<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan Tinggi &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/pendidikan-tinggi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Aug 2026 20:40:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Pendidikan Tinggi &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengulik Lebih Jauh Sosok Alm. Dr. H. Amarulla Nasution, S.E., M.B.A. sebagai Tokoh Pendidikan Labuhanbatu</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/01/mengulik-lebih-jauh-sosok-alm-dr-h-amarulla-nasution-s-e-m-b-a-sebagai-tokoh-pendidikan-labuhanbatu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 20:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Alm. Dr. H. Amarulla Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Amarulla Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Pendidikan Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[ULB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12864</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU&#124;PERS.NEWS-Banyak orang meninggalkan harta, tetapi hanya sedikit yang meninggalkan kesempatan bagi generasi berikutnya untuk memperoleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUHANBATU|PERS.NEWS-</strong>Banyak orang meninggalkan harta, tetapi hanya sedikit yang meninggalkan kesempatan bagi generasi berikutnya untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Dalam konteks itulah sosok Alm. Dr. H. Amarulla Nasution, S.E., M.B.A. layak dikenang. Beliau membangun pendidikan bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan untuk masyarakat luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemajuan suatu daerah tidak cukup dibangun melalui gedung-gedung megah dan infrastruktur semata. Kemajuan sejati dimulai dari pembangunan manusia yang berpendidikan. Oleh karena itu, jasa seorang pendiri perguruan tinggi tidak hanya diukur dari besarnya kampus yang berhasil didirikan, melainkan dari banyaknya anak-anak daerah yang memperoleh kesempatan mengubah hidup melalui pendidikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi saya, di situlah letak makna perjuangan Dr. H. Amarulla Nasution. Beliau membuktikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban. Sebab, rumah yang baik—baik secara fisik maupun fondasinya—berawal dari pendidikan. Pendidikan adalah jalan menuju kehormatan dan kemapanan hidup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Siapa Sebenarnya Dr. H. Amarulla Nasution?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dr. H. Amarulla Nasution lahir di Dusun Martopoan, Kelurahan Langga Payung, Kabupaten Labuhanbatu, pada 29 Juli 1943. Beliau merupakan putra pasangan almarhum H. Baginda Pinayungan Nasution dan almarhumah Hj. Sori Omas Hasibuan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beliau dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan asal Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang memiliki dedikasi besar dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan pendidikannya tidaklah mudah. Keterbatasan ekonomi dan kondisi pendidikan pada masa itu membuat perjuangannya penuh tantangan. Pendidikan dasar hingga menengah beliau tempuh di kampung halamannya, sedangkan pendidikan tinggi diraih di luar daerah. Pada tahun 1971 beliau berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelum dikenal sebagai pendiri Universitas Labuhanbatu, beliau meniti karier sebagai aparatur sipil negara. Jabatan yang pernah diembannya antara lain Direktur SMEA Negeri Tanjung Pura, Langkat, kemudian bertugas di lingkungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, termasuk di Aceh. Kariernya sebagai PNS berakhir saat menjabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Binaguna Departemen Tenaga Kerja Provinsi Irian Jaya dengan pangkat Pembina Tingkat I (IV/b). Pada tahun 1981, beliau memilih mengundurkan diri atas permintaan sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semangat belajar yang tidak pernah padam membawanya melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat. Beliau meraih gelar Master dan kemudian gelar Doktor di University of Georgia, Athens, dengan konsentrasi Manajemen Bisnis, masing-masing pada tahun 1989 dan 1993.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Dari Pengalaman Pribadi Lahir Kepedulian terhadap Pendidikan Daerah</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengalaman merasakan sulitnya memperoleh pendidikan tinggi membentuk karakter dan cita-cita besar dalam diri Amarulla Nasution. Beliau memahami bahwa mahalnya biaya pendidikan sering kali menjadi penghalang bagi anak-anak daerah untuk menggapai masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, beliau memilih tidak hanya mengeluhkan keadaan, tetapi menghadirkan solusi. Jika harus menunggu negara memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan, prosesnya mungkin akan berlangsung lama. Maka, beliau mengambil langkah nyata dengan membangun lembaga pendidikan tinggi di kampung halamannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut saya, pendirian perguruan tinggi tersebut bukan sekadar membangun sebuah institusi, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Beliau ingin memastikan bahwa anak-anak Labuhanbatu tidak lagi harus meninggalkan daerah hanya untuk memperoleh gelar sarjana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Sejarah Singkat Berdirinya Universitas Labuhanbatu</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan menuju Universitas Labuhanbatu diawali dengan berdirinya sebuah yayasan pendidikan pada 21 Maret 2007 yang menaungi beberapa institusi pendidikan tinggi, yaitu STIE, STKIP, STIH, STIPER, dan AMIK Labuhanbatu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui proses panjang, seluruh institusi tersebut kemudian digabung menjadi Universitas Labuhanbatu yang resmi berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 658/KPT/I/2019 tanggal 29 Juli 2019.