<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Status Darurat Bencana Nasional</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/status-darurat-bencana-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 16:54:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Status Darurat Bencana Nasional</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KNPI Sumut Dorong Kepala Daerah Ajukan Status Darurat Bencana Nasional</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/knpi-sumut-dorong-kepala-daerah-ajukan-status-darurat-bencana-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 16:54:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aldi Syahputra Siregar]]></category>
		<category><![CDATA[DPD KNPI Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPD KNPI SUMUT]]></category>
		<category><![CDATA[Status Darurat Bencana Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8849</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumatera Utara mendesak para kepala...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="185" data-end="564"><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumatera Utara mendesak para kepala daerah—mulai dari bupati, wali kota, hingga Gubernur Sumut—untuk segera mengajukan penetapan Darurat Bencana Nasional kepada pemerintah pusat.</p>
<p data-start="185" data-end="564">Desakan ini muncul karena eskalasi bencana di berbagai wilayah dinilai telah melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah.</p>
<p data-start="185" data-end="564">
<p data-start="566" data-end="710">Ketua DPD KNPI Sumut, Aldi Syahputra Siregar, menilai kondisi bencana yang terus meluas membutuhkan intervensi lebih kuat dari pemerintah pusat.</p>
<p data-start="566" data-end="710">
<p data-start="712" data-end="931">“Ini bukan persoalan kemampuan pemerintah daerah, tetapi menyangkut keselamatan rakyat. Ketika kapasitas daerah sudah terlampaui, pengajuan Darurat Bencana Nasional adalah langkah yang paling cepat dan tepat,” tegasnya.</p>
<hr data-start="933" data-end="936" />
<h3 data-start="938" data-end="986">Kondisi Terkini di Beberapa Daerah Terdampak</h3>
<p data-start="988" data-end="1184"><strong data-start="988" data-end="1031">1. Kota Medan — Penanganan Belum Merata</strong><br data-start="1031" data-end="1034" />Kawasan Medan Marelan, Medan Labuhan, dan Belawan masih terendam. Warga mengeluhkan keterbatasan bantuan dan distribusi logistik yang terhambat akses.</p>
<p data-start="1186" data-end="1365"><strong data-start="1186" data-end="1238">2. Kabupaten Langkat — Warga Kekurangan Logistik</strong><br data-start="1238" data-end="1241" />Banjir telah berlangsung lebih dari lima hari. Sejumlah desa terisolasi dan warga mulai kekurangan makanan serta air bersih.</p>
<p data-start="1367" data-end="1592"><strong data-start="1367" data-end="1436">3. Tapanuli Selatan &amp; Tapanuli Tengah — Banyak Wilayah Terisolasi</strong><br data-start="1436" data-end="1439" />Banjir dan longsor merusak akses jalan sehingga sejumlah desa belum tersentuh bantuan. Warga harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan kebutuhan dasar.</p>
<p data-start="1594" data-end="1775"><strong data-start="1594" data-end="1648">4. Kabupaten Deli Serdang — Ribuan Warga Mengungsi</strong><br data-start="1648" data-end="1651" />Banjir di beberapa kecamatan memaksa banyak warga meninggalkan rumah. Bantuan logistik dan layanan kesehatan masih terbatas.</p>
<p data-start="1777" data-end="1943"><strong data-start="1777" data-end="1835">5. Kabupaten Serdang Bedagai — Kerusakan Infrastruktur</strong><br data-start="1835" data-end="1838" />Kerusakan jalan dan lahan pertanian mengganggu aktivitas masyarakat serta distribusi barang antarwilayah.</p>
<hr data-start="1945" data-end="1948" />
