<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mahasiswa Bergerak</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/mahasiswa-bergerak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Dec 2025 17:26:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Mahasiswa Bergerak</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Solidaritas Tanpa Batas: Germanas dan Volunteer Medan Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Desa Aras Sembilan, Aceh Tamiang</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/28/solidaritas-tanpa-batas-germanas-dan-volunteer-medan-salurkan-bantuan-kemanusiaan-ke-desa-aras-sembilan-aceh-tamiang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 17:05:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Aras Sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[GERMANAS]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Sesama]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas]]></category>
		<category><![CDATA[Volunteer Medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9442</guid>

					<description><![CDATA[ACEH TAMIANG&#124;PERS.NEWS — Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS (GERMANAS) bersama Tim Volunteer Medan menunjukkan kepedulian nyata dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="250" data-end="683"><strong data-start="250" data-end="266">ACEH TAMIANG|PERS.NEWS</strong> — Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS (GERMANAS) bersama Tim Volunteer Medan menunjukkan kepedulian nyata dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Desa Aras Sembilan, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/12/25)</p>
<p data-start="250" data-end="683">Aksi ini menjadi bukti hadirnya mahasiswa dan relawan di tengah masyarakat yang masih berjuang menghadapi dampak sosial, ekonomi, serta psikologis akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah mereka.</p>
<p data-start="685" data-end="976">Bantuan berupa kebutuhan pokok disalurkan langsung kepada warga, memastikan bantuan tersebut sampai tepat sasaran. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh masyarakat setempat yang selama ini merindukan perhatian nyata dan keberpihakan dari berbagai pihak terhadap kondisi kehidupan mereka.</p>
<p data-start="978" data-end="1114">Perwakilan Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran moral mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.</p>
<blockquote data-start="1116" data-end="1393">
<p data-start="1118" data-end="1393">“Mahasiswa tidak boleh hanya lantang di ruang diskusi, tetapi juga harus hadir di ruang penderitaan. Apa yang kami lakukan hari ini mungkin sederhana, namun kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa masih berpihak, masih peduli, dan masih mau berjalan bersama rakyat,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1395" data-end="1574">Ia menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang GERMANAS untuk terus menumbuhkan kepekaan sosial di kalangan mahasiswa.</p>
<blockquote data-start="1576" data-end="1837">
<p data-start="1578" data-end="1837">“Bantuan ini memang tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi setidaknya menjadi penanda bahwa jeritan masyarakat tidak kami abaikan. Ini adalah panggilan kemanusiaan yang harus terus dijawab dengan aksi nyata,” ujar <strong data-start="1799" data-end="1810">Nasmaul</strong>, Sekretaris Umum GERMANAS.</p>
</blockquote>
<p data-start="1839" data-end="1998">Sementara itu, perwakilan Tim Volunteer Medan menilai kolaborasi lintas elemen menjadi kunci untuk menjangkau wilayah yang sering terpinggirkan dari perhatian.</p>
<blockquote data-start="2000" data-end="2270">
<p data-start="2002" data-end="2270">“Kami datang bukan sebagai penyelamat, tetapi sebagai saudara. Kami ingin masyarakat Desa Aras Sembilan tahu bahwa mereka tidak sendiri. Solidaritas adalah kekuatan utama, dan kolaborasi dengan mahasiswa semakin memperkuat langkah kami,” ungkap <strong data-start="2247" data-end="2269">Mayang M.C. Bahari</strong>.</p>
</blockquote>
<p data-start="2272" data-end="2399">Menurutnya, gerakan relawan lahir dari empati dan keberanian untuk hadir di tempat-tempat yang kerap luput dari sorotan publik.</p>
<blockquote data-start="2401" data-end="2575">