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring perkembangannya, STIE bertransformasi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, STIH menjadi Fakultas Hukum, STKIP menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, sementara Fakultas Sains dan Teknologi hadir sebagai fakultas baru yang terus berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semua pencapaian tersebut tentu bukan hasil yang diraih dalam semalam. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, ketekunan untuk mempertahankan, dan kesabaran untuk melihat hasilnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Warisan Terbesar Bukan Sekadar Kampus</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut saya, terlalu sempit jika warisan Amarulla Nasution hanya dimaknai sebagai berdirinya Universitas Labuhanbatu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Warisan terbesar beliau adalah budaya memanusiakan manusia melalui pendidikan. Beliau menghadirkan kesempatan bagi masyarakat memperoleh pendidikan tinggi dengan biaya yang relatif terjangkau tanpa kehilangan visi untuk terus meningkatkan kualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inilah perbedaan antara membangun untuk hari ini dan membangun untuk masa depan. Sebab pendidikan bukan sekadar menghasilkan lulusan, tetapi membentuk manusia yang bermartabat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Mengapa Pendiri Universitas Labuhanbatu Harus Dikenang?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menghormati pendiri universitas tidak cukup melalui seremoni, penyebutan nama, ataupun ziarah. Semua itu memang penting sebagai bentuk penghormatan, tetapi penghormatan tertinggi adalah melanjutkan cita-cita yang telah beliau perjuangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika dahulu Amarulla Nasution berjuang menghadirkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Labuhanbatu, maka generasi hari ini harus berjuang meningkatkan mutu pendidikan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika dahulu perjuangannya adalah membuka akses, maka perjuangan kita sekarang adalah memastikan kualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika dahulu beliau membangun institusi, maka tugas kita hari ini adalah membangun reputasi, integritas, inovasi, riset, dan kompetensi. Universitas tidak boleh hanya menjadi tempat memperoleh ijazah, tetapi harus menjadi tempat lahirnya pemikir kritis, pendidik, pengusaha, profesional, peneliti, dan pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di situlah ukuran keberhasilan sebuah warisan pendidikan. Seorang pendiri bukan hanya meninggalkan bangunan, melainkan juga meninggalkan nilai-nilai, visi, dan standar moral yang harus terus dijaga oleh generasi penerus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, bagi saya, penghormatan paling tinggi kepada Dr. H. Amarulla Nasution bukanlah sekadar mengabadikan namanya dalam berbagai seremoni, melainkan menjaga kewarasan dunia pendidikan yang telah beliau rintis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sosok Dr. H. Amarulla Nasution boleh telah tiada, tetapi gagasan, semangat, dan pemikirannya tentang pendidikan harus tetap hidup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terima kasih kepada Alm. Dr. H. Amarulla Nasution, S.E., M.B.A. atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membuka jalan bagi generasi bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SigondrongDalamDiam</p>
<p>Seniman Labuhanbatu</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nommensen Festival 2026: Antara Hiburan dan Tanggung Jawab Akademik</title>
		<link>https://pers.news/2026/07/25/nommensen-festival-2026-antara-hiburan-dan-tanggung-jawab-akademik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 11:12:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[BEM]]></category>
		<category><![CDATA[HMJ]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Nommensen Festival 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Dharma Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas HKBP Nommensen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12714</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN &#124;PERS.NEWS &#8211;Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan fondasi utama eksistensi setiap perguruan tinggi di Indonesia....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN |PERS.NEWS &#8211;</strong>Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan fondasi utama eksistensi setiap perguruan tinggi di Indonesia. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, setiap perguruan tinggi memiliki tiga kewajiban utama, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga pilar tersebut menjadi tolok ukur apakah sebuah kampus benar-benar menjalankan fungsinya sebagai institusi pendidikan yang bermartabat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, rencana penyelenggaraan Nommensen Festival 2026 menghadirkan pertanyaan yang patut didiskusikan. Di tengah upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma, hiburan dan konser musik justru tampak menjadi wajah utama kegiatan tersebut. Kampus yang semestinya menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan daya kritis mahasiswa, berpotensi lebih dikenal melalui kemeriahan panggung hiburan. Padahal, festival kampus idealnya menjadi ruang aktualisasi karya, inovasi, dan prestasi mahasiswa, bukan semata-mata pesta hiburan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal lain yang patut menjadi perhatian adalah waktu pelaksanaan festival yang direncanakan berlangsung ketika sebagian besar mahasiswa sedang menjalani masa libur. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana keterlibatan mahasiswa sebagai subjek utama kegiatan. Festival yang disebut sebagai kebanggaan kampus seharusnya mampu melibatkan seluruh sivitas akademika secara luas, bukan hanya sebagian kecil peserta yang memiliki kesempatan untuk hadir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Persoalan berikutnya berkaitan dengan biaya partisipasi. Menghadirkan musisi ternama dan menyelenggarakan acara berskala besar tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, transparansi mengenai sumber pendanaan menjadi hal yang penting. Apabila sebagian besar biaya penyelenggaraan dibebankan kepada mahasiswa melalui tiket yang relatif mahal, maka hal tersebut layak menjadi bahan evaluasi. Mahasiswa yang telah menanggung biaya pendidikan dan kebutuhan akademik seharusnya tidak kembali dibebani hanya untuk mengikuti perayaan dies natalis kampusnya sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, biaya partisipasi yang tinggi berpotensi menciptakan kesenjangan di antara mahasiswa. Tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan ekonomi yang sama. Oleh sebab itu, apabila festival benar-benar dimaksudkan sebagai perayaan bersama, sudah selayaknya kampus mempertimbangkan akses yang lebih inklusif, baik melalui subsidi maupun mekanisme lain yang memungkinkan seluruh mahasiswa dapat berpartisipasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi lain, persoalan tata kelola pendanaan kegiatan kemahasiswaan juga perlu menjadi perhatian. Selama ini, tidak sedikit organisasi mahasiswa menghadapi keterlambatan pencairan dana sehingga berbagai program kerja harus berjalan secara terbatas, bahkan ada yang tertunda. Padahal, organisasi mahasiswa seperti BEM, HMJ, maupun UKM merupakan wadah penting dalam mengembangkan kepemimpinan, kemampuan organisasi, serta soft skills mahasiswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan yang wajar ketika di saat bersamaan kampus mampu merancang penyelenggaraan festival berskala besar. Mengapa pendanaan kegiatan seremonial dapat dipersiapkan dengan cepat, sementara pendanaan bagi organisasi mahasiswa kerap menghadapi hambatan? Pertanyaan ini penting dijawab melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan persepsi bahwa kegiatan yang bersifat pencitraan memperoleh prioritas lebih tinggi dibandingkan pembinaan mahasiswa secara berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kritik lainnya berkaitan dengan relevansi festival terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Konser musik tentu memiliki nilai hiburan dan dapat menjadi sarana promosi institusi. Namun, apabila menjadi agenda utama tanpa diimbangi kegiatan akademik yang memadai, maka keterkaitannya dengan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi kurang terlihat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Festival kampus sesungguhnya dapat dirancang lebih komprehensif. Seminar ilmiah, konferensi mahasiswa, pameran hasil penelitian, kompetisi akademik, pengabdian kepada masyarakat, hingga pameran inovasi mahasiswa dapat menjadi bagian utama kegiatan. Hiburan tetap dapat dihadirkan sebagai pelengkap, bukan sebagai fokus utama penyelenggaraan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi lain, tidak dapat dipungkiri bahwa festival berskala besar mampu meningkatkan citra universitas dan menarik minat calon mahasiswa. Akan tetapi, promosi institusi seyogianya juga dibangun melalui prestasi akademik, kualitas penelitian, keberhasilan alumni, serta kontribusi nyata kepada masyarakat. Identitas sebuah universitas tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acaranya, tetapi juga oleh kualitas pelaksanaan Tri Dharma.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, evaluasi terhadap penyelenggaraan Nommensen Festival 2026 menjadi penting. Transparansi anggaran, prioritas pendanaan, keterlibatan mahasiswa, serta relevansi kegiatan terhadap Tri Dharma perlu menjadi perhatian bersama. Kampus perlu memastikan bahwa kebutuhan akademik, pengembangan organisasi mahasiswa, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama sebelum mengalokasikan sumber daya untuk kegiatan yang bersifat seremonial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan kritik secara konstruktif sebagai bagian dari budaya akademik. Forum dialog antara mahasiswa, pimpinan universitas, dan yayasan perlu terus dibangun agar setiap kebijakan lahir melalui komunikasi yang terbuka dan partisipatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada akhirnya, Tri Dharma Perguruan Tinggi bukan sekadar slogan, melainkan landasan moral penyelenggaraan pendidikan tinggi. Universitas yang bermartabat adalah universitas yang mampu menempatkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai prioritas utama. Festival dapat menjadi bagian dari kehidupan kampus, tetapi jangan sampai kemeriahan panggung mengaburkan jati diri perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter bangsa.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samuel Marganda Tua Lumban Gaol</p>
<p>&#8220;Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas HKBP Nommensen Medan&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua STAI Alhikmah Medan Laporkan Penahanan Komputer ke Propam, Klaim Ganggu Proses Akreditasi</title>
		<link>https://pers.news/2026/07/07/ketua-stai-alhikmah-medan-laporkan-penahanan-komputer-ke-propam-klaim-ganggu-proses-akreditasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 13:37:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Masdar Limbong]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Medan]]></category>
		<category><![CDATA[LAMDIK]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[PIAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek medan area]]></category>
