<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DPP GRIB Jaya &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/dpp-grib-jaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 19:56:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>DPP GRIB Jaya &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>GRIB Jaya Bantah Terlibat Kericuhan Demo 27 Agustus, Siapkan Langkah Hukum</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/02/grib-jaya-bantah-terlibat-kericuhan-demo-27-agustus-siapkan-langkah-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 19:56:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[demonstrasi 27 Agustus 2026]]></category>
		<category><![CDATA[DPP GRIB Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[GRIB Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hercules]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kericuhan demo]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi GRIB Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pejompongan]]></category>
		<category><![CDATA[Slipi]]></category>
		<category><![CDATA[Wilson Colling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13729</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#124; PERS.NEWS— Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB Jaya membantah tudingan yang mengaitkan organisasi tersebut...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA | PERS.NEWS— Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB Jaya membantah tudingan yang mengaitkan organisasi tersebut dengan kericuhan dalam rangkaian demonstrasi pada 27 Agustus 2026. GRIB Jaya menyatakan sedang mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengklarifikasi isu yang beredar dan tidak menutup kemungkinan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.</p>
<p>Kuasa Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, mengatakan tudingan yang beredar dinilai belum didukung fakta yang sesuai. Menurutnya, pihak GRIB Jaya kini tengah menghimpun bukti untuk memastikan persoalan tersebut dapat dilihat secara utuh.</p>
<p>“Sekarang kami sedang mengumpulkan bukti-bukti, karena isu-isu yang beredar di luar saat ini hanya sekadar framing. Jadi, kami kumpulkan bukti,” ujar Wilson kepada wartawan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (31/8/2026).</p>
<p>Wilson menegaskan, apabila hasil pengumpulan bukti nantinya menunjukkan adanya unsur hukum, GRIB Jaya akan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai telah merugikan nama baik organisasi.</p>
<p>Ia menyebut GRIB Jaya merasa dirugikan oleh pemberitaan maupun narasi yang mengaitkan anggotanya dengan tindakan kekerasan terhadap massa aksi.</p>
<p>“Ke depannya, jika memenuhi unsur, kami akan melakukan upaya hukum karena kami memang sudah dijelek-jelekkan dengan isu yang berkembang saat ini, padahal faktanya tidak sesuai,” katanya.</p>
<p>Wilson Pisahkan Peristiwa di Slipi dan Pejompongan</p>
<p>Terkait beredarnya video Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, yang terlihat turun dari kendaraan dan berada di tengah massa di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Wilson membenarkan keberadaan Hercules di lokasi tersebut.</p>
<p>Namun, ia menegaskan bahwa tindakan Hercules menurut versi GRIB Jaya ditujukan untuk menghentikan aksi perusakan yang terjadi di kawasan tersebut, bukan untuk membubarkan massa yang sedang menyampaikan aspirasi secara tertib.</p>
<p>Wilson juga meminta agar peristiwa di Slipi tidak disamakan dengan kejadian yang berlangsung di kawasan Pejompongan.</p>
<p>“Terkait kejadian di Slipi dan sekitarnya, isu kematian, dan isu pemukulan yang ada di Pejompongan, itu adalah dua hal yang berbeda,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Wilson, keberadaan Hercules di sekitar Hotel Peninsula, Jalan S Parman, Jakarta Barat, terjadi sekitar pukul 22.00–23.00 WIB. Saat itu, aksi penyampaian aspirasi di Gedung DPR RI disebut telah selesai dan berlangsung tertib.</p>
<p>Sementara itu, kondisi di sekitar Slipi disebut berbeda karena terdapat aksi yang menurut GRIB Jaya mengarah pada pembakaran dan perusakan fasilitas umum.</p>
<p>“Ketua Umum punya inisiatif sendiri bersama masyarakat wilayah Jakarta Barat untuk menghalau agar tindakan vandalisme tersebut tidak melebar,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bantah Kaitan dengan Peristiwa Pejompongan</p>
<p>GRIB Jaya juga membantah tudingan keterlibatan anggotanya dalam peristiwa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, termasuk dalam isu yang berkaitan dengan meninggalnya Bambang Setiawan, seorang pedagang kaca.</p>
<p>Wilson mengatakan Hercules bersama anggota GRIB Jaya tidak dapat mencapai kawasan Pejompongan karena berada di sekitar Slipi dan kawasan Polres Jakarta Barat lama di Jalan S Parman.</p>
<p>“Oleh karenanya, mengaitkan kematian itu dengan GRIB sangat salah dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya,” ucap Wilson.</p>
<p>Selain persoalan tersebut, Wilson turut membantah tudingan bahwa anggota GRIB Jaya melakukan pemukulan terhadap seorang pelajar dalam peristiwa di Pejompongan.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa anggota GRIB Jaya memiliki tanda tertentu yang dapat dikenali, salah satunya penggunaan ikat kepala berwarna putih.</p>
<p>“Kalau kita lihat, orang-orang kita (GRIB) itu sudah ada tandanya. Semua orang tahu dari video, ada ikat kepala putih. Sekarang, yang memukul dan menyeret itu pakai ikat kepala putih atau tidak? Kan jauh berbeda,” kata Wilson.</p>
<p>Wilson meminta masyarakat tidak mencampuradukkan massa yang menyampaikan aspirasi secara konstitusional dengan pihak-pihak yang melakukan tindakan kriminal maupun perusakan fasilitas umum.</p>