<p data-start="2403" data-end="2575">“Selama masih ada ketimpangan dan keterasingan sosial, relawan dan mahasiswa harus terus bergerak. Ini bukan akhir, tetapi awal dari kepedulian yang lebih luas,” tambahnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2577" data-end="2861">Melalui kegiatan ini, GERMANAS dan Volunteer Medan berharap dapat membangkitkan kepedulian bersama serta mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat pesisir dan daerah yang masih tertinggal dari arus pembangunan.(NH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Kampus ke Lokasi Bencana: Kepedulian GMKI Cabang Medan Komisariat UHN Medan di Batang Toru, Tapanuli Selatan</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/23/9369/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 18:05:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[BatangToru]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI Medan]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI UHN]]></category>
		<category><![CDATA[Huta Godang]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Ilmu Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[Natal Penuh Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[PeduliBencana]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[UHN Medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9369</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan Komisariat Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan menunjukkan kepedulian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="311" data-end="693"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan Komisariat Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti konkret peran mahasiswa Kristen dalam merespons penderitaan masyarakat di tengah situasi pascabencana.</p>
<p data-start="695" data-end="1035">Dipimpin langsung oleh Ketua GMKI Komisariat UHN Medan, Yoel Siahaan, kegiatan ini melibatkan enam orang kader GMKI yang secara sukarela turun langsung ke lokasi terdampak. Para relawan bahu-membahu membersihkan lumpur dan puing-puing sisa bencana yang menimbun rumah warga, kendaraan, serta fasilitas umum di sekitar permukiman masyarakat.</p>
<p data-start="1037" data-end="1481">Tidak hanya berfokus pada pemulihan lingkungan, relawan GMKI juga turut mendampingi masyarakat dalam mempersiapkan perayaan Natal di Gereja GKPA Huta Godang. Gereja yang sebelumnya tertimbun lumpur dibersihkan secara gotong royong agar dapat kembali difungsikan sebagai tempat ibadah dan perayaan Natal bagi jemaat setempat. Kegiatan ini menjadi wujud pelayanan iman sekaligus solidaritas kepada warga yang tengah mengalami duka dan kehilangan.</p>
<p data-start="1483" data-end="1661">Ketua GMKI Komisariat UHN Medan, Yoel Siahaan, menegaskan bahwa kehadiran GMKI di Huta Godang bukan sekadar aksi sosial, melainkan panggilan iman untuk hadir dan melayani sesama.</p>
<blockquote data-start="1663" data-end="1958">
<p data-start="1665" data-end="1958">“Di tengah kondisi sulit yang dialami masyarakat, GMKI terpanggil untuk hadir, bekerja bersama warga, dan ikut mempersiapkan Natal sebagai momentum pengharapan. Kami percaya bahwa pelayanan kecil yang kami lakukan dapat memberi semangat, kekuatan, dan harapan baru bagi masyarakat,” ujar Yoel.</p>
</blockquote>
<p data-start="1960" data-end="2277">Aksi kemanusiaan ini juga menjadi ruang kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan tanpa memandang latar belakang. Kehadiran relawan GMKI diharapkan mampu memberikan dukungan moral dan psikologis bagi warga dalam proses pemulihan pascabencana.</p>
<p data-start="2279" data-end="2729">Melalui kegiatan ini, GMKI Komisariat UHN Medan mengajak seluruh elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta masyarakat luas untuk turut berkontribusi membantu warga terdampak bencana di Huta Godang. Selain itu, GMKI juga mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait agar hadir secara serius, cepat, dan berkelanjutan dalam penanganan darurat serta pemulihan pascabencana, termasuk pemulihan tempat ibadah dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.</p>
<p data-start="2731" data-end="3104">GMKI Komisariat UHN Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah persoalan kemanusiaan dan sosial, sejalan dengan nilai dasar perjuangan GMKI: <strong data-start="2886" data-end="2915">Iman, Ilmu, dan Pelayanan</strong>. Di tengah situasi sulit, GMKI percaya bahwa Natal tetap dapat dirayakan sebagai tanda pengharapan, kasih, dan pemulihan bagi seluruh masyarakat Huta Godang, Batang Toru, Tapanuli Selatan.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMKRI Sumut Desak Pemerintah Cabut Izin PT Agincourt Resources, Dinilai Perusak Hutan dan Pemicu Bencana Ekologis di Tapanuli</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/17/pmkri-sumut-desak-pemerintah-cabut-izin-pt-agincourt-resources-dinilai-perusak-hutan-dan-pemicu-bencana-ekologis-di-tapanuli/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 10:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Audit Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Tapanuli]]></category>
