<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/gereja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Nov 2025 19:58:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Gereja</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perayaan Natal Nasional 2025: Stefanus Gulo Apresiasi langkah Menteri Ara memberi sumbangan ke Palestina</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/22/perayaan-natal-nasional-2025-stefanus-gulo-apresiasi-langkah-menteri-ara-memberi-sumbangan-ke-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 18:46:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Maruarar Sirait]]></category>
		<category><![CDATA[Natal Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Senayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Stefanus Gulo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8707</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —Natal merupakan peringatan atas kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang dirayakan setiap 25 Desember oleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>Natal merupakan peringatan atas kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang dirayakan setiap 25 Desember oleh umat Kristiani di seluruh dunia. Tahun ini, Perayaan Natal Nasional Republik Indonesia akan digelar pada 5 Januari 2026 di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta. Acara ini diketuai oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Bang Ara, dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Bdk. Matius 1:21–24).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tokoh pemuda Sumatera Utara, Stefanus Gulo, menyatakan dukungan kuat dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Natal Nasional di bawah kepemimpinan Maruarar Sirait tersebut. Menurutnya, Natal tahun ini tidak hanya menghadirkan ibadah dan seremoni semata, tetapi juga membawa misi sosial yang nyata dan berdampak luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu rangkaian penting Natal Nasional 2025 adalah pemberian beasiswa kepada 1.000 anak muda serta penyaluran 10.000 paket sembako di 10 daerah di Indonesia: Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Toraja, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Mentawai, Toba, dan Nias. Selain itu, panitia juga mengundang sekaligus memberikan bantuan kepada 500 koster, 500 guru sekolah minggu, 500 guru agama, serta 500 anak panti asuhan dan difabel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Stefanus menilai langkah ini menjadi pembeda utama dari penyelenggaraan Natal sebelumnya. “Apa yang dilakukan Bang Ara ini menempatkan Natal bukan sekadar perayaan liturgis dan hiasan simbolik, tetapi momentum untuk berbagi dan menghadirkan kasih secara nyata,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menekankan transparansi dan integritas penyelenggaraan acara. Seluruh kegiatan, termasuk paket bantuan dan beasiswa, tidak menggunakan APBN maupun sponsor BUMN, tetapi diselenggarakan dengan komitmen kemandirian. Hal ini, menurut Stefanus, menunjukkan keseriusan panitia dalam menjaga marwah Natal sebagai perayaan iman yang tulus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ditengah konflik berkepanjangan di Palestina, Perayaan Natal Nasional tahun ini juga menyalurkan Persembahan Natal 2025 untuk bantuan kemanusiaan di Palestina. Stefanus menyebut langkah ini sebagai pemikiran out of the box yang relevan dengan kondisi global dan selaras dengan ajaran Alkitab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kasih kepada sesama, seperti tertulis dalam Lukas 10:27, menjadi dasar moral yang sejalan pula dengan Pembukaan UUD 1945 alinea pertama. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak mendukung Natal Nasional di bawah kepemimpinan Bang Ara,” tegas Stefanus mengakhiri.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 untuk Kemanusiaan Palestina</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/21/gmki-dukung-persembahan-natal-nasional-2025-untuk-kemanusiaan-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 21:10:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Difabel]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Koster]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Maruarar Sirait]]></category>
		<category><![CDATA[Natal Nasional 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Prima Surbakti]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8689</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS — Perayaan Hari Natal Nasional 2025 dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari 2026 di Stadion...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA|PERS.NEWS —</strong> Perayaan Hari Natal Nasional 2025 dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari 2026 di Stadion Tenis Indoor Jakarta. Perayaan tahun ini diusung dengan konsep sederhana namun berdampak, dengan fokus pada aksi-aksi sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa persembahan dari perayaan tahun ini akan didedikasikan untuk bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Menurutnya, Natal harus menjadi momentum menghadirkan kasih dan solidaritas bagi mereka yang sedang mengalami penderitaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum PP GMKI sekaligus anggota panitia, Prima Surbakti, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Maruarar Sirait. Ia mengajak seluruh umat Kristiani, khususnya mahasiswa Kristen di seluruh Indonesia, untuk turut mendukung solidaritas terhadap Palestina serta aktif menjaga perdamaian dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Solidaritas untuk Palestina bukan persoalan agama, melainkan kemanusiaan,” tegas Prima