<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jakarta</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jan 2026 17:54:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Jakarta</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Massa Gelar Aksi Solidaritas untuk Venezuela, Desak AS Hentikan Intervensi</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/07/ratusan-massa-gelar-aksi-solidaritas-untuk-venezuela-desak-as-hentikan-intervensi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 17:53:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[anti-imperialisme]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi asing]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kedaulatan negara]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[politik luar negeri Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Venezuela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9580</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS-Ratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Biasa Indonesia untuk Venezuela menggelar aksi demonstrasi di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="201" data-end="554"><strong data-start="201" data-end="212">JAKARTA|PERS.NEWS-</strong>Ratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Biasa Indonesia untuk Venezuela menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Amerika Serikat yang dinilai mencederai kedaulatan Republik Bolivarian Venezuela.</p>
<p data-start="556" data-end="901">Aksi unjuk rasa berlangsung lebih dari dua jam dan diikuti berbagai organisasi, antara lain Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Serikat Tani Nelayan (STN), Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI), Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SRMI), Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), serta Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA).</p>
<p data-start="903" data-end="1068">Massa aksi membawa beragam spanduk dan poster bernuansa anti-imperialisme serta menyerukan penghentian segala bentuk intervensi Amerika Serikat terhadap Venezuela.</p>
<p data-start="1070" data-end="1283">Koordinator aksi, Ferligius Taoet atau yang akrab disapa Dedi, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan wujud solidaritas rakyat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Venezuela dalam mempertahankan kedaulatannya.</p>
<p data-start="1285" data-end="1473">“Kami datang sebagai rakyat biasa Indonesia yang menolak agresi dan campur tangan Amerika Serikat. Kedaulatan suatu bangsa tidak boleh dilanggar oleh siapa pun,” ujar Dedi saat berorasi.</p>
<p data-start="1475" data-end="1751">Ia juga menegaskan agar pemerintah Indonesia konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif sesuai amanat konstitusi. “Indonesia seharusnya tegas berdiri bersama bangsa-bangsa yang tertindas dan tidak berdiam diri terhadap pelanggaran hukum internasional,” tambahnya.</p>
<p data-start="1753" data-end="1979">Menurut Dedi, tindakan yang dilakukan pihak Amerika Serikat bertentangan dengan hukum internasional, Piagam PBB, serta nilai-nilai Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penjajahan.</p>
<p data-start="1981" data-end="2204">Ia menilai dugaan penculikan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilatarbelakangi kepentingan penguasaan sumber daya alam, khususnya cadangan minyak Venezuela yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di dunia.</p>
<p data-start="2206" data-end="2376">“Inilah watak negara imperialis yang melakukan invasi demi menguasai sumber daya alam untuk mengakumulasi kekayaan. Kami menyebutnya praktik ‘Serakahnomics’,” tegasnya.</p>
<p data-start="2378" data-end="2656">Dedi menambahkan bahwa praktik keserakahan semacam itu harus dilawan karena dapat menghambat kemandirian ekonomi bangsa-bangsa lain. Aksi ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap Solidaritas Rakyat Biasa Indonesia untuk Venezuela sebelum massa membubarkan diri secara tertib.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Kasus Demo Kades ke Istana Bukti Menteri Harus Dievaluasi, Bila Perlu Dicopot</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/17/prof-dr-kh-sutan-nasomal-kasus-demo-kades-ke-istana-bukti-menteri-harus-dievaluasi-bila-perlu-dicopot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 10:25:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Apdesi]]></category>
		<category><![CDATA[Cabut PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Kepala Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa Seluruh Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Monas]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[PMK 81 Tahun 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Sutan Nasomal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9281</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS—Aksi damai ribuan kepala desa dan perangkat desa dari seluruh Indonesia yang menggelar demonstrasi di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-694281b7-2f7c-8322-a09e-162e06b9307f-0" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="f6d07945-f5f9-4056-9699-0ca0fb96a9fa" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="327" data-end="848"><strong>JAKARTA|PERS.NEWS—</strong>Aksi damai ribuan kepala desa dan perangkat desa dari seluruh Indonesia yang menggelar demonstrasi di kawasan Istana Negara dan Monas menjadi bukti kuat adanya kekecewaan mendalam terhadap kebijakan kementerian yang dinilai tidak berpihak pada desa. Hal tersebut disampaikan <strong data-start="636" data-end="679">Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.</strong>, pakar hukum internasional dan ekonom nasional, saat menanggapi pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak dan daring di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta.(11/12/25)</p>
