<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kesehatan masyarakat &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/kesehatan-masyarakat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Sep 2026 11:59:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>kesehatan masyarakat &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua Umum Pemuda Tabagsel Samsuddin Harahap, S.Kep Dukung Bakti Sosial IKA Keperawatan USU, 50 Anak Ikuti Khitanan Massal di Tanjungbalai</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/05/ika-fakultas-keperawatan-usu-gelar-bakti-sosial-dan-pelatihan-bhd-di-tanjungbalai-50-anak-ikuti-khitanan-massal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 11:56:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Hidup Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[IKA Fakultas Keperawatan USU]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungbalai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13806</guid>

					<description><![CDATA[TANJUNGBALAI&#124;PERS.NEWS— Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan Ikatan Alumni Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (IKA F.Kep...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANJUNGBALAI|PERS.NEWS—</strong> Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan Ikatan Alumni Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (IKA F.Kep USU) melalui kegiatan Bakti Sosial dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Kantor Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen alumni untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat edukasi dan literasi kesehatan di tengah masyarakat.</p>
<p>Kegiatan dipimpin Ketua Ikatan Alumni Fakultas Keperawatan USU, H. Apipuddin Harahap, S.Kep., Ners, dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kota Tanjungbalai, Kecamatan Sei Tualang Raso, DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Tanjungbalai , HIBGABI Sumatera Utara, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan USU yang diketuai M. Rois Gymnastia.</p>
<p>Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan. Salah satu agenda utama adalah khitanan massal yang diikuti sekitar 50 anak.</p>
<p>Khitanan massal tersebut menjadi bentuk kepedulian alumni Fakultas Keperawatan USU terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga di wilayah Kecamatan Sei Tualang Raso.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_13808" aria-describedby="caption-attachment-13808" style="width: 1320px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13808" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0247.jpg" alt="" width="1320" height="792" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0247.jpg 1320w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0247-768x461.jpg 768w" sizes="(max-width: 1320px) 100vw, 1320px" /><figcaption id="caption-attachment-13808" class="wp-caption-text"><strong>Keterangan Foto:Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda TABAGSEL, Samsuddin Harahap, S.Kep., turut mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial dan Khitanan Massal yang digelar IKA Fakultas Keperawatan USU di Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.</strong></figcaption></figure>
<p>Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari Samsuddin Harahap, S.Kep., Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda TABAGSEL, serta H. Yusuf Abdul Rachman Daulay, S.Kep., Ners, M.Kep., Ketua PW FPKHI (Forum Perawat Kesehatan Haji Indonesia) Sumatera Utara . Keduanya turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.</p>
<p>Samsuddin Harahap berharap kegiatan sosial dan kesehatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi bagian dari program kerja organisasi kepemudaan TABAGSEL di Sumatera Utara.</p>
<p>Sementara itu, Ketua IKA Fakultas Keperawatan USU, H. Apipuddin Harahap , menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian alumni terhadap masyarakat.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami berharap kehadiran Ikatan Alumni Fakultas Keperawatan USU dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Tanjungbalai. Pengabdian seperti ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kontribusi alumni kepada masyarakat dan almamater,” ujarnya.</p>
<p>Harapan tersebut sejalan dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai yang disampaikan melalui Staff Ahli Wali Kota Tanjungbalai, Anwar Ruji . Pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, perguruan tinggi, alumni, organisasi profesi, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat dalam satu kegiatan pengabdian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tingkatkan Kesiapsiagaan, Masyarakat Dilatih Bantuan Hidup Dasar</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan IKA Fakultas Keperawatan USU juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.</p>
<p>Hal tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat umum yang dilaksanakan bersama HIBGABI Sumatera Utara.</p>
