<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PLN &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/pln/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 19:09:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>PLN &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AMSUB Desak PLN Transparan soal Blackout Massal di Sumbagut</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/amsub-desak-pln-transparan-soal-blackout-massal-di-sumbagut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 20:22:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[AMSUB]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbagut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11754</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Aliansi Mahasiswa Sumatra Utara Bersatu (AMSUB) mendesak PT PLN (Persero) untuk memberikan solusi nyata...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="" data-turn-id-container="64bd7caf-9e8d-4f85-a2e1-f3e446b6dcb7" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="64bd7caf-9e8d-4f85-a2e1-f3e446b6dcb7" data-turn-id-container="64bd7caf-9e8d-4f85-a2e1-f3e446b6dcb7" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="64bd7caf-9e8d-4f85-a2e1-f3e446b6dcb7">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_29_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><b>MEDAN|PERS.NEWS</b>— Aliansi Mahasiswa Sumatra Utara Bersatu (AMSUB) mendesak PT PLN (Persero) untuk memberikan solusi nyata serta pertanggungjawaban atas terjadinya pemadaman listrik massal di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang terjadi tanpa pemberitahuan kepada masyarakat.(22/26)</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:afed161d-5d3d-4782-9cf5-0f9c5eef940e-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:afed161d-5d3d-4782-9cf5-0f9c5eef940e-0" data-turn-id-container="request-WEB:afed161d-5d3d-4782-9cf5-0f9c5eef940e-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="b5d86652-ae00-4df2-805c-060324610817" data-turn-start-message="true" data-message-model-slug="gpt-5-5">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="448" data-end="883">AMSUB menilai bahwa hingga saat ini pihak PLN hanya menyampaikan informasi melalui pemberitaan media terkait adanya gangguan transmisi 275 kV Ruamai–Muaro Bungo yang menyebabkan terpisahnya sistem interkoneksi Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah sekitar pukul 18.44 WIB. Namun demikian, masyarakat belum memperoleh penjelasan yang transparan maupun bukti konkret mengenai titik gangguan dan kondisi sebenarnya di lapangan.</p>
<p data-start="885" data-end="1102">“Jangan sampai masyarakat hanya menerima informasi sepihak melalui media tanpa adanya keterbukaan langsung dari pihak PLN. Publik berhak mengetahui fakta sebenarnya terkait blackout massal ini,” ujar perwakilan AMSUB.</p>
<p data-start="1104" data-end="1400">Pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah seperti Sumatera Utara, Aceh, Riau, hingga Sumatera Barat pada Jumat malam, 22 Mei 2026, dinilai bukan sekadar persoalan padamnya listrik, melainkan telah berkembang menjadi krisis pelayanan publik yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.</p>
<p data-start="1402" data-end="1821">Bagi masyarakat kecil, pemadaman listrik tidak hanya menghadirkan kegelapan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Aktivitas usaha lumpuh, jaringan komunikasi terganggu, distribusi air bersih terhambat, hingga pelayanan publik mengalami kendala serius. Pedagang makanan kehilangan omzet, pelaku UMKM terpaksa menghentikan produksi, serta banyak bahan dagangan rusak akibat pendingin yang tidak berfungsi.</p>
<p data-start="1823" data-end="2082">Selain itu, aktivitas digital masyarakat turut terganggu karena jaringan internet dan telekomunikasi mengalami kendala selama pemadaman berlangsung. Kondisi ini semakin menunjukkan lemahnya kesiapan sistem kelistrikan dalam menghadapi gangguan berskala besar.</p>
<p data-start="2084" data-end="2486">AMSUB mengakui bahwa PLN telah menyampaikan permintaan maaf dan melakukan upaya pemulihan sistem. Namun menurut AMSUB, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar permintaan maaf. Publik berhak mendapatkan penjelasan terbuka mengenai penyebab utama blackout, alasan sistem interkoneksi dapat lumpuh secara massal, serta langkah konkret yang akan dilakukan PLN agar kejadian serupa tidak kembali terulang.</p>
<p data-start="2488" data-end="2766">“Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi ketahanan energi di Pulau Sumatera. Jika satu gangguan transmisi saja dapat melumpuhkan beberapa provinsi sekaligus, maka terdapat persoalan serius dalam sistem cadangan, distribusi, dan mitigasi krisis kelistrikan nasional,” tegas AMSUB.</p>
<p data-start="2768" data-end="2827">Dalam pernyataannya, AMSUB mendesak PT PLN (Persero) untuk:</p>
<ol data-start="2829" data-end="3258">
<li data-start="2829" data-end="2926">
<p data-start="2832" data-end="2926">Menyampaikan penjelasan resmi dan transparan kepada publik terkait penyebab blackout massal.</p>
</li>
<li data-start="2927" data-end="3016">
<p data-start="2930" data-end="3016">Menunjukkan bukti dan data konkret terkait gangguan sistem kelistrikan yang terjadi.</p>
</li>
<li data-start="3017" data-end="3137">
<p data-start="3020" data-end="3137">Melakukan evaluasi menyeluruh serta menghadirkan solusi nyata terhadap sistem interkoneksi kelistrikan di Sumatera.</p>
</li>
<li data-start="3138" data-end="3258">
<p data-start="3141" data-end="3258">Mengutamakan kepentingan masyarakat kecil dan pelaku usaha yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik massal.</p>
</li>
</ol>
