<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LP2M UINSU &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/lp2m-uinsu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 13:45:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>LP2M UINSU &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LP2M UINSU Gelar BICARA #9, Dorong Penguatan Kualitas Guru dalam Pembelajaran Inklusif di Kota Medan</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/21/lp2m-uinsu-gelar-bicara-9-dorong-penguatan-kualitas-guru-dalam-pembelajaran-inklusif-di-kota-medan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 13:45:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[BICARA #9]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Medan]]></category>
		<category><![CDATA[LP2M UINSU]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU Medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11698</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sumatera Utara Medan kembali menggelar forum...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sumatera Utara Medan kembali menggelar forum akademik bertajuk BICARA #9 (Bincang Capaian Akademik dan Riset Ilmiah), Kamis (21/5/2026), di Hall Kopi Pahit KKPRI UINSU. Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Kualitas Guru dalam Pembelajaran Inklusif pada Raudhatul Athfal Inklusif di Kota Medan.”</p>
<p>Forum ilmiah tersebut menjadi ruang strategis dalam memperkuat diskursus pendidikan inklusif, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini berbasis keislaman. Kegiatan ini menghadirkan para akademisi dan peneliti yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan mutu pendidikan inklusif di Indonesia.</p>
<p>Ketua LP2M UINSU, Prof. Dr. Nisful Khoiri, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kualitas guru merupakan fondasi utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan inklusif yang humanis, adaptif, dan berkeadilan.</p>
<p>Menurutnya, pendidikan inklusif tidak hanya berbicara tentang akses pendidikan, tetapi juga kualitas layanan pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik secara profesional dan berkelanjutan.</p>
<p>“Guru menjadi elemen paling penting dalam memastikan seluruh peserta didik memperoleh hak belajar yang setara dan berkualitas,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan ini turut menghadirkan Prof. Dr. Khadijah, M.Ag sebagai pembahas utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif dan ramah terhadap seluruh peserta didik.</p>
<p>“Guru memiliki peran sentral dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif, humanis, dan mampu mengembangkan potensi setiap anak tanpa diskriminasi,” ungkap Prof. Khadijah.</p>
<p>Sementara itu, Peneliti BOPTN UINSU, Dr. Ahmad Syukri Sitorus, M.A, memaparkan hasil riset mengenai implementasi pembelajaran inklusif pada Raudhatul Athfal di Kota Medan. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pedagogik guru, penguatan pendekatan pembelajaran diferensiatif, serta dukungan kelembagaan dalam membangun sistem pendidikan inklusif yang berkelanjutan.</p>
<p>“Pendidikan inklusif membutuhkan kolaborasi kuat antara guru, lembaga pendidikan, orang tua, dan lingkungan sosial agar proses pembelajaran benar-benar mampu menjangkau kebutuhan seluruh anak,” jelasnya.</p>
<p>Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen LP2M UINSU dalam membangun budaya akademik dan penguatan riset yang progresif. Kehadiran akademisi muda seperti Maslathif Dwi Purnomo, Ph.D menjadi simbol penguatan jejaring intelektual dan kolaborasi ilmiah yang berorientasi pada inovasi pendidikan serta peningkatan mutu akademik di lingkungan perguruan tinggi.</p>
<p>Diskusi berlangsung dinamis dengan dipandu moderator Willy Rahim Marpaung, M.Pd. Interaksi aktif antara narasumber dan peserta menciptakan suasana akademik yang hidup sekaligus memperkaya perspektif mengenai tantangan dan masa depan pendidikan inklusif di Indonesia.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan BICARA #9, LP2M UINSU kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang konsisten menghadirkan forum-forum akademik berkualitas guna mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, unggul, dan berdaya saing.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