		<category><![CDATA[Propam Polda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[STAI Alhikmah Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12507</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Alhikmah Medan, Dr. H. Masdar Limbong, S.E., M.Pd.,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Alhikmah Medan, Dr. H. Masdar Limbong, S.E., M.Pd., melaporkan oknum aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Area ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara. Laporan tersebut berkaitan dengan penahanan satu unit komputer milik kampus yang berisi data akademik dan telah berlangsung hampir dua tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut pihak kampus, penahanan komputer tersebut berdampak serius terhadap persiapan proses akreditasi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) yang dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Juli 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan Surat Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Keagamaan (LAMDIK) Nomor 1771b/SU-C/LAMDIK/VI/2026 tertanggal 18 Juni 2026, STAI Alhikmah Medan yang beralamat di Jalan Mesjid Nomor 1, Medan Estate, akan menjalani Asesmen Lapangan sebagai bagian dari proses akreditasi program studi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak kampus menjelaskan, komputer yang masih ditahan tersebut menyimpan berbagai dokumen dan data akademik yang dibutuhkan dalam proses asesmen. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kelancaran pelaksanaan akreditasi yang merupakan amanat Undang-Undang Pendidikan Tinggi dan berada di bawah kewenangan LAMDIK.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&gt; &#8220;Penahanan komputer ini tidak masuk logika apa pun, karena barang-barang milik STAI Alhikmah Medan dipindahkan oleh pegawai kampus sendiri ke Jalan Mesjid Nomor 1, Medan Estate untuk digunakan dalam memberikan pelayanan akademik,&#8221; demikian keterangan pihak kampus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>STAI Alhikmah Medan juga menegaskan bahwa seluruh barang yang dipindahkan, termasuk komputer yang kini ditahan, merupakan aset sah milik kampus. Kepemilikan tersebut, menurut pihak kampus, dapat dibuktikan melalui data dan dokumen yang tersimpan di dalam perangkat tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Atas dasar itu, pihak kampus menilai penahanan komputer tersebut berpotensi menghambat pelayanan akademik sekaligus mengganggu proses akreditasi yang memiliki konsekuensi penting terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyikapi kondisi tersebut, Ketua STAI Alhikmah Medan menyatakan telah menempuh langkah resmi dengan melaporkan oknum aparat Polsek Medan Area ke Propam Polda Sumatera Utara . Ia berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti agar persoalan dapat diselesaikan secara profesional dan tidak menghambat pelaksanaan asesmen lapangan yang telah dijadwalkan.(Tim)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bimtek Kelas Nasional, Prodi Agroteknologi ULB Datangkan Direktur LAM PTIP untuk Persiapan Akreditasi Unggul</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/04/bimtek-kelas-nasional-prodi-agroteknologi-ulb-datangkan-direktur-lam-ptip-untuk-persiapan-akreditasi-unggul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:43:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Agroteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi Prodi]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek Akreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[DIKTISAINTEK Berdampak]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Sains dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[LAM PTIP]]></category>
		<category><![CDATA[LED]]></category>
		<category><![CDATA[LKPS]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[ULB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11914</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU&#124;PERS.NEWS-Universitas Labuhanbatu (ULB) menunjukkan keseriusannya dalam meraih akreditasi unggul bagi Program Studi Agroteknologi dengan menggelar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUHANBATU|PERS.NEWS-</strong>Universitas Labuhanbatu (ULB) menunjukkan keseriusannya dalam meraih akreditasi unggul bagi Program Studi Agroteknologi dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Kriteria LKPS dan LED: Persiapan Akreditasi Program Studi Agroteknologi”, Kamis (4/6/2026), di Ruang Kuliah Pascasarjana ULB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan tim akreditasi, khususnya dalam penyusunan dua dokumen utama, yakni **Laporan Kinerja Program Studi (LKPS)** dan **Laporan Evaluasi Diri (LED)**, agar sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bimtek tersebut tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan seluruh indikator yang disajikan mampu mencerminkan kualitas pendidikan, tata kelola, serta capaian Program Studi Agroteknologi secara komprehensif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Hadirkan Direktur Dewan Eksekutif LAM PTIP</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk memberikan pendampingan yang maksimal, ULB menghadirkan **Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng.**, Direktur Dewan Eksekutif LAM PTIP, sebagai narasumber utama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kehadiran Prof. Samanhudi memberikan kesempatan bagi tim penyusun dokumen akreditasi untuk memperoleh arahan langsung terkait pemenuhan kriteria penilaian, penyusunan bukti pendukung, hingga strategi penyajian data dalam LKPS dan LED sesuai standar akreditasi nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Komitmen Menuju Akreditasi Terbaik</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dekan Fakultas Sains dan Teknologi ULB menegaskan bahwa peningkatan mutu akademik dan pencapaian akreditasi unggul menjadi salah satu prioritas utama fakultas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ingin setiap kriteria dalam LKPS dan LED benar-benar mencerminkan kualitas pendidikan dan tata kelola yang unggul di Program Studi Agroteknologi. Tujuan kami bukan hanya memenuhi persyaratan akreditasi, tetapi juga membuktikan bahwa program studi ini memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, bimbingan teknis yang diberikan secara langsung oleh Direktur Dewan Eksekutif LAM PTIP menjadi bekal penting dalam menyempurnakan dokumen akreditasi sekaligus meningkatkan peluang memperoleh hasil terbaik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>## Selaras dengan Program “DIKTISAINTEK BERDAMPAK”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelaksanaan Bimtek ini juga sejalan dengan semangat program **“DIKTISAINTEK BERDAMPAK”**, yang mendorong perguruan tinggi untuk tidak hanya unggul dalam aspek administratif dan akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui persiapan akreditasi yang matang, Program Studi Agroteknologi ULB diharapkan semakin mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Labuhanbatu dan Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan komitmen peningkatan mutu yang berkelanjutan, ULB optimistis Program Studi Agroteknologi dapat meraih hasil akreditasi terbaik sekaligus memperkuat reputasi institusi di tingkat regional maupun nasional.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PW IPNU Sumut Soroti Dugaan Ketidaktepatan Penyaluran KIP Kuliah di LLDikti Wilayah I</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/04/pw-ipnu-sumut-soroti-dugaan-ketidaktepatan-penyaluran-kip-kuliah-di-lldikti-wilayah-i/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 17:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Penyimpangan]]></category>
