<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mandailing Natal &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/mandailing-natal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Sep 2026 11:10:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.6</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Mandailing Natal &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koordinator AMPM Desak APH Telusuri Dugaan Distribusi Solar di Saba Purba</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/23/koordinator-ampm-desak-aph-telusuri-dugaan-distribusi-solar-di-saba-purba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 11:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Alfin Sahani]]></category>
		<category><![CDATA[AMPM]]></category>
		<category><![CDATA[APH]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Dayat]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi BBM]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan penimbunan solar]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Saba Purba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=14199</guid>

					<description><![CDATA[MANDAILING NATAL &#124; PERS.NEWS — Dugaan penimbunan dan pendistribusian solar di kawasan Saba Purba, Kabupaten...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1></h1>
<p><strong>MANDAILING NATAL | PERS.NEWS</strong> — Dugaan penimbunan dan pendistribusian solar di kawasan Saba Purba, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, menjadi sorotan Aliansi Mahasiswa Pemuda Merdeka (AMPM).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Koordinator AMPM, Alfin Sahani, meminta aparat penegak hukum (APH) melakukan verifikasi dan penyelidikan secara menyeluruh terhadap informasi tersebut. Menurutnya, pemeriksaan tidak semestinya hanya dilakukan terhadap sopir atau pekerja lapangan apabila nantinya ditemukan indikasi pelanggaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Desakan itu disampaikan Alfin pada Selasa (22/9/2026), menyusul beredarnya dokumentasi sejumlah truk yang terlihat berada di kawasan Saba Purba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Alfin mengakui keberadaan kendaraan dalam dokumentasi tersebut belum dapat dijadikan bukti bahwa telah terjadi tindak pidana. Karena itu, ia meminta aparat terlebih dahulu memastikan fakta di lapangan berdasarkan bukti dan keterangan para pihak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Jangan cuma orang lapangan yang dikejar. Kalau memang ada permainan, bongkar sampai ke hulunya. Siapa yang memasok, siapa yang menampung, siapa yang mengatur, dan siapa yang menikmati keuntungannya?” kata Alfin.</p>
<figure id="attachment_14206" aria-describedby="caption-attachment-14206" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14206" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260922-WA0173-3.jpg" alt="" width="1200" height="1600" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260922-WA0173-3.jpg 1200w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260922-WA0173-3-768x1024.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260922-WA0173-3-1152x1536.jpg 1152w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-14206" class="wp-caption-text"><strong>Keterangan foto:Sejumlah truk terlihat berada di kawasan Saba Purba, Kabupaten Mandailing Natal. Dokumentasi tersebut menjadi sorotan AMPM yang meminta aparat penegak hukum melakukan verifikasi terkait dugaan aktivitas distribusi solar.</strong></figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Nama Dayat Disebut, AMPM Minta Aparat Verifikasi</h3>
<p>Dalam informasi yang berkembang mengenai dugaan aktivitas tersebut, muncul nama seseorang yang disebut sebagai Dayat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Alfin menegaskan, penyebutan nama tersebut tidak dapat dimaknai sebagai bukti bahwa yang bersangkutan terlibat tindak pidana. Menurutnya, aparat perlu melakukan verifikasi untuk memastikan apakah nama tersebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas yang dipersoalkan atau tidak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau nama Dayat disebut, periksa dan telusuri. Kalau tidak terbukti, sampaikan kepada publik. Kalau ditemukan bukti keterlibatan, proses sesuai hukum,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga meminta aparat tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Jangan nanti yang diperiksa cuma orang yang pegang setir. Yang harus dicari juga siapa yang pegang kendali,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>AMPM Minta Penelusuran dari Hulu ke Hilir</h3>
