<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sumut &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/sumut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2026 17:11:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Sumut &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muhammad Fauzan Nasywa DJambak Dorong 4 Agenda Strategis Pembangunan Sumut</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/07/muhammad-fauzan-nasywa-djambak-dorong-4-agenda-strategis-pembangunan-sumut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 17:11:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Gizi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Medan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fauzan Nasywa DJambak]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Fauzan Nasywa DJambak]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Muslim Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13847</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN &#124;PERS.NEWS— Tokoh muda masyarakat Kota Medan, Muhammad Fauzan Nasywa DJambak, A.MD.T, mendorong pemerintah dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN |PERS.NEWS—</strong> Tokoh muda masyarakat Kota Medan, Muhammad Fauzan Nasywa DJambak, A.MD.T, mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Utara untuk memberikan perhatian serius terhadap empat agenda strategis yang dinilainya penting dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fauzan yang juga dikenal sebagai Tokoh Pemuda Muslim Sumatera Utara serta Pengurus Kader Tunas Indonesia Raya Provinsi Sumatera Utara menyampaikan pandangannya tersebut di Medan, Senin (7/9/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Fauzan, pembangunan Sumatera Utara tidak hanya membutuhkan program yang baik, tetapi juga penguatan peran lembaga legislatif, pemanfaatan ruang digital secara positif, penguatan program pemenuhan gizi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu hal yang menjadi sorotannya adalah peningkatan kapasitas, peran dan fungsi anggota DPRD Kota Medan maupun DPRD Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menilai wakil rakyat harus terus meningkatkan kapasitas agar fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dapat dijalankan secara maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;DPRD adalah representasi rakyat. Dengan kapasitas yang kuat, wakil rakyat akan mampu mengawal program pemerintah agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,&#8221; ujar Fauzan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain penguatan lembaga legislatif, Fauzan juga menilai media sosial perlu dimanfaatkan secara lebih optimal untuk mendukung program pemerintah sekaligus menangkal penyebaran informasi palsu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat dengan menyebarkan informasi yang edukatif dan tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, disinformasi maupun ujaran kebencian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Media sosial harus kita jadikan alat untuk mendukung program pemerintah dan mengedukasi masyarakat. Di saat yang sama kita butuh strategi nyata melawan hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian agar tidak memecah persatuan, khususnya di kalangan pemuda muslim Sumut,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fauzan juga mengapresiasi rencana strategis Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memperkuat pemenuhan gizi masyarakat di Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menilai aktivasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), validasi penerima manfaat, serta pengawasan dan evaluasi harus menjadi perhatian agar pelaksanaan program makan bergizi gratis dan intervensi gizi lainnya benar-benar tepat sasaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Program pemenuhan gizi harus dikawal bersama agar pelaksanaannya efektif, transparan dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sektor ekonomi, Fauzan mendorong percepatan program Koperasi Merah Putih di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap koperasi tersebut tidak hanya sebatas pembentukan kelembagaan, tetapi mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat melalui akses permodalan, pelatihan, digitalisasi, serta penciptaan lapangan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Koperasi Merah Putih harus jadi solusi ekonomi kerakyatan. Dengan penguatan permodalan, pelatihan, dan digitalisasi, koperasi bisa menyerap tenaga kerja muda dan menstabilkan harga kebutuhan pokok,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai Pengurus Tunas Indonesia Raya Sumatera Utara, Fauzan menyatakan siap ikut mengawal dan menyosialisasikan empat agenda tersebut bersama pemuda dan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPRD, pemuda dan masyarakat dapat diperkuat sehingga agenda pembangunan Sumatera Utara tidak berhenti pada kebijakan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantan Calon Wali Kota Medan Dilaporkan ke Polda Sumut atas Dugaan Malapraktik dan Pungutan Rp85 Juta</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/08/mantan-calon-wali-kota-medan-dilaporkan-ke-polda-sumut-atas-dugaan-malapraktik-dan-pungutan-rp85-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 18:18:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[beritamedan]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaSumut]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[DugaanMalapraktik]]></category>
