<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inovasi Mahasiswa</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/inovasi-mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 11:53:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Inovasi Mahasiswa</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>APOTEK HIDUP DI SDN 114620 PERK BERANGIR: INOVASI MAHASISWA KKN UNIVERSITAS LABUHANBATU 2025</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/03/apotek-hidup-di-sdn-114620-perk-berangir-inovasi-mahasiswa-kkn-universitas-labuhanbatu-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 11:53:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Indeks]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Apotek Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[KKN ULB]]></category>
		<category><![CDATA[Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Mengabdi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 114620 Perk Berangir]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8315</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU &#124;PERS.NEWS-Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Labuhanbatu (ULB) menciptakan Apotek Hidup di SDN 114620...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUHANBATU |PERS.NEWS-</strong>Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Labuhanbatu (ULB) menciptakan Apotek Hidup di SDN 114620 Perk Berangir, Afdeling 1. Program ini menghadirkan berbagai jenis tanaman herbal seperti kunyit, kencur, jahe, serai, lengkuas, dan temulawak.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (30/10/2025) di Rantauprapat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Apotek hidup ini dibuat untuk menyediakan penanganan obat herbal di lingkungan sekolah,” ujar Saiputra Daulay, salah satu mahasiswa KKN ULB, saat diwawancarai awak media.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, tujuan program ini adalah untuk membantu meningkatkan kesehatan siswa dan guru dengan memanfaatkan tanaman herbal yang alami serta aman digunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses pembuatan apotek hidup dimulai dengan pembersihan lahan, pengukuran area, pembuatan gundukan atau bedengan, serta pemberian pupuk dasar. Setelah itu, lahan dibiarkan selama tiga hari sebelum dilakukan penanaman.</p>
<p>“Penanaman dilakukan pada hari Kamis, dan kami juga membuat pagar di sekitar lahan untuk mencegah hewan seperti sapi dan ayam masuk,” tambah salah satu anggota tim KKN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Sekolah SDN 114620 Perk Berangir, Afdeling 1, mengucapkan terima kasih kepada tim KKN atas inisiatif dan inovasi yang dilakukan.</p>
<p>“Apotek hidup ini sangat bermanfaat bagi siswa dan guru di sekolah kami. Kami berharap kerja sama dengan mahasiswa KKN dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program apotek hidup ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan tanaman herbal sebagai alternatif pengobatan alami.(AGB)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN ULB 2025 Ciptakan Inovasi Pupuk Organik dari Pelepah Sawit di Desa Bandar Kumbul</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/02/mahasiswa-kkn-ulb-2025-ciptakan-inovasi-pupuk-organik-dari-pelepah-sawit-di-desa-bandar-kumbul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 20:14:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Agribisnis Modern]]></category>
		<category><![CDATA[Bilah Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bandar Kumbul]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[KKN ULB 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Berinovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelepah Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[PMM Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Organik]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8300</guid>

					<description><![CDATA[Labuhanbatu&#124;PERS.NEWS-Sekelompok mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bandar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Labuhanbatu|PERS.NEWS-</strong>Sekelompok mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bandar Kumbul, Kecamatan Bilah Barat, berhasil mencuri perhatian masyarakat dengan inovasi cerdas mereka: menciptakan pupuk organik berbahan dasar pelepah sawit.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (30/10/2025) di Rantauprapat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Siapa sangka, pelepah sawit yang selama ini dianggap limbah tanpa nilai guna, kini disulap menjadi pupuk organik bernilai tinggi. Inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pupuk organik tersebut dihasilkan melalui proses fermentasi mikroba yang diperkaya dengan berbagai nutrisi penting untuk tanaman. Tim KKN juga memperkenalkan alat pencacah bahan organik yang mereka serahkan langsung kepada masyarakat setempat. Melalui pelatihan yang mereka adakan, warga diajarkan cara mengolah pelepah sawit menjadi pupuk siap pakai—mulai dari proses pencacahan hingga fermentasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu anggota tim KKN, Nazan Ritonga, dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PMM) ULB 2025, menjelaskan bahwa inovasi ini bukan hanya soal meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga tentang membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pertanian hijau dan ramah lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ingin masyarakat sadar bahwa pelepah sawit bisa menjadi sumber daya yang bermanfaat. Dengan dukungan pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat lokal, Desa Bandar Kumbul kini mulai bertransformasi menjadi desa agribisnis modern yang mandiri dan inovatif,” ujar Nazan Ritonga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, Desa Bandar Kumbul perlahan menapaki jalan menuju kemandirian pangan dan ekonomi berbasis inovasi lokal.(AGB)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