		<category><![CDATA[IPNU Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua PW IPNU Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[KIP Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[LLDIKTI Wilayah I]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Kurang Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10031</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS- Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sumatera Utara menyampaikan sikap kritis terhadap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="111" data-end="196"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong> Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sumatera Utara menyampaikan sikap kritis terhadap pengelolaan dan penyaluran dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara.</p>
<p data-start="491" data-end="859">Sikap tersebut disampaikan menyusul adanya hasil investigasi internal organisasi serta aduan mahasiswa yang diterima PW IPNU Sumut terkait dugaan penyaluran bantuan yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang seharusnya menjadi penerima utama program bantuan pendidikan tersebut.</p>
<p data-start="861" data-end="1031">Ketua PW IPNU Sumut, <strong data-start="882" data-end="901">Sarwani Siagian</strong>, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara dan harus dikelola secara adil, transparan, serta akuntabel.</p>
<p data-start="1033" data-end="1319">“Program KIP Kuliah pada dasarnya bertujuan membantu mahasiswa kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan tinggi. Ketika muncul dugaan ketidaktepatan dalam penyalurannya, maka hal tersebut perlu diklarifikasi dan ditindaklanjuti secara terbuka,” ujar Sarwani dalam keterangannya.</p>
<p data-start="1321" data-end="1637">PW IPNU Sumut mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran terhadap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan KIP Kuliah di LLDikti Wilayah I Sumut. Selain itu, organisasi pelajar ini juga meminta agar data penerima KIP Kuliah dapat dibuka secara transparan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.</p>
<p data-start="1639" data-end="1834">Tidak hanya itu, PW IPNU Sumut juga menekankan pentingnya evaluasi sistem verifikasi penerima bantuan guna memastikan asas keadilan dan objektivitas benar-benar diterapkan dalam program tersebut.</p>
<p data-start="1836" data-end="2158">Sebagai langkah organisasi, PW IPNU Sumut menginstruksikan seluruh kader di tingkat cabang hingga komisariat untuk tetap solid dan mengikuti arahan kepemimpinan. Mereka menyatakan akan mempertimbangkan langkah lanjutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila tidak terdapat penjelasan dan perbaikan dari pihak terkait.</p>
<p data-start="2160" data-end="2351">PW IPNU Sumut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu pendidikan demi memastikan hak mahasiswa, khususnya dari keluarga kurang mampu, dapat terpenuhi sesuai tujuan program KIP Kuliah.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Labuhanbatu Gelar Bimbingan Teknis RPL untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/04/universitas-labuhanbatu-gelar-bimbingan-teknis-rpl-untuk-tingkatkan-mutu-pendidikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 15:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek RPL]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[MBKM]]></category>
		<category><![CDATA[Merdeka Belajar Kampus Merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[Mutu Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Rekognisi Pembelajaran Lampau]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10020</guid>

					<description><![CDATA[PADANG&#124;PERS.NEWS-niversitas Labuhanbatu (ULB) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi para Kepala Program Studi,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="177" data-end="264"><strong>PADANG|PERS.NEWS-</strong>niversitas Labuhanbatu (ULB) menyelenggarakan <strong data-start="322" data-end="378">Bimbingan Teknis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)</strong> bagi para Kepala Program Studi, sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi pimpinan program studi dalam mengimplementasikan RPL. Kegiatan ini berlangsung di <strong data-start="545" data-end="568">Hotel Axana, Padang</strong>, Selasa (3/2/2026).</p>
<p data-start="590" data-end="1029">Bimbingan teknis tersebut dihadiri oleh <strong data-start="630" data-end="709">Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D.</strong>, <strong data-start="711" data-end="762">Ketua Yayasan ULB Halomoan Nasution, S.H., M.H.</strong>, <strong data-start="764" data-end="794">Nimrot Siahaan, S.H., M.H.</strong>, <strong data-start="796" data-end="844">Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Sriono, S.H.</strong>, <strong data-start="846" data-end="892">Wakil Rektor II Yudi Triyanto, S.P., M.Si.</strong>, <strong data-start="894" data-end="954">Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Marlina Siregar, M.Pd.</strong>, para dekan fakultas, serta narasumber <strong data-start="994" data-end="1029">Awang Dharmawan, S.I.Kom., M.A.</strong></p>