<p data-start="3260" data-end="3442">AMSUB berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah serius guna menjaga stabilitas pelayanan listrik serta melindungi hak masyarakat sebagai pengguna layanan publik.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BLACKOUT SUMATERA: DIRUT PLN LAYAK DIEVALUASI, RAKYAT TIDAK BOLEH TERUS MENJADI KORBAN</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/blackout-sumatera-dirut-pln-layak-dievaluasi-rakyat-tidak-boleh-terus-menjadi-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 19:39:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[AMPD]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[EvaluasiPLN]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Gelap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11748</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi (AMPD) menyoroti serius terjadinya pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda berbagai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="" data-turn-id-container="89aa5893-6c90-45f3-95ac-ba1ffcd93939" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="89aa5893-6c90-45f3-95ac-ba1ffcd93939" data-turn-id-container="89aa5893-6c90-45f3-95ac-ba1ffcd93939" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="89aa5893-6c90-45f3-95ac-ba1ffcd93939">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_14_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi (AMPD) menyoroti serius terjadinya pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda berbagai wilayah di Pulau Sumatera. Peristiwa ini bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan sebuah kegagalan besar yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan publik, sektor usaha, dunia pendidikan, hingga komunikasi masyarakat.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:3646451e-aa1c-453a-bc42-97005762ee6f-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:3646451e-aa1c-453a-bc42-97005762ee6f-0" data-turn-id-container="request-WEB:3646451e-aa1c-453a-bc42-97005762ee6f-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="6d64358c-1146-4c38-aafb-fd8aeab175ab" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="648" data-end="868">Ketua Aliansi Mahasiswa Pejuang Demokrasi, Andika Jaya Saputra Hasibuan, menilai bahwa blackout berskala besar tersebut menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam tata kelola dan pengelolaan sistem kelistrikan nasional.</p>
<blockquote data-start="870" data-end="1185">
<p data-start="872" data-end="1185">“Rakyat tidak boleh terus-menerus menjadi korban akibat lemahnya sistem dan manajemen kelistrikan. Ketika jutaan masyarakat terdampak oleh pemadaman massal, maka harus ada pihak yang bertanggung jawab, baik secara moral maupun kelembagaan. Peristiwa ini menjadi catatan buruk bagi kepemimpinan PLN,” tegas Andika.</p>
</blockquote>
<p data-start="1187" data-end="1507">AMPD menegaskan bahwa setiap jabatan publik harus diiringi dengan tanggung jawab publik. Pemadaman listrik yang meluas di Pulau Sumatera telah menimbulkan keresahan masyarakat dan menunjukkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan serta kesiapan sistem kelistrikan nasional dalam menghadapi gangguan.</p>
<p data-start="1509" data-end="1740">Menurut Andika Jaya Saputra Hasibuan, kepercayaan publik terhadap PLN hanya dapat dipulihkan melalui transparansi, akuntabilitas, serta keberanian untuk bertanggung jawab atas setiap kegagalan yang berdampak luas kepada masyarakat.</p>
<blockquote data-start="1742" data-end="2012">
<p data-start="1744" data-end="2012">“Blackout Sumatera merupakan alarm keras bagi sektor ketenagalistrikan nasional. Rakyat membutuhkan kepastian pelayanan, bukan sekadar penjelasan setelah krisis terjadi. Sudah saatnya dilakukan pembenahan serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” lanjutnya.(Red)</p>
</blockquote>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LMND Sumut Soroti Blackout di Sumatera, Desak Evaluasi Direksi PLN</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/lmnd-sumut-soroti-blackout-di-sumatera-desak-evaluasi-direksi-pln/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 16:01:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Listrikik]]></category>
		<category><![CDATA[LMND]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11741</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali memunculkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="" data-turn-id-container="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b" data-turn-id-container="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_1p_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali memunculkan kritik keras terhadap kualitas pelayanan publik sektor energi. Executive Wilayah (EW) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sumatera Utara menilai insiden tersebut bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan indikasi lemahnya tata kelola dan sistem mitigasi di tubuh PT PLN (Persero).</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:4d4e72da-6d4e-44b4-8178-bb7a437963fe-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:4d4e72da-6d4e-44b4-8178-bb7a437963fe-0" data-turn-id-container="request-WEB:4d4e72da-6d4e-44b4-8178-bb7a437963fe-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="01cbf72d-8d1e-4a1a-a8aa-0c860359f473" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="420" data-end="799">Ketua EW LMND Sumatera Utara, M. Sabda Erlangga, mengatakan bahwa blackout yang terjadi telah menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Aktivitas ekonomi terganggu, pelayanan publik lumpuh di sejumlah daerah, proses belajar mengajar terhambat, hingga aktivitas rumah tangga masyarakat mengalami kendala akibat terputusnya pasokan listrik dalam waktu yang cukup lama.</p>
<p data-start="801" data-end="1116">Menurut Sabda, listrik saat ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki peran vital dalam menopang seluruh sektor kehidupan. Karena itu, ketika terjadi gangguan berskala besar seperti blackout, maka persoalan tersebut tidak bisa dipandang sederhana ataupun hanya dianggap sebagai persoalan teknis semata.</p>
<p data-start="1118" data-end="1394">“Peristiwa blackout yang terjadi bukan sekadar gangguan teknis semata, melainkan bukti lemahnya manajemen serta minimnya mitigasi di tubuh PLN. Seharusnya perusahaan sebesar PLN memiliki kesiapan dan sistem antisipasi yang mampu mencegah gangguan meluas seperti ini,” ujarnya.</p>
<p data-start="1396" data-end="1795">Ia menilai, masyarakat selama ini dituntut untuk disiplin dalam memenuhi kewajiban membayar tagihan listrik. Bahkan, keterlambatan pembayaran dapat berujung pada sanksi hingga pemutusan layanan. Namun di sisi lain, ketika masyarakat menjadi korban akibat kegagalan pelayanan dalam skala besar, publik hanya menerima permintaan maaf tanpa adanya kepastian solusi maupun pertanggungjawaban yang jelas.</p>