<h3 data-start="1950" data-end="2006">Lima Alasan Mendesak Status Darurat Bencana Nasional</h3>
<p data-start="2008" data-end="2111">Aldi Syahputra Siregar menyebutkan beberapa alasan mengapa pengajuan status nasional penting dilakukan:</p>
<ol data-start="2113" data-end="2468">
<li data-start="2113" data-end="2177">
<p data-start="2116" data-end="2177">Kapasitas logistik dan operasional daerah sudah terlampaui.</p>
</li>
<li data-start="2178" data-end="2270">
<p data-start="2181" data-end="2270">Mempercepat mobilisasi bantuan dari BNPB, TNI–Polri, Basarnas, dan kementerian terkait.</p>
</li>
<li data-start="2271" data-end="2337">
<p data-start="2274" data-end="2337">Dukungan alat berat dan proses evakuasi dapat diprioritaskan.</p>
</li>
<li data-start="2338" data-end="2405">
<p data-start="2341" data-end="2405">Pembiayaan penanganan bencana tidak sepenuhnya membebani APBD.</p>
</li>
<li data-start="2406" data-end="2468">
<p data-start="2409" data-end="2468">Penanganan dapat berlangsung terpadu lintas kabupaten/kota.</p>
</li>
</ol>
<hr data-start="2470" data-end="2473" />
<h3 data-start="2475" data-end="2522">“Ini Bentuk Keberanian Menyelamatkan Warga”</h3>
<p data-start="2524" data-end="2598">Aldi menegaskan desakan ini tidak bertujuan menyalahkan pemerintah daerah.</p>
<p data-start="2600" data-end="2787">“Pengajuan Darurat Bencana Nasional bukan menandakan kegagalan pemda. Justru ini langkah berani untuk mengutamakan keselamatan rakyat di atas kepentingan politik dan birokrasi,” jelasnya.</p>
<p data-start="2789" data-end="2900">Ia menambahkan bahwa percepatan penanganan hanya dapat terjadi bila pemerintah pusat turun tangan secara penuh.</p>
<hr data-start="2902" data-end="2905" />
<h3 data-start="2907" data-end="2945">KNPI Sumut Siap Terjun ke Lapangan</h3>
<p data-start="2947" data-end="2993">DPD KNPI Sumut menyatakan siap terlibat dalam:</p>
<ul data-start="2995" data-end="3168">
<li data-start="2995" data-end="3037">
<p data-start="2997" data-end="3037">pengiriman relawan ke titik terdampak,</p>
</li>
<li data-start="3038" data-end="3073">
<p data-start="3040" data-end="3073">dukungan penyediaan dapur umum,</p>
</li>
<li data-start="3074" data-end="3112">
<p data-start="3076" data-end="3112">distribusi bantuan logistik, serta</p>
</li>
<li data-start="3113" data-end="3168">
<p data-start="3115" data-end="3168">edukasi dan komunikasi kebencanaan kepada masyarakat.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="3170" data-end="3290">“Saat ini seluruh elemen harus bergerak bersama. Pemerintah daerah jangan menunggu hingga korban bertambah,” tutup Aldi.(AHB)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PW KAMMI Sumatera Utara Mendesak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional atas Krisis Hidrometeorologi di Sumatera</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/27/pw-kammi-sumatera-utara-mendesak-pemerintah-pusat-tetapkan-status-darurat-bencana-nasional-atas-krisis-hidrometeorologi-di-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 06:05:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Curah Hujan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[PW KAMMI Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Status Darurat Bencana Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8770</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS- 27 November 2025 — Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="271" data-end="642"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong> 27 November 2025 — Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara menyampaikan keprihatinan mendalam atas semakin meluasnya bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatera. Curah hujan ekstrem, banjir bandang, dan longsor menyebabkan kerusakan besar pada permukiman warga, fasilitas publik, serta jaringan transportasi antarwilayah.</p>