		<category><![CDATA[DuniaMedis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi.]]></category>
		<category><![CDATA[KasusMedis]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Malapraktik]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[PoldaSumut]]></category>
		<category><![CDATA[RumahSakit]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12060</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Seorang dokter bedah saraf yang juga dikenal sebagai mantan calon Wali Kota Medan berinisial...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS</strong>– Seorang dokter bedah saraf yang juga dikenal sebagai mantan calon Wali Kota Medan berinisial Prof. RD dilaporkan ke Polda Sumatera Utara atas dugaan malapraktik medis serta dugaan pungutan biaya operasi di luar mekanisme resmi rumah sakit.</p>
<p>Laporan tersebut tercatat dengan nomor <strong>STTLP/B/506/IV/2026/SPKT/Polda Sumut</strong> dan diajukan oleh seorang pasien bernama Nurlita, warga Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.</p>
<h3>Kronologi Versi Pelapor</h3>
<p>Menurut keterangan pelapor, kasus bermula pada April 2025 saat ia mengalami nyeri pada punggung. Hasil pemeriksaan medis termasuk MRI tulang belakang menunjukkan dugaan adanya massa yang mengarah pada tumor jenis meningioma di area torakal T4 yang menekan saraf tulang belakang.</p>
<p>Pasien kemudian berkonsultasi dengan Prof. RD di Rumah Sakit Malahayati Medan. Setelah pemeriksaan lanjutan, ia disarankan menjalani operasi pengangkatan massa tersebut.</p>
<p>Namun sebelum operasi yang dilakukan pada 29 Mei 2025, pihak keluarga pasien diminta membayar uang muka sebesar Rp30 juta yang ditransfer ke rekening pribadi atas nama TP, yang disebut sebagai ajudan atau perantara dokter tersebut.</p>
<h3>Biaya dan Penanganan Pascaoperasi</h3>
<p>Setelah operasi, keluarga pasien menyebut mendapatkan penjelasan bahwa tumor yang terlihat pada hasil MRI sebelumnya tidak ditemukan, melainkan hanya kista yang pecah saat tindakan operasi.</p>
<p>Pasien kemudian menjalani perawatan selama empat hari dan dipulangkan pada 2 Juni 2025. Saat proses administrasi kepulangan, keluarga kembali diminta membayar Rp55 juta, sehingga total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp85 juta. Pembayaran disebut kembali ditransfer ke rekening yang sama.</p>
<p>Pihak keluarga menyatakan hanya menerima kwitansi pribadi yang dibubuhi stempel rumah sakit tanpa rincian tagihan resmi.</p>
<h3>Kondisi Pasien</h3>
<p>Beberapa minggu setelah operasi, kondisi Nurlita dilaporkan tidak membaik. Ia mengaku mengalami pembengkakan pada kaki, rasa panas, dan kesulitan berjalan hingga harus menggunakan tongkat.</p>
<p>Keluhan tersebut disebut telah disampaikan kepada dokter saat kontrol maupun melalui pesan WhatsApp, namun dijelaskan sebagai bagian dari proses pemulihan pascaoperasi.</p>
<p>Namun, kondisi pasien justru disebut semakin memburuk. Pada November 2025, hasil MRI di rumah sakit lain menunjukkan massa masih berada di lokasi yang sama dan tetap menekan saraf tulang belakang.</p>
<p>“Ketika hasil MRI keluar, saya diberitahu bahwa massa tersebut masih ada. Saya bingung mengapa harus dioperasi lagi padahal sebelumnya sudah dilakukan tindakan operasi,” ujar Nurlita dalam keterangannya.</p>
<p>Beberapa hari setelah itu, Prof. RD disebut sempat menyampaikan permintaan maaf melalui pesan WhatsApp dan mengakui kurang agresif dalam tindakan operasi pertama.</p>
<h3>Operasi Kedua</h3>
<p>Merasa tidak puas dengan hasil penanganan sebelumnya, pasien kemudian mencari pendapat medis lain dan menjalani pemeriksaan di rumah sakit swasta di Medan.</p>
<p>Setelah MRI kontras dan evaluasi ulang, pasien menjalani operasi kedua pada 28 November 2025. Dalam tindakan tersebut, tim dokter menemukan tumor yang masih berada sekitar satu sentimeter dari lokasi operasi sebelumnya dan kemudian berhasil diangkat untuk diperiksa di laboratorium patologi anatomi.</p>
<h3>Tanggapan dan Proses Hukum</h3>
<p>Kuasa hukum dan keluarga pasien melaporkan dugaan malapraktik serta dugaan aliran pembayaran biaya tindakan medis ke rekening pribadi kepada Polda Sumatera Utara. Mereka meminta agar kasus ini diusut secara menyeluruh.</p>
<p>Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Prof. RD, T.P, maupun pihak Rumah Sakit Malahayati terkait laporan tersebut.</p>
<p>Pihak media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari semua pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan kode etik jurnalistik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasutri Jadi Korban Penganiayaan di Terowongan Tembung</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/03/pasutri-jadi-korban-penganiayaan-di-terowongan-tembung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 18:46:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Tembung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11892</guid>

					<description><![CDATA[DELI SERDANG&#124;PERS.NEWS-Sebuah peristiwa yang mengundang perhatian publik terjadi di kawasan Terowongan Tembung, Rabu (3/6/2026). Video...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DELI SERDANG|PERS.NEWS-</strong>Sebuah peristiwa yang mengundang perhatian publik terjadi di kawasan Terowongan Tembung, Rabu (3/6/2026). Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pasangan suami istri menjadi korban penganiayaan di tengah situasi yang disebut-sebut tidak kondusif.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian tersebut diduga berlangsung saat terjadi keributan di sekitar lokasi. Korban dikabarkan memilih untuk tidak melintas karena khawatir terhadap kondisi di lapangan. Namun, dalam rekaman yang beredar, keduanya justru tampak menjadi sasaran tindakan kekerasan oleh sejumlah orang.</p>