<p>AMPM mendorong aparat menelusuri asal-usul solar, pola pembelian, kendaraan pengangkut, lokasi penyimpanan, penerima akhir, serta aliran transaksi apabila terdapat indikasi pelanggaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Alfin, apabila penyelidikan nantinya menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, penanganan diminta tidak berhenti pada pihak lapangan, tetapi diarahkan kepada seluruh pihak yang terbukti memiliki peran berdasarkan alat bukti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau memang bersih, buka dan jelaskan. Kalau ada pelanggaran, bongkar siapa pun yang terbukti terlibat. Jangan tebang pilih,” kata dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Alfin menilai distribusi BBM perlu mendapat perhatian karena menyangkut komoditas yang distribusinya diatur oleh negara. Namun, ia menekankan bahwa setiap dugaan pelanggaran tetap harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AMPM juga meminta Polres Mandailing Natal memberikan penjelasan apabila proses verifikasi atau penyelidikan telah dilakukan. Jika dugaan tersebut tidak terbukti, AMPM meminta adanya klarifikasi agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebaliknya, apabila aparat menemukan bukti adanya tindak pidana, proses hukum diharapkan dilakukan terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat sesuai peran dan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Publik tidak membutuhkan perang pernyataan. Publik membutuhkan jawaban berbasis bukti,” ujar Alfin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, dugaan aktivitas penimbunan dan pendistribusian solar di kawasan Saba Purba tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Media belum memperoleh keterangan dari pihak yang disebut dalam informasi tersebut maupun keterangan resmi dari Polres Mandailing Natal terkait dugaan tersebut. Konfirmasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait tetap terbuka untuk dimuat sebagai bagian dari keberimbangan pemberitaan.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Germenas Apresiasi Peresmian STAI Syekh Abdul Fattah Natal, Sebut Langkah Besar bagi Pendidikan Pantai Barat Mandailing</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/08/germenas-apresiasi-peresmian-stai-syekh-abdul-fattah-natal-sebut-langkah-besar-bagi-pendidikan-pantai-barat-mandailing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 01:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Basamo Mambangun Nagari]]></category>
		<category><![CDATA[Germenas]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan natal]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[STAI Syekh Abdul Fattah Natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13867</guid>

					<description><![CDATA[MANDAILING NATAL&#124;PERS.NEWS— Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS (Germenas) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas peresmian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MANDAILING NATAL|PERS.NEWS—</strong> Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS (Germenas) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas peresmian dan pembukaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Abdul Fattah Natal.</p>
<p>Germenas turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Pendidikan Pantai Barat Mandailing yang dinilai telah menunjukkan komitmen dan keberanian dalam menghadirkan lembaga pendidikan tinggi Islam di kawasan Pantai Barat Mandailing.</p>
<p>Bagi Germenas, kehadiran STAI Syekh Abdul Fattah Natal bukan sekadar menambah institusi pendidikan di daerah, tetapi menjadi langkah strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih dekat bagi generasi muda.</p>
<p>Kehadiran perguruan tinggi tersebut juga dinilai dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.</p>
<p>“Kami memberikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Pantai Barat Mandailing atas dedikasi dan ikhtiarnya menghadirkan STAI Syekh Abdul Fattah Natal. Ini bukan hanya tentang berdirinya sebuah perguruan tinggi, tetapi tentang membuka harapan dan kesempatan bagi generasi muda Pantai Barat Mandailing untuk menempuh pendidikan tinggi di daerah sendiri,” ujar Keluarga Besar Germenas.</p>
<p>Germenas menilai langkah Yayasan Pendidikan Pantai Barat Mandailing merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda dan kemajuan daerah. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, investasi di bidang pendidikan dinilai sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia untuk jangka panjang.</p>
<p>Kehadiran STAI Syekh Abdul Fattah Natal juga diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi potensi generasi muda di kawasan Pantai Barat Mandailing. Dengan adanya akses pendidikan tinggi yang lebih dekat, masyarakat tidak hanya memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas akademik, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan gagasan, kreativitas, kepemimpinan, serta kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan pembangunan di daerah.</p>
<p>Germenas berharap STAI Syekh Abdul Fattah Natal dapat berkembang menjadi pusat intelektual dan keislaman yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, kritis, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.</p>
<p>Germenas meyakini keberadaan perguruan tinggi akan memberikan dampak positif yang lebih luas apabila dibangun melalui kolaborasi antara kampus, pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>Karena itu, Germenas mendorong agar STAI Syekh Abdul Fattah Natal terus mendapatkan dukungan bersama sehingga dapat berkembang secara berkelanjutan, melahirkan lulusan yang kompeten dan berintegritas, serta mengambil peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu membawa Pantai Barat Mandailing menuju masa depan yang lebih maju.</p>
