<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>GPPRSI</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/gpprsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 15:50:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>GPPRSI</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolsek Patumbak Belum Beri Tanggapan, GPPRSI Sumut Minta Kapolrestabes Medan Tindaklanjuti Dugaan Operasional THM Saat Ramadan</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/05/kapolsek-patumbak-belum-beri-tanggapan-gpprsi-sumut-minta-kapolrestabes-medan-tindaklanjuti-dugaan-operasional-thm-saat-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 14:18:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[bupatideliserdang]]></category>
		<category><![CDATA[GPPRSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kapoldasu]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolrestabes Medan]]></category>
		<category><![CDATA[THM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10555</guid>

					<description><![CDATA[DELI SERDANG&#124;PERS.NEWS- Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia Sumatera Utara (GPPRSI Sumut) menyoroti dugaan masih beroperasinya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong data-start="348" data-end="378">DELI SERDANG|PERS.NEWS-</strong> Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia Sumatera Utara (GPPRSI Sumut) menyoroti dugaan masih beroperasinya sebuah tempat hiburan malam (THM) di kawasan Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, selama bulan suci Ramadan.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-69a997e1-c96c-8323-bc13-4ee1c50e5d19-0" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="8eea0b28-5cd6-46e0-bc58-f8a975707f11" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="626" data-end="899">Aktivitas tersebut dinilai bertentangan dengan Surat Edaran Bupati Deli Serdang Nomor: 400.6/631 Tahun 2025 yang mengimbau seluruh tempat hiburan malam untuk menghentikan operasional selama Ramadan guna menjaga ketertiban serta menghormati nilai-nilai keagamaan masyarakat.</p>
<p data-start="901" data-end="1220">Ketua GPPRSI Sumut, Hendra, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan adanya aktivitas operasional di THM bernama <strong data-start="1011" data-end="1024">4 Brother</strong> yang berada di Jalan Kebun Kopi, Gang Kolam Pancing Distro, kawasan Marindal, Kecamatan Patumbak. Ia menyebutkan lokasi tersebut berada di sudut gang yang relatif tidak terlihat dari jalan utama.</p>
<p data-start="1222" data-end="1468">Menurut Hendra, lokasi tempat hiburan malam tersebut juga berada tidak jauh dari sebuah pondok pesantren di sekitar kawasan tersebut. Kondisi itu, kata dia, menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat, terlebih pada bulan Ramadan.</p>
<p data-start="1470" data-end="1678">Temuan tersebut diperoleh melalui kegiatan inspeksi lapangan yang dilakukan oleh tim GPPRSI Sumut pada Selasa malam (3/3/2026) sekitar pukul 23.48 WIB hingga Rabu dini hari (4/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.</p>
<p data-start="1680" data-end="1881">“Kami menemukan adanya aktivitas yang kami duga sebagai operasional tempat hiburan malam di lokasi tersebut saat Ramadan. Hal ini kami nilai bertentangan dengan imbauan pemerintah daerah,” ujar Hendra.</p>
<p data-start="1883" data-end="2046">Selain itu, GPPRSI Sumut juga meminta aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya peredaran narkotika jenis ekstasi di lokasi tersebut.</p>
<p data-start="2048" data-end="2263">Hendra mengatakan pihaknya telah mendatangi Polsek Patumbak untuk menyampaikan informasi tersebut. Namun hingga saat itu, menurutnya, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan yang disampaikan.</p>
<p data-start="2265" data-end="2420">“Kami berharap aparat dapat segera menindaklanjuti informasi yang kami sampaikan agar situasi tetap kondusif di tengah masyarakat selama Ramadan,” katanya.</p>
<p data-start="2422" data-end="2617">GPPRSI Sumut juga meminta pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Medan, untuk melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi yang dimaksud serta memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.</p>
<p data-start="2619" data-end="2811">Selain itu, organisasi tersebut juga mendorong adanya pengawasan terhadap tempat hiburan malam di wilayah Patumbak apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku selama Ramadan.</p>