<p data-start="850" data-end="1176">Menurut Prof. Sutan Nasomal, terpenuhinya tuntutan para kepala desa hanya dalam hitungan jam menunjukkan bahwa persoalan ini bukan masalah kecil atau insidental. Ia menilai, jika sebuah peraturan terbukti memberatkan rakyat dan aparat desa hingga memicu aksi nasional, maka para menteri terkait patut dievaluasi secara serius.</p>
<blockquote data-start="1178" data-end="1447">
<p data-start="1180" data-end="1447">“Masak iya peraturan yang menyulitkan rakyat dan aparat desa dijadikan jalan keluar. Saya yakin ini bukan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kalau menteri tidak mampu menerjemahkan visi Presiden membangun desa, lebih baik dievaluasi atau dicopot,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1449" data-end="1766">Aksi damai yang digelar <strong data-start="1473" data-end="1528">Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)</strong> pada <strong data-start="1534" data-end="1555">Senin (8/12/2025)</strong> tersebut dipicu oleh terbitnya <strong data-start="1587" data-end="1643">Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025</strong>, yang menghentikan pencairan Dana Desa (DD) Tahap II dan mengalihkan sebagian anggaran ke program di luar kewenangan desa.</p>
</div>
<p data-start="1449" data-end="1766"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9282" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251217-WA0197.jpg" alt="" width="612" height="558" /></p>
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="1768" data-end="1994">Aksi damai yang digelar <strong data-start="1473" data-end="1528">Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi)</strong> pada <strong data-start="1534" data-end="1555">Senin (8/12/2025).</strong></p>
<p data-start="1768" data-end="1994">Prof. Sutan Nasomal menyatakan sangat mendukung langkah para kepala desa menyampaikan kritik melalui aksi damai. Menurutnya, kebijakan kementerian tidak boleh dibuat secara sepihak tanpa kajian mendalam hingga ke tingkat desa.</p>
<blockquote data-start="1996" data-end="2213">
<p data-start="1998" data-end="2213">“Demo ini memang berbuah hasil gemilang karena peraturan dicabut. Tapi rekam jejak kekecewaan ribuan kepala desa tidak bisa dihapus. Ini peringatan keras bagi kementerian agar tidak asal membuat kebijakan,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2215" data-end="2376">Sebagai respons cepat, pemerintah melalui <strong data-start="2257" data-end="2323">Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, M.Si., Ph.D.</strong>, menyampaikan langsung keputusan Presiden RI, yakni:</p>
<ol data-start="2377" data-end="2654">
<li data-start="2377" data-end="2468">
<p data-start="2380" data-end="2468"><strong data-start="2380" data-end="2465">Dana Desa Tahap II Tahun 2025 dicairkan 100 persen paling lambat 19 Desember 2025</strong>.</p>
</li>
<li data-start="2469" data-end="2550">
<p data-start="2472" data-end="2550"><strong data-start="2472" data-end="2547">PMK Nomor 81 Tahun 2025 dicabut dan dikembalikan ke regulasi sebelumnya</strong>.</p>
</li>
<li data-start="2551" data-end="2654">
<p data-start="2554" data-end="2654"><strong data-start="2554" data-end="2653">Segera diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) turunan dari Undang-Undang Desa Nomor 3 Tahun 2024</strong>.</p>
</li>
</ol>
<p data-start="2656" data-end="2845">Prof. Sutan Nasomal menekankan bahwa pengorbanan ribuan kepala desa yang datang ke Jakarta dengan biaya sendiri merupakan bentuk kepedulian luar biasa terhadap nasib desa dan masyarakatnya.</p>
<blockquote data-start="2847" data-end="3010">
<p data-start="2849" data-end="3010">“Kesulitan kepala desa di lapangan sudah sangat besar. Kalau menteri malas turun ke desa, jangan lagi menambah beban dengan peraturan yang mempersulit,” katanya.</p>
</blockquote>
<p data-start="3012" data-end="3282">Aksi damai ini diikuti peserta dari berbagai provinsi, antara lain <strong data-start="3079" data-end="3153">Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Barat</strong>, dan daerah lainnya. Demonstrasi berlangsung tertib dan damai di bawah koordinasi <strong data-start="3236" data-end="3250">DPP Apdesi</strong> yang diketuai <strong data-start="3265" data-end="3281">Surta Wijaya</strong>.</p>
<p data-start="3284" data-end="3473">Prof. Sutan Nasomal juga mengapresiasi respons cepat pemerintah. Pada sore hari setelah aksi, <strong data-start="3378" data-end="3401">Wamen Setneg Suardi</strong> menemui perwakilan Apdesi dan menyampaikan langsung keputusan Presiden.</p>
<p data-start="3475" data-end="3714">Sebagai informasi, PMK Nomor 81 Tahun 2025 yang terbit pada 19 November 2025 sempat menghentikan pencairan Dana Desa Tahap II, sehingga mengancam ribuan proyek pembangunan dan operasional di lebih dari <strong data-start="3677" data-end="3692">75.000 desa</strong> di seluruh Indonesia.</p>