<p data-start="1797" data-end="2095">“Jika masyarakat terlambat membayar listrik dikenakan sanksi, maka ketika PLN gagal memberikan pelayanan maksimal kepada jutaan pelanggan, harus ada tanggung jawab yang nyata. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan sementara perusahaan hanya berlindung di balik alasan gangguan teknis,” tegasnya.</p>
<p data-start="2097" data-end="2459">LMND Sumatera Utara juga memandang insiden blackout tersebut sebagai persoalan serius yang harus menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya kementerian terkait. Mereka mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap sistem distribusi dan infrastruktur kelistrikan di wilayah Sumatera guna memastikan penyebab utama blackout dapat diungkap secara transparan.</p>
<p data-start="2461" data-end="2811">Selain audit teknis, LMND Sumatera Utara juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap jajaran direksi PT PLN (Persero). Menurut mereka, apabila ditemukan adanya kelalaian atau kegagalan manajerial yang signifikan dalam penanganan maupun mitigasi sistem kelistrikan, maka pimpinan perusahaan harus bertanggung jawab secara moral dan administratif.</p>
<p data-start="2813" data-end="3164">“Evaluasi terhadap direksi PLN penting dilakukan agar publik mengetahui sejauh mana kesiapan perusahaan dalam menjamin stabilitas pasokan listrik nasional, khususnya di Pulau Sumatera. Jika terbukti ada kegagalan manajerial yang serius, maka pengunduran diri Direktur Utama PLN harus menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” lanjut Sabda.</p>
<p data-start="3166" data-end="3745">Dalam pernyataan sikapnya, EW LMND Sumatera Utara menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, mendesak PT PLN (Persero) memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban yang transparan atas dampak blackout yang merugikan masyarakat. Kedua, meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan direksi PLN. Ketiga, mendesak Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan Agung untuk melakukan pendalaman hukum terkait insiden blackout tersebut. Keempat, menuntut Direktur Utama PT PLN (Persero) mundur dari jabatannya apabila terbukti terjadi kegagalan manajerial yang signifikan.</p>
<p data-start="3747" data-end="3956" data-is-last-node="" data-is-only-node="">LMND Sumatera Utara menegaskan bahwa peristiwa blackout harus menjadi momentum evaluasi besar terhadap sistem ketenagalistrikan nasional agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat luas.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPP JAPEMAS Desak Dirut PLN Mundur Usai Blackout Massal di Sumatera</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/dpp-japemas-desak-dirut-pln-mundur-usai-blackout-massal-di-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 09:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[DPP JAPEMAS]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sumateragelap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11738</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Advokasi dan Pemberdayaan Masyarakat (DPP JAPEMAS) mendesak Direktur Utama PT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Advokasi dan Pemberdayaan Masyarakat (DPP JAPEMAS) mendesak Direktur Utama PT PLN (Persero) untuk mengundurkan diri pasca terjadinya pemadaman listrik massal (blackout) di sejumlah wilayah Sumatera yang mengakibatkan lumpuhnya berbagai aktivitas masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Ketua Umum DPP JAPEMAS, Indra Akbar Sanjani Lubis, SH, menilai peristiwa tersebut merupakan bentuk kegagalan serius dalam pengelolaan sistem ketenagalistrikan nasional yang berdampak langsung terhadap kepentingan publik.</p>
<p dir="ltr">“Blackout massal yang terjadi di wilayah Sumatera tidak bisa dianggap persoalan biasa. Ini menyangkut pelayanan publik dan hajat hidup masyarakat luas. Banyak aktivitas masyarakat terganggu, mulai dari usaha kecil, pelayanan umum, hingga aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Indra Akbar Sanjani Lubis, Jumat (23/5/2026).</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, sebagai perusahaan negara yang mengelola sektor strategis, PLN seharusnya memiliki sistem antisipasi dan mitigasi yang matang agar gangguan teknis tidak berkembang menjadi pemadaman berskala besar.</p>
<p dir="ltr">“Dalam kondisi seperti ini harus ada pihak yang bertanggung jawab. Karena itu, DPP JAPEMAS mendesak Direktur Utama PLN untuk mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral atas blackout yang terjadi,” tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP JAPEMAS, Aulia Hakim, SH, meminta pemerintah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Sumatera.</p>
<p dir="ltr">“Kejadian ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam sistem pengelolaan kelistrikan. Pemerintah harus melakukan evaluasi total agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat tidak terus menjadi korban,” kata Aulia Hakim.</p>
<p dir="ltr">Ia menambahkan, masyarakat sebagai pelanggan berhak mendapatkan pelayanan listrik yang stabil dan profesional, mengingat listrik telah menjadi kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p dir="ltr">DPP JAPEMAS menegaskan akan terus mengawal persoalan blackout tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kepentingan masyarakat dan kualitas pelayanan publik di Indonesia.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Blackout Sumbagut, IMM Sumut Desak Copot Manajemen PLN dan Ganti Rugi Warga</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/blackout-sumbagut-imm-sumut-desak-copot-manajemen-pln-dan-ganti-rugi-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 08:35:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumbagut]]></category>
