<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemberdayaan Masyarakat &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/pemberdayaan-masyarakat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2026 16:11:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Pemberdayaan Masyarakat &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPD JAGATARA Sumut Perkuat Barisan Kebangsaan, 10 DPC Kabupaten/Kota Resmi Terima Surat Mandat</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/07/dpd-jagatara-sumut-perkuat-barisan-kebangsaan-10-dpc-kabupaten-kota-resmi-terima-surat-mandat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 11:15:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[DPD JAGATARA]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[JAGATARA Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Kemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Agus Purwoko]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Heru Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Mandat DPC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12000</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jaga Nusantara Bersama (JAGATARA) Provinsi Sumatera Utara secara resmi menyerahkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jaga Nusantara Bersama (JAGATARA) Provinsi Sumatera Utara secara resmi menyerahkan Surat Mandat kepada 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas gerakan kebangsaan di wilayah Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (7/6/2026) di Sekretariat DPD JAGATARA Sumut, Jalan A.H. Nasution No. 86 Medan, dihadiri jajaran pengurus DPD JAGATARA Sumut, Ketua Dewan Penasehat DPP JAGATARA, para penerima mandat DPC, serta sejumlah tokoh masyarakat yang mendukung pengembangan organisasi tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penyerahan surat mandat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan organisasi hingga tingkat kabupaten/kota agar mampu menjalankan program-program kebangsaan dan pemberdayaan masyarakat secara lebih efektif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua DPD JAGATARA Sumatera Utara, Prof. Dr. Agus Purwoko, mengatakan bahwa penyerahan surat mandat bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi yang solid dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Hari ini bukan sekadar penyerahan surat mandat, tetapi juga peneguhan komitmen bersama untuk membangun organisasi yang kuat, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Para penerima mandat diharapkan segera melakukan konsolidasi, menyusun kepengurusan yang representatif, serta merancang program-program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing,” ujar Prof. Agus Purwoko.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, JAGATARA harus menjadi wadah yang mampu menghimpun berbagai potensi masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial, budaya, agama, maupun pilihan politik. Semangat kebangsaan, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prof. Agus juga menegaskan bahwa JAGATARA dibangun sebagai rumah besar kebangsaan yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“JAGATARA adalah organisasi yang menghimpun anak-anak bangsa dari berbagai latar belakang. Anggotanya berasal dari lintas etnis, lintas agama, lintas profesi, lintas golongan, bahkan lintas pilihan politik. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan menjadi kekuatan untuk bersama-sama menjaga persatuan dan membangun Indonesia,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat DPP JAGATARA, Prof. Dr. Heru Santosa, menegaskan bahwa organisasi tersebut memiliki orientasi perjuangan yang berfokus pada penguatan kedaulatan bangsa melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor-sektor strategis nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“JAGATARA hadir untuk ikut menjaga dan memperkuat kedaulatan negara melalui penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengembangan sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketahanan bangsa harus dibangun dari masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera,” tegas Prof. Heru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Selain penyerahan surat mandat secara simbolis kepada 10 DPC kabupaten/kota, acara juga diisi dengan diskusi organisasi serta pengarahan strategis terkait pengembangan JAGATARA di daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui penyerahan mandat ini, DPD JAGATARA Sumatera Utara optimistis seluruh DPC yang telah menerima mandat dapat segera melakukan konsolidasi organisasi dan menjadi motor penggerak pengabdian masyarakat di wilayah masing-masing. Langkah tersebut sejalan dengan visi JAGATARA dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat kedaulatan negara, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN ULB 2025 Ciptakan Inovasi Pupuk Organik dari Pelepah Sawit di Desa Bandar Kumbul</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/02/mahasiswa-kkn-ulb-2025-ciptakan-inovasi-pupuk-organik-dari-pelepah-sawit-di-desa-bandar-kumbul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 20:14:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Agribisnis Modern]]></category>
		<category><![CDATA[Bilah Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bandar Kumbul]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[KKN ULB 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Berinovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelepah Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[PMM Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Organik]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8300</guid>

					<description><![CDATA[Labuhanbatu&#124;PERS.NEWS-Sekelompok mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bandar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Labuhanbatu|PERS.NEWS-</strong>Sekelompok mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bandar Kumbul, Kecamatan Bilah Barat, berhasil mencuri perhatian masyarakat dengan inovasi cerdas mereka: menciptakan pupuk organik berbahan dasar pelepah sawit.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (30/10/2025) di Rantauprapat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Siapa sangka, pelepah sawit yang selama ini dianggap limbah tanpa nilai guna, kini disulap menjadi pupuk organik bernilai tinggi. Inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pupuk organik tersebut dihasilkan melalui proses fermentasi mikroba yang diperkaya dengan berbagai nutrisi penting untuk tanaman. Tim KKN juga memperkenalkan alat pencacah bahan organik yang mereka serahkan langsung kepada masyarakat setempat. Melalui pelatihan yang mereka adakan, warga diajarkan cara mengolah pelepah sawit menjadi pupuk siap pakai—mulai dari proses pencacahan hingga fermentasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu anggota tim KKN, Nazan Ritonga, dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PMM) ULB 2025, menjelaskan bahwa inovasi ini bukan hanya soal meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga tentang membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pertanian hijau dan ramah lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ingin masyarakat sadar bahwa pelepah sawit bisa menjadi sumber daya yang bermanfaat. Dengan dukungan pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat lokal, Desa Bandar Kumbul kini mulai bertransformasi menjadi desa agribisnis modern yang mandiri dan inovatif,” ujar Nazan Ritonga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, Desa Bandar Kumbul perlahan menapaki jalan menuju kemandirian pangan dan ekonomi berbasis inovasi lokal.(AGB)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
