<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Digitalisasi Kependudukan</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/digitalisasi-kependudukan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Dec 2025 12:55:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Digitalisasi Kependudukan</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aulia Rachman: Medan Satu Data Harus Segera Direalisasikan untuk Perkuat Akurasi Pendataan</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/31/aulia-rachman-medan-satu-data-harus-segera-direalisasikan-untuk-perkuat-akurasi-pendataan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 12:02:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Aulia Rachman]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Kependudukan]]></category>
		<category><![CDATA[IMO Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Medan Satu Data]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9483</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Program digitalisasi kependudukan Medan Satu Data dinilai mendesak untuk segera direalisasikan. Sistem pendataan elektronik tersebut...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="279" data-end="644"><strong data-start="279" data-end="288">MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Program digitalisasi kependudukan <strong data-start="325" data-end="344">Medan Satu Data</strong> dinilai mendesak untuk segera direalisasikan. Sistem pendataan elektronik tersebut dianggap penting agar data penduduk Kota Medan yang berjumlah lebih dari dua juta jiwa tercatat secara <em data-start="531" data-end="542">real time</em>, akurat, dan akuntabel, sehingga dapat menunjang pelayanan publik yang lebih cepat dan tepat sasaran.</p>
<p data-start="646" data-end="1024">Hal itu disampaikan mantan Wakil Wali Kota Medan, <strong data-start="696" data-end="728">H. Aulia Rachman, SE., M.AP.</strong>, saat memberikan paparan di hadapan media yang tergabung dalam <strong data-start="792" data-end="846">Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara</strong>, pada acara <strong data-start="859" data-end="883">Refleksi Akhir Tahun</strong> bertema <em data-start="892" data-end="959">“Menjelang Satu Tahun Wali Kota Rico Waas, Adakah Medan Berubah?”</em> yang digelar di Dara Kupi, Jl. Darussalam Jl. Gajah Mada No.simpang, Babura Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/25).</p>
<p data-start="1026" data-end="1213">Acara Refleksi Akhir Tahun tersebut dibuka Ketua DPW IMO Indonesia Sumut <strong data-start="1099" data-end="1115">H. Nuar Erde</strong>, dan dipandu Wakil Sekretaris DPW IMO Sumut <strong data-start="1160" data-end="1172">Amirsyam</strong>, serta dihadiri pengurus dan awak media.</p>
<figure id="attachment_9486" aria-describedby="caption-attachment-9486" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9486" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251231-WA0279.jpg" alt="" width="1200" height="1600" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251231-WA0279.jpg 1200w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251231-WA0279-768x1024.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251231-WA0279-1152x1536.jpg 1152w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-9486" class="wp-caption-text"><strong>Keterangan : Fhoto Pengurus DPW IMO(IKATAN MEDIA ONLINE SUMUT)</strong></figcaption></figure>
<hr data-start="1215" data-end="1218" />
<h3 data-start="1220" data-end="1277"><strong data-start="1224" data-end="1277">Medan Satu Data Dinilai Belum Tampak Realisasinya</strong></h3>
<p data-start="1278" data-end="1518">Dalam paparannya, Aulia menilai program <strong data-start="1318" data-end="1337">Medan Satu Data</strong> sebenarnya sudah tercantum dalam visi Wali Kota Medan Rico Waas. Namun, pada penjabaran tujuh misi utama, ia belum melihat langkah yang jelas untuk merealisasikan program tersebut.</p>
<blockquote data-start="1520" data-end="1862">