		<category><![CDATA[DPD IMM Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[IMM Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik Padam Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[PT PLN Persero]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmat Taufiq Pardede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11731</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) mengecam keras PT...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="h-(--last-known-height,50vh) min-h-14" data-turn-id-container="5acfeead-7993-4bbb-8261-f3f073a7bcc4" data-is-intersecting="false"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) mengecam keras PT PLN (Persero) terkait pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang melumpuhkan aktivitas masyarakat hingga puluhan jam.</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-6a12a863-d914-83ec-8e4f-c9bd2e03fcd1-4" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a12a863-d914-83ec-8e4f-c9bd2e03fcd1-4" data-turn-id-container="request-6a12a863-d914-83ec-8e4f-c9bd2e03fcd1-4" data-testid="conversation-turn-18" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="debfab7a-6051-4596-85a3-8091ff451643" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="350" data-end="543">Ketua Umum DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede, menilai insiden tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dan meminta dilakukan perombakan total terhadap manajemen PLN yang bertanggung jawab.</p>
<p data-start="545" data-end="894">“Ini kelalaian yang tidak bisa ditoleransi. Berdasarkan data, PLN membutuhkan waktu hingga 15–20 jam hanya untuk menghidupkan kembali PLTU, dan baru 173 penyulang di Sumut yang berhasil dipulihkan. Lambatnya penanganan ini membuktikan buruknya sistem mitigasi krisis PLN,” ujar Rahmat Taufiq Pardede dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/5/2026).</p>
<h3 data-start="896" data-end="938">Soroti Dugaan Pelanggaran Hak Konsumen</h3>
<p data-start="940" data-end="1173">Rahmat Taufiq menyebut PLN telah mengabaikan hak masyarakat sebagai konsumen energi nasional yang dilindungi undang-undang. Menurutnya, terdapat sejumlah regulasi yang berkaitan dengan insiden pemadaman massal tersebut, di antaranya:</p>
<ol data-start="1175" data-end="1754">
<li data-start="1175" data-end="1470">
<p data-start="1178" data-end="1470"><strong data-start="1178" data-end="1241">Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan</strong><br data-start="1241" data-end="1244" />Pasal 29 menyebutkan bahwa konsumen berhak mendapatkan tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik, serta berhak memperoleh ganti rugi apabila terjadi pemadaman akibat kelalaian penyedia layanan.</p>
</li>
<li data-start="1472" data-end="1754">
<p data-start="1475" data-end="1754"><strong data-start="1475" data-end="1541">Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen</strong><br data-start="1541" data-end="1544" />Pasal 4 dan Pasal 7 mengatur hak konsumen atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan jasa, serta kewajiban pelaku usaha memberikan kompensasi atau ganti rugi atas kerugian yang ditimbulkan.</p>
</li>
</ol>
<h3 data-start="1756" data-end="1794">Desak Evaluasi Total Manajemen PLN</h3>
<p data-start="1796" data-end="1978">Atas kerugian yang dialami masyarakat dan pelaku UMKM akibat blackout tersebut, DPD IMM Sumut mendesak Kementerian BUMN segera mengambil langkah tegas terhadap jajaran manajemen PLN.</p>
<p data-start="1980" data-end="2266">“Kami mendesak Kementerian BUMN untuk mencopot jajaran Manajemen PLN Wilayah Sumbagut dan direksi terkait. Mereka telah gagal menjaga ketahanan energi nasional. Jika rakyat terlambat membayar listrik dikenakan denda, maka ketika PLN lalai, manajemennya juga harus dievaluasi,” tegasnya.</p>
<p data-start="2268" data-end="2415">Selain itu, IMM Sumut meminta PLN segera memberikan kompensasi kepada masyarakat sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2019.(<strong data-start="2417" data-end="2434" data-is-last-node=""> Arif) </strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LMND Sumut Tuntut PLN Berikan Kompensasi kepada Masyarakat atas Padamnya Listrik 24 Jam</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/lmnd-sumut-tuntut-pln-berikan-kompensasi-kepada-masyarakat-atas-padamnya-listrik-24-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 05:19:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[listrik padam]]></category>
		<category><![CDATA[LMND]]></category>
		<category><![CDATA[LMND Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11712</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Sumatera Utara mengecam keras terjadinya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b" data-turn-id-container="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_t_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Sumatera Utara mengecam keras terjadinya pemadaman listrik hingga 24 jam di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Pemadaman tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan serta kerugian besar bagi masyarakat.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:43bc72b6-88cc-436d-aa7d-24c229215aee-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:43bc72b6-88cc-436d-aa7d-24c229215aee-0" data-turn-id-container="request-WEB:43bc72b6-88cc-436d-aa7d-24c229215aee-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="ecad4c2a-4034-42e4-968d-751ce79ee57c" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="496" data-end="781">Ketua EW LMND Sumut, Risky Hasibuan, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat modern. Pemadaman dalam waktu yang lama berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat, terutama pedagang kecil, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan.</p>
<p data-start="783" data-end="1061">“Rakyat dipaksa menanggung kerugian akibat buruknya pelayanan. Makanan dan barang dagangan rusak, aktivitas usaha lumpuh, jaringan komunikasi terganggu, bahkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih karena pompa tidak dapat digunakan. Ini bukan persoalan sepele,” tegasnya.</p>
<p data-start="1063" data-end="1235">LMND Sumut menilai masyarakat sebagai konsumen memiliki hak untuk memperoleh pelayanan yang layak, termasuk kompensasi atas kerugian akibat padamnya listrik berkepanjangan.</p>
<p data-start="1237" data-end="1340">Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, di antaranya:</p>