		<category><![CDATA[Batang Toru]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Ekologis]]></category>
		<category><![CDATA[Cabut Izin Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Ecocide]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Ekologis]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Tapanuli]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[PT Agincourt Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Emas Martabe]]></category>
		<category><![CDATA[WALHI Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9278</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS- Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komisariat Daerah Sumatera Utara, Sintong Sinaga, menyampaikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="c5c010cd-f528-4bc9-9981-95ade0afd177" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="231da456-a17e-4a8a-8f22-7a29069b3fb8" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="278" data-end="690"><strong data-start="278" data-end="305">MEDAN|PERS.NEWS- </strong>Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komisariat Daerah Sumatera Utara, <strong data-start="407" data-end="425">Sintong Sinaga</strong>, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kemarahan publik atas bencana banjir dan longsor yang terus berulang di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara. Bencana tersebut telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, baik secara sosial, ekonomi, maupun ekologis.(17/12/25)</p>
<p data-start="692" data-end="1106">PMKRI Sumatera Utara menegaskan bahwa rangkaian bencana ekologis yang melanda Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan wilayah sekitarnya tidak dapat semata-mata dipandang sebagai bencana alam akibat curah hujan tinggi. Kerusakan hutan serta degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru akibat aktivitas industri ekstraktif dinilai menjadi faktor utama yang memperparah dampak banjir dan longsor.</p>
<p data-start="1108" data-end="1573">Berdasarkan data dan temuan <strong data-start="1136" data-end="1160">WALHI Sumatera Utara</strong>, sedikitnya tujuh perusahaan diduga kuat berkontribusi terhadap kerusakan ekosistem Batang Toru. Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan serius adalah <strong data-start="1315" data-end="1341">PT Agincourt Resources</strong>, pengelola Tambang Emas Martabe. Aktivitas operasional perusahaan tersebut dinilai telah mengakibatkan berkurangnya tutupan hutan, terganggunya fungsi hidrologis tanah, serta meningkatnya risiko banjir dan longsor di wilayah hilir.</p>
<p data-start="1575" data-end="1610">PMKRI Sumatera Utara menilai bahwa:</p>
<ol data-start="1612" data-end="2205">
<li data-start="1612" data-end="1874">
<p data-start="1615" data-end="1874">Aktivitas eksploitasi sumber daya alam yang dilakukan PT Agincourt Resources tidak mencerminkan prinsip keadilan ekologis dan mengabaikan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diamanatkan dalam <strong data-start="1840" data-end="1871">Pasal 28H ayat (1) UUD 1945</strong>.</p>
</li>
<li data-start="1875" data-end="2041">
<p data-start="1878" data-end="2041">Ekosistem Batang Toru merupakan kawasan strategis dan sangat sensitif yang seharusnya dilindungi, bukan dieksploitasi secara masif atas nama kepentingan ekonomi.</p>
</li>
<li data-start="2042" data-end="2205">
<p data-start="2045" data-end="2205">Bencana yang terjadi merupakan bentuk <strong data-start="2083" data-end="2115">kejahatan ekologis (ecocide)</strong> akibat pembiaran negara terhadap aktivitas korporasi yang terbukti merusak hutan dan DAS.</p>
</li>
</ol>
<p data-start="2207" data-end="2290">Sehubungan dengan hal tersebut, PMKRI Sumatera Utara dengan tegas menyatakan sikap:</p>
<ol data-start="2292" data-end="3002">
<li data-start="2292" data-end="2440">
<p data-start="2295" data-end="2440">Mendesak <strong data-start="2304" data-end="2363">Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara</strong> untuk segera mencabut izin operasi PT Agincourt Resources secara permanen.</p>
</li>
<li data-start="2441" data-end="2619">
<p data-start="2444" data-end="2619">Menuntut dilakukannya <strong data-start="2466" data-end="2530">audit lingkungan yang menyeluruh, independen, dan transparan</strong> terhadap seluruh aktivitas pertambangan PT Agincourt Resources di kawasan Batang Toru.</p>
