<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cipayung plus Sumut &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/cipayung-plus-sumut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 17:05:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Cipayung plus Sumut &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Apresiasi Kinerja Pertamina Sumbagut, Dorong Ketahanan Energi Diperkuat</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/03/cipayung-plus-sumut-apresiasi-kinerja-pertamina-sumbagut-dorong-ketahanan-energi-diperkuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 17:05:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Energi]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[IMM]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Patra Niaga]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Sumbagut]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13741</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN &#124;PERS.NEWS— Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN |PERS.NEWS—</strong> Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyampaikan apresiasi terhadap kinerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi energi di Sumatera Utara.</p>
<p>Apresiasi tersebut diberikan atas berbagai langkah yang dilakukan Pertamina dalam menjaga pasokan BBM dan LPG, memperkuat sistem monitoring distribusi, serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan dan berbagai pemangku kepentingan.</p>
<p>Cipayung Plus Sumut menilai sektor energi memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Ketersediaan BBM dan LPG tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpengaruh terhadap transportasi, perdagangan, UMKM, nelayan, petani, industri hingga pelayanan publik.</p>
<p>Ketua PKC PMII Sumatera Utara, M. Agung Prabowo, mengatakan keberlangsungan aktivitas masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan energi yang aman, cukup dan terdistribusi dengan baik.</p>
<p>“Kami mengapresiasi upaya Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menjaga ketahanan energi di Sumatera Utara. BBM dan LPG merupakan kebutuhan masyarakat yang berdampak langsung terhadap transportasi, UMKM, industri, nelayan, petani hingga pelayanan publik,” ujar Agung.</p>
<p>Menurutnya, menjaga ketahanan energi tidak hanya menjadi tanggung jawab Pertamina maupun pemerintah, tetapi membutuhkan pengawasan dan partisipasi berbagai elemen masyarakat.</p>
<p>Meski memberikan apresiasi, Agung menegaskan bahwa mahasiswa tetap memiliki fungsi sebagai kelompok kontrol sosial. Karena itu, Pertamina diharapkan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan merespons secara cepat apabila ditemukan persoalan distribusi di lapangan.</p>
<p>Distribusi Energi Jadi Perhatian</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPD IMM Sumatera Utara, Rahmat Taufiq Pardede, menilai tantangan distribusi energi di Sumatera Utara cukup kompleks. Luas wilayah serta kondisi geografis yang beragam membuat pengelolaan distribusi membutuhkan sistem monitoring yang kuat.</p>
<p>“Langkah Pertamina dalam memperkuat monitoring, armada distribusi, stok dan koordinasi lintas sektor merupakan hal positif. Yang terpenting, kebijakan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.</p>
<p>Rahmat juga mendorong adanya keterbukaan informasi kepada publik, terutama ketika terjadi perubahan kondisi pasokan atau gangguan distribusi di suatu wilayah.</p>
<p>Menurutnya, komunikasi publik yang cepat dan jelas dapat membantu mencegah munculnya keresahan maupun informasi yang tidak akurat di tengah masyarakat.</p>
<p>Dorong Inovasi dan Efisiensi</p>
<p>Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Armando Sitompul, menambahkan bahwa energi merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>“Ketika pasokan energi terjaga, mobilitas masyarakat, industri, perdagangan dan aktivitas ekonomi lainnya dapat berjalan lebih baik. Karena itu, kami mengapresiasi upaya Pertamina Sumbagut dalam memperkuat distribusi dan pelayanan,” ujarnya.</p>
<p>Namun, Armando berharap penguatan ketahanan energi tidak berhenti pada aspek ketersediaan pasokan. Pertamina juga dinilai perlu terus meningkatkan inovasi, efisiensi, keselamatan kerja dan aspek keberlanjutan dalam pengelolaan energi.</p>
<p>Kolaborasi Jadi Kunci</p>
<p>Ketua KAMMI Sumatera Utara, Irham Saddani Rambe, menilai ketahanan energi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, Pertamina, aparat keamanan, dunia usaha, masyarakat dan kelompok masyarakat sipil.</p>
<p>“Kami mengapresiasi Pertamina Sumbagut yang terus membangun koordinasi dan melakukan langkah antisipatif untuk menjaga distribusi energi,” tuturnya.</p>
<p>Ia berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat sehingga berbagai potensi persoalan distribusi dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.</p>
<p>Cipayung Plus Sumut juga menyoroti dinamika distribusi BBM yang sempat menimbulkan antrean dan keluhan masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Juli 2026.</p>
<p>Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat sistem distribusi dan memastikan pelayanan energi kepada masyarakat berjalan lebih optimal.</p>
<p>Menurut Cipayung Plus Sumut, penguatan monitoring, ketersediaan stok, koordinasi lintas sektor serta komunikasi publik menjadi sejumlah aspek penting yang perlu terus ditingkatkan.</p>