<p>Pelatihan menghadirkan  Syahferi Anwar, S.Kep., Ners, M.Psi, sebagai instruktur bersama tim HIBGABI Sumatera Utara. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah dasar pertolongan pada kondisi kegawatdaruratan, khususnya ketika menghadapi korban yang mengalami henti jantung dan henti napas.</p>
<p>Pelatihan tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi, tetapi juga menekankan praktik keterampilan. Peserta diberikan kesempatan untuk memahami sekaligus mempraktikkan tahapan dasar Bantuan Hidup Dasar.</p>
<p>Dengan keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memberikan pertolongan awal secara tepat ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lingkungan sekitar sebelum korban mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.</p>
<p>Antusiasme warga pun terlihat sepanjang kegiatan. Masyarakat mengikuti setiap rangkaian acara secara aktif, baik dalam kegiatan bakti sosial maupun saat mengikuti sesi edukasi dan praktik BHD.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi, Pemerintah dan Organisasi Profesi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Staff Ahli Wali Kota Tanjungbalai Anwar Ruji, Direktur RSUD Tanjungbalai Dian Ramadha Sari, S.Kep., Ners, MKM, Dekan Fakultas Keperawatan USU Dr. Dudut Tanjung, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB, serta Ketua DPD PPNI Kota Tanjungbalai Eka Yustina, S.Kep., Ners, MKM.</p>
<p>Turut hadir mendampingi Dekan Fakultas Keperawatan USU, Wakil Dekan I Dr. Siti Zahara Nasution, S.Kp., MNS, serta sejumlah dosen Fakultas Keperawatan USU, yakni Dr. Cholina Trisna Siregar, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB; Luthfiani, S.Kep., Ners, M.Kes.; dan Ismayadi, S.Kep., Ners, M.Kes.</p>
<p>Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, alumni, organisasi profesi keperawatan, tenaga kesehatan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan program kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Bagi Fakultas Keperawatan USU, keterlibatan mahasiswa melalui BEM juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan keperawatan secara langsung di tengah masyarakat.</p>
<p>Pengalaman tersebut sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan profesional.</p>
<p>Ketua IKA Fakultas Keperawatan USU menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada pemberian pelayanan kesehatan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu menjaga kesehatan dan memberikan pertolongan awal ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan.</p>
<p>“Pengabdian bukan hanya tentang memberikan pelayanan, tetapi juga bagaimana kita membangun kemampuan masyarakat. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi kondisi kegawatdaruratan sebelum mendapatkan pertolongan tenaga kesehatan,” kata Apipuddin.</p>
<p>Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas kerja sama antara IKA Fakultas Keperawatan USU dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai, DPD PPNI Tanjungbalai, HIBGABI Sumatera Utara, BEM Fakultas Keperawatan USU, organisasi kepemudaan, serta berbagai pihak lainnya.</p>
<p>Antusiasme masyarakat menjadi indikator positif bahwa kegiatan pengabdian yang melibatkan perguruan tinggi, alumni, pemerintah, organisasi profesi, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan organisasi masyarakat memiliki peran strategis dalam mendekatkan pelayanan sekaligus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.</p>
<p>Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah sebagai bentuk nyata kontribusi insan keperawatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Red)</p>
<p>&#8220;Dari alumni, untuk almamater dan masyarakat.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarak HUT RI ke-81, Lintas Organisasi Gelar Khitan Massal di Medan Marelan</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/24/semarak-hut-ri-ke-81-lintas-organisasi-gelar-khitan-massal-di-medan-marelan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:14:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[BKMAD]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-81]]></category>
		<category><![CDATA[IDI Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan RI]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesira Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Khitan Massal]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Medan marelan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Tabagsel]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13413</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diisi dengan aksi sosial...