<p>Video tersebut juga memperlihatkan beberapa orang membawa benda yang diduga senjata api. Meski demikian, informasi mengenai jenis senjata maupun pihak-pihak yang terlibat masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.</p>
<p>Korban perempuan disebut sedang hamil muda. Informasi tersebut turut menjadi sorotan warganet yang menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut.</p>
<p>Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kronologi lengkap, identitas pihak yang terlibat, maupun kondisi terkini para korban. Masyarakat berharap aparat berwenang dapat segera melakukan penyelidikan dan mengusut tuntas peristiwa yang terjadi.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamsiang Sitompul SH MH : Apresiasi Pembinaan Warga Binaan di Sumut, HBB Siap Bersinergi dengan DitjenPAS</title>
		<link>https://pers.news/2026/06/01/lamsiang-sitompul-sh-mh-apresiasi-pembinaan-warga-binaan-di-sumut-hbb-siap-bersinergi-dengan-ditjenpas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 09:55:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Jenderal Pemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditjenpas]]></category>
		<category><![CDATA[HBB]]></category>
		<category><![CDATA[Horas Bangso Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Lamsiang Sitompul]]></category>
		<category><![CDATA[MH]]></category>
		<category><![CDATA[pembinaan warga binaan]]></category>
		<category><![CDATA[SH]]></category>
		<category><![CDATA[SINERGI]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11877</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN &#124;PERS.NEWS- Komitmen mendukung pembinaan serta pemberdayaan warga binaan terus ditunjukkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN |PERS.NEWS-</strong> Komitmen mendukung pembinaan serta pemberdayaan warga binaan terus ditunjukkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB). Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) Sumatera Utara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Senin (1/6/2026).</p>
<p>Rombongan DPP HBB dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP HBB, Lamsiang Sitompul, SH., MH. , dan diterima oleh Kepala Kantor Wilayah DitjenPAS Sumatera Utara, Yudi Suseno, Bc.IP., S.Pd., M.Si., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Kanwil DitjenPAS Sumut.</p>
<p>Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPD HBB Sumut Thomson Parapat, SH., Sekretaris DPD HBB Sumut Ganda Pasaribu, SH., Ketua DPC HBB Deli Serdang M. Sitindaon, Sekretaris DPC HBB Kota Medan Amos Hutapea, Wakil Bendahara HBB Kota Medan Michael P. Manurung, SH., serta Aria Angkola dari DPP HBB Bidang Media dan IT.</p>
<p>Kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan institusi pemasyarakatan dalam mendukung proses pembinaan warga binaan agar mampu kembali menjadi pribadi yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah pembinaan yang telah dilakukan DitjenPAS Sumut. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan saat ini menunjukkan perkembangan yang positif dan semakin berorientasi pada pembentukan karakter, peningkatan keterampilan, serta kesiapan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.</p>
<p>&#8220;HBB melihat adanya perubahan yang nyata dalam pola pembinaan warga binaan. Berbagai program yang dijalankan tidak hanya memberikan pembinaan mental dan spiritual, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang dapat menjadi modal kehidupan setelah bebas nanti. Ini merupakan langkah yang sangat baik dan patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,&#8221; ujar Lamsiang.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa HBB sebagai organisasi sosial kemasyarakatan siap mendukung berbagai program pembinaan yang bertujuan menciptakan warga binaan yang mandiri, produktif, serta memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan yang lebih baik.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kanwil DitjenPAS Sumut Yudi Suseno menyambut baik kunjungan DPP HBB dan mengapresiasi perhatian yang diberikan terhadap dunia pemasyarakatan.</p>
<p>Menurut Yudi, keberhasilan pembinaan warga binaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. Dukungan dari masyarakat sangat penting untuk membantu mengubah stigma yang masih melekat terhadap warga binaan. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang berhak mendapatkan kesempatan kedua setelah menjalani proses pembinaan,&#8221; ungkap Yudi.</p>
<p>Lebih lanjut, Yudi menjelaskan bahwa berbagai program pembinaan yang dijalankan DitjenPAS telah menghasilkan banyak perubahan positif. Namun, masih diperlukan sosialisasi yang lebih luas agar masyarakat mengetahui bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi penghukuman, tetapi juga fungsi pembinaan dan pemberdayaan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Yudi juga mengajak HBB untuk ikut mendukung Program Desa Binaan dan berbagai program reintegrasi sosial lainnya yang bertujuan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan produktivitas, serta mempersiapkan diri kembali ke lingkungan sosial setelah masa pidana berakhir.</p>
<p>Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan warga binaan yang memiliki kompetensi, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi ketika kembali ke tengah masyarakat.</p>