<p data-start="2813" data-end="3037">Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, GPPRSI Sumut berencana menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat, 13 Maret 2026. Hendra menyebutkan surat pemberitahuan aksi tersebut telah disampaikan kepada pihak Intelkam Polrestabes Medan.</p>
<p data-start="3039" data-end="3160">“Jika belum ada tindakan, kami akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat,” ujarnya.(Red)</p>
<p data-start="3162" data-end="3279"><strong data-start="3162" data-end="3279">Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Patumbak belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GPPRSI Soroti Dugaan Kenaikan Anggaran Ramadan Dinsos Medan 2026, Dorong Transparansi dan Penjelasan Resmi</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/02/gpprsi-soroti-dugaan-kenaikan-anggaran-ramadan-dinsos-medan-2026-dorong-transparansi-dan-penjelasan-resmi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 17:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Medan 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong Transparansi dan Penjelasan Resmi]]></category>
		<category><![CDATA[GPPRSI]]></category>
		<category><![CDATA[Soroti Kenaikan Anggaran Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10505</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.PERS-Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) Kota Medan menyoroti dugaan kenaikan anggaran belanja Dinas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>MEDAN|PERS.PERS-</strong>Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) Kota Medan menyoroti dugaan kenaikan anggaran belanja Dinas Sosial Kota Medan pada Tahun Anggaran 2026, khususnya untuk pengadaan kebutuhan Ramadan yang akan disalurkan kepada masyarakat. Organisasi tersebut Menduga menilai peningkatan anggaran dari Rp2 miliar pada 2025 menjadi Rp2,5 miliar pada 2026 perlu disertai penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah publik.(3/3/26)</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:7d387b4e-bc88-4a7f-b9b6-61dc4e9b0d60-2" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="bdf54342-9b2e-495a-a985-f8c59c4cd883" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="570" data-end="899">Ketua GPPRSI Kota Medan, Hendra, menyampaikan bahwa adanya dugaan tambahan anggaran sekitar Rp500 juta untuk pengadaan gula, bubuk teh, dan susu kental manis patut dikaji kembali dari sisi urgensi dan perencanaan. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui alasan kenaikan tersebut serta bagaimana proses pengadaan dilakukan agar tetap akuntabel.</p>
<p data-start="901" data-end="1258">Di sisi lain, program pembagian kebutuhan Ramadan kepada masjid dan musala merupakan kegiatan rutin pemerintah daerah yang bertujuan membantu masyarakat selama bulan suci. Penyesuaian anggaran dari tahun ke tahun juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perubahan harga barang, jumlah penerima manfaat, serta kebijakan distribusi yang diperluas.</p>
<p data-start="1260" data-end="1543">GPPRSI juga menyinggung hasil penelusuran terhadap data e-katalog tahun sebelumnya yang mencantumkan penyedia barang. Mereka meminta klarifikasi terkait kesesuaian jenis barang yang disuplai dengan kebutuhan program yang direncanakan, agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.</p>
<p data-start="1545" data-end="1856" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Menanggapi hal tersebut, GPPRSI mendorong adanya penjelasan resmi dari pihak terkait serta pengawasan dari lembaga yang berwenang, termasuk Inspektorat dan DPRD Kota Medan, guna memastikan proses perencanaan, penganggaran, dan distribusi berjalan sesuai aturan serta benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GPPRSI Sumut Minta Klarifikasi dan Investigasi Dugaan Pelanggaran di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/28/gpprsi-sumut-minta-klarifikasi-dan-investigasi-dugaan-pelanggaran-di-smk-negeri-1-percut-sei-tuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 13:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[GPPRSI]]></category>
		<category><![CDATA[Hendra]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis pendidikan deli Serdang]]></category>
		<category><![CDATA[Smk n percut sei tuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10440</guid>

