<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengawasan Publik</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/pengawasan-publik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Mar 2026 19:30:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Pengawasan Publik</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Soroti Pelaksanaan Program MBG, Dorong Evaluasi dan Transparansi</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/11/cipayung-plus-sumut-soroti-pelaksanaan-program-mbg-dorong-evaluasi-dan-transparansi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 19:30:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung Plus]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Program Gizi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10646</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN, 10 Maret 2026 –Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara (PMII, GMNI,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong data-start="396" data-end="420">MEDAN, 10 Maret 2026</strong> –Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara (PMII, GMNI, IMM, KAMMI, dan GMKI) menggelar aksi unjuk rasa serta sosialisasi di depan Kantor KPPG (Kantor Pengelola Program Gizi) Medan, Selasa (10/3). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumatera Utara.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:ca6bf16a-3d0d-46f3-b3b5-4903ddc763a4-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="db9097cf-6183-45e8-bdf9-15a91b96146e" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="790" data-end="1132">Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah catatan terhadap pelaksanaan program yang merupakan bagian dari program nasional tersebut. Mereka menilai masih terdapat beberapa persoalan di lapangan, mulai dari pembangunan infrastruktur pendukung yang dinilai belum merata hingga pengawasan distribusi makanan yang dianggap perlu diperkuat.</p>
<p data-start="1134" data-end="1392">Koordinator aksi, Bana, dalam orasinya menyampaikan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan masyarakat mengenai kualitas makanan yang diterima siswa di beberapa daerah. Menurutnya, laporan tersebut perlu ditindaklanjuti secara transparan oleh pihak terkait.</p>
<p data-start="1394" data-end="1556">“Kami berharap ada evaluasi menyeluruh agar program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak penerima manfaat,” ujar Bana.</p>
<p data-start="1558" data-end="1865">Aliansi Cipayung Plus Sumut juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara anggaran program dengan kualitas makanan yang diterima siswa. Selain itu, mereka meminta adanya klarifikasi dari pihak pengelola terkait laporan masyarakat mengenai temuan makanan yang dinilai tidak layak konsumsi di beberapa wilayah.</p>
<p data-start="1867" data-end="2116">Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan tuntutan agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja pengelola program di daerah, termasuk meminta adanya transparansi data terkait rantai distribusi dan pengelolaan program MBG di Sumatera Utara.</p>
<p data-start="2118" data-end="2440">Sebagai bagian dari upaya pengawasan publik, Cipayung Plus Sumut memperkenalkan inisiatif “Kawasan Bebas Mengadu”, yaitu layanan pengaduan masyarakat melalui nomor WhatsApp 088277009897. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin melaporkan temuan terkait kualitas makanan maupun pelaksanaan program MBG di lapangan.</p>
<p data-start="2442" data-end="2666">Aliansi tersebut menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dan mendorong adanya dialog terbuka antara pemerintah, pengelola program, dan masyarakat guna memastikan program berjalan sesuai tujuan.</p>
<p data-start="2668" data-end="2875">Aksi yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan penyampaian pernyataan sikap serta ajakan kepada pemerintah daerah dan pusat untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pelaksanaan program.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GPD Sumut Gelar Aksi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Terkait Dugaan Penyimpangan Program PSR</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/22/gpd-sumut-gelar-aksi-di-kantor-kejaksaan-tinggi-sumatera-utara-terkait-dugaan-penyimpangan-program-psr/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 14:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Unjuk Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[GPD Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Lawas]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Peremajaan Sawit Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Program PSR]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Anggaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10372</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-18 Februari 2026 — Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Desa Sumatera Utara (GPD...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>18 Februari 2026 — Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Desa Sumatera Utara (GPD Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di kantor <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara</span></span> pada Rabu (18/02/2026).</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e9c0a29f-62a6-4bf7-9a98-209be69c2835-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="efa7b2bb-011b-4de5-9c1d-248228869c48" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="572" data-end="864">Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di kawasan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Taman Makam Pahlawan Sisingamangaraja</span></span>, Kota <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Medan</span></span>. Sekitar ±200 peserta aksi hadir membawa spanduk, poster pernyataan sikap, serta selebaran yang berisi kajian dan laporan organisasi.</p>
