<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketua PW IPNU Sumatera Utara</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/ketua-pw-ipnu-sumatera-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2026 17:10:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Ketua PW IPNU Sumatera Utara</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PW IPNU Sumut Soroti Dugaan Ketidaktepatan Penyaluran KIP Kuliah di LLDikti Wilayah I</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/04/pw-ipnu-sumut-soroti-dugaan-ketidaktepatan-penyaluran-kip-kuliah-di-lldikti-wilayah-i/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 17:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Penyimpangan]]></category>
		<category><![CDATA[IPNU Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PW IPNU Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[KIP Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[LLDIKTI Wilayah I]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Kurang Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10031</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS- Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sumatera Utara menyampaikan sikap kritis terhadap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="111" data-end="196"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong> Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sumatera Utara menyampaikan sikap kritis terhadap pengelolaan dan penyaluran dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara.</p>
<p data-start="491" data-end="859">Sikap tersebut disampaikan menyusul adanya hasil investigasi internal organisasi serta aduan mahasiswa yang diterima PW IPNU Sumut terkait dugaan penyaluran bantuan yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang seharusnya menjadi penerima utama program bantuan pendidikan tersebut.</p>
<p data-start="861" data-end="1031">Ketua PW IPNU Sumut, <strong data-start="882" data-end="901">Sarwani Siagian</strong>, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara dan harus dikelola secara adil, transparan, serta akuntabel.</p>
<p data-start="1033" data-end="1319">“Program KIP Kuliah pada dasarnya bertujuan membantu mahasiswa kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan tinggi. Ketika muncul dugaan ketidaktepatan dalam penyalurannya, maka hal tersebut perlu diklarifikasi dan ditindaklanjuti secara terbuka,” ujar Sarwani dalam keterangannya.</p>
<p data-start="1321" data-end="1637">PW IPNU Sumut mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran terhadap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan KIP Kuliah di LLDikti Wilayah I Sumut. Selain itu, organisasi pelajar ini juga meminta agar data penerima KIP Kuliah dapat dibuka secara transparan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.</p>
<p data-start="1639" data-end="1834">Tidak hanya itu, PW IPNU Sumut juga menekankan pentingnya evaluasi sistem verifikasi penerima bantuan guna memastikan asas keadilan dan objektivitas benar-benar diterapkan dalam program tersebut.</p>
<p data-start="1836" data-end="2158">Sebagai langkah organisasi, PW IPNU Sumut menginstruksikan seluruh kader di tingkat cabang hingga komisariat untuk tetap solid dan mengikuti arahan kepemimpinan. Mereka menyatakan akan mempertimbangkan langkah lanjutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila tidak terdapat penjelasan dan perbaikan dari pihak terkait.</p>
<p data-start="2160" data-end="2351">PW IPNU Sumut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu pendidikan demi memastikan hak mahasiswa, khususnya dari keluarga kurang mampu, dapat terpenuhi sesuai tujuan program KIP Kuliah.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PW IPNU Sumatera Utara Desak Presiden Tetapkan Status Siaga Bencana Nasional untuk Pulau Sumatera</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/ketua-pw-ipnu-sumatera-utara-desak-presiden-tetapkan-status-siaga-bencana-nasional-untuk-pulau-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 09:38:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Desak Presiden Tetapkan Status Siaga Bencana Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PW IPNU Sumatera Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8817</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Ketua PW Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumatera Utara, Sarwani Sagian, mendesak Presiden Republik Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN|PERS.NEWS-Ketua PW Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumatera Utara, Sarwani Sagian, mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera menetapkan status Siaga Bencana Nasional menyusul kondisi darurat yang tengah melanda berbagai wilayah di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Utara, Sibolga, dan Tapanuli Tengah, 30/11/25.</p>
<p>Sarwani mengungkapkan bahwa masyarakat di daerah terdampak banjir dan longsor saat ini sangat membutuhkan bantuan makanan pokok, sembako, serta obat-obatan. Ia menyebutkan bahwa proses distribusi logistik ke sejumlah wilayah yang terisolasi masih mengalami hambatan berat.</p>
<p>“Kami menyaksikan video yang beredar, terlihat masyarakat di Sibolga dan Tapanuli Tengah terpaksa menjarah toko-toko seperti Indomaret dan Alfamart karena bantuan sembako belum juga tiba. Ini menunjukkan betapa daruratnya keadaan di lapangan,” tegas Sarwani.</p>
<p>Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia meminta Presiden sebagai pemimpin tertinggi negara dan panglima dalam kondisi darurat untuk mengambil langkah cepat, terukur, dan menyeluruh agar situasi bisa segera dipulihkan.</p>
<p style="padding-left: 40px;">“<em>Kami dari Sumatera Utara memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia agar segera menetapkan status siaga bencana nasional, supaya penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi. Saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Aceh, hingga Sumatera Barat membutuhkan perhatian penuh dari pemerintah pusat,” lanjutnya.</em></p>
<p>Sarwani juga meminta Presiden untuk menggerakkan seluruh stakeholder terkait, termasuk kementerian, lembaga penanganan bencana, hingga Dinas Sosial, agar memastikan bantuan menjangkau masyarakat terdampak tanpa hambatan.</p>
<p>“Kami berharap pemerintah pusat segera turun tangan penuh, mengerahkan semua sumber daya agar kondisi di wilayah-wilayah terdampak dapat kembali normal secepatnya,” tutup Sarwani Sagian.(PR/red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