					<description><![CDATA[DELI SERDANG&#124;PERS.NEWS– Organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) Sumatera Utara menyampaikan pernyataan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>DELI SERDANG|PERS.NEWS–</strong> Organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) Sumatera Utara menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan pelanggaran yang disebut terjadi di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan</span></span>, Kabupaten Deli Serdang.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:b708a831-4444-458e-890c-07bc8555c491-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="4f73583f-2af2-4499-97ea-be988e3b3a28" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="572" data-end="1076">Dugaan tersebut mencuat dari laporan sejumlah mahasiswa dari <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Universitas Negeri Medan</span></span> yang sedang menjalani penelitian tugas akhir dan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Dalam laporan yang diterima GPPRSI, disebutkan adanya dugaan pungutan liar, pelecehan seksual, intimidasi, serta penyalahgunaan kewenangan oleh seorang oknum guru berstatus aparatur sipil negara (ASN). Hingga saat ini, tuduhan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan proses verifikasi oleh pihak berwenang.</p>
<p data-start="1078" data-end="1321">Ketua GPPRSI Sumatera Utara, Hendra, menyatakan bahwa dunia pendidikan harus menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa maupun peserta didik. Ia meminta agar dugaan tersebut ditindaklanjuti secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.</p>
<p data-start="1323" data-end="1541">“Pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman dan menjunjung tinggi etika serta integritas. Jika terdapat dugaan pelanggaran, maka perlu dilakukan pemeriksaan secara objektif dan terbuka oleh pihak terkait,” ujarnya.</p>
<p data-start="1543" data-end="1890">GPPRSI menilai pentingnya penanganan yang cepat dan profesional agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan. Organisasi tersebut juga meminta adanya klarifikasi dari pihak sekolah serta langkah investigasi oleh instansi yang berwenang, termasuk <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara</span></span>.</p>
<p data-start="1892" data-end="2184">Selain itu, GPPRSI mendorong agar pihak terkait memberikan perlindungan kepada pihak yang melapor maupun korban apabila dugaan tersebut terbukti dalam proses pemeriksaan. Mereka juga meminta evaluasi terhadap sistem pengawasan internal sekolah guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.</p>
<p data-start="2186" data-end="2357">Hendra menambahkan, GPPRSI akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini dan berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum serta asas praduga tak bersalah.</p>
<p data-start="2359" data-end="2526">“Kami berharap persoalan ini dapat ditangani secara transparan dan adil, sehingga dunia pendidikan tetap menjadi tempat yang aman dan bermartabat bagi semua,” katanya.</p>
<p data-start="2528" data-end="2656">GPPRSI menyatakan akan menunggu hasil klarifikasi dan investigasi resmi dari pihak berwenang sebelum mengambil langkah lanjutan.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GPPRSI Soroti Kinerja Baperjakat dan Minta Evaluasi Pejabat Pemko Medan Terkait Dugaan Kasus Asusila</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/28/gpprsi-soroti-kinerja-baperjakat-dan-minta-evaluasi-pejabat-pemko-medan-terkait-dugaan-kasus-asusila/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 06:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Kasus Asusila]]></category>
		<category><![CDATA[GPPRSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja Baperjakat]]></category>
		<category><![CDATA[Minta Evaluasi Pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10437</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) menyoroti kinerja Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) menyoroti kinerja Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemerintah Kota Medan terkait dugaan kasus perbuatan asusila yang disebut-sebut melibatkan salah seorang pejabat di lingkungan Pemko Medan.</p>
<p>Ketua GPPRSI, Hendra, dalam keterangannya pada Sabtu (28/02/2026), meminta Wali Kota Medan agar melakukan evaluasi terhadap pejabat yang saat ini menjabat sebagai pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyusul adanya laporan dugaan kasus tersebut yang telah menjadi perhatian publik.</p>
<p>Menurut Hendra, selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota Rico Waas, evaluasi terhadap kinerja pejabat eselon II dinilai perlu diperkuat agar tata kelola pemerintahan berjalan lebih transparan dan profesional.</p>