<p>“Apresiasi bukan berarti menghilangkan kritik. Setiap persoalan yang terjadi di lapangan harus menjadi bahan evaluasi agar pelayanan semakin baik. Prinsipnya, energi harus tersedia, distribusinya lancar, tepat sasaran dan masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal,” tegas Cipayung Plus Sumatera Utara.</p>
<p>Cipayung Plus Sumut berharap Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja dalam menjaga ketahanan energi di Sumatera Utara.</p>
<p>Selain itu, komunikasi antara Pertamina dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin terbuka sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, terukur dan transparan.</p>
<p>Bagi Cipayung Plus Sumut, ketahanan energi bukan hanya persoalan menjaga pasokan, tetapi juga memastikan energi dapat diakses masyarakat secara aman, berkelanjutan dan mendukung aktivitas ekonomi daerah.</p>
<p>Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, Pertamina dan masyarakat, sistem energi Sumatera Utara diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. (Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Mahasiswa Cipayung Plus Sumut Unjuk Rasa, Tuntut Copot Kapolda hingga Evaluasi Kabinet</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/14/ratusan-mahasiswa-cipayung-plus-sumut-unjuk-rasa-tuntut-copot-kapolda-hingga-evaluasi-kabinet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 11:37:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Desa Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13194</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar aksi bertajuk &#8220;Mimbar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN|PERS.NEWS— Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar aksi bertajuk &#8220;Mimbar Rakyat REBUTKEMERDEKAANSEJATI &#8221; di Kota Medan, Jumat (14/8/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut diwarnai berbagai kritik terhadap persoalan penegakan hukum, narkoba, birokrasi, ekonomi hingga kebijakan pemerintah pusat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam orasinya, mahasiswa menilai makna kemerdekaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui seremoni tahunan. Menurut mereka, kemerdekaan harus dibarengi dengan kedaulatan ekonomi, penegakan hukum yang adil serta jaminan kebebasan sipil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&gt; “Kemerdekaan sejati bukan sekadar seremoni pengibaran bendera, melainkan jaminan atas kedaulatan ekonomi, penegakan hukum tanpa tebang pilih, serta jaminan kebebasan sipil tanpa bayang-bayang militerisme,” ujar perwakilan Aliansi Cipayung Plus Sumut dalam orasinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Soroti Narkoba, Desak Kapolda Sumut Dicopot</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah mendesak pencopotan **Kapolda Sumatera Utara**. Aliansi menilai penanganan persoalan narkoba di Sumut belum mampu memutus mata rantai peredaran hingga ke jaringan yang mereka sebut sebagai kartel besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahasiswa juga mengutip data yang mereka klaim berasal dari survei BNN RI bersama BRIN dan BPS terkait prevalensi penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam orasinya, massa menilai penegakan hukum selama ini masih lebih banyak menyasar pelaku di tingkat bawah, sementara jaringan yang lebih besar dinilai belum tersentuh secara maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&gt; “Penegakan hukum selama ini terbukti mandul karena hanya menyasar kurir dan pedagang tingkat bawah, sementara gembong utama serta kartel besar masih bebas beroperasi,” ujar perwakilan aliansi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Atas persoalan tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) Independen  untuk mengusut secara menyeluruh dugaan keberadaan jaringan kartel narkoba di Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kritik Reshuffle Kabinet hingga Program Pemerintah</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya isu daerah, massa juga menyampaikan sejumlah catatan terhadap kebijakan pemerintah pusat, termasuk rencana maupun pelaksanaan reshuffle Kabinet Merah Putih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aliansi meminta proses pergantian kabinet tidak menjadi ruang kompromi politik maupun praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sektor ekonomi, mahasiswa turut mempertanyakan skema pembiayaan sejumlah program strategis pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mereka menilai pembiayaan dalam skala besar perlu diawasi secara transparan agar tidak menimbulkan risiko terhadap sektor jasa keuangan maupun menghambat pelaku usaha kecil dan ekonomi lokal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&gt; “Pengalihan likuiditas pembiayaan secara terpusat berisiko mematikan sektor usaha mikro, pedagang kelontong pasar tradisional, dan pelaku usaha lokal,” tegas perwakilan massa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tolak Perluasan Peran TNI di Ranah Sipil</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aliansi Cipayung Plus Sumut juga menyatakan penolakan terhadap wacana perluasan pelibatan prajurit TNI aktif dalam jabatan sipil maupun pengamanan kegiatan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahasiswa merujuk pada Pasal 30 UUD 1945 serta TAP MPR Nomor VI/MPR/2000 dan VII/MPR/2000 sebagai dasar pandangan mereka mengenai pembagian peran pertahanan dan keamanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut aliansi, fungsi pertahanan negara merupakan ranah TNI, sedangkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi kewenangan Kepolisian Republik Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Empat Tuntutan Utama</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam aksi tersebut, Aliansi Cipayung Plus Sumut menyampaikan sejumlah tuntutan utama, yakni:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Melakukan audit transparan terhadap seluruh anggaran program MBG serta mengevaluasi skema Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).</p>
