<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapoldasu</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/kapoldasu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 15:50:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Kapoldasu</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolsek Patumbak Belum Beri Tanggapan, GPPRSI Sumut Minta Kapolrestabes Medan Tindaklanjuti Dugaan Operasional THM Saat Ramadan</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/05/kapolsek-patumbak-belum-beri-tanggapan-gpprsi-sumut-minta-kapolrestabes-medan-tindaklanjuti-dugaan-operasional-thm-saat-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 14:18:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[bupatideliserdang]]></category>
		<category><![CDATA[GPPRSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kapoldasu]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolrestabes Medan]]></category>
		<category><![CDATA[THM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10555</guid>

					<description><![CDATA[DELI SERDANG&#124;PERS.NEWS- Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia Sumatera Utara (GPPRSI Sumut) menyoroti dugaan masih beroperasinya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong data-start="348" data-end="378">DELI SERDANG|PERS.NEWS-</strong> Gerakan Pemuda Perwakilan Rakyat Seluruh Indonesia Sumatera Utara (GPPRSI Sumut) menyoroti dugaan masih beroperasinya sebuah tempat hiburan malam (THM) di kawasan Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, selama bulan suci Ramadan.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-69a997e1-c96c-8323-bc13-4ee1c50e5d19-0" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="8eea0b28-5cd6-46e0-bc58-f8a975707f11" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="626" data-end="899">Aktivitas tersebut dinilai bertentangan dengan Surat Edaran Bupati Deli Serdang Nomor: 400.6/631 Tahun 2025 yang mengimbau seluruh tempat hiburan malam untuk menghentikan operasional selama Ramadan guna menjaga ketertiban serta menghormati nilai-nilai keagamaan masyarakat.</p>
<p data-start="901" data-end="1220">Ketua GPPRSI Sumut, Hendra, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan adanya aktivitas operasional di THM bernama <strong data-start="1011" data-end="1024">4 Brother</strong> yang berada di Jalan Kebun Kopi, Gang Kolam Pancing Distro, kawasan Marindal, Kecamatan Patumbak. Ia menyebutkan lokasi tersebut berada di sudut gang yang relatif tidak terlihat dari jalan utama.</p>
<p data-start="1222" data-end="1468">Menurut Hendra, lokasi tempat hiburan malam tersebut juga berada tidak jauh dari sebuah pondok pesantren di sekitar kawasan tersebut. Kondisi itu, kata dia, menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat, terlebih pada bulan Ramadan.</p>
<p data-start="1470" data-end="1678">Temuan tersebut diperoleh melalui kegiatan inspeksi lapangan yang dilakukan oleh tim GPPRSI Sumut pada Selasa malam (3/3/2026) sekitar pukul 23.48 WIB hingga Rabu dini hari (4/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.</p>
<p data-start="1680" data-end="1881">“Kami menemukan adanya aktivitas yang kami duga sebagai operasional tempat hiburan malam di lokasi tersebut saat Ramadan. Hal ini kami nilai bertentangan dengan imbauan pemerintah daerah,” ujar Hendra.</p>
<p data-start="1883" data-end="2046">Selain itu, GPPRSI Sumut juga meminta aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya peredaran narkotika jenis ekstasi di lokasi tersebut.</p>
<p data-start="2048" data-end="2263">Hendra mengatakan pihaknya telah mendatangi Polsek Patumbak untuk menyampaikan informasi tersebut. Namun hingga saat itu, menurutnya, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan yang disampaikan.</p>
<p data-start="2265" data-end="2420">“Kami berharap aparat dapat segera menindaklanjuti informasi yang kami sampaikan agar situasi tetap kondusif di tengah masyarakat selama Ramadan,” katanya.</p>
<p data-start="2422" data-end="2617">GPPRSI Sumut juga meminta pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Medan, untuk melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi yang dimaksud serta memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.</p>
<p data-start="2619" data-end="2811">Selain itu, organisasi tersebut juga mendorong adanya pengawasan terhadap tempat hiburan malam di wilayah Patumbak apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku selama Ramadan.</p>
<p data-start="2813" data-end="3037">Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, GPPRSI Sumut berencana menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat, 13 Maret 2026. Hendra menyebutkan surat pemberitahuan aksi tersebut telah disampaikan kepada pihak Intelkam Polrestabes Medan.</p>
<p data-start="3039" data-end="3160">“Jika belum ada tindakan, kami akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat,” ujarnya.(Red)</p>