<p>Menurut Germenas, kemajuan daerah tidak cukup hanya dibangun melalui infrastruktur dan pembangunan fisik. Pembangunan manusia melalui pendidikan dan penguatan pengetahuan juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan berdaya saing.</p>
<p>Karena itu, kehadiran STAI Syekh Abdul Fattah Natal diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat masa depan Pantai Barat Mandailing.</p>
<p>Atas nama Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS (Germenas), disampaikan:</p>
<p>Selamat dan sukses atas Peresmian dan Pembukaan STAI Syekh Abdul Fattah Natal.</p>
<p>Terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Pantai Barat Mandailing atas pengabdian, keberanian, dan ikhtiar dalam memajukan pendidikan di daerah.</p>
<p>Semoga STAI Syekh Abdul Fattah Natal tumbuh menjadi mercusuar ilmu, pusat pembentukan generasi, serta salah satu pilar kemajuan masyarakat Pantai Barat Mandailing.(NA)</p>
<p>“Mambangkik Batang Nan Tarandam”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaksa R Diduga Jadi Tameng KKN Smart Village Madina, PAHK Sumut: Bongkar Bekingnya, Jangan Ada yang Kebal Hukum!</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/02/jaksa-r-diduga-jadi-tameng-kkn-smart-village-madina-pahk-sumut-bongkar-bekingnya-jangan-ada-yang-kebal-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 11:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Meinul Lubis]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Madina]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[PAHK Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Reza]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Village Madina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12874</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Kepala Divisi Hukum PAHK Sumatera Utara, Reza, mendesak Kejaksaan Agung mengusut secara serius dugaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS</strong>— Kepala Divisi Hukum PAHK Sumatera Utara, Reza, mendesak Kejaksaan Agung mengusut secara serius dugaan keterlibatan oknum jaksa berinisial R yang disebut-sebut memback-up atau melindungi pihak tertentu dalam perkara dugaan korupsi Program Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).</p>
<p>Menurut Reza, dugaan tersebut harus menjadi perhatian serius karena menyangkut integritas penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan anggaran miliaran rupiah. Ia menegaskan, tidak boleh ada aparat penegak hukum yang diduga menyalahgunakan kewenangannya untuk memberikan perlindungan kepada pihak tertentu.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami mendesak Kejaksaan Agung dan bidang pengawasan internal Kejaksaan segera memeriksa dugaan keterlibatan jaksa berinisial R yang disebut-sebut memback-up atau melindungi pihak tertentu dalam perkara Smart Village Madina,&#8221; tegas Reza.</p></blockquote>
<p>Reza menyebut sosok R diduga merupakan jaksa yang bertugas di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Ia juga menyoroti dugaan adanya perlakuan khusus dalam proses pemeriksaan di Kejati Sumut, di mana R diduga berupaya memudahkan salah seorang saksi menjalani pemeriksaan.</p>
<p>Menurutnya, dugaan perlakuan khusus tersebut harus segera ditelusuri karena menyangkut independensi dan objektivitas proses penanganan perkara.</p>
<blockquote><p>&#8220;Dugaan perlakuan khusus terhadap saksi dalam pemeriksaan di Kejati Sumut tidak boleh dibiarkan. Kami mendesak pengawasan internal Kejaksaan memeriksa peran jaksa R, menelusuri dasar tindakannya, serta mengungkap kepentingan di balik dugaan upaya memudahkan pemeriksaan tersebut,&#8221; ujarnya.</p></blockquote>
<p>Reza meminta pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri komunikasi, hubungan, serta kemungkinan adanya intervensi yang berkaitan dengan penanganan perkara. Menurutnya, dugaan perlindungan terhadap pihak tertentu tidak boleh dibiarkan karena berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.</p>
<blockquote><p>&#8220;Dugaan adanya oknum jaksa yang bermain untuk melindungi pihak tertentu harus ditindak tegas. Jangan sampai kewenangan penegakan hukum justru berubah menjadi tameng bagi pihak yang diduga terlibat dalam perkara korupsi,&#8221; tegasnya.</p></blockquote>
<p>Diketahui, perkara dugaan korupsi Program Smart Village Madina yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023 telah menyeret Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Madina, Ahmad Meinul Lubis, sebagai tersangka. Sebelumnya, Kejaksaan juga menetapkan MA selaku Direktur Utama PT TSN sebagai tersangka.</p>
<p>Program Smart Village tersebut memiliki alokasi anggaran sekitar <strong>Rp24,975 juta</strong> untuk setiap desa. Dengan jumlah <strong>377 desa</strong>, total anggaran program tersebut mencapai sekitar <strong>Rp9,4 miliar</strong>.</p>
<p>Namun, Reza menilai pengusutan perkara tidak boleh berhenti pada tersangka yang telah ditetapkan. Ia mendesak aparat penegak hukum mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk pihak yang diduga mengatur proyek, memperoleh keuntungan, maupun memiliki pengaruh dalam pelaksanaannya.</p>