</li>
<li data-start="2620" data-end="2758">
<p data-start="2623" data-end="2758">Mendorong <strong data-start="2633" data-end="2663">penegakan hukum yang tegas</strong> terhadap korporasi yang terbukti melakukan perusakan hutan dan memperparah bencana ekologis.</p>
</li>
<li data-start="2759" data-end="2896">
<p data-start="2762" data-end="2896">Menuntut <strong data-start="2771" data-end="2816">pemulihan ekologis (restorasi lingkungan)</strong> di wilayah hulu dan hilir DAS Batang Toru dengan melibatkan masyarakat lokal.</p>
</li>
<li data-start="2897" data-end="3002">
<p data-start="2900" data-end="3002">Menolak model pembangunan eksploitatif yang mengorbankan keselamatan rakyat demi keuntungan korporasi.</p>
</li>
</ol>
<p data-start="3004" data-end="3292">PMKRI Sumatera Utara menegaskan bahwa pembangunan sejati harus berpihak pada kelestarian ciptaan dan keselamatan manusia, bukan pada akumulasi modal segelintir pihak. Negara tidak boleh tunduk pada kepentingan korporasi yang terbukti merusak lingkungan dan mengancam kehidupan masyarakat.</p>
<blockquote data-start="3294" data-end="3474">
<p data-start="3296" data-end="3474">“Ketika hutan dihancurkan dan rakyat menjadi korban, maka negara wajib berpihak pada rakyat, bukan pada perusak lingkungan,” tegas <strong data-start="3427" data-end="3445">Sintong Sinaga</strong>, Ketua PMKRI Sumatera Utara.(Arif)</p>
</blockquote>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram Terjun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/12/aliansi-ormawa-undikma-mataram-terjun-langsung-salurkan-bantuan-untuk-korban-banjir-di-aceh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 07:49:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Aceh 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan Tanpa Batas]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UntukIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ORMAWA UNDIKMA]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[UNDIKMA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9131</guid>

					<description><![CDATA[NUSA TENGGARA BARAT&#124;PERS.NEWS — Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh menimbulkan dampak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="194" data-end="712"><strong>NUSA TENGGARA BARAT|PERS.NEWS —</strong> Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh menimbulkan dampak sosial ekonomi yang sangat signifikan. Ribuan warga terdampak, puluhan rumah terendam, fasilitas umum rusak, dan aktivitas masyarakat lumpuh total.</p>
<p data-start="194" data-end="712">Menyikapi kondisi tersebut, Aliansi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram bergerak cepat menjadi satu-satunya aliansi kampus dari luar daerah yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan aksi kemanusiaan.</p>
<h3 data-start="714" data-end="750"><strong data-start="718" data-end="750">Aksi Cepat dan Tepat Sasaran</strong></h3>
<p data-start="751" data-end="992">Setelah menerima laporan perkembangan bencana, Aliansi ORMAWA UNDIKMA segera melakukan koordinasi lintas organisasi. Penggalangan dana dilakukan secara internal dan eksternal, melibatkan civitas akademika, masyarakat, serta jejaring relawan.</p>
<p data-start="994" data-end="1178">Pada <strong data-start="999" data-end="1026">Selasa, 9 Desember 2025</strong>, tim relawan resmi berangkat menuju Aceh membawa bantuan kemanusiaan untuk disalurkan langsung kepada warga terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi:</p>
<ul data-start="1180" data-end="1420">
<li data-start="1180" data-end="1267">
<p data-start="1182" data-end="1267">Paket sembako (beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya)</p>
</li>
<li data-start="1268" data-end="1291">
<p data-start="1270" data-end="1291">Pakaian layak pakai</p>
</li>
<li data-start="1292" data-end="1316">
<p data-start="1294" data-end="1316">Peralatan kebersihan</p>
</li>
<li data-start="1317" data-end="1331">
<p data-start="1319" data-end="1331">Air bersih</p>
</li>
<li data-start="1332" data-end="1364">
<p data-start="1334" data-end="1364">Perlengkapan bayi dan wanita</p>
</li>
<li data-start="1365" data-end="1420">
<p data-start="1367" data-end="1420">Bantuan logistik tambahan sesuai kebutuhan lapangan</p>
</li>
</ul>
<p data-start="1422" data-end="1603">Selain menyalurkan bantuan fisik, relawan UNDIKMA juga berinteraksi dengan warga, memberikan dukungan psikososial, dan turut membantu proses pembersihan lingkungan terdampak banjir.</p>
