketua Umum HBB, <strong data-start="467" data-end="499">Lamsiang Sitompul, S.H., M.H</strong>, menyusul rangkaian bencana ekologis yang terus melanda wilayah Tapanuli dan kawasan Danau Toba.</p>
<p data-start="598" data-end="877">Dalam keterangannya kepada awak media di Medan, Selasa (16/12/2025), Lamsiang menilai bahwa penderitaan masyarakat Tapanuli akibat banjir, longsor, dan kerusakan lingkungan merupakan fakta yang tidak terbantahkan dan tidak lagi membutuhkan pembuktian administratif melalui audit.</p>
<blockquote data-start="879" data-end="1043">
<p data-start="881" data-end="1043">“Kerusakan lingkungan di Tapanuli bukan asumsi. Alam sudah berbicara melalui bencana yang berulang. Itu audit paling jujur dan tidak bisa dimanipulasi,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1045" data-end="1337">Menurut Lamsiang, audit yang dilakukan manusia berpotensi membuka ruang rekayasa data dan justru memperpanjang penderitaan rakyat. Ia menilai rencana tersebut berisiko menjadi manuver penundaan penyelesaian masalah, sementara masyarakat terus menanggung dampak ekologis dan kerugian material.</p>
<figure id="attachment_9238" aria-describedby="caption-attachment-9238" style="width: 738px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9238" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0257.jpg" alt="" width="738" height="709" /><figcaption id="caption-attachment-9238" class="wp-caption-text"><strong>Keterangan Pers Kepada Wartawan PERS.NEWS di Kantor DPP HBB(Horas Bangso Batak)Jl. Saudara No.31, Sudirejo II, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara</strong></figcaption></figure>
<p data-start="1339" data-end="1680">HBB juga menyinggung data <strong data-start="1365" data-end="1413">Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)</strong> yang mencatat tingginya intensitas bencana di wilayah Tapanuli Tengah dan kawasan sekitar Danau Toba. Data tersebut, kata Lamsiang, sudah cukup menjadi dasar kuat bahwa terjadi degradasi lingkungan serius yang tidak bisa dilepaskan dari aktivitas industri kehutanan.</p>
<blockquote data-start="1682" data-end="1836">
<p data-start="1684" data-end="1836">“Data BNPB sudah jelas. Kerusakan itu nyata, bukan narasi. Jadi jangan lagi persoalan ini dikaburkan dengan istilah audit yang berlarut-larut,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<figure id="attachment_9236" aria-describedby="caption-attachment-9236" style="width: 1920px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-9236" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-scaled.jpg" alt="" width="1920" height="2560" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-scaled.jpg 1920w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-768x1024.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-1152x1536.jpg 1152w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-1536x2048.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-9236" class="wp-caption-text"><strong>Data Menurut DPP Horas Bangso Batak HBB Yang Bersumber Dari Satgas Khusus Tanggap Bencana (BNPB)</strong></figcaption></figure>
<p data-start="1838" data-end="2045">Atas dasar itu, HBB menegaskan tuntutan <strong data-start="1878" data-end="1917">penutupan total dan permanen PT TPL</strong> tanpa kompromi. Opsi penutupan sementara dinilai hanya akan menunda masalah dan memperpanjang penderitaan masyarakat terdampak.</p>
<blockquote data-start="2047" data-end="2162">
<p data-start="2049" data-end="2162">“Tutup TPL itu harga mati. Tidak ada istilah tutup sementara. Negara jangan ragu mengambil sikap tegas,” katanya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2164" data-end="2419">Selain penutupan, HBB juga mendesak penegakan hukum secara pidana dan perdata terhadap PT TPL. Lamsiang menekankan agar penanggung jawab perusahaan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan perusakan lingkungan, bukan hanya pelaku-pelaku kecil di lapangan.</p>
<blockquote data-start="2421" data-end="2556">
<p data-start="2423" data-end="2556">“Hukum jangan tumpul ke korporasi besar dan tajam ke rakyat kecil. Penanggung jawab PT TPL harus lebih dulu diproses hukum,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2558" data-end="2716">HBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh PT TPL atas seluruh kerugian material yang dialami masyarakat Tapanuli Tengah akibat dampak operasional perusahaan.</p>