<p>2. Membersihkan birokrasi dari praktik nepotisme politik dan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).</p>
<p>3. Menghentikan perluasan penempatan perwira TNI aktif pada jabatan sipil.</p>
<p>4. Membentuk TPF Independen untuk mengusut dugaan jaringan kartel narkoba di Sumatera Utara serta mendesak pencopotan Kapolda Sumut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pernyataan sikap tersebut ditandatangani sejumlah pimpinan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Sumut, di antaranya Korwil GMKI Sumut Chrisye Sitorus, Komda PMKRI Sumut Sintong Sinaga, Ketum DPD IMM Sumut Rahmat Taufik Pardede, Ketua DPD GMNI Sumut Armando Kurniansyah Sitompul, Ketua PW KAMMI Sumut Irham Saddani Rambe, serta Ketua PW HIMMAH Sumut Imransyah Pasai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi berlangsung hingga menjelang malam. Setelah seluruh tuntutan dibacakan, massa kemudian membubarkan diri dengan menyatakan akan terus mengawal berbagai persoalan yang mereka soroti melalui jalur advokasi dan aksi-aksi lanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, tuntutan mahasiswa tersebut merupakan sikap dan penilaian Aliansi Cipayung Plus Sumut. Pihak-pihak yang menjadi sasaran kritik belum disertakan keterangannya dalam pernyataan aksi tersebut.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Sumatera Utara Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/07/cipayung-plus-sumatera-utara-gelar-rapat-rakyat-melawan-narkoba-libatkan-500-mahasiswa-dan-pelajar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 17:27:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pers News]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung Plus Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Kepemudaan]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[HIMMAH]]></category>
		<category><![CDATA[HMi]]></category>
		<category><![CDATA[IMM]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar SMA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Total Melawan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Rakyat Melawan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13014</guid>

					<description><![CDATA[&#160; MEDAN&#124;PERS.NEWS– Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba sebagai bentuk keprihatinan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung pada 7 Agustus 2026 tersebut diikuti sekitar 500 peserta, terdiri dari mahasiswa dan pelajar SMA se-Kota Medan.</p>
<p>Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara merupakan gabungan sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).</p>
<p>Dalam rapat rakyat tersebut, para peserta menegaskan bahwa persoalan narkoba telah berkembang menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Peredaran narkotika dinilai tidak lagi menyasar kelompok tertentu, melainkan telah merambah lingkungan pendidikan, kawasan permukiman, hingga berbagai ruang sosial yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.</p>
<p>Melalui forum ini, Cipayung Plus Sumatera Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun gerakan bersama dalam memerangi narkoba. Upaya pemberantasan dinilai tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus diperkuat melalui pendidikan, pencegahan, pengawasan masyarakat, serta kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat sipil.</p>
<p>Perwakilan Cipayung Plus Sumatera Utara menegaskan bahwa gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi langkah awal dari gerakan yang serius, terstruktur, dan berkelanjutan untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.</p>
<p>Sebagai bentuk komitmen bersama, Cipayung Plus Sumatera Utara mencanangkan kampanye akbar bertajuk &#8220;Perang Total Melawan Narkoba&#8221; sebagai gerakan moral dan sosial yang akan terus dikonsolidasikan di berbagai daerah di Sumatera Utara.</p>
<p>&#8220;Perang melawan narkoba tidak boleh berhenti pada slogan. Ini adalah gerakan rakyat yang serius untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Seluruh elemen masyarakat harus bersatu dan tidak memberikan sedikit pun ruang bagi jaringan peredaran narkoba. Kami menyatakan perang total terhadap narkoba demi melindungi generasi muda Sumatera Utara,&#8221; tegas perwakilan Cipayung Plus Sumatera Utara.</p>
<p>Rapat rakyat tersebut menghasilkan sejumlah poin sikap, antara lain mendorong penguatan edukasi mengenai bahaya narkoba di sekolah dan perguruan tinggi, memperluas kampanye pencegahan hingga ke tingkat masyarakat, memperkuat pengawasan di wilayah-wilayah yang rawan peredaran narkotika, serta mengajak seluruh pemuda untuk aktif menjadi bagian dari gerakan penyelamatan generasi bangsa dari ancaman narkoba.</p>
<p>Melalui momentum konsolidasi lintas organisasi kepemudaan ini, Cipayung Plus Sumatera Utara berharap Kampanye Akbar &#8220;Perang Total Melawan Narkoba&#8221; dapat terus berlanjut melalui berbagai aksi edukatif, advokasi kebijakan, pengawasan publik, serta kolaborasi nyata dalam mendukung pemberantasan narkotika di Sumatera Utara.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Minta Relawan Politik Jaga Etika dan Stabilitas Pemerintahan</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/20/cipayung-plus-sumut-minta-relawan-politik-jaga-etika-dan-stabilitas-pemerintahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 19:37:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Alexander Sinulingga]]></category>