<h3 data-start="1605" data-end="1661"><strong data-start="1609" data-end="1661">Satu-Satunya Kampus yang Hadir di Lokasi Bencana</strong></h3>
<p data-start="1662" data-end="1827">Kehadiran Aliansi ORMAWA UNDIKMA sebagai satu-satunya perwakilan kampus dari luar daerah menjadi bukti nyata peran penting mahasiswa dalam aksi kemanusiaan nasional.</p>
<p data-start="1829" data-end="2012">Ketua Aliansi ORMAWA UNDIKMA menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat tanpa memandang batas wilayah.</p>
<blockquote data-start="2014" data-end="2270">
<p data-start="2016" data-end="2270">“Kami hadir langsung ke Aceh untuk memastikan bahwa bantuan tersalurkan tepat sasaran. Solidaritas dalam situasi seperti ini sangat penting. Kami berharap kehadiran mahasiswa UNDIKMA dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<h3 data-start="2272" data-end="2312"><strong data-start="2276" data-end="2312">Kolaborasi Seluruh Elemen ORMAWA</strong></h3>
<p data-start="2313" data-end="2555">Aksi kemanusiaan ini melibatkan seluruh struktur ORMAWA UNDIKMA, termasuk BEM, DPM, UKM, dan himpunan mahasiswa prodi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi mahasiswa untuk bersatu dalam misi kemanusiaan.</p>
<p data-start="2557" data-end="2718">Seluruh perwakilan bekerja sama melakukan pendataan kebutuhan warga, distribusi bantuan, dan dokumentasi sebagai bentuk pelaporan transparan kepada para donatur.</p>
<h3 data-start="2720" data-end="2763"><strong data-start="2724" data-end="2763">Dukungan dari Kampus dan Masyarakat</strong></h3>
<p data-start="2764" data-end="2973">Rektor UNDIKMA memberikan apresiasi atas gerak cepat aliansi dalam merespons bencana tersebut. Masyarakat Aceh juga menyambut hangat kehadiran tim relawan, terutama karena bantuan tiba di saat kondisi darurat.</p>
<h3 data-start="2975" data-end="3011"><strong data-start="2979" data-end="3011">Harapan untuk Pemulihan Aceh</strong></h3>
<p data-start="3012" data-end="3208">Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram berharap kontribusi ini dapat membantu proses pemulihan pascabencana. Tim relawan juga menegaskan kesiapan UNDIKMA untuk memberikan bantuan lanjutan jika dibutuhkan.</p>
<hr data-start="3210" data-end="3213" />
<h2 data-start="3215" data-end="3248"><strong data-start="3218" data-end="3246">STATEMENT PRESMA UNDIKMA</strong></h2>
<p data-start="3249" data-end="3297"><strong data-start="3249" data-end="3297">Indra Awaluddin — Presiden Mahasiswa UNDIKMA</strong></p>
<blockquote data-start="3299" data-end="4058">
<p data-start="3301" data-end="3497">“Saya, Indra Awaluddin, selaku Presiden Mahasiswa Universitas Pendidikan Mandalika, menyampaikan bahwa kehadiran kami di Aceh adalah bentuk nyata komitmen mahasiswa UNDIKMA terhadap kemanusiaan.</p>
<p data-start="3504" data-end="3651">Kami tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan harapan, keberanian, dan solidaritas bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana.</p>
<p data-start="3658" data-end="3841">Mengulurkan tangan bagi kami bukan sekadar kewajiban, melainkan kehormatan. Aksi ini membuktikan bahwa mahasiswa UNDIKMA siap turun langsung dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.</p>
<p data-start="3848" data-end="3963">Semoga Aceh segera pulih, dan semoga sedikit bantuan yang kami bawa mampu memberi kekuatan untuk bangkit kembali.</p>
<p data-start="3970" data-end="4058">Kami selalu siap untuk Indonesia.”<br data-start="4004" data-end="4007" />— <strong data-start="4011" data-end="4030">Indra Awaluddin</strong>, Presiden Mahasiswa UNDIKMA</p>
</blockquote>
<figure id="attachment_9137" aria-describedby="caption-attachment-9137" style="width: 1040px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9137" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251212-WA0114.jpg" alt="" width="1040" height="468" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251212-WA0114.jpg 1040w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251212-WA0114-768x346.jpg 768w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption id="caption-attachment-9137" class="wp-caption-text">Aliansi ORMAWA UNDIKMA</figcaption></figure>
<h2 data-start="4065" data-end="4079"><strong data-start="4068" data-end="4079">Penutup</strong></h2>
<p data-start="4080" data-end="4342">Aksi kemanusiaan ini membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tetapi juga agen kemanusiaan. Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial demi memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
