<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kekerasan Olahraga &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/kekerasan-olahraga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 06:53:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Kekerasan Olahraga &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PERBASI NTB Tegas Tolak Kekerasan, Minta Sanksi Tak Matikan Masa Depan Atlet</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/06/perbasi-ntb-tegas-tolak-kekerasan-minta-sanksi-tak-matikan-masa-depan-atlet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:52:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Basket Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Berita NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Bola Basket NTB]]></category>
		<category><![CDATA[DBL]]></category>
		<category><![CDATA[DPD PERBASI NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Mataram]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamad Shalahuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Nazalus Syobri]]></category>
		<category><![CDATA[NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Pembinaan Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[PERBASI NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Sportivitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13827</guid>

					<description><![CDATA[MATARAM&#124;PERS.NEWS— DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan sikap tegas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MATARAM|PERS.NEWS—</strong> DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk kekerasan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun, PERBASI NTB juga meminta penerapan sanksi dalam sebuah persoalan kompetisi tetap mempertimbangkan prinsip keadilan dan pembinaan atlet.</p>
<p>Sikap tersebut disampaikan DPD PERBASI NTB sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem bola basket yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, fair play, keamanan, serta pembentukan karakter generasi muda.</p>
<p>Komitmen itu berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPD PERBASI NTB, Mohamad Shalahuddin, dengan meneruskan nilai-nilai pembinaan yang dikedepankan Ketua Umum DPP PERBASI, Budisatrio Djiwandono.</p>
<p>Dalam menyikapi persoalan yang terjadi, DPD PERBASI NTB diwakili Wakil Ketua Bidang SDM, Nazalus Syobri.</p>
<p>PERBASI NTB menyatakan menghormati keputusan DBL dan regulasi yang telah disosialisasikan kepada seluruh peserta. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pihak sekolah, tindakan kekerasan atau pelanggaran yang dilakukan supporter, baik di dalam maupun di luar area pertandingan, dapat menimbulkan konsekuensi terhadap tim atau sekolah peserta.</p>
<p>“Peraturan yang telah disepakati tentu harus kita hormati dan laksanakan,” demikian sikap PERBASI NTB.</p>
<p>Di sisi lain, PERBASI NTB juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta hasil investigasi Kepolisian. Seluruh pihak diimbau tidak mengambil kesimpulan secara sepihak sebelum proses investigasi dan penanganan hukum mendapatkan kejelasan.</p>
<p>Menurut PERBASI NTB, fakta dan bukti yang ditemukan dalam proses penyelidikan Kepolisian harus menjadi dasar dalam melihat persoalan secara objektif dan berkeadilan.</p>
<p>Meski demikian, penghormatan terhadap aturan dan proses hukum dinilai tidak berarti evaluasi harus dihentikan.</p>
<p>PERBASI memiliki tanggung jawab menjaga disiplin dan sportivitas sekaligus memastikan proses pembinaan atlet tetap berjalan. Karena itu, penerapan sanksi ke depan diharapkan mempertimbangkan proporsionalitas, keadilan dan aspek pembinaan.</p>
<p>Supporter yang terbukti melakukan pelanggaran dinilai harus mendapat sanksi tegas. Sekolah juga tetap bertanggung jawab terhadap pembinaan dan pengawasan suporternya.</p>
<p>Namun, atlet yang tidak terlibat langsung dalam pelanggaran dinilai perlu tetap diberikan kesempatan untuk bertanding, berkembang dan melanjutkan proses pembinaan.</p>
<p>PERBASI NTB menilai apabila konsekuensi terhadap tim berupa pertandingan tanpa kehadiran supporter, hal tersebut dapat menjadi salah satu bentuk sanksi tegas sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet untuk tetap mengikuti kompetisi.</p>
<p>“Kita hukum pelanggarannya. Kita hormati proses hukumnya. Kita bina suporternya. Kita evaluasi sekolahnya. Tetapi jangan kita matikan masa depan atletnya,” tegas PERBASI NTB.</p>
<p>PERBASI NTB menegaskan pihaknya tidak menolak penegakan aturan dan menentang segala bentuk kekerasan. Di saat yang sama, proses hukum tetap dihormati dan pembinaan atlet harus terus berjalan.</p>
<p>Sikap tersebut ditegaskan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem bola basket yang aman, sportif, berkeadilan dan profesional, sekaligus berorientasi pada prestasi serta pembentukan karakter generasi muda.<strong>(Red)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