<p>Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi wadah bertukar pikiran mengenai pentingnya membangun kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mendukung pembinaan pemasyarakatan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemulihan sosial.</p>
<p>Melalui silaturahmi ini, HBB dan DitjenPAS Sumut berharap dapat membangun kerja sama yang lebih erat di masa mendatang, khususnya dalam mendukung program pemberdayaan, pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta reintegrasi sosial warga binaan agar mampu kembali menjadi bagian yang produktif dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>Kunjungan ini menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi dan kepedulian sosial merupakan kunci penting dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya membina, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya harapan dan masa depan yang lebih baik bagi setiap warga binaan.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LMND Sumut Soroti Blackout di Sumatera, Desak Evaluasi Direksi PLN</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/lmnd-sumut-soroti-blackout-di-sumatera-desak-evaluasi-direksi-pln/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 16:01:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Blackout Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Listrikik]]></category>
		<category><![CDATA[LMND]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11741</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali memunculkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="" data-turn-id-container="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b" data-turn-id-container="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="5442a628-fed9-429b-ab35-4113bf2a6c1b">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_1p_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali memunculkan kritik keras terhadap kualitas pelayanan publik sektor energi. Executive Wilayah (EW) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sumatera Utara menilai insiden tersebut bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan indikasi lemahnya tata kelola dan sistem mitigasi di tubuh PT PLN (Persero).</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:4d4e72da-6d4e-44b4-8178-bb7a437963fe-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:4d4e72da-6d4e-44b4-8178-bb7a437963fe-0" data-turn-id-container="request-WEB:4d4e72da-6d4e-44b4-8178-bb7a437963fe-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="01cbf72d-8d1e-4a1a-a8aa-0c860359f473" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="420" data-end="799">Ketua EW LMND Sumatera Utara, M. Sabda Erlangga, mengatakan bahwa blackout yang terjadi telah menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Aktivitas ekonomi terganggu, pelayanan publik lumpuh di sejumlah daerah, proses belajar mengajar terhambat, hingga aktivitas rumah tangga masyarakat mengalami kendala akibat terputusnya pasokan listrik dalam waktu yang cukup lama.</p>
<p data-start="801" data-end="1116">Menurut Sabda, listrik saat ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki peran vital dalam menopang seluruh sektor kehidupan. Karena itu, ketika terjadi gangguan berskala besar seperti blackout, maka persoalan tersebut tidak bisa dipandang sederhana ataupun hanya dianggap sebagai persoalan teknis semata.</p>
<p data-start="1118" data-end="1394">“Peristiwa blackout yang terjadi bukan sekadar gangguan teknis semata, melainkan bukti lemahnya manajemen serta minimnya mitigasi di tubuh PLN. Seharusnya perusahaan sebesar PLN memiliki kesiapan dan sistem antisipasi yang mampu mencegah gangguan meluas seperti ini,” ujarnya.</p>
<p data-start="1396" data-end="1795">Ia menilai, masyarakat selama ini dituntut untuk disiplin dalam memenuhi kewajiban membayar tagihan listrik. Bahkan, keterlambatan pembayaran dapat berujung pada sanksi hingga pemutusan layanan. Namun di sisi lain, ketika masyarakat menjadi korban akibat kegagalan pelayanan dalam skala besar, publik hanya menerima permintaan maaf tanpa adanya kepastian solusi maupun pertanggungjawaban yang jelas.</p>
<p data-start="1797" data-end="2095">“Jika masyarakat terlambat membayar listrik dikenakan sanksi, maka ketika PLN gagal memberikan pelayanan maksimal kepada jutaan pelanggan, harus ada tanggung jawab yang nyata. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan sementara perusahaan hanya berlindung di balik alasan gangguan teknis,” tegasnya.</p>
<p data-start="2097" data-end="2459">LMND Sumatera Utara juga memandang insiden blackout tersebut sebagai persoalan serius yang harus menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya kementerian terkait. Mereka mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap sistem distribusi dan infrastruktur kelistrikan di wilayah Sumatera guna memastikan penyebab utama blackout dapat diungkap secara transparan.</p>
<p data-start="2461" data-end="2811">Selain audit teknis, LMND Sumatera Utara juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap jajaran direksi PT PLN (Persero). Menurut mereka, apabila ditemukan adanya kelalaian atau kegagalan manajerial yang signifikan dalam penanganan maupun mitigasi sistem kelistrikan, maka pimpinan perusahaan harus bertanggung jawab secara moral dan administratif.</p>