		<category><![CDATA[AntiKKN]]></category>
		<category><![CDATA[BobbyNasution]]></category>
		<category><![CDATA[Bobylovers]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI #l]]></category>
		<category><![CDATA[IMM]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11683</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari KAMMI, IMM, GMNI, PMII, dan PMKRI memberikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="" data-turn-id-container="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a" data-turn-id-container="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-testid="collapsible-user-message-root">
<div id="_r_12_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari KAMMI, IMM, GMNI, PMII, dan PMKRI memberikan tanggapan terkait pernyataan Relawan Bobylovers Sumut mengenai dugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:675392d2-32b3-4567-8354-2e176935d673-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:675392d2-32b3-4567-8354-2e176935d673-0" data-turn-id-container="request-WEB:675392d2-32b3-4567-8354-2e176935d673-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="03c0331b-1470-44c4-8b54-078b71c0e90b" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="446" data-end="730">Cipayung Plus Sumut menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Sumatera Utara. Menurut mereka, setiap dugaan penyimpangan anggaran maupun penyalahgunaan kewenangan harus diusut secara transparan dan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.</p>
<p data-start="732" data-end="976">Namun, mereka mengingatkan agar seluruh pihak, termasuk relawan politik, tidak membangun opini liar maupun stigma negatif yang dapat mencederai jalannya pemerintahan Bobby Nasution tanpa disertai bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p data-start="978" data-end="1233">“Kami sepakat bahwa setiap tindak pidana KKN harus diusut tuntas. Namun, penyampaian tuduhan di ruang publik harus didukung data dan bukti yang jelas agar tidak menimbulkan fitnah serta kegaduhan di tengah masyarakat,” ujar perwakilan Cipayung Plus Sumut.</p>
<p data-start="1235" data-end="1520">Cipayung Plus juga mengingatkan seluruh elemen relawan dan kelompok pendukung pemerintah untuk tetap menjaga etika dalam komunikasi publik. Kritik dan pengawasan dinilai sebagai bagian penting dari demokrasi, namun harus disampaikan secara objektif, proporsional, dan tidak tendensius.</p>
<p data-start="1522" data-end="1864">“Kami berharap Relawan Bobylovers Sumut tetap tenang dan bijak dalam menyikapi persoalan ini. Jangan sampai muncul persepsi publik bahwa ada pihak-pihak yang berbicara secara vulgar di media hanya karena kepentingan tertentu tidak terpenuhi. Kami percaya relawan Bobylovers memiliki komitmen menjaga marwah pemerintahan yang baik,” lanjutnya.</p>
<p data-start="1866" data-end="2074">Selain itu, Cipayung Plus Sumut menilai kinerja Alexander Sinulingga dalam memimpin Dinas Pendidikan Sumatera Utara sejauh ini cukup baik dan menunjukkan adanya berbagai upaya pembenahan di sektor pendidikan.</p>
<p data-start="2076" data-end="2376">Menurut mereka, sejumlah program dan langkah pembenahan tata kelola pendidikan yang dilakukan saat ini perlu diapresiasi secara objektif. Karena itu, kritik terhadap Dinas Pendidikan Sumut diharapkan tidak diarahkan menjadi serangan personal maupun pembentukan opini yang belum terbukti kebenarannya.</p>
<p data-start="2378" data-end="2681">“Kami melihat ada upaya-upaya perbaikan di tubuh Dinas Pendidikan Sumut di bawah kepemimpinan Alexander Sinulingga. Tentu jika ada dugaan pelanggaran harus diproses secara hukum, tetapi jangan sampai terjadi pembunuhan karakter ataupun framing negatif yang belum tentu benar,” tegas Cipayung Plus Sumut.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Soroti 4 Kebijakan Bobby Nasution: Kolaborasi Jadi Kunci Menuju Sumut Berkah</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/03/cipayung-plus-sumut-soroti-4-kebijakan-bobby-nasution-kolaborasi-jadi-kunci-menuju-sumut-berkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 05:41:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Lima Hari Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Restorative Justice]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[UHC Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9508</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar Kaleidoskop Akhir Tahun 2025 bertema “Kepemimpinan Kolaboratif Menuju...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="c9a6abba-6410-4b0f-a35a-ae31e91abcef" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="f657555f-810e-4f89-aa07-d0adcb76bdbe" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="311" data-end="654"><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar Kaleidoskop Akhir Tahun 2025 bertema <em data-start="399" data-end="447">“Kepemimpinan Kolaboratif Menuju Sumut Berkah”</em> pada Rabu (30/12/2025) di Stadion Cafe, Jalan Teladan, Kota Medan. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi, evaluasi, sekaligus penyampaian pandangan strategis mengenai arah pembangunan Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p data-start="656" data-end="909">Forum tersebut menjadi wadah konsolidasi pemikiran organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumut untuk menilai kinerja pemerintah daerah, sekaligus memberikan catatan serta rekomendasi konstruktif menjelang tahun 2026.</p>
