<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Darurat Sumatera</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/darurat-sumatera/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Nov 2025 07:52:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Darurat Sumatera</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yayasan MAPEL Indonesia Desak Presiden Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Status Bencana Nasional</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/29/yayasan-mapel-indonesia-desak-presiden-tetapkan-bencana-sumatera-sebagai-status-bencana-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 07:52:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Pray For Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Save Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Berduka]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8808</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-29 November 2025 – Yayasan Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) Indonesia mendesak Presiden Republik Indonesia untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="238" data-end="483"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>29 November 2025 – Yayasan Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) Indonesia mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera menetapkan <strong data-start="383" data-end="410">Status Bencana Nasional</strong> atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera.</p>
<p data-start="485" data-end="694">Organisasi ini menilai bahwa dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah melampaui kapasitas pemerintah daerah, sehingga <strong data-start="627" data-end="667">intervensi langsung pemerintah pusat</strong> menjadi sangat mendesak.</p>
<hr data-start="696" data-end="699" />
<h3 data-start="701" data-end="751"><strong data-start="705" data-end="749">Sumatera Berduka, Korban Terus Bertambah</strong></h3>
<p data-start="753" data-end="939">Bencana kemanusiaan ini telah merenggut ratusan nyawa dan meninggalkan luka yang mendalam bagi para penyintas. Data terkini per 29 November 2025 menunjukkan situasi yang semakin genting:</p>
<ul data-start="941" data-end="1088">
<li data-start="941" data-end="975">
<p data-start="943" data-end="975"><strong data-start="943" data-end="973">174+ orang meninggal dunia</strong></p>
</li>
<li data-start="976" data-end="1026">
<p data-start="978" data-end="1026"><strong data-start="978" data-end="1024">79+ orang masih hilang dan dalam pencarian</strong></p>
</li>
<li data-start="1027" data-end="1088">
<p data-start="1029" data-end="1088">Puluhan kabupaten/kota di tiga provinsi <strong data-start="1069" data-end="1088">terdampak parah</strong></p>
</li>
</ul>
<blockquote data-start="1090" data-end="1326">
<p data-start="1092" data-end="1326">“Sudah berapa banyak nyawa lagi yang harus hilang?<br data-start="1142" data-end="1145" />Sumatera saat ini sedang berduka—terkepung banjir bandang dan longsor yang kejam,”<br data-start="1229" data-end="1232" />tegas <strong data-start="1240" data-end="1283">Dr. (c). M. Yusuf Hanafi Sinaga, M.Sos.</strong>,<br data-start="1284" data-end="1287" />Ketua Umum Yayasan MAPEL Indonesia.</p>
</blockquote>
<p data-start="1328" data-end="1449">Ia menambahkan, “Puluhan orang yang hilang itu adalah keluarga dan saudara kita. Mereka bukan sekadar angka statistik.”</p>
<hr data-start="1451" data-end="1454" />
<h3 data-start="1456" data-end="1511"><strong data-start="1460" data-end="1511">Akses Lumpuh, Pemerintah Daerah di Titik Kritis</strong></h3>
<p data-start="1513" data-end="1610">Gangguan infrastruktur membuat upaya penyelamatan dan penyaluran bantuan nyaris tak memungkinkan:</p>
<ol data-start="1612" data-end="1905">
<li data-start="1612" data-end="1678">
<p data-start="1615" data-end="1678"><strong data-start="1615" data-end="1678">Ribuan rumah rusak parah dan banyak daerah terisolasi total</strong></p>
</li>
<li data-start="1679" data-end="1758">
<p data-start="1682" data-end="1758"><strong data-start="1682" data-end="1758">Akses jalan antar kabupaten dan antarprovinsi terputus di berbagai titik</strong></p>
</li>
<li data-start="1759" data-end="1841">
<p data-start="1762" data-end="1841"><strong data-start="1762" data-end="1789">Pasokan logistik kritis</strong> akibat listrik, air bersih, dan komunikasi terputus</p>
</li>
<li data-start="1842" data-end="1905">
<p data-start="1845" data-end="1905"><strong data-start="1845" data-end="1866">Tim SAR kewalahan</strong>, kekurangan alat berat dan sumber daya</p>
</li>
</ol>
<p data-start="1907" data-end="1987">Situasi ini telah mencapai titik yang tidak lagi mampu ditangani secara lokal.</p>
<hr data-start="1989" data-end="1992" />
<h3 data-start="1994" data-end="2051"><strong data-start="1998" data-end="2051">Status Bencana Nasional Harus Ditetapkan Sekarang</strong></h3>
<p data-start="2053" data-end="2172">MAPEL Indonesia menilai tidak ada pilihan selain <strong data-start="2102" data-end="2141">menggunakan seluruh kekuatan negara</strong> untuk merespons bencana ini.</p>
<blockquote data-start="2174" data-end="2359">
<p data-start="2176" data-end="2359">“Tolong, jangan sampai terlambat!<br data-start="2209" data-end="2212" />Status Bencana Nasional adalah kunci mobilisasi pasukan, alat berat, dan dana darurat yang dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa,” ungkap Yusuf.</p>
</blockquote>
<p data-start="2361" data-end="2447">Menurutnya, <strong data-start="2373" data-end="2395">setiap jam berarti</strong> bagi para korban yang masih menunggu pertolongan.</p>
<hr data-start="2449" data-end="2452" />
<h3 data-start="2454" data-end="2497"><strong data-start="2458" data-end="2497">Seruan untuk Bergerak Cepat Bersama</strong></h3>
<p data-start="2499" data-end="2634">Yayasan MAPEL Indonesia menyerukan agar pemerintah pusat segera mengambil langkah luar biasa untuk menghadapi keadaan luar biasa ini.</p>
<blockquote data-start="2636" data-end="2718">
<p data-start="2638" data-end="2718">“Kami meminta negara hadir sepenuhnya untuk rakyat Sumatera,”<br data-start="2699" data-end="2702" />tutup Yusuf.(NAL)</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