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diisi dengan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel bersama Badan Kesejahteraan Masyarakat Deli (BKMAD), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sumatera Utara, Kesira Sumatera Utara, Majelis Pembinaan Kesehatan Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, serta sejumlah organisasi lainnya menggelarkhitan massal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah Alwasliyah, Jalan Datuk Rubiah, Lingkungan 29, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (23/8/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Khitan massal ini menjadi bagian dari rangkaian semangat berbagi dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui perayaan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Paduka Yang Mulia Aril Taufik Kalimashada, Ketua Umum BKMAD Tuah Junjungan Putra Diraja Negeri Deli Tengku Rizki Maulana, Ketua Harian Dt. Jamal Maulana Damanik, Kepala Kantor Kerapatan Kota Medan M. Yusuf/Raden Mas Yusuf, serta sejumlah tokoh dan penggiat kesehatan di Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Turut hadir Wakil Ketua IDI Sumatera Utara sekaligus Ketua Harian Kesira, Dr. M. Iqbal, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel, Samsuddin Harahap, didampingi Sekretaris Umum H. M. Sulyan Pulungan, M.Pd, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pemuda Tabagsel selalu siap kalau ada kegiatan sosial seperti ini. Kita ingin anak-anak kita tumbuh sehat, menjadi anak yang saleh, punya masa depan dan tentunya jauh dari narkoba,” ujar Samsuddin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, khitan massal merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kesehatan sekaligus masa depan generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga berpesan kepada anak-anak yang mengikuti khitan massal agar tetap semangat dan terus menjaga diri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pesan kami untuk anak-anak yang hari ini dikhitan, tetap semangat. Jadilah anak yang baik, rajin belajar, sayangi orang tua, jangan pernah menyentuh narkoba dan jadilah generasi sehat yang bisa membanggakan keluarga, agama dan bangsa,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Senyum anak-anak, orang tua, tenaga kesehatan dan para relawan menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan akan semakin bermakna ketika diisi dengan kepedulian, kebersamaan dan aksi nyata untuk masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang meneruskan semangat perjuangan dengan berbuat baik dan memberikan manfaat bagi sesama.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diskusi #12 Bahas Spatial Epidemiologi Hipertensi Berbasis GIS untuk Penguatan Kebijakan Evidence-Based di Kabupaten Belitung</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/23/diskusi-12-bahas-spatial-epidemiologi-hipertensi-berbasis-gis-untuk-penguatan-kebijakan-evidence-based-di-kabupaten-belitung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 03:47:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Spasial]]></category>
		<category><![CDATA[Epidemiologi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Evidence-Based Policy]]></category>
		<category><![CDATA[Faktor Risiko Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[GIS]]></category>
		<category><![CDATA[Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Belitung]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemetaan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Geografis]]></category>
		<category><![CDATA[Spatial Epidemiologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12334</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-18 Juni 2026 — Suasana ilmiah dan penuh antusiasme mewarnai pelaksanaan Diskusi #12 yang mengangkat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>18 Juni 2026 — Suasana ilmiah dan penuh antusiasme mewarnai pelaksanaan Diskusi #12 yang mengangkat tema “Spatial Epidemiologi Hipertensi Berbasis Geographic Information System (GIS) sebagai Strategi Penguatan Kebijakan Evidence-Based di Kabupaten Belitung”. Kegiatan ini diselenggarakan di MedanHall Kopi Pahit KKPRI UINSU, Kamis (18/6/2026), dan menghadirkan akademisi, peneliti, serta praktisi kesehatan masyarakat untuk mendiskusikan pemanfaatan teknologi spasial dalam pengendalian penyakit tidak menular.</p>
<p>Kegiatan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sumatera Utara. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan riset dan inovasi berbasis data dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Acara dipandu oleh moderator Dr. Ahmad Syukri Sitorus, yang mengarahkan jalannya diskusi secara dinamis dan interaktif. Dalam pengantarnya, ia menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah dalam perumusan kebijakan kesehatan daerah, khususnya dalam mengatasi tingginya prevalensi hipertensi yang menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Maslathif Dwi Purnomo, Ph.D. turut memberikan pandangan mengenai pentingnya integrasi teknologi GIS dalam pemetaan faktor risiko kesehatan. Menurutnya, analisis spasial memungkinkan para pengambil kebijakan mengidentifikasi wilayah prioritas intervensi secara lebih akurat sehingga program kesehatan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.</p>
<p>Sebagai pembahas, Dewi Asgutina, S.Kep., Ners., M.Kes. menyampaikan berbagai perspektif terkait implementasi hasil penelitian ke dalam praktik pelayanan kesehatan dan kebijakan publik. Ia menekankan bahwa pemetaan spasial hipertensi dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat.</p>
