<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pembangunan Berkelanjutan.</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/pembangunan-berkelanjutan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Dec 2025 18:56:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Pembangunan Berkelanjutan.</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPP GMNI 2025–2028 Resmi Dikukuhkan, Gaungkan Implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam Pembangunan Ekonomi Kerakyatan</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/16/9262/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 18:55:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[DPP GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI 2025 2028]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Sosial UUD1945]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Marhaenisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 33 UUD 1945]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Berkelanjutan.]]></category>
		<category><![CDATA[Pengukuhan DPP GMNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9262</guid>

					<description><![CDATA[DENPASAR&#124;PERS.NEWS — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) resmi mengukuhkan kepengurusan Periode 2025–2028...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:8fc9c324-f63c-4d27-8610-afe7c4660fc3-2" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="4fb43453-c208-432b-9429-3d95a6da0a81" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="343" data-end="550"><strong>DENPASAR|PERS.NEWS</strong><strong> —</strong> Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) resmi mengukuhkan kepengurusan Periode 2025–2028 dalam agenda nasional yang digelar di Denpasar, Bali, Selasa (16/12/2025).</p>
<p data-start="552" data-end="753">Pengukuhan ini menjadi momentum strategis bagi GMNI untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendorong pembangunan nasional yang berkeadilan sosial, berkelanjutan, serta selaras dengan amanat konstitusi.</p>
<p data-start="755" data-end="1008">Ketua Umum DPP GMNI, <strong data-start="776" data-end="803">Muhammad Risyad Fahlefi</strong>, menilai berbagai bencana ekologis yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, merupakan refleksi penting atas belum optimalnya implementasi <strong data-start="954" data-end="975">Pasal 33 UUD 1945</strong> dalam arah pembangunan nasional.</p>
<p data-start="1010" data-end="1217">“Pasal 33 UUD 1945 merupakan kerangka konstitusional pembangunan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan rakyat. Karena itu, penguatan ekonomi hijau perlu terus didorong,” ujar Risyad.</p>
<p data-start="1219" data-end="1463">Menurutnya, bencana ekologis tersebut menegaskan urgensi percepatan pembangunan ekonomi hijau berbasis <strong data-start="1322" data-end="1352">pendekatan ekologi politik</strong>, yang menempatkan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan rakyat sebagai landasan utama pembangunan nasional.</p>
<p data-start="1465" data-end="1726">Risyad menegaskan bahwa GMNI siap berkontribusi secara konstruktif sebagai <strong data-start="1540" data-end="1570">mitra strategis pemerintah</strong> melalui dialog kebijakan, kajian akademik, serta partisipasi aktif kader dalam mendukung pembangunan nasional yang sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.</p>
<p data-start="1728" data-end="1828">Di saat yang sama, GMNI juga akan menjalankan peran sebagai <strong data-start="1788" data-end="1827">mitra kritis yang bertanggung jawab</strong>.</p>
<p data-start="1830" data-end="2089">“Apabila terdapat kebijakan yang menjauh dari asas kekeluargaan atau belum menghadirkan kemakmuran rakyat secara nyata, GMNI akan menyampaikan kajian akademik, kritik konstruktif, serta alternatif kebijakan sebagai bentuk tanggung jawab kebangsaan,” tegasnya.</p>
<p data-start="2091" data-end="2380">Dalam pengukuhan tersebut, <strong data-start="2118" data-end="2145">Muhammad Risyad Fahlefi</strong> ditetapkan sebagai Ketua Umum dan <strong data-start="2180" data-end="2194">Patra Dewa</strong> sebagai Sekretaris Jenderal DPP GMNI Periode 2025–2028. Keduanya menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengabdi kepada bangsa berlandaskan <strong data-start="2339" data-end="2379">Pancasila, UUD 1945, dan Marhaenisme</strong>.</p>
<p data-start="2382" data-end="2572">“GMNI akan terus berdiri di barisan perjuangan rakyat, setia pada UUD 1945, Pancasila, dan Marhaenisme, serta setia pada cita-cita Indonesia merdeka yang berkeadilan sosial,” pungkas Risyad.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aktivis Sumut M Sabda Erlangga dukung Penutupan Operasional PT Toba Pulp Lestari di Kawasan Danau Toba</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/11/aktivis-sumut-m-sabda-erlangga-dukung-penutupan-operasional-pt-toba-pulp-lestari-di-kawasan-danau-toba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 12:14:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Izin]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Berkelanjutan.]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toba Pulp Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Sihaporas]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8530</guid>

					<description><![CDATA[              Oleh : M Sabda Erlangga  &#160; MEDAN&#124;PERS.NEWS —...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>              Oleh : M Sabda Erlangga </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Sejumlah aktivis lingkungan dan masyarakat adat di Sumatera Utara menyuarakan permintaan agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap kegiatan operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL) di kawasan Danau Toba, khususnya di wilayah Desa Sihaporas, Kabupaten Simalungun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya kekhawatiran mengenai dampak aktivitas industri terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat di sekitar area konsesi perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut sejumlah warga, perubahan bentang alam dan berkurangnya tutupan hutan dinilai berdampak pada ketersediaan air serta lahan pertanian masyarakat. Mereka berharap pemerintah daerah dan pusat mengambil langkah yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita berharap pemerintah turun langsung untuk meninjau kondisi lapangan. Kami ingin ada solusi yang adil bagi semua pihak,” ujar Sabda, aktivis sumatera Utara, Selasa (11/11/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerusakan ekosistem di kawasan Danau Toba menjadi perhatian banyak kalangan. Hutan yang berfungsi sebagai penyangga kehidupan dinilai perlu dijaga agar tidak menimbulkan dampak lebih luas, baik terhadap lingkungan maupun sosial ekonomi masyarakat sekitar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, masyarakat adat yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan mengaku masih menghadapi persoalan terkait hak atas tanah ulayat. Mereka berharap pemerintah dapat memfasilitasi dialog antara masyarakat, perusahaan, dan pihak terkait untuk mencari solusi damai dan berkeadilan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa organisasi masyarakat sipil juga menyampaikan empat poin usulan kepada pemerintah, yaitu:</p>
<p>1.Melakukan evaluasi terhadap izin dan dampak operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL).</p>
<p>2.Melaksanakan program pemulihan lingkungan di kawasan Danau Toba.</p>
<p>3.Menjamin perlindungan hak masyarakat adat atas tanah dan sumber daya alam.</p>
<p>4.Mendorong kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan partisipatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah yang seimbang antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta perlindungan terhadap masyarakat adat yang tinggal di kawasan tersebut.(MSE)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
