<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanah Batak.</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/tanah-batak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 17:29:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Tanah Batak.</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Tanah Batak ke Negeri Paman Sam: Horas Bangso Batak Siap Ekspansi Global</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/16/dari-tanah-batak-ke-negeri-paman-sam-horas-bangso-batak-siap-ekspansi-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 17:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Diaspora Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspansi Global]]></category>
		<category><![CDATA[Horas Bangso Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Batak.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10772</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Organisasi kemasyarakatan Horas Bangso Batak (HBB) terus menunjukkan perkembangan hingga ke tingkat internasional. Hal ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Organisasi kemasyarakatan Horas Bangso Batak (HBB) terus menunjukkan perkembangan hingga ke tingkat internasional. Hal ini terlihat dari terbentuknya kepengurusan DPD HBB di California, Amerika Serikat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada Sabtu (14/3/2026), dua pengurus dari DPD HBB California melakukan kunjungan ke Kantor DPP HBB yang berlokasih di Sekretariat DPP HBB, Jl. Saudara No.31, Sudirejo II, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedua pengurus tersebut adalah Pandapotan Napitupulu, Ketua DPD HBB California USA, yang telah menetap di Amerika Serikat selama sekitar 35 tahun. Ia juga diketahui memiliki usaha bengkel mobil di sana bernama Franklin Auto Repair. Turut hadir bersamanya Saut Napitupulu, Sekretaris DPD HBB California USA, yang telah tinggal di Negeri Paman Sam selama 37 tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedatangan mereka bertujuan untuk menjalin koordinasi dengan DPP HBB sekaligus mengembangkan jaringan diaspora Batak di luar negeri yang ingin bergabung dengan organisasi tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ingin memperluas keberadaan HBB di California. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Batak yang berminat bergabung agar bisa berkoordinasi bersama,” ujar Saut Napitupulu. Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan dalam waktu dekat sudah ada kepengurusan HBB di lima negara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pandapotan Napitupulu menegaskan bahwa jika amanah tersebut diberikan, mereka akan tetap berada dalam koordinasi penuh dengan DPP HBB. “Kami tetap satu komando dengan DPP HBB, termasuk dalam penerbitan SK yang nantinya berasal dari DPP. Harapan kami, seluruh anggota dapat terus bergandengan tangan dan menjaga koordinasi di bawah DPP HBB,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul SH MH menyambut baik kunjungan kedua perantau tersebut dan memperkenalkan mereka kepada jajaran pengurus lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mereka adalah pengurus inti HBB di California. Dari DPP, kami memberikan amanah agar mereka menjadi perwakilan HBB untuk menjangkau komunitas Batak di seluruh dunia,” jelas Lamsiang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga mengajak seluruh masyarakat Batak di berbagai daerah untuk ikut bergabung dan bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat Batak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Bagi seluruh Halak Hita di mana pun berada, mari bergandengan tangan dan jangan biarkan perjuangan ini berjalan sendiri. Kita harus bersama-sama memperjuangkannya,” kata pengacara tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lamsiang menambahkan bahwa saat ini HBB juga telah memiliki perwakilan di Osaka, Jepang, serta sedang menjajaki pembentukan kepengurusan di Korea Selatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, budaya merantau yang melekat pada masyarakat Batak membuat orang Batak tersebar luas hingga ke berbagai daerah di dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ada pandangan bahwa sehebat apa pun orang Batak, belum dianggap lengkap jika belum merantau. Karena itu, berbicara tentang Batak berarti berbicara tentang komunitas yang tidak mengenal batas wilayah,” tutup Lamsiang Sitompul.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GMKI Cabang Toba Gelar Aksi Damai: Desak Gubernur Sumatera Utara Tutup PT Toba Pulp Lestari</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/11/gmki-cabang-toba-gelar-aksi-damai-desak-gubernur-sumatera-utara-tutup-pt-toba-pulp-lestari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 12:31:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[GMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toba Pulp Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Batak.]]></category>
		<category><![CDATA[Toba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8538</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS —Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Toba bersama masyarakat adat, petani, elemen gereja, dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong>Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Toba bersama masyarakat adat, petani, elemen gereja, dan berbagai organisasi rakyat menggelar Aksi Damai di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (11/11/25).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi ini tidak sekadar unjuk rasa, tetapi menjadi seruan moral dan suara keadilan dari Tanah Batak — tanah yang disebut peserta aksi telah lama mengalami eksploitasi akibat kepentingan industri besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ribuan massa aksi memulai perjalanan dari Lapangan Merdeka Medan dan melakukan long march menuju Kantor Gubernur sambil menyerukan tuntutan utama:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL)! Hentikan perampasan ruang hidup masyarakat Toba!”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Suara GMKI: Tuntut Tanggung Jawab Negara</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua GMKI Cabang Toba, Togi Sarmauli Siahaan, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap rakyat dan lingkungan di kawasan Danau Toba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami hadir bukan untuk menciptakan kegaduhan, tetapi menuntut tanggung jawab negara. Pemerintah tidak bisa terus berdiam diri ketika rakyatnya menderita di tanahnya sendiri. Konflik antara masyarakat dan PT Toba Pulp Lestari sudah berlangsung terlalu lama tanpa penyelesaian yang berpihak pada korban,” ujar Togi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, eksploitasi yang dilakukan perusahaan telah meninggalkan luka ekologis dan sosial yang mendalam di kawasan Toba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Air menjadi tercemar, tanah kehilangan kesuburan, dan masyarakat adat terusir dari ruang hidupnya. Ini bukan sekadar persoalan izin industri, tapi soal kemanusiaan dan tanggung jawab negara terhadap rakyatnya,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>&#8220;Seruan Moral dari Tanah Batak&#8221;</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Cabang GMKI Toba menekankan bahwa gerakan ini merupakan panggilan moral dan spiritual.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sudah saatnya kita bersuara lantang. Tutup TPL bukan hanya tuntutan ekologis, tapi juga seruan moral agar pemerintah berhenti berpihak pada modal dan mulai berpihak pada rakyat. Gereja, mahasiswa, dan masyarakat turun ke jalan bukan karena benci, tapi karena cinta — cinta terhadap tanah kelahiran yang kini terluka,” ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>&#8220;Empat Tuntutan Utama GMKI Cabang Toba&#8221;</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1.Dalam pernyataannya, GMKI Cabang Toba menyampaikan empat poin sikap yang menjadi dasar perjuangan mereka:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2.Menolak segala bentuk eksploitasi alam yang merusak ciptaan Tuhan dan mengancam keberlanjutan kehidupan di Tanah Batak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3.Mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi serta mencabut izin operasional PT Toba Pulp Lestari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4.Menuntut kehadiran negara dalam melindungi hak-hak masyarakat adat, petani, dan kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyerukan penghentian intimidasi dan kriminalisasi rakyat, serta meminta perusahaan mengembalikan tanah adat kepada masyarakat.</p>
<p><strong>Perjuangan Berlanjut</strong></p>
<p>GMKI Cabang Toba menegaskan bahwa perjuangan ini tidak berhenti di jalanan. Mereka berkomitmen melanjutkan advokasi dan pendampingan bagi masyarakat terdampak sebagai bentuk gerakan kasih dan keadilan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami akan terus berdiri bersama rakyat di garis depan, memperjuangkan keadilan ekologis, martabat manusia, dan kelestarian ciptaan Tuhan. Karena bagi kami, membela keadilan adalah bagian dari iman,” pungkas Togi.(ABG)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
