<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Organisasi Pelajar</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/organisasi-pelajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 02:04:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Organisasi Pelajar</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mencederai Konstitusi, PD PII Kota Palembang Nyatakan Mosi Tidak Percaya terhadap PW PII Sumsel 2025–2027</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/16/mencederai-konstitusi-pd-pii-kota-palembang-nyatakan-mosi-tidak-percaya-terhadap-pw-pii-sumsel-2025-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 02:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kaderisasi PII]]></category>
		<category><![CDATA[Konstitusi Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mosi Tidak Percaya]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[PB PII]]></category>
		<category><![CDATA[PD PII Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Islam Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PII]]></category>
		<category><![CDATA[PW PII Sumsel]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10760</guid>

					<description><![CDATA[PALEMBANG&#124;PERS.NEWS– Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kota Palembang secara resmi menyatakan Mosi Tidak Percaya terhadap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong data-start="269" data-end="282">PALEMBANG|PERS.NEWS</strong>– Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kota Palembang secara resmi menyatakan <strong data-start="373" data-end="395">Mosi Tidak Percaya</strong> terhadap jajaran Pengurus Wilayah (PW) PII Sumatera Selatan periode 2025–2027. Sikap ini diambil setelah ditemukannya sejumlah dugaan pelanggaran serius terhadap konstitusi organisasi (AD/ART) serta preseden buruk dalam penyusunan struktur personalia kepengurusan.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:7f933da7-2f99-430a-b5e4-423614cf702a-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="e626b358-cefe-47f5-ab8e-7198e35e53fa" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="662" data-end="879">Ketua Umum PD PII Kota Palembang, <strong data-start="696" data-end="714">Aflah Ramadhan</strong>, menegaskan bahwa komposisi kepengurusan PW PII Sumsel saat ini dinilai mencederai marwah organisasi dan berpotensi menghambat proses regenerasi kader secara sehat.</p>
<blockquote data-start="881" data-end="1162">
<p data-start="883" data-end="1162">“Kami tidak bisa tinggal diam ketika rumah besar ini dikelola dengan cara-cara yang menabrak aturan dasar organisasi. PII adalah organisasi kader. Jika pada tingkat pimpinan wilayah saja konstitusi diabaikan, maka integritas organisasi sedang dipertaruhkan,” ujar Aflah Ramadhan.</p>
</blockquote>
<h3 data-start="1164" data-end="1208">Poin Utama Dugaan Pelanggaran Konstitusi</h3>
<p data-start="1210" data-end="1324">PD PII Kota Palembang menyoroti <strong data-start="1242" data-end="1264">empat poin krusial</strong> yang menjadi dasar penyampaian mosi tidak percaya tersebut:</p>
<p data-start="1326" data-end="1566"><strong data-start="1326" data-end="1355">1. Pelanggaran Batas Usia</strong><br data-start="1355" data-end="1358" />Ditemukannya pengurus atas nama <strong data-start="1390" data-end="1414">Anggra Putra Lintang</strong> yang telah berusia di atas 30 tahun. Kondisi ini dinilai melanggar batas usia maksimal anggota aktif dan kader sebagaimana diatur dalam konstitusi PII.</p>
<p data-start="1568" data-end="1982"><strong data-start="1568" data-end="1600">2. Mandeknya Sirkulasi Kader</strong><br data-start="1600" data-end="1603" />Penunjukan <strong data-start="1614" data-end="1631">Sri Wulandari</strong> sebagai Bendahara Umum sekaligus merangkap Ketua Bidang Kaderisasi dinilai bermasalah. Yang bersangkutan tercatat telah menjabat selama <strong data-start="1768" data-end="1785">empat periode</strong> dalam struktur PW PII Sumsel, melampaui batas maksimal dua periode. Selain itu, rekam jejak pengelolaan keuangan yang bersangkutan juga dipertanyakan untuk mengemban amanah sebagai Bendahara Umum.</p>
<p data-start="1984" data-end="2331"><strong data-start="1984" data-end="2022">3. Persoalan Integritas Personalia</strong><br data-start="2022" data-end="2025" />Masuknya sejumlah nama yang memiliki riwayat <strong data-start="2070" data-end="2115">mengundurkan diri pada periode sebelumnya</strong>, seperti <strong data-start="2125" data-end="2224">Agus Awal Efendi (Kabid PPO), Deny Dafa Maulana, Muhammad Zazili, dan Kemas Syarif Hidayatullah</strong>, menunjukkan lemahnya proses seleksi serta pertimbangan kepemimpinan dalam penyusunan struktur organisasi.</p>
<p data-start="2333" data-end="2679"><strong data-start="2333" data-end="2369">4. Pelanggaran Kualifikasi Kader</strong><br data-start="2369" data-end="2372" />Mayoritas personalia PW PII Sumsel periode 2025–2027 diketahui <strong data-start="2435" data-end="2528">belum mengikuti jenjang perkaderan Advance Training dan Pendidikan Instruktur Dasar (PID)</strong>. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap konstitusi organisasi yang berpotensi merusak standar kompetensi kepemimpinan di tingkat wilayah.</p>