<blockquote><p>&#8220;Bongkar sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya yang di depan yang diproses, sementara yang diduga berada di belakang layar justru aman. Dugaan perlindungan dari oknum jaksa berinisial R juga harus diusut secara serius dan transparan,&#8221; katanya.</p></blockquote>
<p>Reza menegaskan, PAHK Sumut akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut serta mendorong Kejaksaan Agung melakukan pengawasan terhadap proses penanganan kasus Smart Village Madina. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu dan tidak boleh tunduk pada kepentingan maupun tekanan pihak mana pun.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami mendesak Kejaksaan Agung turun tangan. Usut dugaan jaksa R, periksa dugaan perlakuan khusus terhadap saksi, bongkar seluruh aktor yang diduga terlibat, dan jangan biarkan hukum menjadi alat perlindungan bagi pihak yang diduga melakukan KKN,&#8221; pungkasnya.(Red)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Harus Ciptakan Solusi atas Permasalahan Infrastruktur di Kabupaten Mandailing Natal</title>
		<link>https://pers.news/2026/07/17/pemerintah-provinsi-sumatera-utara-harus-ciptakan-solusi-atas-permasalahan-infrastruktur-di-kabupaten-mandailing-natal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 22:03:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[DEMA UIN Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12617</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Kondisi infrastruktur di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dinilai masih memprihatinkan. Minimnya perhatian dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Kondisi infrastruktur di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dinilai masih memprihatinkan. Minimnya perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap kerusakan jalan di wilayah tersebut menjadi sorotan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sumatera Utara.(14/Juli/2026)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Koordinator Kabinet DEMA UIN Sumatera Utara, **Ahmad Fajar As-Syddiq**, menegaskan bahwa persoalan infrastruktur harus menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak telah menghambat aktivitas masyarakat serta berpotensi mengganggu stabilitas perekonomian karena akses transportasi yang belum memadai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fajar menyampaikan bahwa **Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945** merupakan landasan konstitusional dan sumber hukum tertinggi di Indonesia. Dalam konteks pembangunan daerah, pemerintah memiliki kewajiban untuk menjalankan amanat konstitusi, sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1), ayat (2), dan ayat (5), yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan kewenangannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan berbagai aduan masyarakat serta informasi yang beredar di media sosial, kondisi ruas jalan **Jembatan Merah – Batang Natal – Simpang Gambir – Natal – Batahan – Muara Batang Gadis** hingga kini belum mendapatkan perbaikan yang memadai. Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, distribusi barang, serta memperoleh layanan publik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, Fajar turut menyoroti pentingnya percepatan perbaikan ruas jalan provinsi yang menghubungkan **Panyabungan** dengan wilayah **Pantai Barat**. Jalur tersebut merupakan urat nadi mobilitas masyarakat Mandailing Natal dan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sesuai dengan kewenangannya, harus berperan maksimal dalam menciptakan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas melalui penyediaan infrastruktur jalan yang layak. Namun, kondisi jalan yang hingga kini masih rusak dan belum tertangani secara optimal justru menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh karena itu, DEMA UIN Sumatera Utara mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk segera mengambil langkah konkret melalui pembangunan, perbaikan, serta pemeliharaan infrastruktur jalan secara berkelanjutan di Kabupaten Mandailing Natal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Besar harapan saya, sebagai mahasiswa UIN Sumatera Utara sekaligus putra daerah Mandailing Natal, khususnya wilayah Pantai Barat, agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama seluruh pihak terkait dapat menghadirkan solusi nyata atas persoalan infrastruktur di Kabupaten Mandailing Natal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Infrastruktur yang baik akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,&#8221; tutup Ahmad Fajar As-Syddiq, Koordinator Kabinet DEMA UIN Sumatera Utara.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GRMN Sumut Soroti Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas Kelas IIB Panyabungan</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/14/grmn-sumut-soroti-dugaan-peredaran-narkoba-di-lapas-kelas-iib-panyabungan-mandailing-natal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 20:59:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan peredaran narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[GRMN Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas IIB Panyabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11611</guid>

