<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korban Bencana</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/korban-bencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Dec 2025 22:21:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Korban Bencana</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua KOPRI PMII FSH UINSU, Hazizah Hasibuan, salurkan bantuan obat-obatan bagi korban banjir Aceh Tamiang.</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/30/ketua-kopri-pmii-uinsu-salurkan-bantuan-obat-obatan-untuk-korban-banjir-aceh-tamiang-hazizah-hasibuan-semoga-menjadi-penguat-di-tengah-derita-yang-masih-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 15:07:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepedulian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[KOPRI]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat-obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9467</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang pada 25 November lalu meninggalkan duka...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang pada 25 November lalu meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, sebagian masih bertahan di pengungsian, dan sebagian lainnya terus berjuang memulihkan kondisi kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas. Trauma masih jelas terlihat, terutama pada anak-anak dan lansia yang terdampak langsung.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="b0c3dbac-c432-4e3d-9097-a92b191bdad9" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="93fbc0da-609b-49ca-bf1e-27aa88aa558b" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="673" data-end="1029">Melihat kondisi tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan obat-obatan bagi para korban. Ketua KOPRI PMII FSH (Fakultas Syari&#8217;ah dan Hukum UINSU), <strong data-start="854" data-end="874">Hazizah Hasibuan</strong>, didampingi Bendahara Umum PMII FUSI (Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam  UINSU) , <strong data-start="913" data-end="929">Ilham Arifin</strong>, menyerahkan satu kotak bantuan obat-obatan yang dipersiapkan khusus untuk masyarakat Aceh Tamiang.</p>
<p data-start="1031" data-end="1539">Penyaluran bantuan dilakukan pada hari Selasa di kediaman Ketua Koordinator Penyaluran Bantuan Bencana Alam, <strong data-start="1140" data-end="1171">Ilham Hazfi Batubara, S.Psi</strong>, yang diwakili oleh Sekretaris Koordinator Penyaluran Bantuan Bencana Alam, <strong data-start="1248" data-end="1278">Riswanuddin Pasaribu, S.Pd</strong>, selaku Ketua Dema STAI Al-Hikmah Medan, bersama <strong data-start="1328" data-end="1361">Al-Ustadz Muhammad Azmi Fadli</strong>, di Jalan Bubu No. 105, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Kegiatan berlangsung penuh haru dengan suasana solidaritas yang kuat dari kader PMII yang hadir.</p>
<p data-start="1541" data-end="1834">Dalam kesempatan tersebut, Hazizah menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh Tamiang dan sejumlah wilayah lain di Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata solidaritas kemanusiaan.</p>
<blockquote data-start="1836" data-end="2094">
<p data-start="1838" data-end="2094">“Kami datang bukan hanya membawa obat-obatan, tetapi juga doa dan kepedulian. Kami turut merasakan kesedihan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu pemulihan kesehatan masyarakat,” ujarnya dengan haru.</p>
</blockquote>
<p data-start="2096" data-end="2316">Hazizah menambahkan bahwa bencana ini tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga meninggalkan luka emosional. Karena itu, dukungan moral dan kepedulian sangat dibutuhkan agar para korban tidak merasa sendiri.</p>
<p data-start="2318" data-end="2565">Sementara itu, Ilham Arifin menegaskan bahwa PMII akan terus hadir dalam setiap persoalan kemanusiaan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab pada dunia akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam bidang sosial dan kemanusiaan.</p>
<blockquote data-start="2567" data-end="2751">
<p data-start="2569" data-end="2751">“Sekecil apa pun bantuan, jika diberikan dengan ketulusan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini bukti bahwa mahasiswa peduli terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2753" data-end="3110">Bencana banjir dan longsor tersebut telah menyebabkan kerugian besar, mengganggu akses kesehatan, serta menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan obat-obatan yang disalurkan diharapkan dapat membantu penanganan masalah kesehatan pascabencana, terutama penyakit kulit, infeksi, dan gangguan kesehatan lainnya yang kerap muncul setelah banjir.</p>
<p data-start="3112" data-end="3180">Di akhir penyampaiannya, Hazizah berharap Aceh Tamiang segera pulih.</p>
<blockquote data-start="3182" data-end="3320">
<p data-start="3184" data-end="3320">“Semoga Aceh Tamiang bangkit kembali. Semoga masyarakat diberi kekuatan, dan kita semua terus bersatu dalam rasa kemanusiaan,” tutupnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="3322" data-end="3543">Dengan adanya kepedulian ini, PMII berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu, karena bencana bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang bagaimana manusia saling menguatkan di tengah cobaan berat.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bencana Sumatera Memburuk, Rampai Nusantara Mendesak Status Bencana Nasional dan Penegakan Hukum</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/01/bencana-sumatera-memburuk-rampai-nusantara-mendesak-status-bencana-nasional-dan-penegakan-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 16:54:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan ekologis]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rampai Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8921</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS- Sudah sepekan banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Sumatera: Aceh, Sumatera...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="209" data-end="531"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong> Sudah sepekan banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kondisi di lapangan kian mengkhawatirkan. Ribuan warga masih terisolasi, korban jiwa terus bertambah, dan puluhan ribu lainnya terpaksa mengungsi karena rumah mereka hancur digulung bencana.</p>