<ul data-start="1342" data-end="1745">
<li data-start="1342" data-end="1567">
<p data-start="1344" data-end="1567"><strong data-start="1344" data-end="1363">Pasal 4 huruf h</strong>, yang menyebutkan bahwa konsumen berhak mendapatkan kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.</p>
</li>
<li data-start="1568" data-end="1745">
<p data-start="1570" data-end="1745"><strong data-start="1570" data-end="1589">Pasal 7 huruf g</strong>, yang menegaskan bahwa pelaku usaha wajib memberikan kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan jasa yang diperdagangkan.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="1747" data-end="1842">Selain itu, dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan ditegaskan bahwa:</p>
<ul data-start="1844" data-end="2221">
<li data-start="1844" data-end="2005">
<p data-start="1846" data-end="2005"><strong data-start="1846" data-end="1867">Pasal 29 ayat (1)</strong> menyatakan konsumen berhak mendapatkan pelayanan yang baik serta tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik.</p>
</li>
<li data-start="2006" data-end="2221">
<p data-start="2008" data-end="2221"><strong data-start="2008" data-end="2029">Pasal 29 ayat (2)</strong> menyebutkan bahwa konsumen berhak memperoleh ganti rugi apabila terjadi pemadaman yang diakibatkan kesalahan dan/atau kelalaian pengoperasian oleh pemegang izin usaha penyedia tenaga listrik.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2223" data-end="2579">Berdasarkan dasar hukum tersebut, LMND Sumut menilai pihak penyedia layanan listrik tidak boleh hanya menyampaikan permintaan maaf tanpa adanya tanggung jawab nyata terhadap masyarakat yang dirugikan. Dalam kondisi ini, masyarakat berhak mendapatkan kompensasi sekaligus penjelasan yang terbuka dan transparan mengenai penyebab terjadinya pemadaman massal.</p>
<p data-start="2581" data-end="2639">Atas dasar itu, LMND Sumut menyampaikan sejumlah tuntutan:</p>
<ol data-start="2641" data-end="3148">
<li data-start="2641" data-end="2776">
<p data-start="2644" data-end="2776">Mendesak pihak terkait untuk memberikan ganti rugi atau kompensasi kepada masyarakat yang terdampak pemadaman listrik selama 24 jam.</p>
</li>
<li data-start="2777" data-end="2882">
<p data-start="2780" data-end="2882">Meminta penjelasan secara terbuka dan transparan terkait penyebab terjadinya pemadaman listrik massal.</p>
</li>
<li data-start="2883" data-end="3011">
<p data-start="2886" data-end="3011">Mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan kesiapan infrastruktur kelistrikan di Sumatera Utara.</p>
</li>
<li data-start="3012" data-end="3148">
<p data-start="3015" data-end="3148">Meminta pemerintah daerah turut hadir dan berpihak kepada masyarakat yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik berkepanjangan.</p>
</li>
</ol>
<p data-start="3150" data-end="3386">LMND Sumut menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh dikelola secara abai terhadap kepentingan rakyat. Negara dan seluruh penyelenggara layanan publik wajib menjamin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara layak dan berkeadilan.</p>
<p data-start="3388" data-end="3653" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Jangan sampai rakyat terus dijadikan korban dari buruknya tata kelola pelayanan. Ketika masyarakat terlambat membayar listrik dikenakan sanksi, maka ketika pelayanan buruk merugikan rakyat, masyarakat juga berhak menuntut pertanggungjawaban,” tutup Risky Hasibuan.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sumatera Gelap Gulita, DPP GMNI Tuntut Copot Dirut PLN</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/23/sumatera-gelap-gulita-dpp-gmni-tuntut-copot-dirut-pln/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 05:45:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut PLN]]></category>
		<category><![CDATA[DPP GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11702</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#124;PERS.NEWS— Pemadaman listrik massal (total blackout) yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505" data-turn-id-container="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="be2b0443-8008-4bec-8c98-7261f7a2c505">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_n_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>JAKARTA |PERS.NEWS—</strong> Pemadaman listrik massal (<em data-start="182" data-end="198">total blackout</em>) yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatera pada Jumat malam (22/5/2026) memicu kecaman keras dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI).</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:c5c35f6f-eef9-4006-b7b3-4be5b39b0e55-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:c5c35f6f-eef9-4006-b7b3-4be5b39b0e55-0" data-turn-id-container="request-WEB:c5c35f6f-eef9-4006-b7b3-4be5b39b0e55-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="7a467b4a-767d-4898-a99a-f0ad58b0465e" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="381" data-end="666">Pemadaman total yang memutus aliran listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara hingga Sumatera Bagian Tengah, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga sebagian Sumatera Barat, dinilai menjadi bukti rapuhnya infrastruktur energi nasional di bawah tata kelola PT PLN (Persero).</p>
<h3 data-start="668" data-end="690">Kronologi Kejadian</h3>
<p data-start="692" data-end="947"><strong data-start="692" data-end="733">Pukul 18.44 WIB – Titik Awal Gangguan</strong><br data-start="733" data-end="736" />Gangguan terjadi pada jalur transmisi Rumai–Muaro Bungo berkapasitas 275 kV. Jalur tersebut merupakan salah satu tulang punggung utama interkoneksi “tol listrik” Sumatera yang menghubungkan pasokan antarwilayah.</p>
<p data-start="949" data-end="1211"><strong data-start="949" data-end="1010">Pukul 18.45–18.50 WIB – Efek Domino (<em data-start="988" data-end="1007">Cascading Failure</em>)</strong><br data-start="1010" data-end="1013" />Putusnya jalur transmisi utama memicu ketidakseimbangan beban (<em data-start="1076" data-end="1092">load imbalance</em>) secara ekstrem dan cepat. Subsistem Sumatera Bagian Utara kehilangan sinkronisasi frekuensi dengan subsistem lainnya.</p>
