<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>satpol pp binjai</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/satpol-pp-binjai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 11:45:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>satpol pp binjai</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dialog Diterima, Ketegasan Pemko Binjai Tuai Kekecewaan</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/17/dialog-diterima-ketegasan-pemko-binjai-tuai-kekecewaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 11:41:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi lmnd binjai]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan  Transparansi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah binjai]]></category>
		<category><![CDATA[Penertiban]]></category>
		<category><![CDATA[pkl binjai]]></category>
		<category><![CDATA[satpol pp binjai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11216</guid>

					<description><![CDATA[BINJAI — Pemerintah Kota (Pemko) Binjai kembali menjadi sorotan setelah dinilai belum menunjukkan ketegasan dalam penertiban...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong data-start="165" data-end="175">BINJAI</strong> — Pemerintah Kota (Pemko) Binjai kembali menjadi sorotan setelah dinilai belum menunjukkan ketegasan dalam penertiban bangunan bermasalah. Kritik ini mengemuka dalam aksi unjuk rasa yang digelar aktivis di Kantor Wali Kota Binjai.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-69e214a3-793c-8321-b166-8ffe623cc960-0" data-testid="conversation-turn-10" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="8514ef80-e3ac-4e8d-baf5-87ea755cffc1" data-message-model-slug="gpt-5-3" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="408" data-end="678">Dalam aksi tersebut, Bendahara EK LMND Kota Binjai, Angga Tarigan, secara langsung mempertanyakan sikap pemerintah terhadap bangunan tambahan milik Neo Cafe yang diduga tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).</p>
<p data-start="680" data-end="882">“Kami melihat ada persoalan serius dalam penegakan aturan. Jika tidak memiliki PBG, seharusnya bisa langsung ditindak tanpa menunggu sengketa lahan selesai,” ujar Angga di hadapan perwakilan pemerintah.</p>
<p data-start="884" data-end="1157">Ia menilai, persoalan perizinan bangunan dan sengketa kepemilikan lahan merupakan dua hal berbeda. Menurutnya, pembiaran terhadap bangunan tanpa izin berpotensi melanggar berbagai regulasi, mulai dari aturan bangunan gedung, tata ruang, hingga perlindungan sumber daya air.</p>
<p data-start="1159" data-end="1458">Angga juga menyoroti lokasi bangunan yang berada di kawasan DAS, yang secara fungsi merupakan area lindung dan tidak boleh dimanfaatkan secara sembarangan. Ia mengingatkan, jika tidak ditertibkan, kondisi ini dapat berdampak pada kerusakan lingkungan dan meningkatkan risiko bagi masyarakat sekitar.</p>
<p data-start="1460" data-end="1714">Menanggapi hal tersebut, pihak Pemko Binjai menyatakan telah menerima aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut. Namun, terkait penindakan, pemerintah beralasan bahwa bangunan yang dimaksud berada di atas lahan yang masih dalam status sengketa hukum.</p>
<p data-start="1716" data-end="1907">“Kami tidak tinggal diam, tetapi harus berhati-hati. Penindakan akan dilakukan setelah ada kepastian hukum agar tidak menimbulkan persoalan baru,” ujar perwakilan Pemko dalam dialog tersebut.</p>
<p data-start="1909" data-end="2078">Pemerintah juga menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil harus mengacu pada prosedur hukum yang berlaku, termasuk mempertimbangkan aspek legalitas kepemilikan lahan.</p>
<p data-start="2080" data-end="2332">Meski dialog telah diterima, pihak LMND menilai belum ada jawaban konkret atas tuntutan yang mereka ajukan. Mereka tetap mendesak Pemko Binjai untuk bertindak tegas terhadap bangunan tanpa izin, tanpa menjadikan sengketa lahan sebagai alasan penundaan.</p>
<p data-start="2334" data-end="2540">Aksi tersebut ditutup dengan peringatan bahwa pengawasan publik akan terus dilakukan. Aktivis menegaskan, konsistensi penegakan aturan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