<p data-start="866" data-end="1386">Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pada Gapoktan Jaya Muda Pasir di Kabupaten <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Padang Lawas</span></span>. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh organisasi tersebut, terdapat indikasi ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana, potensi konflik kepentingan, serta dugaan bahwa sebagian kegiatan peremajaan sawit (replanting) tidak dilaksanakan secara maksimal sesuai ketentuan teknis dan regulasi yang berlaku.</p>
<p data-start="1388" data-end="1580">Koordinator aksi GPD Sumut, Hamdi Hasibuan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap tata kelola program pemerintah yang bersumber dari anggaran negara.</p>
<p data-start="1582" data-end="1863">Ia menegaskan bahwa program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani diharapkan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Oleh karena itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum melakukan pendalaman terhadap laporan yang disampaikan.</p>
<p data-start="1865" data-end="2076">Selain melakukan aksi, GPD Sumut juga menyerahkan dokumen dan laporan tertulis kepada pihak <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara</span></span> sebagai bahan kajian dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p data-start="2078" data-end="2374">Organisasi tersebut menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan laporan tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program pemerintah. GPD Sumut juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mengawasi penggunaan anggaran publik.(Red)</p>
<p data-start="2376" data-end="2446">Aksi unjuk rasa berlangsung tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PEMARAD-SU Soroti Dugaan Kelebihan Pembayaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Medan</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/16/pemarad-su-soroti-dugaan-kelebihan-pembayaran-perjalanan-dinas-dprd-kota-medan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 18:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[keterbukaan informasi publik]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[PEMARAD-SU]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan dinas]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[temuan BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Anggaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9670</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Dewan Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Raja Demo Sumatera Utara (DPP PEMARAD-SU) menyampaikan kritik terhadap dugaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Dewan Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Raja Demo Sumatera Utara (DPP PEMARAD-SU) menyampaikan kritik terhadap dugaan kelebihan pembayaran perjalanan dinas di lingkungan DPRD Kota Medan pada Tahun Anggaran 2022. Organisasi mahasiswa tersebut menilai temuan itu perlu ditindaklanjuti secara transparan dan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Umum DPP PEMARAD-SU, Ilham Arifin, menyebut persoalan tersebut sebagai indikasi lemahnya pengawasan penggunaan anggaran publik. Ia merujuk pada laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mencatat adanya kelebihan pembayaran perjalanan dinas DPRD Kota Medan dengan nilai sekitar Rp812 juta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Temuan ini harus menjadi perhatian serius. Uang negara yang bersumber dari pajak rakyat wajib dikelola secara akuntabel. Kami meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti temuan BPK secara profesional dan terbuka,” ujar Ilham Arifin dalam keterangan tertulisnya, Jumat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain persoalan perjalanan dinas, PEMARAD-SU juga menyoroti sejumlah kegiatan lain di lingkungan DPRD Kota Medan yang dinilai perlu mendapat penjelasan lebih lanjut. Di antaranya proyek penataan rooftop gedung DPRD dengan anggaran sekitar Rp2 miliar, proyek renovasi kamar mandi sebesar Rp1,8 miliar, serta pemasangan billboard dan neon box pimpinan DPRD di 80 titik dengan nilai anggaran sekitar Rp3,1 miliar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ilham menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghakimi, melainkan mendorong agar seluruh penggunaan anggaran tersebut dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. “Kami hanya meminta keterbukaan. Jika memang sudah sesuai aturan, silakan dijelaskan secara detail kepada masyarakat,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>PEMARAD-SU menyatakan akan menyampaikan aspirasi melalui aksi damai sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih. Sikap