<p data-start="911" data-end="1141">Dalam catatan akhir tahunnya, Cipayung Plus Sumut menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah gebrakan dan kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya.</p>
<h3 data-start="1143" data-end="1182"><strong data-start="1147" data-end="1182">Apresiasi dan Catatan Kebijakan</strong></h3>
<ol data-start="1183" data-end="2573">
<li data-start="1183" data-end="1548">
<p data-start="1186" data-end="1548"><strong data-start="1186" data-end="1221">Universal Health Coverage (UHC)</strong><br data-start="1221" data-end="1224" />Cipayung Plus Sumut mengapresiasi komitmen pemerintah dalam memperkuat UHC sebagai langkah progresif untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Meski demikian, mereka menekankan perlunya peningkatan kualitas layanan, ketersediaan fasilitas kesehatan, serta pemerataan tenaga medis hingga ke daerah terpencil.</p>
</li>
<li data-start="1550" data-end="1868">
<p data-start="1553" data-end="1868"><strong data-start="1553" data-end="1584">Kebijakan Lima Hari Sekolah</strong><br data-start="1584" data-end="1587" />Kebijakan ini dinilai positif karena mampu mendorong keseimbangan antara pendidikan akademik dan pembentukan karakter siswa. Cipayung Plus Sumut mendorong pemerintah melakukan evaluasi berkala terkait kesiapan sekolah, beban belajar siswa, serta dampak sosial terhadap keluarga.</p>
</li>
<li data-start="1870" data-end="2251">
<p data-start="1873" data-end="2251"><strong data-start="1873" data-end="1907">Pendekatan Restorative Justice</strong><br data-start="1907" data-end="1910" />Penerapan Restorative Justice dinilai sejalan dengan visi Gubernur untuk mewujudkan penegakan hukum yang lebih humanis dan berkeadilan. Kebijakan ini dianggap mampu mengedepankan penyelesaian konflik secara damai serta mengurangi kriminalisasi yang tidak perlu. Namun, pengawasan tetap diperlukan agar tidak menimbulkan ketimpangan hukum.</p>
</li>
<li data-start="2253" data-end="2573">
<p data-start="2256" data-end="2573"><strong data-start="2256" data-end="2278">Penanganan Bencana</strong><br data-start="2278" data-end="2281" />Cipayung Plus Sumut mengapresiasi respon cepat pemerintah dalam penanganan bencana di berbagai daerah. Koordinasi lintas sektor dinilai berjalan cukup baik, meski pemerintah tetap diminta memperkuat mitigasi bencana, penataan ruang berkelanjutan, serta edukasi kebencanaan bagi masyarakat.</p>
</li>
</ol>
<h3 data-start="2575" data-end="2610"><strong data-start="2579" data-end="2610">Gebrakan Kepemimpinan Sumut</strong></h3>
<p data-start="2611" data-end="3025">Dalam kaleidoskop tersebut, Cipayung Plus juga mencatat sejumlah terobosan kepemimpinan Bobby Nasution–Surya, mulai dari reformasi birokrasi, penguatan kolaborasi lintas sektor, hingga dorongan pembangunan yang lebih inklusif dan berorientasi pada pelayanan publik. Mereka menilai kepemimpinan Sumut saat ini menunjukkan semangat kolaboratif antara pemerintah, masyarakat sipil, dan pemuda yang perlu terus dijaga.</p>
<h3 data-start="3027" data-end="3058"><strong data-start="3031" data-end="3058">Masukan dan Rekomendasi</strong></h3>
<p data-start="3059" data-end="3165">Sebagai wujud tanggung jawab moral dan intelektual, Cipayung Plus Sumut menyampaikan beberapa rekomendasi:</p>
<ul data-start="3166" data-end="3420">
<li data-start="3166" data-end="3223">
<p data-start="3168" data-end="3223">Penguatan partisipasi publik dalam perumusan kebijakan.</p>
</li>
<li data-start="3224" data-end="3278">
<p data-start="3226" data-end="3278">Peningkatan transparansi dan akuntabilitas anggaran.</p>
</li>
<li data-start="3279" data-end="3345">
<p data-start="3281" data-end="3345">Keberpihakan lebih kuat pada isu lingkungan dan keadilan sosial.</p>
</li>
<li data-start="3346" data-end="3420">
<p data-start="3348" data-end="3420">Optimalisasi peran pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="3422" data-end="3640">Menutup kegiatan, Cipayung Plus Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah dengan semangat kolaborasi demi terwujudnya Sumatera Utara yang berkah, adil, dan sejahtera. (Arif)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Desak Kapolri Evaluasi Dirintelkam Polda Sumut, Terkait Rencana Pertemuan Ahmadiyah di Medan</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/06/cipayung-plus-sumut-desak-kapolri-evaluasi-dirintelkam-polda-sumut-terkait-rencana-pertemuan-ahmadiyah-di-medan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 19:50:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[dinamika sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Dirintelkam Polda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi aparat]]></category>
		<category><![CDATA[Glugur Darat]]></category>
		<category><![CDATA[HIMMAH]]></category>
		<category><![CDATA[IMM]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Mubarak]]></category>
		<category><![CDATA[Medan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[pertemuan Ahmadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[potensi konflik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9019</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-6 Desember 2025 — Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara, yakni...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="438" data-end="888"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>6 Desember 2025 — Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara, yakni PMII, IMM, HIMMAH, dan KAMMI, menyampaikan keberatan keras atas rencana digelarnya Pertemuan Nasional Jamaah Ahmadiyah di Kota Medan pada 6–7 Desember 2025. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Masjid Mubarak, Jalan Krakatau Pasar 3, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, dan diperkirakan dihadiri sekitar 400 peserta.</p>