<h3 data-start="2681" data-end="2718">Sikap Resmi PD PII Kota Palembang</h3>
<p data-start="2720" data-end="3073">Berdasarkan temuan tersebut, PD PII Kota Palembang menuntut adanya <strong data-start="2787" data-end="2825">peninjauan ulang secara menyeluruh</strong> terhadap struktur kepengurusan PW PII Sumsel periode 2025–2027. PD PII Kota Palembang juga meminta <strong data-start="2925" data-end="2952">Pengurus Besar (PB) PII</strong> untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini secara konstitusional demi menjaga marwah dan keberlangsungan organisasi.</p>
<blockquote data-start="3075" data-end="3279">
<p data-start="3077" data-end="3279">“Mosi ini adalah bentuk kecintaan kami terhadap PII. Kami ingin organisasi ini dipimpin oleh kader yang secara administratif sah, secara moral berintegritas, dan secara perkaderan mumpuni,” tutup Aflah.(Red)</p>
</blockquote>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ironi di Tubuh PW PII Sumsel: Mengelola Dana Umat, Tetapi Tersandung Masalah Pinjol</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/06/ironi-di-tubuh-pw-pii-sumsel-mengelola-dana-umat-tetapi-tersandung-masalah-pinjol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 03:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bendahara Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kaderisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[PII Sumsel]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjaman Online]]></category>
		<category><![CDATA[PW PII]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola Keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9547</guid>

					<description><![CDATA[PALEMBANG&#124;PERS.NEWS— Di balik narasi idealisme yang kerap digaungkan, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="286" data-end="801"><strong>PALEMBANG|PERS.NEWS—</strong> Di balik narasi idealisme yang kerap digaungkan, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Sumatera Selatan kini dihadapkan pada kenyataan yang tidak mudah. Sosok berinisial <strong data-start="480" data-end="486">SW</strong>, yang secara struktural dipercaya mengelola finansial organisasi sebagai <strong data-start="560" data-end="578">Bendahara Umum</strong>, dikabarkan terjerat masalah pinjaman online (pinjol). Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: bagaimana mungkin seseorang yang diduga kesulitan mengelola keuangan pribadi justru diberi mandat menjaga aset organisasi?</p>
<p data-start="803" data-end="1182">Memang sulit memisahkan persoalan pribadi dengan jabatan strategis yang diemban SW. Sebagai bendahara, ia memegang akses dan otoritas atas aliran dana organisasi. Karena itu, keterlibatannya dalam persoalan pinjol—apa pun latar belakangnya—tidak bisa dianggap sekadar urusan personal, melainkan menyentuh aspek integritas, tanggung jawab moral, dan kepercayaan publik organisasi.</p>
<p data-start="1184" data-end="1552">Dalam organisasi kader seperti PII, posisi bendahara merupakan pusat amanah. Maka, kasus ini bukan hanya persoalan individu, tetapi juga menjadi cermin sistem kaderisasi dan mekanisme seleksi kepemimpinan. Jika pada level pimpinan wilayah masih ditemukan kelemahan dalam literasi dan ketahanan finansial, hal ini patut menjadi evaluasi serius bagi internal organisasi.</p>
<p data-start="1554" data-end="1818">PW PII Sumsel perlu merespons secara terbuka, profesional, dan proporsional. Langkah pembenahan internal, penguatan tata kelola keuangan, serta peneguhan standar integritas menjadi penting agar kepercayaan publik tidak terkikis dan marwah organisasi tetap terjaga(red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bayang- Bayang Operasi Gelap di Balik Dualisme PB PII</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/28/bayang-bayang-operasi-gelap-di-balik-dualisme-pb-pii/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 05:49:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aktual]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Dualisme PII]]></category>
		<category><![CDATA[Isu Internal]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Gelap]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[PB PII]]></category>
		<category><![CDATA[PII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8782</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Bayang Operasi Gelap di Balik Dualisme PB PII Dualisme yang tiba-tiba meledak di tubuh Pengurus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Bayang Operasi Gelap di Balik Dualisme PB PII<br />
Dualisme yang tiba-tiba meledak di tubuh Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia bukanlah sekadar konflik internal biasa. Banyak kader senior melihat pola yang muncul lebih menyerupai rekayasa terencana dari luar ketimbang dinamika organisasi pada umumnya.</p>
<p>Gerakan pembentukan kubu tandingan yang sangat terstruktur, munculnya agenda muktamar ilegal yang dipaksakan, hingga kehadiran sosok-sosok yang “bukan orang PII” tetapi aktif mengatur langkah kelompok tertentu.</p>