<p data-start="2813" data-end="3164">“Evaluasi terhadap direksi PLN penting dilakukan agar publik mengetahui sejauh mana kesiapan perusahaan dalam menjamin stabilitas pasokan listrik nasional, khususnya di Pulau Sumatera. Jika terbukti ada kegagalan manajerial yang serius, maka pengunduran diri Direktur Utama PLN harus menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” lanjut Sabda.</p>
<p data-start="3166" data-end="3745">Dalam pernyataan sikapnya, EW LMND Sumatera Utara menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, mendesak PT PLN (Persero) memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban yang transparan atas dampak blackout yang merugikan masyarakat. Kedua, meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan direksi PLN. Ketiga, mendesak Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan Agung untuk melakukan pendalaman hukum terkait insiden blackout tersebut. Keempat, menuntut Direktur Utama PT PLN (Persero) mundur dari jabatannya apabila terbukti terjadi kegagalan manajerial yang signifikan.</p>
<p data-start="3747" data-end="3956" data-is-last-node="" data-is-only-node="">LMND Sumatera Utara menegaskan bahwa peristiwa blackout harus menjadi momentum evaluasi besar terhadap sistem ketenagalistrikan nasional agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat luas.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LMND Sumut Tuntut PLN Berikan Kompensasi kepada Masyarakat atas Padamnya Listrik 24 Jam</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/24/lmnd-sumut-tuntut-pln-berikan-kompensasi-kepada-masyarakat-atas-padamnya-listrik-24-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 05:19:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[listrik padam]]></category>
		<category><![CDATA[LMND]]></category>
		<category><![CDATA[LMND Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11712</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Sumatera Utara mengecam keras terjadinya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b" data-turn-id-container="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="38782f41-31c9-4ef9-9f57-06bbe8c1d19b">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-collapsed="" data-testid="collapsible-user-message-root" data-can-expand="">
<div id="_r_t_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Sumatera Utara mengecam keras terjadinya pemadaman listrik hingga 24 jam di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Pemadaman tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan serta kerugian besar bagi masyarakat.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:43bc72b6-88cc-436d-aa7d-24c229215aee-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:43bc72b6-88cc-436d-aa7d-24c229215aee-0" data-turn-id-container="request-WEB:43bc72b6-88cc-436d-aa7d-24c229215aee-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="ecad4c2a-4034-42e4-968d-751ce79ee57c" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="496" data-end="781">Ketua EW LMND Sumut, Risky Hasibuan, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat modern. Pemadaman dalam waktu yang lama berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat, terutama pedagang kecil, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan.</p>
<p data-start="783" data-end="1061">“Rakyat dipaksa menanggung kerugian akibat buruknya pelayanan. Makanan dan barang dagangan rusak, aktivitas usaha lumpuh, jaringan komunikasi terganggu, bahkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih karena pompa tidak dapat digunakan. Ini bukan persoalan sepele,” tegasnya.</p>
<p data-start="1063" data-end="1235">LMND Sumut menilai masyarakat sebagai konsumen memiliki hak untuk memperoleh pelayanan yang layak, termasuk kompensasi atas kerugian akibat padamnya listrik berkepanjangan.</p>
<p data-start="1237" data-end="1340">Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, di antaranya:</p>
<ul data-start="1342" data-end="1745">
<li data-start="1342" data-end="1567">
<p data-start="1344" data-end="1567"><strong data-start="1344" data-end="1363">Pasal 4 huruf h</strong>, yang menyebutkan bahwa konsumen berhak mendapatkan kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.</p>
</li>
<li data-start="1568" data-end="1745">
<p data-start="1570" data-end="1745"><strong data-start="1570" data-end="1589">Pasal 7 huruf g</strong>, yang menegaskan bahwa pelaku usaha wajib memberikan kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan jasa yang diperdagangkan.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="1747" data-end="1842">Selain itu, dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan ditegaskan bahwa:</p>
<ul data-start="1844" data-end="2221">
<li data-start="1844" data-end="2005">
<p data-start="1846" data-end="2005"><strong data-start="1846" data-end="1867">Pasal 29 ayat (1)</strong> menyatakan konsumen berhak mendapatkan pelayanan yang baik serta tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik.</p>
</li>
<li data-start="2006" data-end="2221">
<p data-start="2008" data-end="2221"><strong data-start="2008" data-end="2029">Pasal 29 ayat (2)</strong> menyebutkan bahwa konsumen berhak memperoleh ganti rugi apabila terjadi pemadaman yang diakibatkan kesalahan dan/atau kelalaian pengoperasian oleh pemegang izin usaha penyedia tenaga listrik.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2223" data-end="2579">Berdasarkan dasar hukum tersebut, LMND Sumut menilai pihak penyedia layanan listrik tidak boleh hanya menyampaikan permintaan maaf tanpa adanya tanggung jawab nyata terhadap masyarakat yang dirugikan. Dalam kondisi ini, masyarakat berhak mendapatkan kompensasi sekaligus penjelasan yang terbuka dan transparan mengenai penyebab terjadinya pemadaman massal.</p>