<p data-start="890" data-end="1247">Dalam pernyataannya, Cipayung Plus Sumut menilai kegiatan tersebut berpotensi memicu ketegangan sosial di wilayah Medan Timur. Mereka menuding aparat kepolisian, khususnya jajaran Direktorat Intelkam Polda Sumut di bawah pimpinan Kombes Pol Decky Hendersono, S.I.K., M.Si., tidak mengambil langkah pencegahan yang memadai terkait pelaksanaan acara tersebut.</p>
<p data-start="1249" data-end="1525">Cipayung Plus mendesak Kapolri agar mengevaluasi kinerja Dirintelkam Polda Sumut. Mereka menilai aparat kurang cermat dalam membaca dinamika sosial yang muncul, terutama pada kegiatan keagamaan yang sensitif dan berpotensi menimbulkan reaksi dari kelompok masyarakat tertentu.</p>
<p data-start="1527" data-end="1968">Kelompok mahasiswa ini juga menyampaikan ancaman akan turun langsung ke lapangan untuk menghentikan kegiatan tersebut apabila aparat tidak mengambil langkah tegas. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk “tanggung jawab moral” untuk menjaga stabilitas dan ketenangan masyarakat. Pernyataan itu menimbulkan kekhawatiran adanya potensi gesekan menjelang hari pelaksanaan, baik di kalangan warga sekitar maupun kelompok sosial lainnya.</p>
<p data-start="1970" data-end="2382">Situasi ini kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai respons dan profesionalisme aparat keamanan dalam menangani isu-isu sensitif yang berkaitan dengan keyakinan dan keragaman agama. Cipayung Plus Sumut menegaskan bahwa tekanan terhadap kepolisian akan terus dilakukan agar penanganan persoalan ini dilakukan secara profesional, transparan, dan mempertimbangkan aspek keamanan masyarakat secara menyeluruh.</p>
<p data-start="2384" data-end="2658">Mereka juga menyoroti bahwa di tengah berbagai bencana yang sedang melanda Sumatera Utara, kegiatan berskala nasional tersebut dinilai dapat memperkeruh situasi sosial. Karena itu, mereka mendesak aparat untuk lebih responsif dan tidak mengabaikan potensi gangguan keamanan.</p>
<p data-start="2660" data-end="2876">Cipayung Plus Sumut menutup pernyataan mereka dengan menegaskan komitmen untuk terus mengawal perkembangan situasi dan siap mengambil langkah-langkah lanjutan demi menjaga stabilitas dan ketertiban di Sumatera Utara.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Penolakan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, Pimpinan DPRD Sumut Tidak Hadir Temui Cipayung Plus</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/19/aksi-penolakan-soeharto-sebagai-pahlawan-nasional-pimpinan-dprd-sumut-tidak-hadir-temui-cipayung-plus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 05:51:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Penolakan]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Isu HAM Orde Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[PRES.NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Soeharto Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Unjuk Rasa Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8637</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —18 November 2025 — Massa aksi dari Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar demonstrasi di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>18 November 2025 — Massa aksi dari Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Sumut, Selasa (18/11/2025), untuk menyampaikan penolakan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2, Soeharto. Namun hingga aksi berakhir, tidak satu pun unsur pimpinan DPRD Sumut hadir menemui pengunjuk rasa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi yang diikuti ratusan kader dari HIMMAH, IMM, KAMMI, GMKI, dan PMII tersebut berlangsung sejak siang hari. Massa meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut gelar pahlawan tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan nilai demokrasi dan hak asasi manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para peserta aksi menilai rekam jejak Soeharto pada masa Orde Baru masih menyisakan banyak catatan kritis. Tudingan-tudingan tersebut di antaranya:</p>
<p>•Dugaan pelanggaran HAM berat, termasuk penculikan dan penghilangan paksa aktivis prodemokrasi.</p>
<p>•Pembatasan terhadap kebebasan pers dan kebebasan berpendapat.</p>
<p>•Praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dinilai sistemik.</p>
<p>•Tudingan keterlibatan negara dalam peristiwa 1965–1966 serta konflik di Aceh, Timor Timur, dan Papua.</p>
<p>•Tindakan represif terhadap gerakan mahasiswa pada 1998.</p>
<p>Catatan tersebut merupakan pandangan dan tuntutan para peserta aksi, bukan penetapan hukum yang disampaikan oleh lembaga negara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketidakhadiran pimpinan DPRD Sumut disayangkan oleh para demonstran. Mereka menilai DPRD seharusnya membuka ruang dialog dengan masyarakat yang menyampaikan aspirasi.</p>
<p>Pernyataan Para Ketua Organisasi Cipayung Plus</p>
<p>Ketua PW HIMMAH Sumut, Kamaluddin Nazuli Siregar, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum untuk menjaga integritas sejarah.</p>