					<description><![CDATA[MANDAILING NATAL&#124;PERS.NEWS-Gerakan Revolusi Mahasiswa Hukum Nasional (GRMN) Sumatera Utara menyoroti dugaan praktik peredaran narkoba yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MANDAILING NATAL|PERS.NEWS-</strong>Gerakan Revolusi Mahasiswa Hukum Nasional (GRMN) Sumatera Utara menyoroti dugaan praktik peredaran narkoba yang disebut-sebut masih terjadi di dalam Lapas Kelas IIB Panyabungan.</p>
<p>Ketua GRMN Sumut, Erlangga Putra, menyampaikan pihaknya menerima informasi terkait seorang warga binaan berinisial RC/SC alias Regar Cino yang diduga bebas mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas.</p>
<p>Selain itu, GRMN Sumut juga menyoroti dugaan adanya aliran dana ilegal yang disebut mencapai ratusan juta rupiah kepada oknum tertentu di lingkungan Lapas Kelas IIB Panyabungan. Namun demikian, tudingan tersebut hingga kini masih berupa dugaan dan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.</p>
<p>“Kami meminta Kanwil Ditjenpas Sumut memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ini dan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh demi membersihkan lapas dari praktik narkoba,” ujar Erlangga Putra.</p>
<p>Ia juga meminta agar aparat berwenang mengambil langkah tegas apabila nantinya ditemukan pelanggaran atau keterlibatan oknum dalam dugaan peredaran narkoba di dalam lapas.</p>
<p>Menurutnya, komitmen menciptakan lapas yang bersih dari narkoba, telepon genggam ilegal, serta penipuan online harus benar-benar diwujudkan melalui pengawasan dan penindakan yang serius.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas IIB Panyabungan maupun Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara terkait tudingan tersebut.(MMM)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GERMANAS Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pimpinan STAI Syekh Abdul Fattah Natal Masa Bakti 2026–2030</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/12/germanas-sampaikan-ucapan-selamat-atas-pelantikan-pimpinan-stai-syekh-abdul-fattah-natal-masa-bakti-2026-2030/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 18:46:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[GERMANAS]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Bakti 2026–2030]]></category>
		<category><![CDATA[STAI Syekh Abdul Fattah Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Ucapan Selamat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10260</guid>

					<description><![CDATA[NATAL&#124;PERS.NEWS– Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS (GERMANAS) Periode 2024–2026 menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Ketua,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>NATAL|PERS.NEWS–</strong> Gerakan Mahasiswa IKAPPENAS (GERMANAS) Periode 2024–2026 menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Ketua, Wakil Ketua, serta Pejabat Struktural Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Abdul Fattah Natal untuk masa bakti 2026–2030.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="6c9845fc-89a1-4e6d-8998-c68efe8dc65a" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="f1f59c1b-a22f-4373-b9bb-18b412a24095" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="566" data-end="908">Pelantikan ini menjadi momentum strategis dalam memastikan keberlanjutan kepemimpinan serta memperkuat tata kelola kelembagaan di lingkungan STAI Syekh Abdul Fattah Natal. Hadirnya jajaran pimpinan baru diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, meningkatkan mutu akademik, serta memperluas kontribusi pendidikan tinggi Islam bagi masyarakat.</p>
<p data-start="910" data-end="1294">“Regenerasi kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat dan menjadi fondasi penting bagi kemajuan institusi. Kami berharap kepemimpinan yang baru dilantik dapat menghadirkan semangat perubahan, memperkuat sistem manajemen kampus, serta meneguhkan komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujar perwakilan GERMANAS.</p>
<p data-start="1296" data-end="1509">GERMANAS juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap langkah progresif yang dilakukan oleh pimpinan STAI Syekh Abdul Fattah Natal demi terwujudnya kampus yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.(NA)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>STAI Syekh Abdul Fattah Natal Resmi Berdiri, Harapan Baru Pendidikan Tinggi Pantai Barat Madina</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/09/9616/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 15:33:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Barat Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi Madina]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[STAI Syekh Abdul Fattah Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9616</guid>

					<description><![CDATA[NATAL&#124;PERS.NEWS-Gagasan para tokoh masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal untuk menghadirkan lembaga pendidikan tinggi akhirnya membuahkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="110" data-end="509"><strong>NATAL|PERS.NEWS-</strong>Gagasan para tokoh masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal untuk menghadirkan lembaga pendidikan tinggi akhirnya membuahkan hasil. Setelah dirintis sejak 2022, Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM) resmi memperoleh <strong data-start="362" data-end="439">izin pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Abdul Fattah Natal</strong> dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada penghujung tahun 2025.</p>
