<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Demo Medan</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/demo-medan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 14:59:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Demo Medan</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aliansi Mahasiswa Sumut Demo PT INL, Soroti Kelangkaan Minyakita di Daerah Penghasil Sawit</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/04/aliansi-mahasiswa-sumut-demo-pt-inl-soroti-kelangkaan-minyakita-di-daerah-penghasil-sawit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 14:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Mahasiswa Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Minyakita]]></category>
		<category><![CDATA[PT Industri Nabati Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[PT INL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11497</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Aliansi Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara yang terdiri dari Korwil GMKI Sumut dan PW KAMMI...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="8a96afd5-6e05-411c-9548-368ca4aae684" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="8a96afd5-6e05-411c-9548-368ca4aae684">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 max-w-(--user-chat-width,70%)">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Aliansi Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara yang terdiri dari Korwil GMKI Sumut dan PW KAMMI Sumut menggelar aksi demonstrasi di kantor PT Industri Nabati Lestari (INL) yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Kota Medan, Senin (4/5/26).</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:0b99d1d3-6e33-4074-976d-6214826fd11b-1" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="41315ccd-295d-4d1c-9ee9-f8280d145a4c" data-message-model-slug="gpt-5-3" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="447" data-end="704">Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kelangkaan minyak goreng bersubsidi Minyakita di Sumatera Utara. Kondisi ini dinilai sebagai sebuah paradoks, mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia.</p>
<p data-start="706" data-end="980">Dalam aksi itu, massa membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan agar distribusi Minyakita diprioritaskan bagi masyarakat lokal. Mereka juga mendesak pemerintah dan pihak perusahaan untuk bersikap transparan dalam menjelaskan alur distribusi minyak goreng tersebut.</p>
<p data-start="982" data-end="1134">Koordinator Wilayah GMKI Sumatera Utara, Chrisye Sitorus, dalam orasinya menegaskan bahwa persoalan kelangkaan ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut.</p>
<p data-start="1136" data-end="1413">“Ini adalah bentuk ketidakadilan yang nyata. Sumatera Utara sebagai daerah penghasil sawit justru mengalami kelangkaan minyak goreng bersubsidi. Kami menduga terdapat ketimpangan distribusi yang harus segera diusut. Negara tidak boleh kalah dengan kepentingan pasar,” tegasnya.</p>
<p data-start="1415" data-end="1650">Ia juga menyoroti dugaan bahwa distribusi Minyakita lebih banyak dialihkan ke luar daerah, khususnya ke Pulau Jawa, sehingga masyarakat Sumatera Utara kesulitan memperoleh minyak goreng dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).</p>
<p data-start="1652" data-end="1845">Sementara itu, Ketua PW KAMMI Sumatera Utara, Irham Sadani Rambe, menilai bahwa persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan distribusi, tetapi juga menyangkut keberpihakan terhadap rakyat kecil.</p>
<p data-start="1847" data-end="2155">“Kami melihat adanya kegagalan dalam memastikan keadilan distribusi. Rakyat kecil—seperti ibu rumah tangga, pedagang kecil, hingga buruh—menjadi pihak yang paling terdampak. Mereka terpaksa membeli minyak dengan harga tinggi atau bahkan tidak mendapatkannya sama sekali. Ini tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.</p>
<p data-start="2157" data-end="2313">Irham juga mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan distribusi oleh PT INL serta meminta pemerintah untuk turun tangan secara konkret.</p>
<p data-start="2315" data-end="2603">“Kami menuntut agar distribusi Minyakita diprioritaskan untuk Sumatera Utara. Jika perlu, hentikan sementara pengiriman ke luar daerah hingga kebutuhan lokal terpenuhi. Kami juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan praktik mafia dalam distribusi minyak goreng,” tambahnya.</p>
<p data-start="2605" data-end="2777">Selain itu, massa aksi turut menyampaikan tuntutan kepada pemerintah agar tidak tinggal diam, termasuk melakukan intervensi pasar dan menjamin stabilitas harga bahan pokok.</p>