<p data-start="644" data-end="878">Kondisi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat kini dinilai telah memasuki fase kritis yang melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah. Banyak korban terdampak, akses vital terputus, dan proses distribusi bantuan tersendat.</p>
<p data-start="880" data-end="979">Ketua PW KAMMI Sumut, <strong data-start="902" data-end="924">Irham Sadani Rambe</strong>, menegaskan bahwa negara tidak boleh lamban bertindak.</p>
<blockquote data-start="981" data-end="1141">
<p data-start="983" data-end="1141">“Ini bukan bencana biasa, tetapi krisis kemanusiaan. Pemerintah harus bergerak cepat dan terkoordinasi. Nyawa rakyat adalah prioritas tertinggi,” tegas Irham.</p>
</blockquote>
<p data-start="1143" data-end="1439">Hingga 27 November 2025, kerusakan yang terjadi bersifat multisektor dan lintas kabupaten/kota. Bahkan sejumlah wilayah yang sebelumnya menjadi tempat pengungsian kini ikut terdampak. Kota Medan sebagai ibu kota provinsi turut mengalami banjir luas akibat tingginya curah hujan dan luapan sungai.</p>
<p data-start="1441" data-end="1539">Situasi ini memicu gelombang pengungsian baru dan semakin membebani layanan kemanusiaan di daerah.</p>
<hr data-start="1541" data-end="1544" />
<h3 data-start="1546" data-end="1580"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f4cc.png" alt="📌" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Wilayah Terdampak Bencana</h3>
<p data-start="1581" data-end="1625"><strong data-start="1581" data-end="1625">(Sumatera Utara – Aceh – Sumatera Barat)</strong></p>
<p data-start="1627" data-end="1645"><strong data-start="1627" data-end="1645">Sumatera Utara</strong></p>
<ul data-start="1646" data-end="2207">
<li data-start="1646" data-end="1709">
<p data-start="1648" data-end="1709">Sibolga — banjir bandang merusak rumah dan fasilitas publik</p>
</li>
<li data-start="1710" data-end="1768">
<p data-start="1712" data-end="1768">Tapanuli Tengah — banjir besar, ribuan warga terdampak</p>
</li>
<li data-start="1769" data-end="1833">
<p data-start="1771" data-end="1833">Tapanuli Utara — longsor, jembatan putus, wilayah terisolasi</p>
</li>
<li data-start="1834" data-end="1884">
<p data-start="1836" data-end="1884">Mandailing Natal — banjir dan longsor berulang</p>
</li>
<li data-start="1885" data-end="1959">
<p data-start="1887" data-end="1959">Nias — pemukiman terendam, distribusi bantuan terkendala cuaca ekstrem</p>
</li>
<li data-start="1960" data-end="2018">
<p data-start="1962" data-end="2018">Padang Lawas — banjir besar memutus akses antarwilayah</p>
</li>
<li data-start="2019" data-end="2078">
<p data-start="2021" data-end="2078">Langkat — 10 kecamatan terendam, ribuan warga mengungsi</p>
</li>
<li data-start="2079" data-end="2140">
<p data-start="2081" data-end="2140">Akses Sumut–Aceh terputus akibat kerusakan jalan nasional</p>
</li>
<li data-start="2141" data-end="2207">
<p data-start="2143" data-end="2207">Medan — banjir merendam permukiman dan mengganggu aktivitas kota</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2209" data-end="2217"><strong data-start="2209" data-end="2217">Aceh</strong></p>
<ul data-start="2218" data-end="2363">
<li data-start="2218" data-end="2272">
<p data-start="2220" data-end="2272">Aceh Tamiang — banjir besar, pengungsian meningkat</p>
</li>
<li data-start="2273" data-end="2326">
<p data-start="2275" data-end="2326">Kerusakan jembatan dan jalan akibat hujan ekstrem</p>
</li>
<li data-start="2327" data-end="2363">
<p data-start="2329" data-end="2363">Akses Banda Aceh – Medan terganggu</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2365" data-end="2383"><strong data-start="2365" data-end="2383">Sumatera Barat</strong></p>
<ul data-start="2384" data-end="2495">