<p data-start="511" data-end="853">Wilayah Pantai Barat Mandailing Natal dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak ulama sufi dan tokoh nasional berpengaruh. Di antaranya Syekh Abdul Fattah (1765–1855), Syekh Abd Malik Baleo Natal (1825–1910), serta figur intelektual nasional seperti Sutan Takdir Alisyahbana, Sutan Syahrir, Sutan Nur Alamsyah, dan sejumlah tokoh lainnya.</p>
<p data-start="855" data-end="1158">Berdirinya STAI ini juga dilatarbelakangi oleh kondisi pendidikan generasi muda Pantai Barat. Data Angka Partisipasi Kasar (APK) menunjukkan bahwa hanya sekitar 16 persen lulusan SLTA sederajat yang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara mayoritas lainnya terkendala faktor ekonomi.</p>
<p data-start="1160" data-end="1558">Ketua Umum YP2BM, <strong data-start="1178" data-end="1205">Ir. H. Hasrul Hasan, MM</strong>, menyampaikan harapannya agar kehadiran STAI Syekh Abdul Fattah Natal dapat menjadi jalan keluar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Pantai Barat Madina. Ia berharap kampus ini mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, religius, serta memiliki wawasan kebangsaan. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media pada Jumat, 9 Januari 2026.</p>
<p data-start="1560" data-end="1878">Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YP2BM, <strong data-start="1602" data-end="1618">Amrun Daulay</strong>, menegaskan bahwa keluarnya izin operasional hanyalah langkah awal. Menurutnya, seluruh pihak perlu bersatu dan mengoptimalkan potensi yang ada agar perkuliahan perdana pada semester pertama yang direncanakan berlangsung pada September 2026 dapat terealisasi.</p>
<p data-start="1880" data-end="2126">Sekretaris Dewan Pembina YP2BM, <strong data-start="1912" data-end="1951">Drs. H. Syariful Mahya Bandar, M.AP</strong>, menambahkan bahwa persiapan sarana dan prasarana harus segera dilakukan, baik untuk kebutuhan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang demi kelancaran proses akademik.</p>
<p data-start="2128" data-end="2411">Hal senada disampaikan <strong data-start="2151" data-end="2180">Prof. Haidar Putra Daulay</strong>, anggota Dewan Pembina YP2BM. Ia menekankan pentingnya penyusunan kurikulum, silabus, muatan lokal, statuta kampus, hingga persiapan penerimaan mahasiswa baru sebagai bagian dari tahapan awal operasional perguruan tinggi tersebut.</p>
<p data-start="2413" data-end="2838">Menutup pernyataannya, Hasrul Hasan mengajak seluruh masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal, baik yang berada di dalam maupun luar negeri, untuk memberikan dukungan dan doa demi terwujudnya cita-cita besar ini. Ke depan, YP2BM melalui STAI Syekh Abdul Fattah Natal juga membuka peluang pengembangan program studi lain yang relevan dengan potensi daerah, seperti pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, dan pertambangan.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Spanduk Narkoba di Pasar II Natal: Tantangan Terbuka bagi Aparat dan Negara</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/17/spanduk-narkoba-di-pasar-ii-natal-tantangan-terbuka-bagi-aparat-dan-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 17:53:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[hukum dan keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[ketertiban umum]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat resah]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar II Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[wibawa negara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9305</guid>

					<description><![CDATA[NATAL&#124;PERS.NEWS — Munculnya spanduk bertuliskan “WILAYAH INI BEBAS BERTRANSAKSI DAN MENGGUNAKAN NARKOBA” di Kelurahan Pasar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="237" data-end="616"><strong data-start="237" data-end="258">NATAL|PERS.NEWS</strong> — Munculnya spanduk bertuliskan <em data-start="291" data-end="349">“WILAYAH INI BEBAS BERTRANSAKSI DAN MENGGUNAKAN NARKOBA”</em> di Kelurahan Pasar II, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, menimbulkan keresahan dan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat. Spanduk tersebut tidak hanya mencederai rasa aman publik, tetapi juga menjadi tantangan serius terhadap wibawa hukum dan negara.(18/12/25)</p>
<p data-start="618" data-end="910">Keberadaan spanduk di ruang publik menandakan adanya persoalan serius dalam pengawasan lingkungan. Namun demikian, kondisi ini perlu dilihat secara objektif sebagai alarm sosial yang menuntut respons cepat, tegas, dan terukur dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya aparat penegak hukum.</p>