<p data-start="533" data-end="868">Dewan Eksekutif Wilayah (DEW) Rampai Nusantara Sumatera Utara menyatakan situasi darurat ini <strong data-start="626" data-end="684">telah melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah</strong>. Mereka menyerukan agar Pemerintah Pusat segera menetapkan status <strong data-start="751" data-end="771">Bencana Nasional</strong> demi mengerahkan seluruh potensi negara secara terkoordinasi dan cepat untuk penyelamatan warga.</p>
<p data-start="870" data-end="1133">“Kami melihat penanganan logistik, evakuasi, hingga layanan kesehatan masih jauh dari kata maksimal. Luasnya cakupan bencana dan banyaknya korban harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” ujar Ketua DEW Rampai Nusantara Sumut, <strong data-start="1105" data-end="1133">Ridwan Ali Ibrahim, M.H.</strong></p>
<p data-start="1135" data-end="1342">Bukan hanya desakan untuk meningkatkan level penanganan, Rampai Nusantara juga menyoroti adanya dugaan kerusakan ekologis yang memperburuk dampak bencana. Mereka meminta aparat penegak hukum bertindak tegas.</p>
<p data-start="1344" data-end="1545">“Kami menuntut semua pihak yang diduga terlibat sebagai penyebab bencana atau lalai dalam tugasnya diperiksa dan diadili. Ada akuntabilitas yang harus ditegakkan demi keselamatan rakyat,” tegas Ridwan.</p>
<p data-start="1547" data-end="1712">Rampai Nusantara berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penyelamatan saat ini, tetapi juga langkah hukum dan kebijakan nyata agar tragedi berulang dapat dicegah.</p>
<p data-start="1714" data-end="1852">Bencana ini menjadi alarm keras bahwa tata kelola lingkungan dan mitigasi bencana harus menjadi prioritas nasional — bukan sekadar wacana.(NAL)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MAPEL dan DPD IPK Sumut Desak Pemerintah Serius Tangani Bencana Banjir-Longsor Batang Toru</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/mapel-dan-dpd-ipk-sumut-desak-pemerintah-serius-tangani-bencana-banjir-longsor-batang-toru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 07:15:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Darwin Lubis]]></category>
		<category><![CDATA[DPD IPK Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[IPK Batang Toru]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Batang Toru]]></category>
		<category><![CDATA[MAPEL]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan Pasca Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Posko Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8811</guid>

					<description><![CDATA[TAPANULI SELATAN&#124;PERS.NEWS – Relawan Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) bersama Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TAPANULI SELATAN|PERS.NEWS</strong> – Relawan Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) bersama Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Sumatera Utara turun langsung memberikan bantuan dan mendirikan posko darurat pasca-bencana banjir dan longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.(29/11/25)</p>
<p>Bencana ini telah melanda beberapa desa, termasuk Pasar Huta Godang, Desa Aek Ngadol, Desa Sitinjak, Garoga Batu Horing, dan Huta Baru. Untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak, posko bantuan didirikan di Desa Sumuran, tepatnya di Halaman Masjid AR RIDHO.</p>
<p>*Bantuan dan Desakan Kepada Pemerintah*</p>
<p>Sekretaris DPD IPK Sumut, Darwin Lubis, hadir langsung di lokasi bencana pada tanggal 28 November 2025, memimpin sekitar 30 orang relawan MAPEL dari berbagai daerah seperti Medan dan Paluta, yang juga diperkuat oleh Keluarga Besar PAC IPK Batang Toru. Dalam konfirmasinya kepada media, Darwin Lubis menekankan bahwa kondisi di lokasi bencana sangat memerlukan perhatian serius dari pemerintah. &#8220;Bantuan sangat dibutuhkan di sini, terutama alat berat seperti ekskavator, mobil dump truck, dan chainsaw untuk membantu pemulihan lokasi bencana,&#8221; ujar Darwin Lubis.</p>
<p>Beliau juga menyampaikan desakan keras kepada pihak pemerintah terkait penanganan pasca-bencana. &#8220;Saya meminta keseriusan dari pihak pemerintah untuk menangani bencana ini. Sebab, kami melihat sejak tanggal 27 Nopember 2025, kami para relawan dan warga sekitar belum pernah melihat adanya kelengkapan dari BASARNAS dan BPBD yang seharusnya sudah berada di lokasi bencana dan pasca-bencana. Sampai tanggal 28 Nopember2025 tim relawan MAPEL hanya melihat kendaraan alat berat milik swasta yang berperan yaitu 1 unit Ekskavator yang bekerja untuk melakukan pemulihan jalan yang terputus karena terhadang oleh kayu kayu besar, hal tersebut dilakukan mereka karena merasa memiliki tanggung jawab moral,&#8221; tegas Darwin Lubis.</p>
<p>Kekurangan Logistik dan Evakuasi<br />
Selain kebutuhan alat berat, relawan juga menyoroti kebutuhan mendesak masyarakat, terutama beras, yang saat ini sulit didapatkan di lokasi. Tim relawan sedang melakukan upaya untuk menembus perbatasan antara Tapsel menuju Taput.</p>
<p>Informasi dari beberapa warga dan temuan relawan di lapangan juga mengindikasikan adanya korban yang belum ditemukan. &#8220;Kami sudah dua hari di lokasi, dan masih banyak jenazah yang ditemukan (Reken do),&#8221; tambah Darwin Lubis, merujuk pada dugaan masih banyak korban yang tertimbun longsor dan hanyut.</p>
<p>MAPEL dan IPK Sumut berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan masyarakat dan organisasi setempat demi mempercepat proses pemulihan dan bantuan, sambil menunggu respons dan tindakan nyata dari instansi pemerintah terkait.(NAL)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