<li data-start="2384" data-end="2440">
<p data-start="2386" data-end="2440">Banjir dan longsor meluas di berbagai kabupaten/kota</p>
</li>
<li data-start="2441" data-end="2495">
<p data-start="2443" data-end="2495">Infrastruktur transportasi lumpuh di beberapa daerah</p>
</li>
</ul>
<hr data-start="2497" data-end="2500" />
<h3 data-start="2502" data-end="2549"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f525.png" alt="🔥" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Skala Bencana Melampaui Kapasitas Daerah</h3>
<p data-start="2551" data-end="2770">PW KAMMI Sumut menilai bencana ini telah menjadi <strong data-start="2600" data-end="2638">krisis kemanusiaan lintas provinsi</strong>. Kerusakan jembatan, banyaknya korban jiwa, serta pengungsian besar-besaran menunjukkan bahwa penanganan daerah tidak lagi memadai.</p>
<p data-start="2772" data-end="2891">Karena itu, <strong data-start="2784" data-end="2829">penetapan Status Darurat Bencana Nasional</strong> dianggap sebagai langkah yang wajib diambil pemerintah pusat.</p>
<hr data-start="2893" data-end="2896" />
<h3 data-start="2898" data-end="2943"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f4e3.png" alt="📣" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Tuntutan Resmi PW KAMMI Sumatera Utara</h3>
<ol data-start="2945" data-end="3444">
<li data-start="2945" data-end="3016">
<p data-start="2948" data-end="3016">Presiden RI segera menetapkan <strong data-start="2978" data-end="3013">Status Darurat Bencana Nasional</strong>.</p>
</li>
<li data-start="3017" data-end="3119">
<p data-start="3020" data-end="3119">BNPB mengerahkan <strong data-start="3037" data-end="3067">operasi penanganan terpadu</strong> dengan dukungan TNI–Polri dan lintas kementerian.</p>
</li>
<li data-start="3120" data-end="3235">
<p data-start="3123" data-end="3235">Percepatan pembukaan akses <strong data-start="3150" data-end="3164">Sumut–Aceh</strong> serta perbaikan jembatan vital untuk kelancaran distribusi logistik.</p>
</li>
<li data-start="3236" data-end="3343">
<p data-start="3239" data-end="3343">Penyediaan hunian darurat, layanan kesehatan memadai, dan pemulihan psikososial bagi korban terdampak.</p>
</li>
<li data-start="3344" data-end="3444">
<p data-start="3347" data-end="3444">Mengajak masyarakat Indonesia bahu-membahu membangun solidaritas kemanusiaan bagi korban bencana.</p>
</li>
</ol>
<hr data-start="3446" data-end="3449" />
<h3 data-start="3451" data-end="3462">Penutup</h3>
<p data-start="3464" data-end="3648">PW KAMMI Sumut menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dan relawan kemanusiaan. Namun, negara tetap memiliki tanggung jawab utama dalam melindungi keselamatan rakyat.</p>
<blockquote data-start="3650" data-end="3827">
<p data-start="3652" data-end="3827">“Kita telah kehilangan rumah, akses, bahkan nyawa. Jangan tunggu bencana semakin besar baru bertindak. Rakyat menunggu kehadiran negara, bukan sekadar simpati,” pungkas Irham.</p>
</blockquote>
<p data-start="3829" data-end="3957">PW KAMMI Sumut mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kepedulian dan solidaritas untuk saudara-saudara terdampak di Sumatera.(Red)</p>
<hr data-start="3959" data-end="3962" />
<p data-start="3964" data-end="4011">Sumber :PW KAMMI Sumut</p>
<p data-start="3964" data-end="4011"><strong data-start="3964" data-end="3986">Irham Sadani Rambe</strong><br data-start="3986" data-end="3989" />Ketua PW KAMMI Sumut</p>
<p data-start="4013" data-end="4053"><strong data-start="4013" data-end="4033">Muhammad Haryono</strong><br data-start="4033" data-end="4036" />Sekretaris Umum</p>
<p data-start="4055" data-end="4093"><strong data-start="4055" data-end="4076">Irwandi Sembiring</strong><br data-start="4076" data-end="4079" />Bendahara Umum</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
