<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Puan Maharani</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/puan-maharani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Oct 2025 10:46:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Puan Maharani</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Puan Maharani Tekankan Pentingnya Kemandirian Teknologi Pertahanan TNI</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/05/puan-maharani-tekankan-pentingnya-kemandirian-teknologi-pertahanan-tni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 07:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7644</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#8211; Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya kemandirian teknologi pertahanan sebagai bagian dari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS &#8211; Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya kemandirian teknologi pertahanan sebagai bagian dari modernisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI).</p>
<p>“Alat yang canggih tak akan optimal tanpa dibarengi dengan sumber daya manusia (SDM) yang andal. Maka TNI berkewajiban memiliki personel yang cekatan dan menguasai teknologi pertahanan,” ujarnya dalam momentum peringatan HUT ke-80 TNI yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025.</p>
<p>Pada perayaan tersebut, sebanyak 133.000 personel TNI dari matra darat, laut, dan udara dilibatkan dalam parade dan defile. Selain itu, 1.047 alat utama sistem persenjataan (alutsista) turut diturunkan untuk menampilkan kekuatan serta kemampuan tempur TNI di hadapan masyarakat.</p>
<p>Menurut Puan, TNI harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan baru seperti ancaman siber dan disrupsi teknologi informasi.</p>
<p>“TNI harus memiliki kekuatan dalam menghadapi berbagai ancaman kedaulatan, termasuk dari serangan siber. Maka penting untuk memastikan agar pembangunan postur pertahanan militer dilakukan dengan pemilihan alutsista yang canggih dan sesuai kebutuhan,” ucapnya.</p>
<p>Ia menilai, keberadaan TNI selama delapan dekade merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan dan martabat bangsa.</p>
<p>“Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia. TNI adalah benteng pertahanan bangsa yang selalu setia menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat Indonesia. Semoga TNI semakin profesional, modern, dan terus menjadi kebanggaan bangsa bersama rakyat Indonesia,” kata Puan.</p>
<p>Perjalanan panjang TNI mencerminkan semangat juang rakyat Indonesia dalam membangun pertahanan yang lahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat.</p>
<p>“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks &#8211; mulai dari kompetisi geopolitik, ancaman keamanan non-tradisional, hingga disrupsi teknologi dan informasi &#8211; peran TNI tidak hanya sebagai kekuatan militer, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional yang menjadi prasyarat pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puan Sebut Demo Akhir Agustus Tinggalkan Hikmah Demokrasi </title>
		<link>https://pers.news/2025/10/02/puan-sebut-demo-akhir-agustus-tinggalkan-hikmah-demokrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 08:26:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7604</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#8211; Ketua DPR RI, Puan Maharani menyebut, demonstrasi besar yang terjadi pada akhir Agustus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS &#8211; Ketua DPR RI, Puan Maharani menyebut, demonstrasi besar yang terjadi pada akhir Agustus 2025 meninggalkan hikmah demokrasi.</p>
<p>Pernyataan ini Puan sampaikan saat membacakan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 pada Rapat Paripurna DPR RI.</p>
<p>“Momentum itu memang telah berlalu, namun meninggalkan hikmah yang sangat penting bagi demokrasi kita,” kata Puan di Ruang Sidang Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 2 Oktober 2025.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Puan mewakili seluruh pimpinan dan anggota DPR RI menyampaikan duka cita atas korban yang meninggal dunia selama unjuk rasa.</p>
<p>Ia menyebut, demokrasi sejati hanya bisa berkembang dalam ruang dialog yang beradab, alih-alih tindakan kekerasan. Oleh karena itu, Puan mengingatkan agar peristiwa itu menjadi perenungan semua pihak dalam menjaga demokrasi.</p>
<p>Puan juga menyebut, penyampaian aspirasi rakyat yang diwarnai kekerasan dan tindakan anarkis tidak saja mengakibatkan kemunduran demokrasi.</p>
<p>“Melainkan juga melukai martabat kemanusiaan kita bersama,” ujar Puan.</p>
<p>“Demokrasi sejati hanya dapat tumbuh dalam ruang dialog yang beradab, bukan dalam bayang-bayang kekerasan,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Puan mengajak anggota DPR RI mawas diri dan bekerja sama agar insiden akhir Agustus lalu tidak kembali terulang.</p>
<p>Ia berharap demokrasi di Indonesia bisa bertumbuh semakin matang yang berdasar pada dialog dan penghormatan pada kemanusiaan.</p>
<p>“Semoga demokrasi Indonesia tumbuh semakin matang,” tuturnya.</p>
<p>Puan mengatakan, Sidang Paripurna hari ini bukan hanya menjadi agenda kenegaraan seperti biasa, melainkan bagian perjalanan sejarah.</p>
<p>Menurutnya, perjalanan DPR RI bukan hanya tercatat sebagai keberadaan sebuah lembaga, melainkan bagaimana demokrasi bisa tumbuh dan berakar di Indonesia.</p>
<p>“Perjalanan DPR RI ditempuh melalui jalan yang terjal, berliku, kadang menurun, kadang menanjak,” tutur Puan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