<p>Diskusi ini juga menyoroti hasil penelitian yang didukung melalui skema BOPTN dengan peneliti utama Dr. Wasiyem, SST., S.Pd., M.Si. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Geographic Information System (GIS) mampu memberikan gambaran distribusi kasus hipertensi secara lebih komprehensif, termasuk hubungan antara faktor lingkungan, sosial, serta akses terhadap pelayanan kesehatan.</p>
<p>Para peserta menyambut baik hasil kajian yang dipaparkan karena dinilai dapat menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran di Kabupaten Belitung. Melalui pendekatan *evidence-based*, pemerintah daerah diharapkan mampu merancang strategi pengendalian hipertensi yang tidak hanya responsif terhadap kondisi lapangan, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.</p>
<p>Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan konstruktif. Para peserta sepakat bahwa pemanfaatan GIS dalam epidemiologi kesehatan masyarakat merupakan inovasi yang perlu terus dikembangkan guna mendukung transformasi sistem kesehatan yang berbasis data, bukti ilmiah, dan kebutuhan masyarakat.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Khitanan Massal Gratis DPW PUI Sumut, Ringankan Beban dan Layani Umat</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/20/khitanan-massal-gratis-dpw-pui-sumut-ringankan-beban-dan-layani-umat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Syuhada Sinaga]]></category>
		<category><![CDATA[DPW PUI Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Khitan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Khitanan Massal Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Umat]]></category>
		<category><![CDATA[Persatuan Ummat Islam]]></category>
		<category><![CDATA[PUI Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ridha Dharmajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Shakira Zandi]]></category>
		<category><![CDATA[Zainul Fuad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12293</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Ummat Islam (DPW PUI) Sumatera Utara menggelar Khitanan Massal Gratis...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Ummat Islam (DPW PUI) Sumatera Utara menggelar Khitanan Massal Gratis pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Café Lazeez yang terintegrasi dengan Alfarabi Learning Center (ALC), Medan. Kegiatan yang diikuti oleh 80 anak dari berbagai wilayah di Kota Medan dan sekitarnya ini merupakan bagian dari komitmen PUI dalam memberikan pelayanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut melibatkan tim dokter dan tenaga kesehatan profesional yang dipimpin oleh Dokter Spesialis Bedah Saraf, Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya, yang juga merupakan Penasihat DPW PUI Sumatera Utara. Selain menjadi bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat, program ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan keumatan, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi sebagian masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutannya, Prof. Ridha Dharmajaya menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari keinginan agar organisasi dapat menghadirkan program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sebagai bagian dari DPW PUI Sumatera Utara, kami terus berpikir bagaimana organisasi ini dapat menghadirkan kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini anak-anak sedang menjalani masa libur sekolah, sementara kondisi ekonomi masyarakat juga tidak selalu mudah. Sebagai dokter bersama rekan-rekan tenaga medis lainnya, kami mencoba meringankan beban masyarakat melalui kegiatan khitanan massal gratis ini,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Prof. Dr. Zainul Fuad, M.A. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Café Lazeez dan Alfarabi Learning Center sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan kegiatan ini di Café Lazeez dan Alfarabi Learning Center. Sebagai lembaga yang memiliki misi pendidikan, sosial, dan keagamaan, kami siap mendukung berbagai program kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada umat,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum DPW PUI Sumatera Utara, Dr. Shakira Zandi, M.Si., menegaskan bahwa PUI akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“PUI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi umat, mulai dari hal-hal yang paling mendasar. Selain program sosial seperti khitanan massal, saat ini PUI juga sedang memproses pembebasan lahan wakaf melalui DPP PUI seluas kurang lebih 5.000 meter persegi yang nantinya akan dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan umat Islam mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi lain, Ketua Panitia Khitanan Massal Gratis DPW PUI Sumatera Utara, Dr. Chandra Syuhada Sinaga, M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PUI untuk semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ingin PUI hadir lebih dekat dengan masyarakat dan dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi generasi muda umat Islam, termasuk dalam menyambut masa peralihan menuju usia remaja. Karena itu, seluruh panitia melaksanakan kegiatan ini dengan niat yang ikhlas, tulus, dan penuh totalitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kegiatan khitanan massal gratis ini, DPW PUI Sumatera Utara berharap dapat terus memperkuat kontribusinya dalam bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat. Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, tenaga medis, dan lembaga pendidikan dapat menghadirkan manfaat yang luas bagi umat.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasat Binmas Polres Labuhanbatu Hadiri Rapat Reviu Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/18/kasat-binmas-polres-labuhanbatu-hadiri-rapat-reviu-kinerja-pencegahan-dan-percepatan-penurunan-stunting-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 20:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[AKP S Tampubolon]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Binmas]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Penurunan Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Program Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Reviu Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi Lintas Sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9337</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU&#124;PERS.NEWS — Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Labuhanbatu, AKP S. Tampubolon, mengikuti kegiatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="360" data-end="693"><strong>LABUHANBATU|PERS.NEWS —</strong> Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (<strong data-start="414" data-end="430">Kasat Binmas</strong>) Polres Labuhanbatu, <strong data-start="452" data-end="473">AKP S. Tampubolon</strong>, mengikuti kegiatan <strong data-start="494" data-end="595">Rapat Reviu Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2025</strong>. Kegiatan tersebut digelar di <strong data-start="626" data-end="672">Ruang Data dan Karya Kabupaten Labuhanbatu</strong>, Kamis (18/12/2025).</p>
<p data-start="695" data-end="1054">Rapat ini dilaksanakan sebagai forum evaluasi lintas sektor guna meninjau capaian program pencegahan stunting sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Labuhanbatu. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.</p>
<p data-start="1056" data-end="1338">Kehadiran Polres Labuhanbatu melalui fungsi <strong data-start="1100" data-end="1110">Binmas</strong> mencerminkan komitmen <strong data-start="1133" data-end="1142">Polri</strong> dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.</p>
<p data-start="1340" data-end="1621">Kapolres Labuhanbatu <strong data-start="1361" data-end="1411">AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H.</strong>, melalui <strong data-start="1421" data-end="1457">Plt. Kasi Humas IPTU Arwin, S.H.</strong>, menyampaikan bahwa Polres Labuhanbatu siap memberikan dukungan penuh terhadap program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan <strong data-start="1594" data-end="1620">preemtif dan preventif</strong>.</p>
<blockquote data-start="1623" data-end="1857">
<p data-start="1625" data-end="1857">“Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya kesehatan ibu dan anak sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini,” ujar IPTU Arwin.</p>
</blockquote>
<p data-start="1859" data-end="2055">Ia menambahkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga turut hadir dalam upaya pembangunan manusia melalui pendekatan sosial kemasyarakatan yang berkelanjutan.</p>
<p data-start="2057" data-end="2320">Melalui partisipasi aktif dalam rapat reviu ini, diharapkan terbangun <strong data-start="2127" data-end="2160">kolaborasi yang semakin solid</strong> antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait, sehingga upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Labuhanbatu dapat berjalan lebih optimal.</p>
<p data-start="2322" data-end="2507">Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mewujudkan <strong data-start="2381" data-end="2429">generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas</strong>, sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu. <em data-start="2499" data-end="2507">(Arif)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kiai Said Aqil Minta Konsesi Tambang untuk PBNU Dikembalikan: “Lebih Banyak Madharat daripada Manfaat”</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/09/kiai-said-aqil-minta-konsesi-tambang-untuk-pbnu-dikembalikan-lebih-banyak-madharat-daripada-manfaat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 23:20:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi layanan umat]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[KH Said Aqil Siroj]]></category>
		<category><![CDATA[khittah NU]]></category>
		<category><![CDATA[konsesi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[madharat dan manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[pengembalian konsesi]]></category>
		<category><![CDATA[perdebatan internal]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Tebuireng]]></category>
		<category><![CDATA[polemik publik]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9084</guid>