<p data-start="3716" data-end="3891">Dengan dicabutnya PMK tersebut dan dipastikannya pencairan penuh Dana Desa, para kepala desa menyebut kebijakan ini sebagai kemenangan besar bagi desa dan masyarakat pedesaan.</p>
<p data-start="3893" data-end="4053">Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal juga mengusulkan agar <strong data-start="3949" data-end="3989">Dana Desa ditambah minimal 20 persen</strong>, mengingat masih banyak infrastruktur pedesaan yang tertinggal.</p>
<blockquote data-start="4055" data-end="4237">
<p data-start="4057" data-end="4237">“Masih banyak jalan desa yang tanah, pembangunan tertunda karena anggaran tidak cukup. Ini bertentangan dengan amanat UUD 1945 untuk memajukan seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="4239" data-end="4342">Ketua Umum DPP Apdesi, <strong data-start="4262" data-end="4278">Surta Wijaya</strong>, menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan jajaran pemerintah.</p>
<blockquote data-start="4344" data-end="4536">
<p data-start="4346" data-end="4536">“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan pemerintah yang mendengar aspirasi desa. Kemenangan ini untuk lebih dari 75.000 desa dan ratusan juta warga desa Indonesia,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="4538" data-end="4686">Aksi damai Apdesi menjadi bukti bahwa suara desa tetap didengar di pusat, selama disampaikan secara tertib, terorganisasi, dan mengedepankan dialog.(FSN)</p>
<p data-start="4688" data-end="4900"><strong data-start="4688" data-end="4703">Narasumber:</strong><br data-start="4703" data-end="4706" />Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.<br data-start="4745" data-end="4748" />Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal Kompii, Pengasuh Ponpes ASS Saqwa Plus, Ketua Umum Yayasan BRIGIP.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perayaan Natal Nasional 2025: Stefanus Gulo Apresiasi langkah Menteri Ara memberi sumbangan ke Palestina</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/22/perayaan-natal-nasional-2025-stefanus-gulo-apresiasi-langkah-menteri-ara-memberi-sumbangan-ke-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 18:46:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Maruarar Sirait]]></category>
		<category><![CDATA[Natal Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Senayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Stefanus Gulo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8707</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —Natal merupakan peringatan atas kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang dirayakan setiap 25 Desember oleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>Natal merupakan peringatan atas kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang dirayakan setiap 25 Desember oleh umat Kristiani di seluruh dunia. Tahun ini, Perayaan Natal Nasional Republik Indonesia akan digelar pada 5 Januari 2026 di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta. Acara ini diketuai oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Bang Ara, dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Bdk. Matius 1:21–24).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tokoh pemuda Sumatera Utara, Stefanus Gulo, menyatakan dukungan kuat dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Natal Nasional di bawah kepemimpinan Maruarar Sirait tersebut. Menurutnya, Natal tahun ini tidak hanya menghadirkan ibadah dan seremoni semata, tetapi juga membawa misi sosial yang nyata dan berdampak luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu rangkaian penting Natal Nasional 2025 adalah pemberian beasiswa kepada 1.000 anak muda serta penyaluran 10.000 paket sembako di 10 daerah di Indonesia: Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Toraja, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Mentawai, Toba, dan Nias. Selain itu, panitia juga mengundang sekaligus memberikan bantuan kepada 500 koster, 500 guru sekolah minggu, 500 guru agama, serta 500 anak panti asuhan dan difabel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Stefanus menilai langkah ini menjadi pembeda utama dari penyelenggaraan Natal sebelumnya. “Apa yang dilakukan Bang Ara ini menempatkan Natal bukan sekadar perayaan liturgis dan hiasan simbolik, tetapi momentum untuk berbagi dan menghadirkan kasih secara nyata,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menekankan transparansi dan integritas penyelenggaraan acara. Seluruh kegiatan, termasuk paket bantuan dan beasiswa, tidak menggunakan APBN maupun sponsor BUMN, tetapi diselenggarakan dengan komitmen kemandirian. Hal ini, menurut Stefanus, menunjukkan keseriusan panitia dalam menjaga marwah Natal sebagai perayaan iman yang tulus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ditengah konflik berkepanjangan di Palestina, Perayaan Natal Nasional tahun ini juga menyalurkan Persembahan Natal 2025 untuk bantuan kemanusiaan di Palestina. Stefanus menyebut langkah ini sebagai pemikiran out of the box yang relevan dengan kondisi global dan selaras dengan ajaran Alkitab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kasih kepada sesama, seperti tertulis dalam Lukas 10:27, menjadi dasar moral yang sejalan pula dengan Pembukaan UUD 1945 alinea pertama. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak mendukung Natal Nasional di bawah kepemimpinan Bang Ara,” tegas Stefanus mengakhiri.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 untuk Kemanusiaan Palestina</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/21/gmki-dukung-persembahan-natal-nasional-2025-untuk-kemanusiaan-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 21:10:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Difabel]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Sekolah Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Koster]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Maruarar Sirait]]></category>
		<category><![CDATA[Natal Nasional 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Prima Surbakti]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8689</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS — Perayaan Hari Natal Nasional 2025 dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari 2026 di Stadion...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA|PERS.NEWS —</strong> Perayaan Hari Natal Nasional 2025 dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari 2026 di Stadion Tenis Indoor Jakarta. Perayaan tahun ini diusung dengan konsep sederhana namun berdampak, dengan fokus pada aksi-aksi sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa persembahan dari perayaan tahun ini akan didedikasikan untuk bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Menurutnya, Natal harus menjadi momentum menghadirkan kasih dan solidaritas bagi mereka yang sedang mengalami penderitaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum PP GMKI sekaligus anggota panitia, Prima Surbakti, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil Maruarar Sirait. Ia mengajak seluruh umat Kristiani, khususnya mahasiswa Kristen di seluruh Indonesia, untuk turut mendukung solidaritas terhadap Palestina serta aktif menjaga perdamaian dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Solidaritas untuk Palestina bukan persoalan agama, melainkan kemanusiaan,” tegas Prima Surbakti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Prima juga menjelaskan bahwa Perayaan Natal Nasional 2025 dirancang tidak hanya sebagai seremoni ibadah, tetapi juga sebagai ajang berbagi kepada mereka yang telah melayani gereja dan masyarakat. Panitia berencana mengundang sekaligus memberikan bantuan kepada 500 koster, 500 guru sekolah minggu, 500 guru agama, serta 500 anak panti asuhan dan penyandang disabilitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Prima menyampaikan bahwa panitia akan melaksanakan rangkaian bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan penyaluran bantuan pendidikan senilai Rp10 miliar yang akan disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia. Program ini juga melibatkan pelaku UMKM serta mendorong pemberdayaan talenta lokal, semuanya dilakukan secara gotong royong tanpa menggunakan anggaran APBN maupun BUMN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita rayakan Natal Nasional 2025 dengan penuh makna bagi seluruh umat manusia,” tutup Prima Surbakti.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Formasu Geruduk Kemenag RI, Tuntut Evaluasi Pimpinan Kemenag Sumut</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/13/formasu-geruduk-kemenag-ri-tuntut-evaluasi-pimpinan-kemenag-sumut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 06:16:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Akmal Tarigan]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas Publik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Formasu]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kakanwil Kemenag Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VIII]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8571</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS —Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sumatera Utara (Formasu) menggelar aksi damai di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA|PERS.NEWS —</strong>Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sumatera Utara (Formasu) menggelar aksi damai di depan Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Kamis (13/11/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait perlunya perhatian terhadap kinerja dan tata kelola di lingkungan Kemenag Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Koordinator aksi, Akmal Tarigan, mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan aspirasi masyarakat agar Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pimpinan dan jajaran Kantor Wilayah Kemenag Sumut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami membawa suara masyarakat Sumatera Utara yang berharap adanya evaluasi di tubuh Kemenag Sumut. Kami ingin agar proses ini berjalan secara profesional dan transparan,” ujar Akmal di sela aksi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Empat Poin yang Disorot Formasu</p>