<p>“Kami hadir bukan untuk membuat kegaduhan, tetapi untuk mengingatkan negara agar berlaku adil terhadap sejarahnya. Kami kecewa pimpinan DPRD Sumut tidak hadir untuk berdialog,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede, menyampaikan bahwa menurut mereka, pemberian gelar tersebut bertentangan dengan nilai moral.</p>
<p>“Aspirasi ini adalah panggilan moral. Orde Baru memiliki catatan kelam yang tidak bisa dihapus hanya dengan gelar. DPRD Sumut seharusnya mampu mendengar suara mahasiswa,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menegaskan penolakan mereka.</p>
<p>“Kepahlawanan adalah simbol moral bangsa. KAMMI menolak pemutihan sejarah dan meminta pimpinan DPRD menunjukkan keberanian untuk mendengar,” ujarnya.</p>
<p>Ketua GMKI Sumut, Crisye Sitorus, menilai keputusan pemberian gelar tersebut harus ditinjau kembali.</p>
<p>“Di tengah upaya penguatan demokrasi, langkah ini menurut kami adalah kemunduran. Kepekaan moral diperlukan, termasuk dari DPRD,” katanya.</p>
<p>Ketua PMII Sumut, Agung Prabowo, menambahkan bahwa pihaknya meminta negara menghormati nilai kemanusiaan.</p>
<p>“Kami menolak glorifikasi sejarah yang keliru. Sikap DPRD yang tidak hadir menunjukkan kurangnya keberpihakan kepada aspirasi rakyat,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rencana Aksi Selanjutnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cipayung Plus Sumut menyatakan akan kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka belum memperoleh tanggapan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Sumut belum memberikan keterangan terkait ketidakhadiran pimpinan dewan pada aksi tersebut.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Minta Presiden Cabut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/16/cipayung-plus-sumut-minta-presiden-cabut-gelar-pahlawan-nasional-untuk-soeharto/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 20:26:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Pahlawan Soeharto]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[HIMMAH Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[IMM Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI SUMUT]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggaran HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Penolakan Orde Baru]]></category>
		<category><![CDATA[PMII Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi 1998]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8612</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —16 November 2025 — Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>16 November 2025 — Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara (PMII, IMM, KAMMI, HIMMAH, dan GMKI) menyatakan penolakan terhadap pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Soeharto. Sikap tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Medan sebagai respons atas keputusan pemerintah yang dianggap tidak sesuai dengan fakta sejarah dan ketentuan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pernyataannya, Cipayung Plus menilai bahwa rekam jejak Soeharto selama memimpin Orde Baru sarat dengan pelanggaran HAM, praktik otoritarianisme, dan korupsi. Mereka menilai pemberian gelar tersebut berpotensi mengaburkan sejarah serta mengabaikan pengalaman para korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para perwakilan organisasi menyebut beberapa alasan penolakan, antara lain:</p>
<p>•Dugaan pelanggaran HAM pasca 1965 dan tindakan represif terhadap masyarakat sipil.</p>
<p>•Kontrol politik yang ketat, pembatasan kebebasan pers, serta manipulasi pemilu.</p>
<p>•Korupsi yang diduga terstruktur dan merugikan negara.</p>
<p>•Relevansi Reformasi 1998 sebagai bentuk penolakan publik terhadap praktik pemerintahan Orde Baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cipayung Plus juga menilai keputusan tersebut tidak sejalan dengan UU No. 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, yang mengatur bahwa penerima gelar tidak boleh memiliki rekam jejak tercela.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tuntutan Cipayung Plus Sumut :</p>
<p>•Mendesak Presiden Prabowo Subianto mencabut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto.</p>
<p>•Menolak segala bentuk glorifikasi Orde Baru.</p>
<p>•Meminta negara menghormati memori korban dan menjaga nilai Reformasi 1998.</p>
<p>,•Menegaskan pentingnya pendidikan sejarah yang kritis dan faktual.</p>
<p>Para ketua organisasi yang hadir juga menyampaikan pernyataan sikap masing-masing, umumnya menilai bahwa pemberian gelar tersebut melukai rasa keadilan dan berpotensi memutarbalikkan sejarah.</p>
<p>Cipayung Plus Sumut menyatakan siap menggelar aksi damai sebagai langkah konstitusional untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Cipayung Plus Sumut Apresiasi Kinerja Kapolda Sumut: Langkah Progresif Menuju Sumatera Utara yang Aman&#8221;</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/20/cipayung-plus-sumut-apresiasi-kinerja-kapolda-sumut-langkah-progresif-menuju-sumatera-utara-yang-aman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 14:01:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[AULA BPSDM PROVSU]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Judi]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Pers.news]]></category>
		<category><![CDATA[Poldasu]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[SumateraUtara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7981</guid>

					<description><![CDATA[Medan &#8211; &#124;PERS.NEWS-Kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara, yang menghimpun delapan organisasi mahasiswa dan pemuda terbesar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left: 40px;">