<p data-start="1031" data-end="1288">Dalam pemaparannya, Awang Dharmawan membahas secara komprehensif mengenai konsep, kebijakan, mekanisme, serta praktik terbaik pelaksanaan RPL di perguruan tinggi. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif guna memperkuat pemahaman peserta.</p>
<p data-start="1290" data-end="1637">“Universitas Labuhanbatu mendukung penuh kebijakan <strong data-start="1341" data-end="1382">Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM)</strong> serta terus berupaya meningkatkan mutu layanan akademik,” tegas pihak ULB. Melalui Bimtek RPL ini, diharapkan pengakuan capaian pembelajaran mahasiswa yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja dapat dioptimalkan.</p>
<p data-start="1639" data-end="1884">Rektor ULB, <strong data-start="1651" data-end="1698">Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D.</strong>, dalam arahannya menekankan pentingnya implementasi RPL sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas lulusan serta menyesuaikan pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p data-start="1886" data-end="2207">Bimtek RPL ini diikuti oleh seluruh <strong data-start="1922" data-end="1982">Kepala Program Studi dan Tim RPL Universitas Labuhanbatu</strong>, yang mendapatkan pembekalan materi secara menyeluruh dan aplikatif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen ULB untuk menjadi perguruan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.<br data-start="2196" data-end="2199" /><em data-start="2199" data-end="2207">(Arif)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Labuhanbatu Kembali Raih Prestasi, Dua Dosen Terima SK Lektor Kepala</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/04/universitas-labuhanbatu-kembali-raih-prestasi-dua-dosen-terima-sk-lektor-kepala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 14:43:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Akademisi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Lektor Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[LLDIKTI Wilayah I]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Dharma Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10011</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN &#124;PERS.NEWS-Universitas Labuhanbatu kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengembangan sumber daya manusia dosen. Dua dosen...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="190" data-end="274"><strong>MEDAN |PERS.NEWS-</strong>Universitas Labuhanbatu kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengembangan sumber daya manusia dosen. Dua dosen terbaik, <strong data-start="414" data-end="441">Pristiyono, S.E., M.Si.</strong> dan <strong data-start="446" data-end="470">Ika Chastanti, M.Pd.</strong>, secara resmi menerima <strong data-start="494" data-end="551">Surat Keputusan (SK) Jabatan Fungsional Lektor Kepala</strong> dari <strong data-start="557" data-end="629">Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara</strong>, Selasa (3/2/2026).</p>
<p data-start="651" data-end="1005">Penyerahan SK Lektor Kepala dilakukan langsung oleh <strong data-start="703" data-end="730">Ketua LLDIKTI Wilayah I</strong>, <strong data-start="732" data-end="782">Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D.</strong>, dan diterima oleh <strong data-start="802" data-end="840">Angga Putra Juledi, S.Kom., M.Kom.</strong>, selaku <strong data-start="849" data-end="910">Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Universitas Labuhanbatu</strong>, yang mewakili <strong data-start="926" data-end="1005">Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D.</strong></p>
<p data-start="1007" data-end="1363">Selanjutnya, Angga Putra Juledi menyerahkan SK Lektor Kepala tersebut kepada <strong data-start="1084" data-end="1111">Pristiyono, S.E., M.Si.</strong> dan <strong data-start="1116" data-end="1140">Ika Chastanti, M.Pd.</strong> sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, konsistensi, serta kontribusi akademik yang telah mereka berikan dalam pelaksanaan <strong data-start="1264" data-end="1295">Tri Dharma Perguruan Tinggi</strong>, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p data-start="1365" data-end="1648">“Selamat kepada Pristiyono dan Ika Chastanti atas pencapaian ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi akademik serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi dan dunia pendidikan tinggi,” ujar Angga Putra Juledi.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilham Arifin Kritik Transparansi Penetapan UKT 1 di UINSU Medan, Aktivis Minta Evaluasi Terbuka</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/16/ilham-arifin-kritik-transparansi-penetapan-ukt-1-di-uinsu-medan-aktivis-minta-evaluasi-terbuka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 20:39:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Akademik 2025-2026]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi UKT]]></category>
		<category><![CDATA[Ilham Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Keterbukaan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa uinsu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Demo Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi UKT]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU Medan]]></category>
		<category><![CDATA[UKT]]></category>