<p>Semua itu mengarah pada satu dugaan:</p>
<p>Ada operasi yang bergerak dalam senyap Dua sumber internal yang memahami dinamika pusat menyatakan bahwa pola tekanan yang muncul mirip gaya operasi intelijen:</p>
<p>• Bergerak tanpa terlihat,</p>
<p>• Memecah dukungan,</p>
<p>• Menciptakan legitimasi tandingan,</p>
<p>• Lalu mendorong kekacauan dari dalam.</p>
<p>Kesan ini kian menguat ketika berbagai keputusan tandingan tiba-tiba muncul tanpa melalui proses organisasi apa pun, seolah ada skenario yang telah disiapkan dan hanya menunggu eksekusi para aktor di lapangan.</p>
<p>Di tingkat daerah, sejumlah pengurus bahkan mengaku menerima pesan “arahan” dari pihak yang mengatasnamakan “atasan negara”, lengkap dengan ancaman halus agar mendukung muktamar bayangan. Meski tidak pernah jelas siapa yang berada di balik pesan tersebut, atmosfer intimidatifnya terlalu nyata untuk diabaikan.</p>
<p>Tak heran jika kemudian muncul dugaan bahwa ada pihak yang mencoba memainkan kartu dualisme PII untuk kepentingan politik yang lebih besar.</p>
<p>Banyak kader mulai bertanya: “Mengapa pola-pola ini terasa seperti bukan konflik internal, melainkan operasi dari luar?”<br />
Yang pasti, siapa pun aktor di balik operasi ini, yang mereka rusak adalah integritas PII.</p>
<p>Jika organisasi tidak segera memperkuat disiplin struktural dan menutup pintu dari segala bentuk intervensi luar, dualisme ini bukan hanya memecah PII—tetapi juga membuka ruang bagi pihak mana pun untuk menunggangi organisasi demi kepentingan mereka sendiri.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Visi dan Misi Ahmad Irham Tajhi Untuk Majukan IPA Sumut</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/19/visi-dan-misi-ahmad-irham-tajhi-untuk-majukan-ipa-sumut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 06:49:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[. Visi dan Misi]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Irham Tajhi]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Pelajar Al Washliyah]]></category>
		<category><![CDATA[IPA Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Kaderisasi Modern]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7943</guid>

					<description><![CDATA[Medan&#124;PERS.NEWS- Ahmad Irham Tajhi tampil sebagai salah satu calon Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Medan|PERS.NEWS- Ahmad Irham Tajhi tampil sebagai salah satu calon Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Provinsi Sumatera Utara dengan membawa semangat baru untuk membangun organisasi pelajar tertua di lingkungan Al Washliyah itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam visinya, Ahmad Irham Tajhi bertekad &#8220;Menjadikan Ikatan Pelajar Al Washliyah sebagai pusat pembelajaran spiritual guna mengembalikan jati diri sesuai dengan Khittah, Wijdah, dan Sibghah.&#8221; Visi dan Misi ini menunjukkan tekad kuat untuk mengembalikan semangat keislaman dan kealwashliyahan di kalangan pelajar, sekaligus menjadikan IPA Sumut sebagai wadah pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan intelektual.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Empat Misi Strategis&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Irham mengusung empat misi strategis:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Mengembangkan gerakan dakwah pelajar PW IPA Provinsi Sumatera Utara mulai dari tingkat rayon hingga provinsi agar hadir di seluruh daerah Sumut.</p>
<p>2. Mensinergikan organisasi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan politik di Sumatera Utara.</p>
<p>3. Menyatukan persepsi seluruh pimpinan daerah IPA se-Sumut demi terciptanya rekonstruksi dan revitalisasi kaderisasi organisasi.</p>
<p>4. Mewujudkan sistem pendataan kader berbasis teknologi, mulai dari tingkat rayon hingga wilayah, agar pembinaan kader lebih efektif dan terukur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kata Ahmad Irham Tajhi&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ahmad Irham Tajhi menilai bahwa pelajar Al Washliyah memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor perubahan positif di tengah tantangan zaman. &#8220;IPA harus menjadi motor penggerak dakwah pelajar, bukan hanya di sekolah dan kampus, tetapi juga di masyarakat. Kita harus hadir membawa solusi dan inspirasi,&#8221; ujarnya dalam salah satu kesempatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Irham mengajak seluruh kader IPA Sumut untuk bersatu memperkuat barisan, membangun organisasi yang solid, dan terus berkiprah dalam dunia pendidikan serta sosial kemasyarakatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Langkah dan Gagasan Baru&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Langkah dan gagasan Ahmad Irham Tajhi ini diharapkan menjadi energi baru bagi kebangkitan Ikatan Pelajar Al Washliyah Sumatera Utara menuju organisasi yang berkarakter, berilmu, dan berakhlakul karimah(SPT)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