<p><strong>Medan &#8211; |PERS.NEWS-</strong>Kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara, yang menghimpun delapan organisasi mahasiswa dan pemuda terbesar di daerah ini, secara tegas menyatakan dukungan penuhnya kepada Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) atas prestasi dan ketegasannya dalam penindakan hukum terhadap segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya kejahatan narkoba, perjudian, dan kriminalitas lainnya. (20/10/25)</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Dukungan ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas langkah-langkah progresif dan terukur yang telah diambil Polda Sumut dalam menjaga kondusifitas wilayah. Berbagai data pemberitaan umum menunjukkan keberhasilan jajaran Polda Sumut dalam pengungkapan kasus, termasuk penangkapan ribuan pelaku narkoba, pengungkapan kasus perjudian dalam skala besar, serta pemberantasan aksi kejahatan jalanan yang meresahkan. Komitmen ini selaras dengan harapan masyarakat untuk Sumatera Utara yang aman dan bebas dari penyakit masyarakat.</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Ketua-ketua organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumut memberikan pandangan mereka terkait kinerja Kapolda:</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Kamal Siregar, Ketua HIMMAH SUMUT, menegaskan, &#8220;Kami mengapresiasi keberanian dan ketegasan Bapak Kapolda dalam memerangi narkoba. &#8216;Narkoba adalah musuh utama generasi muda, dan langkah tegas ini adalah perlindungan nyata bagi masa depan Sumatera Utara.&#8217; Kami siap menjadi mitra Polda dalam edukasi pencegahan di kalangan mahasiswa dan pemuda.&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Chrisye Sitorus, Korwil GMKI SUMUT, menyoroti dampak positif penindakan perjudian. Ia menyatakan, &#8220;Pemberantasan judi adalah upaya menjaga moralitas dan ekonomi masyarakat. &#8216;Komitmen Kapolda Sumut memberantas perjudian telah mengembalikan harapan bahwa hukum benar-benar tegak tanpa pandang bulu di wilayah ini.'&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Yusril, Ketua Badko HMI SUMUT, memberikan pandangan mengenai sinergi antara aparat dan masyarakat. &#8220;Keberhasilan ini bukan semata hasil kerja kepolisian, tetapi juga karena adanya kepercayaan publik. &#8216;Keberhasilan ini adalah bukti nyata sinergi kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kami memberikan dukungan penuh kepada Kapolda Sumut untuk terus bergerak tanpa kompromi dalam memberantas perjudian dan narkoba. Dua penyakit sosial ini adalah ancaman serius bagi masa depan generasi muda, dan kami percaya ketegasan Polda Sumut akan menjadi benteng utama dalam menyelamatkan Sumatera Utara dari kehancuran moral dan sosial.&#8217; HMI siap berdiri di garda terdepan bersama aparat untuk mewujudkan Sumut yang bersih, aman, dan bermartabat.&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Armando Sitompul, Ketua DPD GMNI SUMUT, menggarisbawahi pentingnya penindakan kejahatan jalanan. &#8220;Aksi begal dan premanisme telah merenggut rasa aman. &#8216;Kami melihat peningkatan signifikan dalam penindakan kejahatan jalanan, memberikan rasa nyaman kembali bagi masyarakat untuk beraktivitas.&#8217; Ini adalah bukti kerja nyata.&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Sintong Sinaga, Komda PMKRI SUMUT, menyampaikan bahwa kejahatan terorganisir memerlukan penanganan khusus. &#8220;Kami mendesak agar penindakan ini tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi menyentuh otak dan bandar-bandar besar. &#8216;Langkah-langkah Kapolda dalam menyasar jaringan kejahatan terorganisir, termasuk bandar narkoba, adalah sebuah terobosan yang patut didukung penuh.'&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Irham Rambe, Ketua PW KAMMI SUMUT, menekankan pada keberlanjutan program. &#8220;Prestasi Kapolda hari ini harus menjadi standar kinerja di masa mendatang. &#8216;Polda Sumut di bawah kepemimpinan saat ini telah menorehkan capaian yang menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk terus konsisten menciptakan Kamtibmas yang kondusif.'&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Rahmat Taufiq Pardede, Ketua DPD IMM SUMUT, menambahkan, &#8220;Kami juga melihat pendekatan humanis yang seimbang dengan ketegasan. &#8216;Ketegasan dalam penindakan kejahatan, khususnya bandar narkoba serta bandar judi yang merusak bangsa, adalah manifestasi dari kehadiran negara untuk melindungi rakyatnya.&#8217; Kami mengawal program ini.&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Agung Prabowo, Ketua PKC PMII SUMUT, menutup dengan penekanan pada peran strategis Kapolda. &#8220;Pemberantasan penyakit masyarakat adalah prasyarat pembangunan daerah. &#8216;Kami menganggap Kapolda Sumut sebagai salah satu garda terdepan yang telah berhasil menciptakan iklim yang lebih stabil, yang penting bagi investasi dan kesejahteraan rakyat.&#8217; Tentunya, kami berterima kasih kepada Bapak Kapolda Sumut atas niat baik dan kinerja yang baik di Sumatera Utara yang kita cintai ini.&#8221;</p>
<p style="padding-left: 40px;">
<p>Cipayung Plus Sumatera Utara berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung penuh upaya Kapolda Sumut dan jajarannya. Kolaborasi antara mahasiswa, pemuda, dan institusi kepolisian sangat penting dalam menciptakan Sumatera Utara yang bebas dari ancaman kejahatan dan narkotika.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SUMBER : Kelompok Cipayung Plus Sumut</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