		<category><![CDATA[UKT Golongan 1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9673</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS – Kebijakan penetapan Uang Kuliah Tunggal atau UKT golongan 1 di Universitas Islam Negeri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>MEDAN|PERS.NEWS –</strong> Kebijakan penetapan Uang Kuliah Tunggal atau UKT golongan 1 di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara atau UINSU Medan mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa dan aktivis. Ketua Raja Demo Sumatera Utara, Ilham Arifin, menilai proses penetapan tersebut belum sepenuhnya dilakukan secara transparan sehingga berpotensi merugikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ilham menyebut sejumlah mahasiswa yang dinilai layak masuk kategori UKT rendah justru ditempatkan pada golongan lebih tinggi tanpa penjelasan yang memadai mengenai dasar penilaiannya. Menurutnya, minimnya informasi terkait indikator ekonomi serta mekanisme verifikasi data menjadi persoalan utama dalam proses tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahasiswa tidak mengetahui secara jelas bagaimana proses penilaian UKT dilakukan. Tidak ada keterbukaan mengenai indikator, verifikasi, maupun mekanisme penetapan. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan dan rasa ketidakadilan di kalangan mahasiswa, ujar Ilham dalam keterangannya kepada media.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan bahwa sebagai perguruan tinggi negeri, UINSU Medan seharusnya menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi publik dan memberikan kepastian prosedur yang adil bagi mahasiswa. Transparansi, menurutnya, menjadi kunci agar kebijakan UKT benar-benar berpihak kepada mereka yang membutuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika kampus tidak mampu menjelaskan prosesnya secara terbuka, wajar bila muncul dugaan adanya persoalan dalam tata kelola administrasi. Pendidikan tidak boleh menjadi beban tambahan bagi mahasiswa miskin, tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga saat ini pihak UINSU Medan belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik tersebut. Namun, beberapa sumber di lingkungan kampus menyebutkan bahwa penetapan UKT telah dilakukan sesuai pedoman Kementerian Agama dengan mempertimbangkan data ekonomi mahasiswa dan dokumen pendukung yang diserahkan saat pendaftaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ilham Arifin mendesak agar mekanisme tersebut disosialisasikan secara lebih luas dan transparan. Ia meminta rektorat segera mempublikasikan prosedur penetapan UKT, membuka ruang klarifikasi bagi mahasiswa, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang telah berjalan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Raja Demo Sumatera Utara, lanjut Ilham, siap mengawal persoalan ini agar tidak merugikan mahasiswa. Kami menginginkan solusi yang adil dan transparan. Pendidikan adalah hak seluruh warga negara. Jika aspirasi mahasiswa terus diabaikan, kami siap melakukan langkah-langkah konstitusional untuk memperjuangkannya, katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Persoalan penetapan UKT di berbagai perguruan tinggi negeri memang kerap menjadi perhatian publik. Transparansi dan akuntabilitas kebijakan diharapkan dapat menjadi jembatan antara kepentingan institusi pendidikan dan hak mahasiswa untuk memperoleh akses pendidikan yang terjangkau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, UINSU Medan diketahui telah mengeluarkan Keputusan Pengumuman UKT 1 Nomor 16 Tahun 2026 mengenai penentuan penerima bantuan kelompok UKT 1 bagi mahasiswa pada tahun akademik 2025 hingga 2026. Keputusan tersebut menjadi dasar administratif dalam penetapan mahasiswa penerima keringanan biaya kuliah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa dan sejumlah organisasi kemahasiswaan di UINSU Medan masih menunggu langkah konkret dari pihak kampus terkait tuntutan keterbukaan proses penetapan UKT serta evaluasi terhadap kebijakan yang berlaku.(IA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Dosen ULB Raih Jabatan Lektor Kepala, Bukti Penguatan SDM Akademik Menuju Kampus Unggul Nasional</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/07/dua-dosen-ulb-raih-jabatan-lektor-kepala-bukti-penguatan-sdm-akademik-menuju-kampus-unggul-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 11:56:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan Jabatan Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Lektor Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[LLDIKTI Wilayah I]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[ULB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9568</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS – Dua dosen Universitas Labuhanbatu (ULB), Sudi Suriyadi, S.Kom., M.Kom., dan Ibnu Rasyid Munthe, S.T.,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="640cba3c-c091-4124-8298-f2f7c7312b60" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="4eeddf27-1aa1-4c6a-b255-ad82d3d8f635" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<h2 data-start="274" data-end="305"></h2>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
<p data-start="743" data-end="1213">
<p data-start="743" data-end="1213">MEDAN|PERS.NEWS – Dua dosen Universitas Labuhanbatu (ULB), Sudi Suriyadi, S.Kom., M.Kom., dan Ibnu Rasyid Munthe, S.T., M.Kom., resmi meraih jabatan fungsional akademik Lektor Kepala. Pencapaian prestisius ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., pada Selasa (6/1/2026).</p>
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:87916ea9-46d9-47e6-93cb-b86a7bcd5b32-1" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="0d0ff733-78ad-462b-81f0-14b2e5281c58" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="743" data-end="1213">
<p data-start="743" data-end="1213">
<p data-start="743" data-end="1213">
<p data-start="743" data-end="1213">Penyerahan SK turut didampingi oleh Wakil Rektor II ULB, Yudi Triyanto, SP., M.Si. Rektor ULB, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., memberikan apresiasi mendalam atas capaian kedua dosen tersebut. Menurutnya, jabatan Lektor Kepala merupakan pengakuan atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi nyata dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus menjadi tanggung jawab untuk terus menghadirkan publikasi ilmiah yang bermutu, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p data-start="1215" data-end="1472">“ULB berkomitmen menjadi kampus yang kuat di tingkat lokal dan nasional, serta meningkatkan kemitraan dan visibilitas internasional. Kenaikan jabatan ini menunjukkan bahwa ULB terus bergerak maju dan serius dalam memperkuat kapasitas akademik,” ujar Rektor.</p>