<p data-start="1213" data-end="1408">Sistem proteksi otomatis kemudian melakukan pemutusan darurat pada sejumlah gardu induk dan pembangkit guna melindungi generator dari potensi kerusakan akibat lonjakan tegangan (<em data-start="1391" data-end="1406">voltage surge</em>).</p>
<p data-start="1410" data-end="1763"><strong data-start="1410" data-end="1446">Pukul 19.00 WIB – Total Blackout</strong><br data-start="1446" data-end="1449" />Wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan sebagian Sumatera Barat mengalami pemadaman total. Aktivitas rumah tangga, fasilitas publik, jaringan telekomunikasi akibat BTS kehilangan daya, hingga kegiatan ekonomi di kota-kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Banda Aceh, dan Padang lumpuh pada jam sibuk (<em data-start="1749" data-end="1761">peak hours</em>).</p>
<p data-start="1765" data-end="2107"><strong data-start="1765" data-end="1820">Pukul 19.30 WIB hingga selesai – Pemulihan Bertahap</strong><br data-start="1820" data-end="1823" />Tim teknis PLN mulai melakukan proses <em data-start="1861" data-end="1874">black start</em> atau penyalaan ulang pembangkit secara bertahap disertai pengujian gardu induk transmisi. Proses normalisasi diperkirakan memerlukan waktu 6–8 jam guna menghindari kejutan beban susulan yang berpotensi memperluas kerusakan jaringan.</p>
<h3 data-start="2109" data-end="2156">GMNI: Ini Ancaman Serius Ketahanan Nasional</h3>
<p data-start="2158" data-end="2361">Ketua DPP GMNI Bidang Geopolitik, Andreas H. Silalahi, menilai peristiwa ini bukan sekadar gangguan teknis sektoral, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan nasional dan stabilitas kawasan strategis.</p>
<blockquote data-start="2363" data-end="2789">
<p data-start="2365" data-end="2789">“Pulau Sumatera adalah urat nadi ekonomi nasional yang berhadapan langsung dengan jalur geopolitik global Selat Malaka. Ketika sistem kelistrikan satu pulau bisa lumpuh total dalam hitungan menit hanya karena satu titik transmisi rontok, ini adalah alarm bahaya. Ini membuktikan manajemen PLN dikelola secara amatir tanpa visi mitigasi risiko yang matang,” tegas Andreas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat malam.</p>
</blockquote>
<p data-start="2791" data-end="2951">Menurutnya, surplus cadangan daya (<em data-start="2826" data-end="2842">reserve margin</em>) yang selama ini diklaim PLN tidak akan berarti apabila jaringan transmisi tidak memiliki keandalan memadai.</p>
<p data-start="2953" data-end="3176">Ia menilai sistem interkoneksi Sumatera terlalu bergantung pada satu koridor utama tanpa dukungan jalur cadangan (<em data-start="3067" data-end="3076">looping</em>) yang kuat. Akibatnya, ketika satu jalur utama terganggu, sistem langsung kolaps secara menyeluruh.</p>
<h3 data-start="3178" data-end="3196">Sikap DPP GMNI</h3>
<p data-start="3198" data-end="3308">Merespons dampak pemadaman yang dirasakan jutaan masyarakat Sumatera, DPP GMNI menyampaikan sejumlah tuntutan:</p>
<ol data-start="3310" data-end="3876">
<li data-start="3310" data-end="3497">
<p data-start="3313" data-end="3497"><strong data-start="3313" data-end="3359">Mendesak Presiden RI turun tangan langsung</strong><br data-start="3359" data-end="3362" />Pemerintah diminta segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap cetak biru ketahanan energi nasional, khususnya di luar Pulau Jawa.</p>
</li>
<li data-start="3499" data-end="3678">
<p data-start="3502" data-end="3678"><strong data-start="3502" data-end="3544">Menuntut pencopotan Direktur Utama PLN</strong><br data-start="3544" data-end="3547" />DPP GMNI menilai pimpinan PLN harus bertanggung jawab atas dugaan kegagalan sistemik yang menyebabkan pemadaman massal berulang.</p>
</li>
<li data-start="3680" data-end="3876">
<p data-start="3683" data-end="3876"><strong data-start="3683" data-end="3731">Kompensasi otomatis bagi pelanggan terdampak</strong><br data-start="3731" data-end="3734" />PLN diminta memberikan ganti rugi secara transparan dan tanpa birokrasi rumit, terutama kepada pelaku UMKM yang mengalami kerugian ekonomi.</p>
</li>
</ol>
<h3 data-start="3878" data-end="3900">Rekomendasi Solusi</h3>
<h4 data-start="3902" data-end="3951">Solusi Jangka Pendek: Audit dan Transparansi</h4>
<ul data-start="3953" data-end="4246">
<li data-start="3953" data-end="4098">
<p data-start="3955" data-end="4098">Pemerintah melalui Kementerian ESDM diminta membentuk tim independen untuk mengaudit sistem proteksi dan mekanisme <em data-start="4070" data-end="4085">load shedding</em> di Sumatera.</p>
</li>
<li data-start="4099" data-end="4246">
<p data-start="4101" data-end="4246">Audit diperlukan untuk mengetahui penyebab kegagalan isolasi gangguan sehingga kerusakan di satu titik dapat meluas menjadi pemadaman satu pulau.</p>
</li>
</ul>
<h4 data-start="4248" data-end="4306">Solusi Jangka Menengah: Penguatan Redundansi Jaringan</h4>
<ul data-start="4308" data-end="4663">
<li data-start="4308" data-end="4475">
<p data-start="4310" data-end="4475">PLN didesak mempercepat pembangunan jalur transmisi paralel dan sistem <em data-start="4381" data-end="4387">ring</em> antarkoridor agar aliran listrik dapat dialihkan secara otomatis saat terjadi gangguan.</p>
</li>
<li data-start="4476" data-end="4663">
<p data-start="4478" data-end="4663">Modernisasi jaringan melalui penerapan <em data-start="4517" data-end="4529">smart grid</em> berbasis kecerdasan buatan juga dinilai penting guna mendeteksi fluktuasi tegangan dan mengisolasi gangguan dalam hitungan milidetik.</p>
</li>
</ul>
<h4 data-start="4665" data-end="4714">Solusi Jangka Panjang: Desentralisasi Energi</h4>
<ul data-start="4716" data-end="5117">
<li data-start="4716" data-end="4916">
<p data-start="4718" data-end="4916">GMNI mendorong pengembangan konsep <em data-start="4753" data-end="4765">micro-grid</em> dan <em data-start="4770" data-end="4790">anchor power plant</em> di setiap kawasan regional agar daerah tetap mampu beroperasi secara mandiri (<em data-start="4869" data-end="4882">island mode</em>) ketika jaringan utama terganggu.</p>
</li>
<li data-start="4917" data-end="5117">