					<description><![CDATA[JAWA TIMUR&#124;PERS.NEWS-Suasana hangat menyelimuti kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, saat Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="draggable h-header-height bg-token-bg-primary sticky top-0 z-10 flex items-center justify-between gap-2 border-transparent px-2 md:hidden print:hidden [box-shadow:var(--sharp-edge-top-shadow)]">
<div class="no-draggable flex items-center">
<div class="flex items-center"><strong>JAWA TIMUR|PERS.NEWS-</strong>Suasana hangat menyelimuti kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, saat Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj bersilaturahim dengan para kiai dan santri, Sabtu (6/12/2025).</div>
<div></div>
<div class="flex items-center">Di tengah pertemuan yang berlangsung akrab itu, Kiai Said menyampaikan pandangan penting mengenai polemik konsesi tambang yang sebelumnya diberikan pemerintah kepada PBNU.</div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="thread" class="group/thread h-full w-full">
<div class="composer-parent flex flex-col focus-visible:outline-0 overflow-hidden h-full" role="presentation">
<div class="relative basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:28px] grow flex overflow-hidden">
<div class="relative h-full">
<div class="flex h-full flex-col overflow-y-auto @w-xl/main:pt-(--header-height) [scrollbar-gutter:stable_both-edges]">
<div class="flex flex-col text-sm @w-xl/main:pt-header-height keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="1d962c77-a2c7-4ce5-9abc-367cb1369314" data-testid="conversation-turn-8" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="1d962c77-a2c7-4ce5-9abc-367cb1369314" data-message-model-slug="gpt-5-1">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="669" data-end="900">Dengan nada tenang namun tegas, Kiai Said mengusulkan agar konsesi tersebut <strong data-start="745" data-end="779">dikembalikan kepada pemerintah</strong>. Ia menilai langkah itu merupakan pilihan terbaik demi menjaga marwah organisasi dan menghindari polemik berkepanjangan.</p>
<p data-start="902" data-end="1237">Pada awalnya, menurut Kiai Said, kebijakan pemberian konsesi tambang dipandang sebagai bentuk apresiasi negara atas kontribusi Nahdlatul Ulama bagi bangsa. Selain itu, peluang ini sempat dianggap dapat mendukung kemandirian ekonomi organisasi, terutama dalam meningkatkan layanan dan program sosial untuk warga NU di seluruh Indonesia.</p>
<p data-start="1239" data-end="1518">Namun, kondisi di lapangan berjalan tidak semulus rencana. Dalam beberapa bulan terakhir, perdebatan internal muncul, baik terkait tata kelola maupun pertimbangan etis. Di luar organisasi, polemik di ruang publik semakin meluas dan memunculkan pembelahan pandangan di masyarakat.</p>
<p data-start="1520" data-end="1830">“Saya sejak awal menghormati inisiatif pemerintah. Itu bentuk penghargaan yang baik. Tetapi melihat apa yang terjadi belakangan ini, konflik semakin melebar dan membawa madharat lebih besar daripada manfaat. Maka jalan terbaik adalah mengembalikannya kepada pemerintah,” ujar Kiai Said di hadapan para hadirin.</p>
<p data-start="1832" data-end="2108">Ia menekankan bahwa NU sebagai <strong data-start="1863" data-end="1895">jam’iyah diniyah ijtima’iyah</strong>—organisasi keagamaan dan kemasyarakatan—harus berhati-hati dalam memasuki sektor bisnis berisiko tinggi. Apalagi jika sektor tersebut bisa memicu persepsi keliru terhadap peran ulama maupun mandat keorganisasian.</p>
<p data-start="2110" data-end="2248">“NU ini rumah besar umat. Jangan sampai terseret pada urusan yang membawa kegaduhan dan menjauhkan kita dari khittah pendirian,” tegasnya.</p>
<p data-start="2250" data-end="2663">Menurut Kiai Said, perhatian NU seharusnya kembali diarahkan pada sektor-sektor yang selama ini menjadi kekuatan tradisional sekaligus kebutuhan jangka panjang umat. Ia menyoroti pentingnya investasi pada pendidikan pesantren, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, peningkatan layanan kesehatan berbasis komunitas, penguatan digitalisasi layanan umat, serta pembukaan lebih banyak beasiswa bagi generasi muda NU.</p>
<p data-start="2665" data-end="2760">“Keberkahan NU itu dari ketulusan, amanah, dan keilmuan. Bukan dari proyek tambang,” tambahnya.</p>
<p data-start="2762" data-end="3071">Pernyataan Kiai Said tersebut mendapatkan perhatian luas dari para kiai dan pengasuh pesantren yang hadir. Beberapa di antaranya menilai bahwa suara Kiai Said mencerminkan kegelisahan banyak warga NU yang berharap agar organisasi tetap berada pada jalur pengabdian sosial yang bersih dari potensi kontroversi.</p>
<p data-start="3073" data-end="3351">Meski demikian, usulan pengembalian konsesi masih menunggu tindak lanjut formal di tingkat organisasi maupun pemerintah. Di tengah dinamika tersebut, Kiai Said mengajak seluruh warga NU tetap tenang, saling menghormati, dan memprioritaskan kepentingan jamaah di atas segala hal.</p>
<p data-start="3353" data-end="3478">“Yang terpenting, NU tetap menjadi teladan dalam merawat kebinekaan, menjaga harmoni, dan menguatkan moral bangsa,” tutupnya.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