<p data-start="1522" data-end="1862">“Medan Satu Data ada dalam visi Wali Kota, tetapi pada implementasi program belum terlihat bagaimana itu diwujudkan. Padahal pendokumentasian data digital masyarakat sangat penting agar publik bisa mengakses berbagai program Pemko Medan, termasuk bantuan sosial, sehingga tepat sasaran dan tidak dimanipulasi oknum di lapangan,” ujar Aulia.</p>
</blockquote>
<p data-start="1864" data-end="2116">Founder <strong data-start="1872" data-end="1898">Aulia Rachman Institut</strong> ini juga menegaskan bahwa sistem data terintegrasi akan membantu mencegah kebocoran anggaran serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan data yang rapi dan akurat, pembangunan dapat berjalan lebih efektif.</p>
<p data-start="2118" data-end="2436">Aulia menyebut visi Wali Kota Medan adalah mewujudkan <strong data-start="2172" data-end="2189">Medan BERTUAH</strong> (Berbudaya, Energik, Ramah, Tertib, Unggul, Aman, dan Humanis) yang inklusif, maju, dan berkelanjutan menuju Medan Satu Data. Namun, menurutnya, hingga memasuki akhir tahun pertama kepemimpinan, konsep tersebut belum tampak terimplementasi nyata.</p>
<blockquote data-start="2438" data-end="2572">
<p data-start="2440" data-end="2572">“Sebagai warga kota, kita punya tanggung jawab mendukung keberhasilan Wali Kota. Kami siap berkontribusi jika dibutuhkan,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<hr data-start="2574" data-end="2577" />
<h3 data-start="2579" data-end="2620"><strong data-start="2583" data-end="2620">Pengelolaan Anggaran Juga Disorot</strong></h3>
<p data-start="2621" data-end="2833">Selain isu data kependudukan, forum ini juga menyoroti tata kelola anggaran Pemko Medan tahun 2025 yang dinilai belum optimal. Beberapa pembicara menilai masih terdapat program yang tidak sesuai kebutuhan publik.</p>
<p data-start="2835" data-end="3075">Salah satu yang menjadi sorotan adalah polemik tender <strong data-start="2889" data-end="2921">Festival Semarak Akhir Tahun</strong> Dinas Pariwisata Medan dengan nilai HPS Rp1,2 miliar yang sempat dibuka, dibatalkan karena kondisi bencana, lalu kembali ditayangkan dalam waktu singkat.</p>
<p data-start="3077" data-end="3180">Peneliti anggaran, <strong data-start="3096" data-end="3107">Elfenda</strong>, menyebut kebijakan tersebut menunjukkan lemahnya manajemen perencanaan.</p>
<blockquote data-start="3182" data-end="3442">
<p data-start="3184" data-end="3442">“Ini bukan sekadar kesalahan administratif, tetapi bentuk kecerobohan perencanaan. Apalagi kegiatan seremonial semacam ini tidak dianjurkan sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, sementara masyarakat tengah menghadapi bencana,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<hr data-start="3444" data-end="3447" />
<h3 data-start="3449" data-end="3503"><strong data-start="3453" data-end="3503">Narkoba dan Kriminalitas Jadi Tantangan Serius</strong></h3>
<p data-start="3504" data-end="3744">Pembicara lain, <strong data-start="3520" data-end="3544">Nasrullah, M.Pd., MH</strong>, menyoroti persoalan maraknya peredaran narkoba di Kota Medan yang menempatkan kota ini sebagai pengguna narkoba tertinggi di Sumatera Utara, bahkan berdampak pada posisi Sumut di peringkat nasional.</p>
<p data-start="3746" data-end="4045">Menurutnya, meskipun kepolisian gencar melakukan penindakan, tanpa dukungan anggaran dari Pemko Medan, upaya pemberantasan tidak akan efektif. Ia juga mengaitkan tingginya angka kriminalitas dengan kesenjangan ekonomi, terutama di wilayah Medan Utara yang dinilai masih tertinggal dalam pembangunan.</p>
<blockquote data-start="4047" data-end="4197">
<p data-start="4049" data-end="4197">“Ini menjadi PR besar Wali Kota Medan ke depan. Data yang objektif dan akurat sangat dibutuhkan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” katanya.</p>
</blockquote>
<p data-start="4204" data-end="4425">Acara refleksi kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang menghadirkan berbagai pandangan dari aktivis, akademisi, dan jurnalis mengenai tantangan dan harapan terhadap kinerja Pemerintah Kota Medan ke depan.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