<p data-start="1474" data-end="1716">Dengan bertambahnya dua Lektor Kepala ini, ULB kini telah memiliki <strong data-start="1541" data-end="1582">13 dosen Lektor Kepala dan 1 Profesor</strong> per Januari 2026. Hal ini menjadi indikator positif sekaligus bukti nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan ULB.</p>
<p data-start="1718" data-end="2101">Kenaikan jabatan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat reputasi ULB sebagai perguruan tinggi unggul di Sumatera Utara dan Indonesia. Selain itu, capaian ini diharapkan menjadi jembatan penting menuju lahirnya lebih banyak Guru Besar dari Universitas Labuhanbatu.</p>
<p data-start="2103" data-end="2308">Dengan semangat akademik yang terus berkembang, ULB berkomitmen untuk melahirkan SDM berkualitas, memperkuat riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi dan pembangunan daerah.(Arif)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ULB Raih Peringkat 8 Kampus Terbaik di Sumatera Utara Versi Webometrics 2026: Sebuah Lompatan Besar</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/06/ulb-raih-peringkat-8-kampus-terbaik-di-sumatera-utara-versi-webometrics-2026-sebuah-lompatan-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 05:08:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Melayu]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar ULB]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi ULB]]></category>
		<category><![CDATA[Rantauprapat]]></category>
		<category><![CDATA[SumateraUtara]]></category>
		<category><![CDATA[TANJAK]]></category>
		<category><![CDATA[ULB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Webometrics 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9554</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU&#124;PERS.NEWS – Universitas Labuhanbatu (ULB) yang berlokasi di Jl. Sisingamangaraja No. 126 A, Aek Tapa,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="2107d0ef-345e-4663-9b77-f68913df4e3a" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="08ea4062-18a6-4865-94e9-595876f63a80" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="303" data-end="739"><strong>LABUHANBATU|PERS.NEWS –</strong> Universitas Labuhanbatu (ULB) yang berlokasi di Jl. Sisingamangaraja No. 126 A, Aek Tapa, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali mencatatkan prestasi membanggakan. ULB resmi menempati <strong data-start="527" data-end="616">peringkat 8 dari 15 perguruan tinggi terbaik di Sumatera Utara versi Webometrics 2026</strong>. Pencapaian ini menjadi bukti kemajuan signifikan sekaligus lompatan besar dalam peningkatan kualitas dan reputasi kampus.</p>
<p data-start="741" data-end="822">Adapun capaian ULB dalam pemeringkatan Webometrics 2026 adalah sebagai berikut:</p>
<ul data-start="823" data-end="913">
<li data-start="823" data-end="854">
<p data-start="825" data-end="854"><strong data-start="825" data-end="848">Rangking Indonesia:</strong> 156</p>
</li>
<li data-start="855" data-end="883">
<p data-start="857" data-end="883"><strong data-start="857" data-end="876">Rangking Dunia:</strong> 3385</p>
</li>
<li data-start="884" data-end="913">
<p data-start="886" data-end="913"><strong data-start="886" data-end="906">Rangking Impact:</strong> 2307</p>
</li>
</ul>
<p data-start="915" data-end="1373">Peningkatan reputasi internasional ULB telah terlihat sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini diperkuat dengan raihan prestasi pada Webometrics 2025 yang menempatkan ULB di peringkat 156 nasional, masuk dalam klaster utama pada tahun 2024, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional seperti <strong data-start="1216" data-end="1256">ULB International Academic Fest 2025</strong>. Semua capaian tersebut menunjukkan peningkatan visibilitas digital, publikasi ilmiah, dan kualitas akademik kampus.</p>
<figure id="attachment_9556" aria-describedby="caption-attachment-9556" style="width: 680px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9556" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260106-WA0120.jpg" alt="" width="680" height="453" /><figcaption id="caption-attachment-9556" class="wp-caption-text"><strong>Kampus Pascasarjana Universitas Labuhanbatu (ULB)</strong></figcaption></figure>
<p data-start="1375" data-end="1996">Tak hanya itu, ULB juga terus memperkuat mutu akademik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pada Senin, <strong data-start="1492" data-end="1512">08 Desember 2025</strong>, ULB kembali menorehkan sejarah dengan penyerahan <strong data-start="1563" data-end="1617">Surat Keputusan (SK) Jabatan Fungsional Guru Besar</strong> kepada <strong data-start="1625" data-end="1664">Prof. Dr. Novilda Elizabeth Mustamu</strong>, dosen tetap Universitas Labuhanbatu yang saat ini menjabat sebagai Kepala LPPM ULB. Prosesi berlangsung di Aula LLDikti Wilayah I Sumatera Utara dan dipimpin langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah I, <strong data-start="1864" data-end="1908">Prof. Drs. Saiful Matondang, M.A., Ph.D.</strong>, yang menyerahkan SK kepada Rektor ULB, <strong data-start="1949" data-end="1996">Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D.</strong></p>
<p data-start="1998" data-end="2319">Rektor ULB menyampaikan bahwa nilai-nilai <strong data-start="2040" data-end="2088">TANJAK: Integritas, Tangguh, dan Berkarakter</strong> selalu menjadi ciri khas ULB dalam setiap penyambutan tamu serta pelaksanaan kegiatan kampus. Selain mencerminkan identitas akademik, nilai ini juga menjadi bentuk kepedulian ULB dalam melestarikan budaya Melayu di Sumatera Utara.</p>
<p data-start="2321" data-end="2611">Dengan komitmen kuat dalam bidang <strong data-start="2355" data-end="2425">penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi nyata bagi masyarakat</strong>, Universitas Labuhanbatu terus membuktikan diri sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera Utara yang siap melangkah lebih jauh menuju rekognisi nasional dan internasional.(Arif)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