<p data-start="4919" data-end="5117">Potensi energi baru terbarukan (EBT) di Sumatera, seperti panas bumi, hidro, dan bioenergi, dinilai harus dioptimalkan untuk mengurangi ketergantungan pada transmisi jarak jauh yang rentan gangguan.</p>
</li>
</ul>
<blockquote data-start="5119" data-end="5406">
<p data-start="5121" data-end="5406">“Jangan biarkan rakyat Sumatera terus berada dalam kegelapan di tengah kekayaan alam, pertambangan, dan perkebunan mereka yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Kelistrikan adalah hak dasar rakyat, bukan panggung legitimasi bagi jajaran manajemen yang tidak becus,” tutup Andreas.(Arif)</p>
</blockquote>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Penyalahgunaan Lembaga Energi Terbarukan dan Pencatutan Nama Tokoh Nasional dalam Proyek Energi</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/27/dugaan-penyalahgunaan-lembaga-energi-terbarukan-dan-pencatutan-nama-tokoh-nasional-dalam-proyek-energi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 15:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[Hashim Djojohadikusumo]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi energi]]></category>
		<category><![CDATA[IPP]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Kepentingan]]></category>
		<category><![CDATA[METI]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[proyek EBT]]></category>
		<category><![CDATA[proyek listrik]]></category>
		<category><![CDATA[transisi energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10417</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS-Ditengah semakin mendesaknya agenda transisi energi global, termasuk di Indonesia, integritas tata kelola proyek energi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>JAKARTA|PERS.NEWS-</strong>Ditengah semakin mendesaknya agenda transisi energi global, termasuk di Indonesia, integritas tata kelola proyek energi menjadi hal yang sangat penting, Jumat (27/2/2026).</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:313275fa-199f-41eb-ab06-96abc1aa8d59-2" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="360a1db0-da3d-4520-9933-f24768d97e75" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="447" data-end="736">Transisi energi bukan hanya perubahan sumber energi, tetapi juga perubahan cara pandang dan sistem kerja, dari praktik yang tertutup dan elitis menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. Energi bersih diharapkan lahir dari sistem yang juga bersih.</p>
<p data-start="738" data-end="1080">Namun demikian, di tengah semangat transformasi menuju energi baru terbarukan yang berkelanjutan, muncul temuan investigatif dari Gerakan Pemuda Energi terkait dugaan penyalahgunaan lembaga <strong data-start="928" data-end="977">Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI)</strong> sebagai sarana negosiasi proyek, bahkan diduga menjadi alat rente dalam proyek-proyek energi nasional.</p>
<p data-start="1082" data-end="1326">Dalam temuan tersebut disebutkan adanya dugaan pencatutan nama <strong data-start="1145" data-end="1186"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Hashim Djojohadikusumo</span></span></strong>, yang merupakan adik dari Presiden RI <strong data-start="1225" data-end="1266"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Prabowo Subianto</span></span></strong>, dalam proses pendekatan kepada pelaku usaha sektor energi.</p>
<p data-start="1328" data-end="1525">Gerakan Pemuda Energi menilai bahwa praktik semacam ini, apabila terbukti, berpotensi mencederai prinsip tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan proyek energi nasional.</p>
<p data-start="1527" data-end="1889">METI sebagai organisasi yang semestinya menjadi ruang konsolidasi gagasan serta penguatan pengembangan energi terbarukan diduga oleh pihak pelapor telah diselewengkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Dugaan tersebut mencakup pemanfaatan jejaring kekuasaan, serta potensi penyalahgunaan informasi yang berkaitan dengan proyek-proyek energi nasional.</p>
<p data-start="1891" data-end="2249">Dalam laporan tersebut disebutkan nama <strong data-start="1930" data-end="1946">Zulfan Zahar</strong>, yang menjabat sebagai Ketua Umum METI, yang diduga oleh pelapor melakukan pendekatan kepada sejumlah pelaku usaha proyek energi dengan narasi seolah-olah membawa pesan atau arahan dari Hashim Djojohadikusumo. Dugaan ini masih perlu diverifikasi melalui proses hukum dan klarifikasi dari pihak terkait.</p>
<p data-start="2251" data-end="2507">Selain itu, laporan tersebut juga menyoroti hubungan kerja antara Zulfan Zahar dan <strong data-start="2334" data-end="2360">Endi Novaris Syamsudin</strong>, yang disebut menjabat sebagai Executive Vice President di <strong data-start="2420" data-end="2461"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">PT PLN (Persero)</span></span></strong> pada sektor Independent Power Producer (IPP).</p>
<p data-start="2509" data-end="2861">Menurut laporan tersebut, posisi Endi dinilai strategis karena berada dalam ekosistem pengadaan proyek pembangkit listrik, sementara di METI ia disebut menjabat sebagai Bendahara Umum. Kondisi ini dipandang oleh pelapor berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena adanya irisan antara akses informasi proyek dan posisi dalam organisasi eksternal.</p>
<p data-start="2863" data-end="3253">Karier Endi juga disebut mengalami percepatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Disebutkan bahwa pada periode 2020–2021 ia menjabat sebagai Senior Manager Manajemen Risiko di Pusharlis, kemudian pada 2022–2023 berperan dalam pengadaan proyek IPP sebagai Vice President, dan sejak 2024 menjabat sebagai Executive Vice President yang menangani pengadaan pembangkit dan IPP.</p>
<p data-start="3255" data-end="3475">Perubahan posisi tersebut dinilai oleh pihak pelapor sebagai hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan tidak adanya pengaruh yang tidak semestinya dalam proses pengambilan keputusan proyek strategis energi.</p>
<p data-start="3477" data-end="3789">Laporan tersebut juga memuat dugaan adanya aliran informasi strategis proyek yang seharusnya bersifat terbatas kepada pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan struktur organisasi. Jika benar terjadi, hal ini berpotensi mempengaruhi proses tender yang seharusnya berlangsung secara kompetitif dan transparan.</p>
