<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IMM Sumut &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/imm-sumut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 08:35:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>IMM Sumut &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Blackout Sumbagut, IMM Sumut Desak Copot Manajemen PLN dan Ganti Rugi Warga</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/blackout-sumbagut-imm-sumut-desak-copot-manajemen-pln-dan-ganti-rugi-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 08:35:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumbagut]]></category>
		<category><![CDATA[DPD IMM Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[IMM Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik Padam Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[PT PLN Persero]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmat Taufiq Pardede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11731</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) mengecam keras PT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="h-(--last-known-height,50vh) min-h-14" data-turn-id-container="5acfeead-7993-4bbb-8261-f3f073a7bcc4" data-is-intersecting="false"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) mengecam keras PT PLN (Persero) terkait pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang melumpuhkan aktivitas masyarakat hingga puluhan jam.</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-6a12a863-d914-83ec-8e4f-c9bd2e03fcd1-4" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a12a863-d914-83ec-8e4f-c9bd2e03fcd1-4" data-turn-id-container="request-6a12a863-d914-83ec-8e4f-c9bd2e03fcd1-4" data-testid="conversation-turn-18" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="debfab7a-6051-4596-85a3-8091ff451643" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="350" data-end="543">Ketua Umum DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede, menilai insiden tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dan meminta dilakukan perombakan total terhadap manajemen PLN yang bertanggung jawab.</p>
<p data-start="545" data-end="894">“Ini kelalaian yang tidak bisa ditoleransi. Berdasarkan data, PLN membutuhkan waktu hingga 15–20 jam hanya untuk menghidupkan kembali PLTU, dan baru 173 penyulang di Sumut yang berhasil dipulihkan. Lambatnya penanganan ini membuktikan buruknya sistem mitigasi krisis PLN,” ujar Rahmat Taufiq Pardede dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/5/2026).</p>
<h3 data-start="896" data-end="938">Soroti Dugaan Pelanggaran Hak Konsumen</h3>
<p data-start="940" data-end="1173">Rahmat Taufiq menyebut PLN telah mengabaikan hak masyarakat sebagai konsumen energi nasional yang dilindungi undang-undang. Menurutnya, terdapat sejumlah regulasi yang berkaitan dengan insiden pemadaman massal tersebut, di antaranya:</p>
<ol data-start="1175" data-end="1754">
<li data-start="1175" data-end="1470">
<p data-start="1178" data-end="1470"><strong data-start="1178" data-end="1241">Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan</strong><br data-start="1241" data-end="1244" />Pasal 29 menyebutkan bahwa konsumen berhak mendapatkan tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik, serta berhak memperoleh ganti rugi apabila terjadi pemadaman akibat kelalaian penyedia layanan.</p>
</li>
<li data-start="1472" data-end="1754">
<p data-start="1475" data-end="1754"><strong data-start="1475" data-end="1541">Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen</strong><br data-start="1541" data-end="1544" />Pasal 4 dan Pasal 7 mengatur hak konsumen atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan jasa, serta kewajiban pelaku usaha memberikan kompensasi atau ganti rugi atas kerugian yang ditimbulkan.</p>
</li>
</ol>
<h3 data-start="1756" data-end="1794">Desak Evaluasi Total Manajemen PLN</h3>
<p data-start="1796" data-end="1978">Atas kerugian yang dialami masyarakat dan pelaku UMKM akibat blackout tersebut, DPD IMM Sumut mendesak Kementerian BUMN segera mengambil langkah tegas terhadap jajaran manajemen PLN.</p>
<p data-start="1980" data-end="2266">“Kami mendesak Kementerian BUMN untuk mencopot jajaran Manajemen PLN Wilayah Sumbagut dan direksi terkait. Mereka telah gagal menjaga ketahanan energi nasional. Jika rakyat terlambat membayar listrik dikenakan denda, maka ketika PLN lalai, manajemennya juga harus dievaluasi,” tegasnya.</p>
<p data-start="2268" data-end="2415">Selain itu, IMM Sumut meminta PLN segera memberikan kompensasi kepada masyarakat sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2019.(<strong data-start="2417" data-end="2434" data-is-last-node=""> Arif) </strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Minta Presiden Cabut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/16/cipayung-plus-sumut-minta-presiden-cabut-gelar-pahlawan-nasional-untuk-soeharto/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 20:26:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Pahlawan Soeharto]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[HIMMAH Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[IMM Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI SUMUT]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggaran HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Penolakan Orde Baru]]></category>
		<category><![CDATA[PMII Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi 1998]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8612</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —16 November 2025 — Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>16 November 2025 — Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara (PMII, IMM, KAMMI, HIMMAH, dan GMKI) menyatakan penolakan terhadap pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Soeharto. Sikap tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Medan sebagai respons atas keputusan pemerintah yang dianggap tidak sesuai dengan fakta sejarah dan ketentuan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pernyataannya, Cipayung Plus menilai bahwa rekam jejak Soeharto selama memimpin Orde Baru sarat dengan pelanggaran HAM, praktik otoritarianisme, dan korupsi. Mereka menilai pemberian gelar tersebut berpotensi mengaburkan sejarah serta mengabaikan pengalaman para korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para perwakilan organisasi menyebut beberapa alasan penolakan, antara lain:</p>
<p>•Dugaan pelanggaran HAM pasca 1965 dan tindakan represif terhadap masyarakat sipil.</p>
<p>•Kontrol politik yang ketat, pembatasan kebebasan pers, serta manipulasi pemilu.</p>
<p>•Korupsi yang diduga terstruktur dan merugikan negara.</p>
<p>•Relevansi Reformasi 1998 sebagai bentuk penolakan publik terhadap praktik pemerintahan Orde Baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cipayung Plus juga menilai keputusan tersebut tidak sejalan dengan UU No. 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, yang mengatur bahwa penerima gelar tidak boleh memiliki rekam jejak tercela.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tuntutan Cipayung Plus Sumut :</p>
<p>•Mendesak Presiden Prabowo Subianto mencabut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto.</p>
<p>•Menolak segala bentuk glorifikasi Orde Baru.</p>
<p>•Meminta negara menghormati memori korban dan menjaga nilai Reformasi 1998.</p>
<p>,•Menegaskan pentingnya pendidikan sejarah yang kritis dan faktual.</p>
<p>Para ketua organisasi yang hadir juga menyampaikan pernyataan sikap masing-masing, umumnya menilai bahwa pemberian gelar tersebut melukai rasa keadilan dan berpotensi memutarbalikkan sejarah.</p>
<p>Cipayung Plus Sumut menyatakan siap menggelar aksi damai sebagai langkah konstitusional untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