tersebut, menurut Ilham, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta peraturan perundang-undangan lainnya yang menjamin peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Kota Medan belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan PEMARAD-SU. Upaya konfirmasi kepada Sekretariat DPRD Kota Medan telah dilakukan, namun belum memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai temuan BPK tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah seorang pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Medan yang dihubungi menyampaikan bahwa setiap temuan BPK pada prinsipnya akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. “Biasanya ada proses klarifikasi dan pengembalian jika memang ditemukan kelebihan pembayaran. Semua berjalan sesuai aturan,” ujarnya singkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengamat kebijakan publik dari Universitas Sumatera Utara, Rahmat Hidayat, menilai temuan BPK semestinya menjadi momentum bagi DPRD Kota Medan untuk memperbaiki tata kelola anggaran. “Temuan kelebihan bayar tidak selalu berarti korupsi, tetapi menunjukkan adanya kelemahan administrasi. Yang terpenting adalah bagaimana rekomendasi BPK dijalankan secara konsisten,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. “Proses hukum harus berjalan objektif. Kritik dari masyarakat sipil sangat penting, namun tetap harus diimbangi dengan klarifikasi dari pihak terkait,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>PEMARAD-SU berharap persoalan ini dapat disikapi secara terbuka demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif. Organisasi tersebut menegaskan bahwa aksi yang akan dilakukan bertujuan menyuarakan aspirasi masyarakat secara tertib dan damai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Publik kini menunggu langkah konkret dari DPRD Kota Medan serta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti temuan tersebut secara profesional dan berkeadilan.(IA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi Sumut Akan Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SD Negeri 0307 Siundol Jae</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/03/aliansi-mahasiswa-pejuang-demokrasi-sumut-akan-laporkan-dugaan-penyalahgunaan-dana-bos-di-sd-negeri-0307-siundol-jae/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 09:19:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[akuntabilitas sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[AMPD Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Dana BOS]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan penyalahgunaan dana]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten padang lawas]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[laporan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[SD Negeri 0307 Siundol Jae]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi anggaran pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9522</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi Sumatera Utara (AMPD Sumut) menyatakan kesiapan untuk melaporkan dugaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="216" data-end="603"><strong data-start="216" data-end="226">MEDAN|PERS.NEWS</strong> — Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi Sumatera Utara (AMPD Sumut) menyatakan kesiapan untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 0307 Siundol Jae, Kabupaten Padang Lawas. Dugaan tersebut muncul setelah organisasi mahasiswa ini menghimpun sejumlah informasi yang dinilai perlu diklarifikasi lebih lanjut oleh pihak terkait.</p>
<p data-start="605" data-end="965">Berdasarkan data yang mereka peroleh, SD Negeri 0307 Siundol Jae diketahui menerima Dana BOS Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp135.800.000. AMPD Sumut menilai terdapat indikasi ketidaksesuaian antara perencanaan, penggunaan, dan pertanggungjawaban anggaran. Namun, temuan tersebut masih berupa dugaan dan membutuhkan penelusuran lebih lanjut dari aparat berwenang.</p>
<p data-start="967" data-end="1287">Menurut AMPD Sumut, pengelolaan Dana BOS harus mengacu pada prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 110 Tahun 2024. Dana BOS merupakan anggaran negara yang bertujuan menunjang operasional sekolah serta menjamin mutu pendidikan bagi peserta didik.</p>
<p data-start="1289" data-end="1482">“Dana BOS adalah hak peserta didik dan harus dikelola secara terbuka. Jika ada penggunaan yang tidak sesuai prosedur, tentu perlu diklarifikasi dan dikawal bersama,” ujar perwakilan AMPD Sumut.</p>
<p data-start="1484" data-end="1861">AMPD Sumut menilai keterbukaan dalam penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), pelaksanaan penggunaan dana, serta penyampaian laporan pertanggungjawaban sangat penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan wewenang. Atas dasar itu, mereka menyatakan siap melaporkan dugaan ini kepada pihak berwenang sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan publik.</p>
<p data-start="1863" data-end="2113">Langkah tersebut disebut sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi.</p>
<p data-start="2115" data-end="2277">Sebagai bagian dari organisasi mahasiswa, AMPD Sumut menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal transparansi pengelolaan anggaran pendidikan di Sumatera Utara.</p>