<p data-start="3791" data-end="3991">Sejumlah proyek energi baru terbarukan berskala besar disebut berada dalam lingkup dugaan tersebut, yang menurut pelapor dapat berdampak pada integritas sistem pengadaan serta potensi kerugian negara.</p>
<p data-start="3993" data-end="4040"><strong data-start="3993" data-end="4040">Dugaan Pola Praktik dan Konflik Kepentingan</strong></p>
<p data-start="4042" data-end="4271">Dalam uraian laporan, disebutkan bahwa dugaan praktik rente proyek diduga dilakukan melalui pembiaran konflik kepentingan serta kemungkinan kebocoran informasi proyek yang berkaitan dengan proyek Independent Power Producer (IPP).</p>
<p data-start="4273" data-end="4490">Informasi yang disebutkan dalam laporan antara lain mencakup dokumen teknis proyek dan perkiraan harga sendiri (HPS). Namun, tuduhan ini masih memerlukan pembuktian melalui investigasi resmi oleh aparat penegak hukum.</p>
<p data-start="4492" data-end="4683">Selain itu, pelapor juga menyampaikan dugaan adanya tekanan terhadap pelaku usaha atau vendor dalam rantai pasok proyek energi sehingga iklim persaingan tender menjadi tidak sepenuhnya sehat.</p>
<p data-start="4685" data-end="5013">Dalam konteks organisasi, juga muncul dugaan adanya dinamika internal yang menyebabkan sebagian anggota dari unsur PLN berpindah atau lebih aktif dalam organisasi lain seperti Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI). Namun, hal ini masih merupakan pandangan dari pihak pelapor dan perlu klarifikasi dari organisasi terkait.</p>
<p data-start="5015" data-end="5058"><strong data-start="5015" data-end="5058">Pengunduran Diri Hashim Djojohadikusumo</strong></p>
<p data-start="5060" data-end="5332">Dalam perkembangan yang disebutkan dalam laporan tersebut, pengunduran diri Hashim Djojohadikusumo dari dinamika organisasi METI dipandang oleh pelapor sebagai langkah untuk menjaga integritas pribadi dan menghindari pencatutan nama dalam berbagai proses negosiasi proyek.</p>
<p data-start="5334" data-end="5506">Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menjaga reputasi serta menegaskan bahwa penggunaan nama tokoh publik untuk kepentingan proyek bukanlah sesuatu yang dapat dibenarkan.</p>
<p data-start="5508" data-end="5649">Selain itu, disebutkan pula pengunduran diri Dr. AS Kobalen dari posisi Dewan Pengawas METI sebagai bagian dari dinamika internal organisasi.</p>
<p data-start="5651" data-end="5695"><strong data-start="5651" data-end="5695">Dorongan Investigasi dan Penegakan Hukum</strong></p>
<p data-start="5697" data-end="5924">Gerakan Pemuda Energi yang dipimpin oleh Ronald Jefferson sebagai Korpus Nasional menyatakan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan praktik yang disampaikan dalam laporan tersebut.</p>
<p data-start="5926" data-end="6181">Permintaan tersebut ditujukan kepada Kapolri, Kejaksaan Agung, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar melakukan penyelidikan terkait dugaan konflik kepentingan, kebocoran informasi proyek, serta tata kelola proyek energi yang disebut dalam laporan.</p>
<p data-start="6183" data-end="6397">Penegakan hukum yang transparan dan akuntabel dinilai penting untuk memastikan bahwa agenda transisi energi nasional benar-benar berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik serta berpihak pada kepentingan publik.(Arif)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tambah Daya Listrik September 2025, PLN Diskon 50 Persen</title>
		<link>https://pers.news/2025/09/04/tambah-daya-listrik-september-2025-pln-diskon-50-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 08:25:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Diskon]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=6680</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#8211; PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menggelar diskon tambah daya listrik 50 persen pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS &#8211; PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menggelar diskon tambah daya listrik 50 persen pada 4-17 September 2025. Diskon tersebut diberikan untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025.</p>
<p>“Melalui momen hari pelanggan tahun ini, kami kembali menegaskan komitmen PLN untuk selalu memberikan layanan berkualitas demi menjaga kepuasan pelanggan,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto dalam keterangan resminya, Kamis, 4 September 2025.</p>
<p>PLN memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan tambah daya listrik dengan tarif yang terjangkau lewat diskon 50 persen pada September 2025.</p>
<p>Pelanggan yang bisa memanfaatkan diskon listrik 50 persen adalah pengguna listrik dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 VA, 4.500 VA, dan 5.500 VA. Pelanggan yang masuk daftar penerima diskon bisa melakukan tambah daya hingga 7.700 VA.</p>
<p>Sebagai contoh, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya membayar Rp3.512.625 dari tarif normal Rp7.025.250.</p>
<p>Cara mendapatkan diskon tambah daya listrik 50 persen September 2025 Pelanggan yang ingin mendapatkan diskon tambah daya listrik 50 persen bisa memanfaatkan aplikasi resmi PLN.</p>
<p>Khusus pelanggan prabayar, mereka cukup melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token.</p>
<p>Sementara itu, pelanggan pascabayar bisa memperoleh diskon dengan membayar tagihan listrik. Pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau email terdaftar setelah transaksi berhasil.</p>
<p>Setelah itu, memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku setelah pembayaran terverifikasi.</p>
<p>Adi menerangkan, setiap akun PLN Mobile mendapatkan paling banyak empat e-voucher tambah daya selama periode promo berlangsung demi memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh pelanggan.</p>
<p>“Proses penyambungan tambah daya listrik mudah dan cepat, dengan pengajuan yang praktis dan sepenuhnya digital melalui aplikasi PLN Mobile,” kata Adi.</p>
<p>Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan listrik sebelum promo berakhir. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