<p data-start="2718" data-end="3047">Di sisi lain, pemerintah pusat sebelumnya menyampaikan bahwa rencana audit bertujuan untuk memastikan penilaian objektif dan berbasis data terhadap aktivitas PT TPL, sebagai dasar pengambilan kebijakan yang adil dan sesuai hukum. Namun HBB menilai langkah tersebut harus dibarengi keberpihakan nyata kepada korban dan lingkungan.</p>
<p data-start="3049" data-end="3217">Menutup pernyataannya, Lamsiang meminta Presiden Prabowo Subianto untuk berdiri tegas di pihak rakyat dan tidak membiarkan masyarakat terus berada dalam ketidakpastian.</p>
<blockquote data-start="3219" data-end="3345">
<p data-start="3221" data-end="3345">“Rakyat sudah terlalu lama menderita. Saatnya negara hadir, tegas, dan berpihak pada lingkungan serta keadilan,” pungkasnya.(Red)</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliansi Masyarakat Peduli Bencana Serukan Tanggung Jawab Pemerintah dan Reformasi Menyeluruh Usai Bencana Sumut</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/10/aliansi-masyarakat-peduli-bencana-serukan-tanggung-jawab-pemerintah-dan-reformasi-menyeluruh-usai-bencana-sumut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 11:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi DPRD Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Masyarakat Peduli Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Horas Bangso Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lamsiang Sitompul]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggung Jawab Pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9094</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Aliansi Masyarakat Bersatu Peduli Bencana berencana menggelar aksi di depan kantor DPRD Sumatera Utara pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="964cccca-2ce7-4d9b-b547-b024b7cab5b7" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="3fc3ab7a-15da-464e-9cb7-1751a1005e41" data-message-model-slug="gpt-5-1">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="115" data-end="273"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-Aliansi Masyarakat Bersatu Peduli Bencana</strong> berencana menggelar aksi di depan kantor <strong data-start="202" data-end="225">DPRD Sumatera Utara</strong> pada <strong data-start="231" data-end="270">Jumat, 12 Desember, pukul 14.00 WIB</strong>.</p>
<p data-start="275" data-end="513">Koordinator aksi yang juga Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), <strong data-start="339" data-end="366">Lamsiang Sitompul SH MH</strong>, menyampaikan bahwa demonstrasi ini digelar sebagai bentuk protes atas penanganan bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara beberapa waktu lalu.(10/12/25)</p>
</div>
<figure id="attachment_9095" aria-describedby="caption-attachment-9095" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-9095" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA02141.jpg" alt="" width="1080" height="966" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA02141.jpg 1080w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251210-WA02141-768x687.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-9095" class="wp-caption-text">KETUA UMUM HORAS BANGSO BATAK (LAMSIANG SITOMPUL SH,MH)</figcaption></figure>
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="515" data-end="714">Menurut Lamsiang, pemerintah pusat dan daerah harus menunjukkan tanggung jawab atas tingginya jumlah korban jiwa serta masih banyaknya warga yang belum ditemukan akibat banjir dan longsor tersebut.</p>
<p data-start="716" data-end="911">“Kami meminta Presiden RI, Kepala BNPB, Pangdam, Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ESDM, dan Menteri Sosial untuk turun tangan dan bertanggung jawab atas bencana ini,” ujarnya.</p>
<p data-start="913" data-end="1107">Lamsiang juga mengekspresikan kekecewaannya atas belum ditetapkannya bencana tersebut sebagai <strong data-start="1007" data-end="1027">bencana nasional</strong>, padahal ribuan warga menjadi korban dan dampaknya sangat luas bagi masyarakat.</p>