<p data-start="912" data-end="1264">Selama ini, masyarakat Pasar II Natal kerap menyampaikan kekhawatiran terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah mereka. Informasi dan isu yang berkembang di tengah warga seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama agar penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh, berkelanjutan, dan menyentuh akar persoalan, bukan sekadar penindakan sesaat.</p>
<p data-start="1266" data-end="1618">Penting untuk ditegaskan bahwa aparat penegak hukum memiliki keterbatasan sumber daya dan tantangan lapangan yang tidak ringan. Namun, publik juga berharap adanya penguatan patroli, kerja intelijen yang lebih intensif, serta penegakan hukum yang adil dan transparan agar tidak muncul persepsi pembiaran atau ketidakseriusan dalam pemberantasan narkoba.</p>
<p data-start="1620" data-end="1914">Spanduk tersebut tidak boleh dimaknai sekadar sebagai aksi provokatif, melainkan sebagai sinyal kuat perlunya langkah konkret dan kolaboratif. Penurunan spanduk harus diikuti dengan penyelidikan mendalam, pemetaan jaringan, serta tindakan hukum yang menyasar pelaku utama, bukan hanya pengguna.</p>
<p data-start="1916" data-end="2226">Upaya pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama antara aparat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga. Dengan keterbukaan informasi, sinergi yang kuat, serta komitmen penegakan hukum yang konsisten, kepercayaan publik dapat dipulihkan dan ruang gerak kejahatan narkotika dapat dipersempit.</p>
<p data-start="2228" data-end="2407">Peristiwa di Pasar II Natal ini diharapkan menjadi momentum perbaikan, penguatan pengawasan, dan pembuktian bahwa negara hadir melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. <strong data-start="2399" data-end="2407">(NH)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Mahasiswa Ikappenas (Germanas) Serahkan Bantuan Makanan Pokok kepada SAPMA PP UINSU</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/15/gerakan-mahasiswa-ikappenas-germanas-serahkan-bantuan-makanan-pokok-kepada-sapma-pp-uinsu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 14:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Mahasiswa Ikappenas]]></category>
		<category><![CDATA[GERMANAS]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus UIN Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Perantauan]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[SAPMA PP UIN SU]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Raya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9232</guid>

					<description><![CDATA[Solidaritas Mahasiswa untuk Korban Bencana di Tapanuli Raya dan Mandailing Natal MEDAN&#124;PERS.NEWS- 11 Desember 2025...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="219" data-end="400"><br data-start="315" data-end="318" /><strong><em data-start="318" data-end="400">Solidaritas Mahasiswa untuk Korban Bencana di Tapanuli Raya dan Mandailing Natal</em></strong></p>
<p data-start="402" data-end="748"><strong data-start="402" data-end="429">MEDAN|PERS.NEWS- 11 Desember 2025</strong> — Di tengah situasi darurat akibat banjir bandang, banjir, dan tanah longsor yang melanda Tapanuli Raya, Mandailing Natal, serta sejumlah wilayah Pantai Barat, Gerakan Mahasiswa Ikappenas (Germanas) menunjukkan kepedulian nyata dengan menyerahkan bantuan makanan pokok kepada SAPMA Pemuda Pancasila UIN Sumatera Utara.</p>
<p data-start="750" data-end="968">Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa perantauan yang keluarganya terdampak langsung oleh bencana dan kini menghadapi tekanan psikologis serta kesulitan ekonomi di tengah kewajiban akademik yang tetap berjalan.</p>
<p data-start="970" data-end="1444">Penyerahan bantuan berlangsung di Kampus IV UIN Sumatera Utara, Tuntungan, dan disaksikan oleh jajaran pengurus kedua organisasi. Dalam suasana sederhana namun sarat makna, paket sembako diserahkan secara simbolis untuk kemudian dikelola melalui dapur umum SAPMA PP UIN SU. Dapur umum ini menjadi pusat penyaluran bantuan dan dukungan bagi mahasiswa perantauan yang harus bertahan di kota studi, sementara keluarga mereka di kampung halaman tengah menghadapi dampak bencana.</p>
<p data-start="1446" data-end="1803">Ketua Umum Germanas menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak boleh bersikap pasif ketika bencana melanda.<br data-start="1551" data-end="1554" />“Kami tidak bisa menutup mata. Kawan-kawan mahasiswa perantauan sedang memikul beban ganda—beban perkuliahan dan beban memikirkan keluarga yang tertimpa musibah. Bantuan ini bukan sekadar sembako, tetapi pesan bahwa mereka tidak sendirian,” ujarnya.</p>
<p data-start="1805" data-end="1943">Ia menambahkan bahwa kepekaan sosial harus menjadi identitas utama gerakan mahasiswa, bukan sekadar wacana yang berhenti di ruang diskusi.</p>
<p data-start="1945" data-end="2301">Senada dengan itu, Sekretaris Umum Germanas menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang berkelanjutan.<br data-start="2051" data-end="2054" />“Solidaritas tidak boleh bersifat musiman. Saat bencana datang, kita bergerak. Saat kondisi normal, kita tetap membangun jejaring dan kesiapsiagaan. Kami berharap aksi hari ini menjadi pemantik bagi gerakan kemanusiaan yang lebih luas,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2303" data-end="2796">Sementara itu, Ketua SAPMA PP UIN SU menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai penyalur bantuan.<br data-start="2436" data-end="2439" />“Kami mengucapkan terima kasih kepada Germanas. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab agar bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Di tengah situasi bencana, mahasiswa perantauan membutuhkan dukungan moral selain bantuan materi. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kampus masih memiliki empati dan semangat perjuangan,” katanya.</p>