<p data-start="2581" data-end="2639">Atas dasar itu, LMND Sumut menyampaikan sejumlah tuntutan:</p>
<ol data-start="2641" data-end="3148">
<li data-start="2641" data-end="2776">
<p data-start="2644" data-end="2776">Mendesak pihak terkait untuk memberikan ganti rugi atau kompensasi kepada masyarakat yang terdampak pemadaman listrik selama 24 jam.</p>
</li>
<li data-start="2777" data-end="2882">
<p data-start="2780" data-end="2882">Meminta penjelasan secara terbuka dan transparan terkait penyebab terjadinya pemadaman listrik massal.</p>
</li>
<li data-start="2883" data-end="3011">
<p data-start="2886" data-end="3011">Mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan kesiapan infrastruktur kelistrikan di Sumatera Utara.</p>
</li>
<li data-start="3012" data-end="3148">
<p data-start="3015" data-end="3148">Meminta pemerintah daerah turut hadir dan berpihak kepada masyarakat yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik berkepanjangan.</p>
</li>
</ol>
<p data-start="3150" data-end="3386">LMND Sumut menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh dikelola secara abai terhadap kepentingan rakyat. Negara dan seluruh penyelenggara layanan publik wajib menjamin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara layak dan berkeadilan.</p>
<p data-start="3388" data-end="3653" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Jangan sampai rakyat terus dijadikan korban dari buruknya tata kelola pelayanan. Ketika masyarakat terlambat membayar listrik dikenakan sanksi, maka ketika pelayanan buruk merugikan rakyat, masyarakat juga berhak menuntut pertanggungjawaban,” tutup Risky Hasibuan.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipayung Plus Sumut Minta Relawan Politik Jaga Etika dan Stabilitas Pemerintahan</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/20/cipayung-plus-sumut-minta-relawan-politik-jaga-etika-dan-stabilitas-pemerintahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 19:37:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Alexander Sinulingga]]></category>
		<category><![CDATA[AntiKKN]]></category>
		<category><![CDATA[BobbyNasution]]></category>
		<category><![CDATA[Bobylovers]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung plus Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[GMNI #l]]></category>
		<category><![CDATA[IMM]]></category>
		<category><![CDATA[KAMMI]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[PMKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11683</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari KAMMI, IMM, GMNI, PMII, dan PMKRI memberikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="" data-turn-id-container="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)" dir="auto" data-turn-id="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a" data-turn-id-container="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a" data-testid="conversation-turn-1" data-scroll-anchor="false" data-turn="user">
<div class="text-base my-auto mx-auto pt-3 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="user" data-message-id="d4760937-f4ed-4806-843d-ca879f323e7a">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden items-end rtl:items-start">
<div class="flex flex-col w-fit max-w-(--user-chat-width,70%) items-start self-end rtl:items-end rtl:self-start">
<div class="user-message-bubble-color corner-superellipse/0.98 relative min-w-0 overflow-hidden rounded-[22px] px-4 py-2.5 leading-6 w-full">
<div class="A_HxFq_root" data-custom-highlighting-behavior="boundary" data-testid="collapsible-user-message-root">
<div id="_r_12_" class="A_HxFq_content" data-testid="collapsible-user-message-content">
<div class="max-w-full min-w-0 [overflow-wrap:anywhere] whitespace-pre-wrap"><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari KAMMI, IMM, GMNI, PMII, dan PMKRI memberikan tanggapan terkait pernyataan Relawan Bobylovers Sumut mengenai dugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:675392d2-32b3-4567-8354-2e176935d673-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:675392d2-32b3-4567-8354-2e176935d673-0" data-turn-id-container="request-WEB:675392d2-32b3-4567-8354-2e176935d673-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="03c0331b-1470-44c4-8b54-078b71c0e90b" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="446" data-end="730">Cipayung Plus Sumut menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Sumatera Utara. Menurut mereka, setiap dugaan penyimpangan anggaran maupun penyalahgunaan kewenangan harus diusut secara transparan dan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.</p>
<p data-start="732" data-end="976">Namun, mereka mengingatkan agar seluruh pihak, termasuk relawan politik, tidak membangun opini liar maupun stigma negatif yang dapat mencederai jalannya pemerintahan Bobby Nasution tanpa disertai bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p data-start="978" data-end="1233">“Kami sepakat bahwa setiap tindak pidana KKN harus diusut tuntas. Namun, penyampaian tuduhan di ruang publik harus didukung data dan bukti yang jelas agar tidak menimbulkan fitnah serta kegaduhan di tengah masyarakat,” ujar perwakilan Cipayung Plus Sumut.</p>
<p data-start="1235" data-end="1520">Cipayung Plus juga mengingatkan seluruh elemen relawan dan kelompok pendukung pemerintah untuk tetap menjaga etika dalam komunikasi publik. Kritik dan pengawasan dinilai sebagai bagian penting dari demokrasi, namun harus disampaikan secara objektif, proporsional, dan tidak tendensius.</p>