<p>GRIB Jaya, lanjutnya, tetap membuka ruang untuk proses hukum apabila bukti yang dikumpulkan nantinya memenuhi unsur dan diperlukan untuk memberikan klarifikasi sekaligus melindungi nama baik organisasi.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekjen DPP GRIB Jaya Luruskan Isu Viral: Tegaskan Bersama Masyarakat dan Tolak Anarkisme</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/01/sekjen-dpp-grib-jaya-luruskan-isu-viral-tegaskan-bersama-masyarakat-dan-tolak-anarkisme/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:19:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[anarkisme]]></category>
		<category><![CDATA[DPD GRIB Jaya Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[DPP GRIB Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[GRIB Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hercules Rosario de Marshal]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Kemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[PAM Swakarsa]]></category>
		<category><![CDATA[Rakerda GRIB Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfikar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13690</guid>

					<description><![CDATA[SUKABUMI &#124; PERS.NEWS — Isu yang menuding GRIB Jaya sebagai “musuh ojol, musuh rakyat dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUKABUMI | PERS.NEWS —</strong> Isu yang menuding GRIB Jaya sebagai “musuh ojol, musuh rakyat dan masyarakat” mendapat tanggapan langsung dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GRIB Jaya, Zulfikar, SE.</p>
<p>Zulfikar menegaskan, GRIB Jaya tidak berada pada posisi berseberangan dengan masyarakat. Menurutnya, organisasi tersebut justru berkomitmen bersama masyarakat dan menolak segala bentuk tindakan anarkis.</p>
<p>Klarifikasi itu disampaikan Zulfikar di hadapan peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD GRIB Jaya Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Augusta, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/8/2026).</p>
<p>“GRIB Jaya adalah organisasi kemasyarakatan yang sudah pasti bersama-sama masyarakat. Masyarakat yang mana? Ya masyarakat yang bukan melakukan tindakan-tindakan anarkis,” tegas Zulfikar.</p>
<p>Soroti Narasi yang Berkembang di Media Sosial</p>
<p>Zulfikar menyebut narasi yang beredar di TikTok, Instagram dan sejumlah platform lainnya perlu diluruskan agar masyarakat tidak menerima informasi secara sepihak.</p>
<p>Salah satu hal yang disorot adalah keterlibatan anggota GRIB Jaya sebagai PAM Swakarsa dalam pengamanan aksi beberapa waktu lalu.</p>
<p>Menurut Zulfikar, keterlibatan tersebut dimaksudkan untuk membantu aparat keamanan membubarkan massa setelah batas waktu penyampaian demonstrasi berakhir. Ia menilai perlu dibedakan antara peserta aksi yang menyampaikan pendapat dengan pihak yang melakukan kerusuhan.</p>
<p>“Demonstrasi itu ada aturannya di negara kita ini. Berakhir dan harus bubar jam enam sore. Yang di siang hari teman-teman dari Pati itu sudah habis sudah pulang. Muncullah orang-orang para perusuh yang memang sengaja ingin membuat kerusuhan, melakukan pengrusakan fasilitas umum, merusak mobil pribadi orang yang lewat,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti tindakan yang menurutnya dapat menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat pada malam hari. Dalam pernyataannya, Zulfikar mengaitkan pola tersebut dengan apa yang disebutnya sebagai “pola-pola yang dipakai oleh PKI”.</p>
<p>“Kalau hari ini ada orang yang mengklaim dirinya sebagai masyarakat tapi membuat ketakutan di masyarakat di tengah malam, itu gerombolan PKI. Kita GRIB Jaya siap akan melawan mereka,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bantah GRIB Jaya Terlibat Kekerasan</p>
<p>Selain persoalan narasi di media sosial, Zulfikar turut memberikan klarifikasi mengenai informasi adanya korban meninggal yang disebut-sebut akibat dipukuli.</p>
<p>Ia membantah keterlibatan anggota PAM Swakarsa GRIB Jaya dalam kejadian tersebut dan menyatakan bahwa peristiwa yang dimaksud terjadi di lokasi berbeda.</p>
<p>“Tidak ada itu yang mati dipukulin oleh kami. Itu oleh pendemo sendiri dan tempatnya juga berbeda,” katanya.</p>
<p>Zulfikar mengatakan anggota PAM Swakarsa GRIB Jaya tidak melakukan kekerasan. Namun, ia menyebut situasi di lapangan sempat memanas setelah anggota mendapat lemparan batu cetakan semen yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya.</p>
<p>Di sisi lain, ia menegaskan GRIB Jaya tidak mempersoalkan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat selama dilakukan sesuai ketentuan hukum.</p>
<p>“Menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang. Boleh, silakan. Tapi semua dibungkus dalam koridor undang-undang. Jangan alih-alih menuntut hak tapi melanggar hak orang lain. Itu namanya munafik,” ucapnya.</p>
<p>GRIB Jaya Diminta Buktikan Lewat Program</p>
<p>Di tengah isu yang berkembang, Zulfikar meminta seluruh jajaran GRIB Jaya tidak larut dalam polemik media sosial.</p>
<p>Ia justru mendorong kader dan pengurus membuktikan keberadaan organisasi melalui program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>“Kita tidak usah lemah, tidak usah khawatir. Kita berada di posisi yang benar. Mari kita sukseskan Rakerda ini dengan membuat program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kita buktikan dengan tindakan nyata yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.</p>
<p>Zulfikar menambahkan, Ketua Umum DPP GRIB Jaya, H. Hercules Rosario de Marshal, akan memberikan keterangan lebih lanjut secara langsung terkait isu yang tengah berkembang.</p>
<p>Dengan klarifikasi tersebut, GRIB Jaya menyatakan ingin mengedepankan kerja organisasi dan program kemasyarakatan di tengah derasnya informasi yang beredar di media sosial.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