<p data-start="2798" data-end="3119">Aksi kemanusiaan ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga menegaskan peran organisasi mahasiswa sebagai pilar solidaritas di tengah bangsa yang kerap diuji oleh bencana. Diharapkan, kolaborasi lintas organisasi seperti ini terus tumbuh dan memperkuat budaya gotong royong di kalangan mahasiswa. <em data-start="3113" data-end="3119">(NH)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panggilan Jiwa di Tengah Bencana, Dua Pengurus MAPEL Selamatkan 52 Pelajar dari Tapteng</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/panggilan-jiwa-di-tengah-bencana-dua-pengurus-mapel-selamatkan-52-pelajar-dari-tapteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 17:35:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Asahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Tapanuli Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tabagsel]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Mandailing Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Misi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Lawas]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Lawas Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Terisolasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelamatan Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Tabagsel]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8864</guid>

					<description><![CDATA[PADANG LAWAS UTARA &#124;PERS.NEWS – Di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="214" data-end="508"><strong>PADANG LAWAS UTARA |PERS.NEWS –</strong> Di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, muncul kisah inspiratif dari dua pengurus <strong data-start="409" data-end="462">Masyarakat PeLestari Lingkungan (MAPEL) Indonesia</strong> wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).(30/11/25)</p>
<p data-start="510" data-end="865">Mereka adalah <strong data-start="524" data-end="542">Dwika Juniarti</strong> dan <strong data-start="547" data-end="576">Erando Mustuapari Harahap</strong>, yang tak hanya menjadi relawan, tetapi juga merupakan warga terdampak bencana. Niat awal keduanya hanyalah untuk menjenguk anak mereka yang bersekolah di Al-Muslimin dan Matauli Tapteng. Namun situasi darurat membuat langkah mereka berubah menjadi misi kemanusiaan yang penuh keberanian.</p>
<p data-start="867" data-end="1195">Dengan segala keterbatasan akses, putusnya komunikasi, hingga minimnya logistik, keduanya tetap bergerak menyisir lokasi terdampak. Bahkan, kebutuhan operasional selama proses evakuasi mereka tanggung dengan dana pribadi. Semua dilakukan demi satu harapan: memastikan anak-anak dari Tabagsel dapat kembali pulang dengan selamat.</p>
<hr data-start="1197" data-end="1200" />
<h3 data-start="1202" data-end="1262"><strong data-start="1206" data-end="1262">Misi Penyelamatan 52 Pelajar dari Wilayah Terisolasi</strong></h3>
<p data-start="1264" data-end="1568">Berkat kegigihan dan kepedulian yang tinggi, <strong data-start="1309" data-end="1332">sebanyak 52 pelajar</strong> asal Kabupaten <strong data-start="1348" data-end="1453">Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta), Mandailing Natal (Madina), Labuhanbatu, dan Asahan</strong>, yang tengah menempuh pendidikan di Tapteng, berhasil dievakuasi dan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.</p>
<p data-start="1570" data-end="1773">“Aksi ini patut diacungi jempol mengingat sulitnya akses darat, putusnya komunikasi, serta terbatasnya logistik di lokasi bencana,” ujar <strong data-start="1707" data-end="1744">Dr.(c) M. Yusuf H. Sinaga, M.Sos.</strong>, Ketua Umum MAPEL Indonesia.</p>
<p data-start="1775" data-end="1901">Yusuf menegaskan bahwa apa yang dilakukan kedua relawan tersebut merupakan wujud nyata semangat kemanusiaan yang sesungguhnya.</p>
<p data-start="1903" data-end="2152">“Semangat kemanusiaan dan panggilan jiwa harus berada di atas kepentingan pribadi. Meski mereka sendiri terdampak bencana, Ibu Dwika dan Bapak Erando memilih untuk memprioritaskan keselamatan anak-anak Tabagsel yang terjebak di Tapteng,” sambungnya.</p>
<p data-start="2154" data-end="2376">MAPEL Indonesia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang turut membantu kelancaran misi, termasuk <strong data-start="2282" data-end="2328">Kasatpol PP Paluta, Indra Saputra Nasution</strong>, yang turut terlibat dalam proses penyelamatan.</p>
<p data-start="2378" data-end="2538">“Kisah ini menjadi energi positif dan teladan luar biasa bagi kita semua, bahwa kepedulian tidak boleh padam meski berada di tengah situasi sulit,” tutup Yusuf.<em data-start="2540" data-end="2547">(NAL)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