<p>Ia juga menyoroti proses pengisian jabatan di lingkungan Pemko Medan yang menurutnya perlu dilakukan secara objektif dan terbuka untuk menghindari dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).</p>
<p>“Kami berharap pemerintah kota dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh dan memastikan setiap jabatan diisi berdasarkan kompetensi serta integritas,” ujarnya.</p>
<p>GPPRSI juga mendorong agar Baperjakat di masa kepemimpinan Rico Waas melakukan pembenahan dalam sistem evaluasi dan penempatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Medan.</p>
<p>Terkait dugaan kasus yang mencuat, Hendra menegaskan bahwa persoalan tersebut perlu ditelusuri secara objektif sesuai aturan yang berlaku. Ia menilai, apabila terdapat bukti-bukti yang disampaikan oleh pihak yang mengaku sebagai korban, maka hal itu perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme yang sah.</p>
<p>Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak pejabat yang disebut dalam laporan tersebut maupun dari Pemerintah Kota Medan terkait dugaan kasus penelantaran anak berusia sekitar 1,5 tahun yang disebut berasal dari hubungan dengan seorang wanita yang berstatus tenaga honorer di lingkungan Pemko Medan.</p>
<p>Wanita tersebut sebelumnya menyampaikan bahwa ia bertemu dengan oknum pejabat tersebut pada tahun 2021 saat yang bersangkutan masih menjabat sebagai camat di Kota Medan. Hubungan keduanya kemudian berlanjut hingga wanita tersebut hamil. Namun, ia mengaku pejabat tersebut tidak memberikan tanggung jawab sejak masa kehamilan hingga proses persalinan.</p>
<p>GPPRSI berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan, serta tidak mengganggu kinerja pemerintahan di Medan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pernyataan Sikap Ketua GPPRSI Sumatera Utara Terkait Dugaan Pungutan PKH di Desa Badar Tinggi</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/11/pernyataan-sikap-ketua-gpprsi-sumatera-utara-terkait-dugaan-pungutan-pkh-di-desa-badar-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 11:41:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bilah Hulu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Badar Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Pungutan]]></category>
		<category><![CDATA[GPPRSI]]></category>
		<category><![CDATA[Hendra]]></category>
		<category><![CDATA[Intimidasi Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[PKH]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10237</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU&#124;PERS.NEWS-Hendra, Ketua Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) Sumatera Utara, angkat bicara terkait dugaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUHANBATU|PERS.NEWS-</strong>Hendra, Ketua Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia (GPPRSI) Sumatera Utara, angkat bicara terkait dugaan pungutan terhadap penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Badar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyayangkan adanya dugaan pemotongan dana bantuan sosial sebesar Rp40.000 per penerima, dengan rincian Rp20.000 disebut untuk membantu warga yang mengalami kemalangan dan Rp20.000 lainnya sebagai uang terima kasih kepada ketua kelompok PKH.</p>
<p>“Bantuan PKH adalah hak masyarakat yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tidak boleh ada potongan dalam bentuk apa pun dengan alasan apa pun tanpa dasar aturan yang jelas,” tegas Hendra.</p>
<p>Menurutnya, jika benar terdapat ancaman kepada warga yang hendak melaporkan dugaan tersebut, maka hal itu merupakan bentuk intimidasi yang tidak dapat dibenarkan. “Kami mengecam segala bentuk tekanan atau ancaman terhadap masyarakat penerima bantuan. Warga tidak boleh ditakut-takuti hanya karena memperjuangkan haknya,” ujarnya.</p>
<p>Hendra juga meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera melakukan penelusuran dan klarifikasi secara transparan. “Kami mendesak agar persoalan ini diusut secara terbuka dan profesional. Jika terbukti ada pelanggaran, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa GPPRSI Sumatera Utara akan terus mengawal persoalan ini demi memastikan bantuan sosial benar-benar diterima utuh oleh masyarakat yang berhak.</p>
<p>“Kami berdiri bersama masyarakat. Jangan sampai program pemerintah yang bertujuan membantu rakyat kecil justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Hendra.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