<p data-start="2779" data-end="3043">Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib. Meski demikian, aliansi mahasiswa menegaskan akan terus mengawal isu ini dan siap kembali turun ke jalan apabila tuntutan mereka tidak direspons secara serius oleh pihak terkait.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Lamsiang Sitompul SH MH Memuji Doa Kapolrestabes Medan di Tengah Demo yang Dinilai Mampu Menenangkan Situasi.”</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/07/lamsiang-sitompul-sh-mh-memuji-doa-kapolrestabes-medan-di-tengah-demo-yang-dinilai-mampu-menenangkan-situasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 05:11:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa Demo]]></category>
		<category><![CDATA[Isu sara]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolrestabes Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Lamsiang Sitompul]]></category>
		<category><![CDATA[Redam Ketegangan.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10582</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul SH MH, menilai langkah Kapolrestabes Medan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul SH MH, menilai langkah Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. yang memimpin doa saat aksi demonstrasi Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (26/2/2026) lalu, merupakan langkah yang tepat untuk meredakan situasi yang sempat memanas.</p>
<p>Menurut Lamsiang, saat itu kondisi di lapangan sudah cukup tegang karena belum adanya titik temu antara massa pendemo dengan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas terkait tuntutan penolakan Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 yang menjadi polemik.</p>
<p>Ia mengatakan, pada saat aksi berlangsung, para pendemo bersikeras meminta agar surat edaran tersebut segera dicabut, sementara pihak pemerintah kota dinilai masih mempertahankan kebijakan tersebut. Kondisi ini membuat suasana semakin panas dan berpotensi memicu hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>“Situasi saat itu sudah sangat tegang. Massa meminta surat edaran segera dicabut, sementara pemerintah kota masih mempertahankan kebijakan itu. Dalam kondisi seperti itu tentu diperlukan langkah yang bisa menenangkan suasana,” ujar Lamsiang.</p>
<p>Ia menilai keputusan Kapolrestabes Medan untuk memimpin doa di tengah situasi tersebut justru menjadi langkah yang tepat. Menurutnya, pendekatan itu mampu menurunkan tensi emosi para pendemo sehingga suasana yang semula panas perlahan menjadi lebih kondusif.</p>
<p>“Dengan adanya doa yang dipimpin Kapolrestabes, suasana yang tadinya panas menjadi lebih sejuk. Pendemo yang tadinya sudah emosi menjadi lebih tenang. Secara psikologis juga, ketika suasana dibuat lebih khidmat, orang tentu akan berpikir dua kali untuk melakukan tindakan anarkis,” katanya.</p>
<p>Lamsiang menegaskan bahwa langkah tersebut tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan. Menurutnya, pendekatan yang humanis seperti itu justru sering dilakukan aparat kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif saat menghadapi aksi demonstrasi.</p>
<p>Ia mencontohkan beberapa waktu lalu ketika aparat kepolisian menyambut pendemo BEM UI di Mabes Polri dengan pendekatan yang menyejukkan, seperti mengenakan kopiah, sorban, bahkan ada yang memakai hijab.</p>
<p>“Pendekatan seperti itu tujuannya jelas, yaitu menciptakan suasana yang lebih damai dan tidak memancing emosi massa. Jadi menurut saya apa yang dilakukan Kapolrestabes Medan sudah tepat,” jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, Lamsiang juga meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kapolrestabes Medan untuk menindak tegas pihak-pihak yang diduga melakukan provokasi serta menyebarkan ujaran kebencian di media sosial terkait polemik tersebut.</p>
<p>Ia menilai belakangan ini banyak narasi provokatif yang beredar di media sosial, bahkan ada yang mengandung unsur SARA, ajakan konflik, hingga upaya menjelek-jelekkan agama tertentu.</p>
<p>“Saya meminta Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan agar menindak tegas oknum-oknum yang melakukan provokasi, baik atas nama pribadi maupun organisasi. Di media sosial banyak sekali narasi yang memecah belah, bahkan ada yang mengajak perang dan menjelek-jelekkan agama tertentu,” tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, narasi-narasi seperti itu sangat meresahkan masyarakat dan berpotensi memperkeruh keadaan jika tidak segera ditindak.</p>
<p>“Jangan sampai ada sekelompok orang yang terus membuat narasi provokatif dan menggiring isu ke mana-mana. Kalau dibiarkan, ini bisa memicu gejolak yang lebih besar di tengah masyarakat. Karena itu saya berharap aparat kepolisian bertindak tegas terhadap para provokator agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.(red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