<p data-start="2279" data-end="2550">Hingga berita ini diterbitkan, pihak SD Negeri 0307 Siundol Jae maupun dinas pendidikan terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak sekolah dan otoritas terkait untuk memperoleh klarifikasi serta memastikan keberimbangan informasi.</p>
<p data-start="2279" data-end="2550">
<p data-start="2279" data-end="2550">Sumber : Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi Sumatera Utara (AMPD Sumut)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transparansi CSR Batu Bara Dipertanyakan, DPRD Diduga Tak Serius Gelar RDP</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/transparansi-csr-batu-bara-dipertanyakan-dprd-diduga-tak-serius-gelar-rdp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 10:34:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Bara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Batu Bara]]></category>
		<category><![CDATA[Keterbukaan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Sipil]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Perusahaan Batu Bara]]></category>
		<category><![CDATA[RDP]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Tunas Muda Gemkara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8836</guid>

					<description><![CDATA[BATUBARA&#124;PERS.NEWS-Permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait transparansi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Kabupaten...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:eb145255-6a5a-4750-8078-538de3c7a9a3-5" data-testid="conversation-turn-12" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] thread-sm:[--thread-content-margin:--spacing(6)] thread-lg:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] thread-lg:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="afd19122-f92f-4686-9f03-d83294df3790" data-message-model-slug="gpt-5-1">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="221" data-end="565"><strong>BATUBARA|PERS.NEWS-</strong>Permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait transparansi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Kabupaten Batu Bara hingga kini belum memperoleh kepastian.</p>
<p data-start="221" data-end="565">Kondisi ini menimbulkan dugaan dari Tunas Muda Gemkara (TMG) bahwa DPRD Batu Bara terkesan mengulur waktu dalam menindaklanjuti agenda pengawasan tersebut.</p>
<p data-start="567" data-end="779">Pengajuan RDP dilakukan secara resmi melalui surat bernomor 02/PB-TMG/BB/X/2025 untuk membahas dugaan tidak transparansinya pengelolaan CSR tahun 2020–2025 yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 104 Tahun 2020.(30/11/25)</p>
<p data-start="781" data-end="926">Hingga berita ini diturunkan, belum ada penetapan jadwal dari DPRD terkait pelaksanaan RDP yang sebelumnya diusulkan pada Kamis, 30 Oktober 2025.</p>
<h3 data-start="928" data-end="963">Dugaan Ada Kepentingan Tertentu</h3>
<p data-start="965" data-end="1155">Ketua Umum Tunas Muda Gemkara, Ismail, menilai lambatnya respons legislatif menimbulkan tanda tanya publik. Ia menduga terdapat kepentingan tertentu yang berpotensi mempengaruhi sikap Dewan.</p>
<blockquote data-start="1157" data-end="1308">
<p data-start="1159" data-end="1308">“CSR ini hak masyarakat. Ketika DPRD belum memberikan kepastian, tentu muncul dugaan publik bahwa ada sesuatu yang perlu disembunyikan,” ujar Ismail.</p>
</blockquote>
<p data-start="1310" data-end="1540">Menurut TMG, hingga saat ini belum ada data terbuka terkait aliran CSR, baik nilai dana, penerima manfaat, maupun program yang dijalankan perusahaan di Batu Bara. Minimnya publikasi disebut menjadi celah bagi potensi penyimpangan.</p>
<h3 data-start="1542" data-end="1582">Dewan Disebut Tidak Pahami Substansi</h3>
<p data-start="1584" data-end="1740">TMG juga menduga sebagian anggota DPRD belum memahami substansi permintaan RDP meski poin-poin pembahasan telah tertulis jelas dalam surat resmi organisasi.</p>
<p data-start="1742" data-end="1852">“Kami sudah jelaskan secara formal. Jika ada yang belum paham, kami siap hadir memberi uraian,” tambah Ismail.</p>
<h3 data-start="1854" data-end="1874">DPRD Fokus RAPBD</h3>
<p data-start="1876" data-end="2095">Ketua DPRD Batu Bara, M. Safi’i, saat dimintai konfirmasi sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya “masih fokus ke RAPBD” dan akan memberikan informasi lebih lanjut. Namun belum ada jadwal pasti terkait RDP yang dimaksud.</p>
<h3 data-start="2097" data-end="2129">TMG Akan Tempuh Langkah Lain</h3>
<p data-start="2131" data-end="2322">Apabila permohonan kembali tak direspons, TMG menyatakan siap menempuh langkah lanjutan seperti aksi terbuka dan pelaporan resmi agar persoalan transparansi CSR dapat dibahas di ruang publik.(*)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:eb145255-6a5a-4750-8078-538de3c7a9a3-6" data-testid="conversation-turn-14" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] thread-sm:[--thread-content-margin:--spacing(6)] thread-lg:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] thread-lg:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="b9c2bbb3-0163-46ad-b92f-48345acb7e68" data-message-model-slug="gpt-5-1">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="101" data-end="656">
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