<p data-start="1522" data-end="1864">“Kami berharap Relawan Bobylovers Sumut tetap tenang dan bijak dalam menyikapi persoalan ini. Jangan sampai muncul persepsi publik bahwa ada pihak-pihak yang berbicara secara vulgar di media hanya karena kepentingan tertentu tidak terpenuhi. Kami percaya relawan Bobylovers memiliki komitmen menjaga marwah pemerintahan yang baik,” lanjutnya.</p>
<p data-start="1866" data-end="2074">Selain itu, Cipayung Plus Sumut menilai kinerja Alexander Sinulingga dalam memimpin Dinas Pendidikan Sumatera Utara sejauh ini cukup baik dan menunjukkan adanya berbagai upaya pembenahan di sektor pendidikan.</p>
<p data-start="2076" data-end="2376">Menurut mereka, sejumlah program dan langkah pembenahan tata kelola pendidikan yang dilakukan saat ini perlu diapresiasi secara objektif. Karena itu, kritik terhadap Dinas Pendidikan Sumut diharapkan tidak diarahkan menjadi serangan personal maupun pembentukan opini yang belum terbukti kebenarannya.</p>
<p data-start="2378" data-end="2681">“Kami melihat ada upaya-upaya perbaikan di tubuh Dinas Pendidikan Sumut di bawah kepemimpinan Alexander Sinulingga. Tentu jika ada dugaan pelanggaran harus diproses secara hukum, tetapi jangan sampai terjadi pembunuhan karakter ataupun framing negatif yang belum tentu benar,” tegas Cipayung Plus Sumut.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang PON 2028, IMORI Sumut Soroti Potensi Perpindahan Atlet</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/11/jelang-pon-2028-imori-sumut-soroti-potensi-perpindahan-atlet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 23:10:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[MORISumut]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[PON 2028]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11584</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Ketua DPW IMORI Sumatera Utara, Aulia Habib, menyampaikan keprihatinannya terkait kabar lebih dari 50 atlet...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Ketua DPW IMORI Sumatera Utara, Aulia Habib, menyampaikan keprihatinannya terkait kabar lebih dari 50 atlet Sumatera Utara yang disebut-sebut berpotensi pindah membela provinsi lain menjelang persiapan PON 2028. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi kekuatan dan prestasi olahraga Sumatera Utara di masa mendatang.</p>
<p>Aulia Habib menilai para atlet merupakan aset daerah yang memiliki kontribusi penting dalam menjaga prestasi olahraga Sumatera Utara di tingkat nasional. Karena itu, ia mendorong adanya perhatian yang lebih serius terhadap aspek pembinaan, kesejahteraan, fasilitas latihan, hingga kepastian jenjang karier atlet.</p>
<p>“Jika persoalan ini tidak segera ditangani dengan baik, Sumatera Utara berpotensi kehilangan banyak atlet potensial yang selama ini menjadi tulang punggung prestasi di berbagai cabang olahraga,” ujar Aulia Habib kepada awak media, Selasa (12/5/2026).</p>
<p>Di sisi lain, fenomena perpindahan atlet dinilai bukan semata persoalan loyalitas terhadap daerah. Sejumlah atlet disebut mempertimbangkan faktor kesejahteraan, bonus, fasilitas, hingga peluang pengembangan karier yang dianggap lebih menjanjikan di daerah lain.</p>
<p>Karena itu, DPW IMORI Sumut mendorong pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, dan seluruh stakeholder olahraga untuk duduk bersama mencari solusi terbaik demi mempertahankan atlet-atlet potensial Sumatera Utara menjelang PON 2028.</p>
<p>Menurut Aulia Habib, situasi ini juga harus dijadikan momentum evaluasi terhadap sistem pembinaan olahraga di Sumatera Utara agar lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan.</p>
<p>“Kami berharap atlet merasa dihargai dan memiliki masa depan yang jelas di Sumatera Utara. Namun di sisi lain, semua pihak juga perlu memahami bahwa atlet memiliki pertimbangan masing-masing dalam menentukan pilihan kariernya,” tutupnya.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo PKL Binjai Diwarnai Pagar Rusak, LMND Soroti Pedagang Kecil</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/27/demo-pkl-binjai-diwarnai-pagar-rusak-lmnd-soroti-pedagang-kecil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 16:54:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Mahasiswa seputar Binjai]]></category>
		<category><![CDATA[balai kota binjai]]></category>
		<category><![CDATA[Binjai]]></category>
		<category><![CDATA[DemoPKL]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11373</guid>

					<description><![CDATA[BINJAI&#124;PERS.NEWS-Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan pedagang kaki lima (PKL) terdampak penggusuran bersama aktivis mahasiswa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BINJAI|PERS.NEWS-</strong>Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan pedagang kaki lima (PKL) terdampak penggusuran bersama aktivis mahasiswa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Jalan Sudirman, Senin (27/4/2026), sempat memanas hingga berujung ricuh.</p>
<p>Massa aksi yang terdiri dari PKL dan aktivis yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Binjai awalnya menyampaikan aspirasi secara tertib. Mereka menuntut kejelasan nasib para pedagang yang terdampak penertiban di sejumlah titik di Kota Binjai, khususnya terkait relokasi yang dinilai belum jelas.</p>