<p data-start="3162" data-end="3279"><strong data-start="3162" data-end="3279">Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Patumbak belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Germanas Dukung Masyarakat Ranah Nata: Suara Keadilan Tak Boleh Dibungkam</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/15/germanas-dukung-masyarakat-ranah-nata-suara-keadilan-tak-boleh-dibungkam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 23:51:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[GERMANAS]]></category>
		<category><![CDATA[Ikappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Kapoldasu]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[LABRN]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat natal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasmaul Hamdani]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[PT. GLP gruti lestari pratama]]></category>
		<category><![CDATA[Ranah nata]]></category>
		<category><![CDATA[Sutan firmansyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7870</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : Nasmaul Hamdani Sekretaris Umum Germanas MANDAILING NATAL&#124;PERS.NEWS &#8211; Info telah beredar dari kalangan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Oleh :</p>
<h4 style="text-align: center;">Nasmaul Hamdani</h4>
<p style="text-align: center;">Sekretaris Umum Germanas</p>
<hr />
<p><strong>MANDAILING NATAL|PERS.NEWS </strong>&#8211; Info telah beredar dari kalangan masyarakat Kec natal Pemkab Mandailing Natal, Ketua dan Sekretaris Lembaga Adat dan Budaya Ranah Nata (LABRN) hari ini memenuhi panggilan penyidik Jatanras Polda Sumatera Utara. Pemanggilan itu terkait laporan salah satu pimpinan perusahaan perkebunan sawit, PT. GLP (gruti lestari pratama), atas pemasangan spanduk tuntutan plasma yang dianggap sebagai bentuk hasutan.</p>
<p>Padahal, belum pernah terjadi aksi demonstrasi ataupun tindakan yang bersifat anarkis. Spanduk tersebut hanyalah ungkapan hati masyarakat yang telah lama berjuang menuntut haknya — hak atas kebun plasma sebagaimana diamanatkan dalam Permentan No. 98 Tahun 2013, yaitu kewajiban perusahaan membangun kebun plasma masyarakat sebesar 20 persen dari luas lahan yang dikelolanya.</p>
<p>Perjuangan itu lahir bukan karena kebencian, melainkan karena rasa kehilangan. Tanah yang dulunya menjadi ladang dan sawah orang tua mereka kini berubah menjadi perkebunan yang hasilnya tak lagi dinikmati oleh warga sekitar.</p>
<p>Pengurus Germanas: Kami Berdiri Bersama Rakyat Ranah Nata</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Gerakan Mahasiswa Ikappenas (Germanas) menyampaikan dukungan moril dan solidaritas kemanusiaan kepada masyarakat Ranah Nata dan LABRN.</p>
<p>“Kami memahami betapa berat perjuangan ayahanda serta para abang kami di kecamatan Natal. Mereka bukan sedang melawan, tapi sedang memperjuangkan hak yang sudah dijamin oleh aturan negara,hal itu menyentuh hati nurani kami untuk bergerak bersama” ujar Sutan firmansyah Ketua Germanas.</p>
<p>Bagi Germanas, perjuangan LABRN dan Tim Nata Bersatu bukanlah tindakan melanggar hukum, melainkan bentuk partisipasi rakyat dalam menegakkan keadilan sosial. Suara mereka seharusnya didengar, bukan diintimidasi.</p>
<p>Menyerukan Ketegasan Pemerintah dan Keadilan Sosial</p>
<p>Germanas juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menengahi persoalan ini. Sesuai Pasal 51 ayat (1) dan (3) Permentan No. 98 Tahun 2013, pemerintah daerah berwenang memberikan peringatan tertulis hingga tiga kali, dan mencabut izin usaha bagi perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban plasma.</p>
<p>“Kami percaya, Bupati Mandailing Natal memiliki keberanian moral untuk menegakkan aturan ini dengan adil. Pengawasan dan ketegasan adalah bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat,” lanjut Sekretaris Umum Germanas.</p>
<p>Germanas menegaskan bahwa perjuangan masyarakat Ranah Nata harus ditempatkan dalam kerangka besar keadilan agraria — sebuah cita-cita luhur bangsa yang memastikan tanah dan hasilnya memberi manfaat bagi banyak orang, bukan segelintir pihak.</p>
<p>Dukungan Tanpa Kekerasan, Solidaritas Tanpa Batas</p>
<p>Germanas menolak segala bentuk kekerasan dan mengajak semua pihak untuk tetap menempuh jalur damai dan dialogis. Perjuangan yang dilakukan masyarakat Ranah Nata, menurut mereka, adalah bentuk keberanian moral yang harus dihormati.</p>
<p>“Kami mahasiswa hadir bukan untuk memperkeruh keadaan, tetapi untuk memperkuat semangat damai dan keberanian rakyat kecil yang mencari keadilan. Kami percaya, suara mereka akan sampai — karena kebenaran tak bisa dibungkam,” tutur salah satu pengurus Germanas.</p>
<p>Harapan di Tengah Perjuangan</p>
<p>Germanas mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga adat, organisasi mahasiswa, dan pemerintah untuk membuka ruang dialog yang jujur dan adil. Dukungan moral ini adalah wujud kepedulian agar perjuangan Ranah Nata tetap berada di jalur yang damai, bermartabat, dan konstitusional.<br />
“Kami percaya, dari Ranah Nata akan lahir pelajaran berharga: bahwa keadilan harus diperjuangkan, tetapi dengan hati yang tenang dan niat yang tulus,” tutup sekretaris umum Germanas. (RED)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