Surbakti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Prima juga menjelaskan bahwa Perayaan Natal Nasional 2025 dirancang tidak hanya sebagai seremoni ibadah, tetapi juga sebagai ajang berbagi kepada mereka yang telah melayani gereja dan masyarakat. Panitia berencana mengundang sekaligus memberikan bantuan kepada 500 koster, 500 guru sekolah minggu, 500 guru agama, serta 500 anak panti asuhan dan penyandang disabilitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Prima menyampaikan bahwa panitia akan melaksanakan rangkaian bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan penyaluran bantuan pendidikan senilai Rp10 miliar yang akan disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia. Program ini juga melibatkan pelaku UMKM serta mendorong pemberdayaan talenta lokal, semuanya dilakukan secara gotong royong tanpa menggunakan anggaran APBN maupun BUMN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita rayakan Natal Nasional 2025 dengan penuh makna bagi seluruh umat manusia,” tutup Prima Surbakti.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GMKI Cabang Toba Gelar Aksi Damai: Desak Gubernur Sumatera Utara Tutup PT Toba Pulp Lestari</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/11/gmki-cabang-toba-gelar-aksi-damai-desak-gubernur-sumatera-utara-tutup-pt-toba-pulp-lestari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 12:31:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toba Pulp Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Batak.]]></category>
		<category><![CDATA[Toba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8538</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Toba bersama masyarakat adat, petani, elemen gereja, dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Toba bersama masyarakat adat, petani, elemen gereja, dan berbagai organisasi rakyat menggelar Aksi Damai di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (11/11/25).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi ini tidak sekadar unjuk rasa, tetapi menjadi seruan moral dan suara keadilan dari Tanah Batak — tanah yang disebut peserta aksi telah lama mengalami eksploitasi akibat kepentingan industri besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ribuan massa aksi memulai perjalanan dari Lapangan Merdeka Medan dan melakukan long march menuju Kantor Gubernur sambil menyerukan tuntutan utama:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL)! Hentikan perampasan ruang hidup masyarakat Toba!”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Suara GMKI: Tuntut Tanggung Jawab Negara</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua GMKI Cabang Toba, Togi Sarmauli Siahaan, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap rakyat dan lingkungan di kawasan Danau Toba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami hadir bukan untuk menciptakan kegaduhan, tetapi menuntut tanggung jawab negara. Pemerintah tidak bisa terus berdiam diri ketika rakyatnya menderita di tanahnya sendiri. Konflik antara masyarakat dan PT Toba Pulp Lestari sudah berlangsung terlalu lama tanpa penyelesaian yang berpihak pada korban,” ujar Togi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, eksploitasi yang dilakukan perusahaan telah meninggalkan luka ekologis dan sosial yang mendalam di kawasan Toba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Air menjadi tercemar, tanah kehilangan kesuburan, dan masyarakat adat terusir dari ruang hidupnya. Ini bukan sekadar persoalan izin industri, tapi soal kemanusiaan dan tanggung jawab negara terhadap rakyatnya,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>&#8220;Seruan Moral dari Tanah Batak&#8221;</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Cabang GMKI Toba menekankan bahwa gerakan ini merupakan panggilan moral dan spiritual.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sudah saatnya kita bersuara lantang. Tutup TPL bukan hanya tuntutan ekologis, tapi juga seruan moral agar pemerintah berhenti berpihak pada modal dan mulai berpihak pada rakyat. Gereja, mahasiswa, dan masyarakat turun ke jalan bukan karena benci, tapi karena cinta — cinta terhadap tanah kelahiran yang kini terluka,” ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>&#8220;Empat Tuntutan Utama GMKI Cabang Toba&#8221;</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1.Dalam pernyataannya, GMKI Cabang Toba menyampaikan empat poin sikap yang menjadi dasar perjuangan mereka:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2.Menolak segala bentuk eksploitasi alam yang merusak ciptaan Tuhan dan mengancam keberlanjutan kehidupan di Tanah Batak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3.Mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi serta mencabut izin operasional PT Toba Pulp Lestari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4.Menuntut kehadiran negara dalam melindungi hak-hak masyarakat adat, petani, dan kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyerukan penghentian intimidasi dan kriminalisasi rakyat, serta meminta perusahaan mengembalikan tanah adat kepada masyarakat.</p>
<p><strong>Perjuangan Berlanjut</strong></p>
<p>GMKI Cabang Toba menegaskan bahwa perjuangan ini tidak berhenti di jalanan. Mereka berkomitmen melanjutkan advokasi dan pendampingan bagi masyarakat terdampak sebagai bentuk gerakan kasih dan keadilan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami akan terus berdiri bersama rakyat di garis depan, memperjuangkan keadilan ekologis, martabat manusia, dan kelestarian ciptaan Tuhan. Karena bagi kami, membela keadilan adalah bagian dari iman,” pungkas Togi.(ABG)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