<p data-start="1109" data-end="1427">Selain itu, ia menyesalkan pernyataan Kepala BNPB yang menyebut bahwa situasi bencana “terkesan mencekam hanya di media sosial”. Menurutnya, pernyataan tersebut melukai perasaan para keluarga korban Dan Masyarakat Yang terdampak, hingga kini masih menunggu kepastian nasib anggota keluarganya yang tertimbun longsor maupun hanyut akibat banjir.</p>
<p data-start="1429" data-end="1673">Atas dasar itu, aliansi menyatakan akan menggelar aksi besar-besaran untuk mendesak adanya <strong data-start="1520" data-end="1575">reformasi menyeluruh dalam tata kelola pemerintahan</strong>, bukan hanya di institusi kepolisian. “Kedaulatan tetap berada di tangan rakyat,” tegas Lamsiang.</p>
<p data-start="1675" data-end="1922">Sebagai tambahan, Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), juga mendesak adanya <strong data-start="1718" data-end="1741">reformasi birokrasi</strong>, penindakan terhadap pengusaha yang merusak lingkungan, penutupan perusahaan yang terbukti menyebabkan kerusakan ekologis, serta pemulihan kawasan yang telah terdampak eksploitasi.</p>
<p data-start="1924" data-end="2217">Pihaknya juga meminta Presiden RI <strong data-start="1958" data-end="1978">Prabowo Subianto</strong> untuk mengevaluasi, bahkan mengganti Kepala BNPB, Basarnas, dan pejabat lain yang dianggap mengeluarkan pernyataan tidak sensitif terhadap korban,Mereka juga menyoroti adanya oknum aparat yang diduga membekingi aktivitas perusakan hutan.(Red)</p>
</div>
<p data-start="1924" data-end="2217">Sumber :Ketua Umum Horas Bangso Batak</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Sumatera Meningkat</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/korban-jiwa-banjir-dan-longsor-di-sumatera-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 23:02:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8888</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS-Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal di Sumatera Utara mencapai 217...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="286" data-end="554"><strong>JAKARTA|PERS.NEWS-</strong>Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal di Sumatera Utara mencapai 217 orang, sementara 209 warga lainnya dilaporkan masih hilang. Dalam proses pencarian dan evakuasi hari ini, banyak korban ditemukan di wilayah Tapanuli Selatan.</p>
<p data-start="556" data-end="821">Untuk wilayah Aceh, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 96 orang dan 75 lainnya belum ditemukan. Korban tersebar di 11 kabupaten atau kota yang mengalami dampak korban jiwa, sedangkan daerah terdampak secara keseluruhan mencapai 18 kabupaten atau kota.</p>
<p data-start="823" data-end="1061">Sementara itu, kondisi di Sumatera Barat dilaporkan sudah lebih terkendali dibandingkan Aceh dan Sumut. Jumlah korban meninggal di Sumbar kini menjadi 129 orang, dengan 118 orang masih dalam pencarian dan 16 lainnya mengalami luka-luka.</p>
<hr data-start="1063" data-end="1066" />
<p data-start="1068" data-end="1144"><strong data-start="1068" data-end="1142">Arahan Presiden Prabowo, Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional</strong></p>
<p data-start="1146" data-end="1373">Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh unsur nasional untuk mempercepat penanganan darurat bencana di tiga provinsi terdampak tersebut yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat.</p>
<p data-start="1375" data-end="1600">Percepatan evakuasi, pendistribusian logistik, perlindungan pengungsi, penyediaan layanan kesehatan, hingga pemulihan akses transportasi dan komunikasi terus dilakukan oleh pemerintah bersama TNI, Polri, serta unsur daerah.</p>
<p data-start="1602" data-end="1873">Pratikno menambahkan bahwa pemerintah juga menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sambil tetap memaksimalkan fase tanggap darurat. Penyediaan hunian sementara bagi warga yang rumahnya rusak menjadi prioritas yang tengah dipercepat pelaksanaannya.</p>
<p data-start="1875" data-end="2023">Ia memberikan apresiasi kepada seluruh aparat dan relawan yang bekerja langsung di lokasi terdampak demi mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.(*)</p>
<p data-start="1875" data-end="2023">Sumber :DTK/Kepala BNPB Letjen TNI Bapak Suharyanto</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