<p>Dalam pernyataan sikapnya, Formasu menyoroti sejumlah hal yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. Beberapa di antaranya meliputi:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1.Penggunaan anggaran proyek rehabilitasi gedung dan bangunan Puspenkom Regional I Medan tahun anggaran 2024.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2.Proses pengangkatan pejabat di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang dinilai perlu ditinjau kembali prosedurnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3.Mekanisme redistribusi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan penyuluh agama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4.Proses mutasi ASN yang disebut sebagian pihak masih perlu ditingkatkan transparansinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Formasu menekankan bahwa poin-poin tersebut disampaikan sebagai bentuk masukan agar dilakukan pemeriksaan dan evaluasi internal sesuai mekanisme yang berlaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tuntutan dan Harapan :</p>
<p>-Melalui aksi tersebut, Formasu menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pihak Kemenag dan DPR RI, di antaranya:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>-Meminta Menteri Agama RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pimpinan Kanwil Kemenag Sumut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>-Mengimbau Wakil Menteri Agama RI untuk menjaga objektivitas dalam proses evaluasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>-Mendorong Inspektorat Jenderal Kemenag RI melakukan pemeriksaan internal secara profesional dan transparan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>-Mengajak Komisi VIII DPR RI untuk turut mengawasi proses evaluasi agar berjalan sesuai prinsip akuntabilitas publik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Dorongan untuk Perbaikan Tata Kelola&#8221;</p>
<p>Menurut Formasu, sejumlah dinamika di lingkungan Kemenag Sumut dalam dua tahun terakhir menunjukkan perlunya perbaikan tata kelola birokrasi dan peningkatan komunikasi internal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami tidak bermaksud menjatuhkan siapapun, tetapi mendorong perbaikan agar Kemenag Sumut semakin profesional dan berintegritas,” tambah Akmal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi damai yang dimulai dari Bundaran HI dan berakhir di Kantor Kemenag RI tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Para peserta membawa spanduk bertuliskan seruan moral untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas birokrasi di Kemenag Sumut.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber :Forum Masyarakat Sumatera Utara (Formasu)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum PP KAMMI Apresiasi Penurunan Biaya Haji 2026 dan Dukung Umrah Mandiri</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/31/ketum-pp-kammi-apresiasi-penurunan-biaya-haji-2026-dan-dukung-umrah-mandiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 07:17:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Haji]]></category>
		<category><![CDATA[BPIH 2026]]></category>
		<category><![CDATA[BPKH]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Haji dan Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Amri Akbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<category><![CDATA[Umrah Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8262</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta&#124;PERS.NEWS- Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Muhammad Amri Akbar,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta|PERS.NEWS-</strong> Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Muhammad Amri Akbar, mengapresiasi langkah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia yang berhasil menurunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 H/2026 M sekitar Rp2 juta dibanding tahun sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data resmi @kemenhaj.ri, rata-rata BPIH tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp87.409.365 per jamaah reguler, turun dari Rp89.410.259 pada 2025. Dari total tersebut, jamaah hanya membayar Rp54.193.807, sementara sisanya ditanggung melalui nilai manfaat haji sebesar Rp33.215.559 yang dikelola BPKH.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Penurunan ini langkah nyata yang berpihak kepada umat. Dengan biaya sekitar Rp54 juta per jamaah, pemerintah telah berupaya meringankan beban masyarakat tanpa menurunkan kualitas pelayanan ibadah,” ujar Amri, Jumat (31/10).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Amri menilai kebijakan ini menunjukkan hasil positif dari reformasi tata kelola haji dan umrah, yang kini lebih transparan dan efisien. Ia juga menyambut baik rencana Program Umrah Mandiri, yang dinilainya membuka ruang partisipasi masyarakat untuk beribadah lebih fleksibel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Program ini bisa menjadi bentuk pemberdayaan jamaah, asalkan pemerintah tetap memastikan edukasi, bimbingan, dan perlindungan agar tidak disalahgunakan,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di akhir pernyataannya, Amri menegaskan bahwa PP KAMMI akan terus mendukung kebijakan publik yang berpihak pada umat serta mendorong digitalisasi layanan haji dan umrah guna mewujudkan tata kelola yang profesional dan berkeadilan.(AGB)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sumber : PIMPINAM PUSAT KAMMI</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