<p>Situasi mulai memanas ketika massa merasa aspirasi mereka tidak mendapat respons dari Pemerintah Kota (Pemko) Binjai. Kekecewaan memuncak setelah adanya dugaan sikap tidak simpatik dari oknum petugas Satpol PP yang dianggap menertawakan demonstran.</p>
<p>Massa kemudian mencoba memasuki area kantor wali kota, namun dihadang aparat keamanan. Bentrokan pun tak terhindarkan. Dalam insiden tersebut, pagar Balai Kota Binjai dilaporkan dijebol dan sejumlah botol minuman dilempar ke arah petugas.</p>
<p>Ketua Eksekutif Kota (EK) LMND Binjai, Edward Gurky Sembiring, menyatakan bahwa aksi yang berujung ricuh merupakan akumulasi kekecewaan mahasiswa dan pedagang terhadap sikap pemerintah daerah.</p>
<p>“Aksi ini terjadi karena kekecewaan yang terus menumpuk. Wali Kota Binjai dinilai tidak pernah menemui massa sejak penggusuran dilakukan, sehingga memicu emosi peserta aksi,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa tuntutan utama massa adalah kepastian relokasi yang layak dan strategis bagi para PKL agar dapat kembali menjalankan usaha mereka.</p>
<p>“Kami membutuhkan kepastian, bukan sekadar wacana. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi konkret bagi pedagang kecil yang terdampak kebijakan,” tegas Edward.</p>
<p>Sebelumnya, upaya mediasi telah dilakukan melalui pertemuan di kantor camat yang dipimpin Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi. Namun, pertemuan tersebut dinilai belum menghasilkan solusi yang memuaskan bagi para pedagang.</p>
<p>Para PKL mengaku hingga kini masih kehilangan sumber penghasilan akibat penggusuran dan belum mendapatkan kejelasan terkait lokasi relokasi yang mendukung keberlangsungan usaha mereka.</p>
<p>Massa aksi juga menegaskan akan terus menggelar demonstrasi lanjutan dengan jumlah yang lebih besar apabila pemerintah tidak segera memberikan solusi nyata.</p>
<p>Hingga aksi berakhir, situasi di sekitar Kantor Wali Kota Binjai berangsur kondusif setelah aparat keamanan melakukan pengamanan dan membubarkan massa secara bertahap. Meski demikian, persoalan antara pedagang dan pemerintah daerah masih belum menemukan titik terang.(EGS)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kantor LBH HBB Medan Dibobol Dini Hari, Empat AC dan Pipa Tembaga Digondol</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/21/kantor-lbh-hbb-medan-dibobol-dini-hari-empat-ac-dan-pipa-tembaga-digondol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 15:36:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[LBH HBB]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[pembobolan]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10840</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Pembobolan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Horas Bangso Batak (HBB) di Jalan Menteng VII...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Pembobolan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Horas Bangso Batak (HBB) di Jalan Menteng VII pada Jumat dini hari (20/3/2026) menyisakan pola yang tidak biasa. Barang yang diambil hanya yang bernilai tinggi dan mudah diuangkan.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:cae24eec-d771-4c15-89a9-2bfbdb6bbe89-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="cdae4870-fe27-4dbb-b055-0cce179e843d" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="324" data-end="419">Empat unit AC dan tujuh batang pipa tembaga raib. Tidak ada barang lain yang dilaporkan hilang.</p>
<p data-start="421" data-end="605">Aksi tersebut diperkirakan berlangsung antara pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Pelaku diduga masuk dengan merusak bagian bangunan, lalu bergerak cepat tanpa menimbulkan kegaduhan berarti.</p>
<p data-start="607" data-end="697">Dari pola pencurian tersebut muncul dugaan awal bahwa pelaku tidak bekerja secara spontan.</p>
<p data-start="699" data-end="951">Barang yang diambil tergolong spesifik. AC dan pipa tembaga dikenal memiliki nilai jual tinggi di pasar barang bekas serta relatif mudah dipindahkan. Hal ini memunculkan kemungkinan bahwa pelaku sudah mengetahui sejak awal apa yang akan menjadi target.</p>
<p data-start="953" data-end="1119">Ketua LBH HBB, <strong data-start="968" data-end="993">Tomson Marisi Parapat</strong>, memastikan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke <strong data-start="1053" data-end="1074">Polrestabes Medan</strong> dan berharap kasus ini segera diusut tuntas.</p>
<p data-start="1121" data-end="1189">“Kami sudah laporkan. Harapannya ini bisa segera diungkap,” ujarnya.</p>
<p data-start="1191" data-end="1393">Menariknya, saat kejadian kantor disebut berada dalam pengawasan petugas jaga. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa pelaku memanfaatkan momen kelengahan atau sebelumnya telah mempelajari situasi di lokasi.</p>
<p data-start="1395" data-end="1553">Namun hingga saat ini, seluruh dugaan tersebut masih dalam tahap awal. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun motif pelaku.</p>
<p data-start="1555" data-end="1622">Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.</p>
<p data-start="1624" data-end="1817">Kasus ini kembali menunjukkan bahwa kejahatan kini kerap dilakukan dengan perencanaan yang lebih terarah—bukan sekadar mengambil apa yang ada, tetapi memilih barang dengan nilai ekonomi tinggi.</p>
<p data-start="1819" data-end="1941" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dini hari di Medan kembali menyisakan cerita yang sama: aksi cepat, hasil besar, dan jejak yang masih harus diurai aparat.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
