<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TAPANULI TENGAH &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/tapanuli-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 18:57:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>TAPANULI TENGAH &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Banjir Berulang di Tapanuli Tengah, KAMPUSTA Desak Pemkab Bertindak Serius</title>
		<link>https://pers.news/2026/09/08/banjir-berulang-di-tapanuli-tengah-kampusta-desak-pemkab-bertindak-serius/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 18:43:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[banjir Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[Irga Selamat Febrianggi Manalu]]></category>
		<category><![CDATA[KAMPUSTA]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13890</guid>

					<description><![CDATA[TAPANULI TENGAH &#124; PERS.NEWS — Persoalan banjir yang berulang dan berlangsung berkepanjangan di sejumlah wilayah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TAPANULI TENGAH | PERS.NEWS —</strong> Persoalan banjir yang berulang dan berlangsung berkepanjangan di sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah kembali menjadi sorotan. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan penanganan yang lebih serius, terencana, dan menyentuh akar persoalan, bukan semata-mata mengandalkan langkah darurat ketika banjir terjadi.</p>
<p>Hal itu disampaikan Keluarga Mahasiswa dan Pemuda Sibolga–Tapanuli Tengah (KAMPUSTA) melalui keterangan pers pada Rabu (8/9/2026). Organisasi tersebut menilai banjir yang terus berulang perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam menyusun kebijakan yang mampu mengurangi risiko dan dampaknya dalam jangka panjang.</p>
<p>Pendiri sekaligus Ketua KAMPUSTA, Irga Selamat Febrianggi Manalu, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi yang terus dihadapi masyarakat. Menurutnya, banjir yang terjadi secara berulang tidak semestinya hanya direspons melalui penanganan darurat, tetapi harus menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengendalian banjir dan kesiapan pemerintah daerah.</p>
<p>“Banjir yang terus berulang dan berkepanjangan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Masyarakat membutuhkan penanganan yang nyata, bukan hanya respons sementara ketika banjir sudah terjadi,” ujar Irga.</p>
<p>Menurut Irga, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap berbagai faktor yang berpotensi memicu maupun memperparah terjadinya banjir. Evaluasi tersebut, kata dia, dapat mencakup kondisi drainase, kapasitas dan aliran sungai, tata ruang, pengelolaan lingkungan, kondisi infrastruktur, hingga pemetaan wilayah yang selama ini menjadi titik rawan banjir.</p>
<p>Ia menilai, pemetaan terhadap titik rawan menjadi penting agar pemerintah memiliki dasar yang lebih jelas dalam menentukan prioritas penanganan. Dengan demikian, program yang dilakukan tidak hanya bersifat reaktif setelah banjir terjadi, tetapi juga diarahkan pada langkah pencegahan dan pengurangan risiko.</p>
<p>Irga menegaskan, persoalan banjir merupakan masalah yang kompleks sehingga membutuhkan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, pemerintah daerah perlu melibatkan instansi terkait serta membuka ruang partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi mengenai kondisi di wilayah masing-masing.</p>
<p>“Kita memahami bahwa persoalan banjir tidak sederhana dan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, harus ada langkah yang jelas, target yang terukur, serta evaluasi berkala agar masyarakat dapat melihat progres penanganannya,” katanya.</p>
<p>KAMPUSTA juga mendorong Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk memperkuat koordinasi dalam menangani persoalan banjir, termasuk antara pemerintah daerah, perangkat teknis, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.</p>
<p>Menurut Irga, masyarakat yang berada di wilayah terdampak memiliki pengalaman langsung mengenai pola genangan, titik rawan, kondisi saluran air, serta berbagai persoalan yang muncul ketika banjir terjadi. Informasi tersebut dinilai dapat menjadi masukan penting dalam menyusun kebijakan penanganan yang lebih tepat sasaran.</p>
<p>“Jangan sampai masyarakat terus menghadapi persoalan yang sama tanpa mengetahui sejauh mana solusi sedang dikerjakan. Pemerintah harus hadir dengan langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.</p>
<p>Selain mendorong pemerintah daerah, KAMPUSTA juga mengajak mahasiswa, pemuda, masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal kebijakan serta program penanganan banjir di Tapanuli Tengah.</p>
<p>Pengawasan publik dinilai penting untuk memastikan setiap program yang direncanakan dan dilaksanakan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. KAMPUSTA juga menilai keterbukaan informasi mengenai program, target, dan progres penanganan dapat membantu masyarakat mengetahui sejauh mana pemerintah menjalankan upaya pengurangan risiko banjir.</p>
<p>Irga mengatakan, banjir tidak seharusnya hanya dipandang sebagai persoalan ketika air meluap dan menggenangi permukiman warga. Menurutnya, persoalan tersebut memiliki keterkaitan dengan tata kelola lingkungan, infrastruktur, perencanaan wilayah, sistem drainase, serta kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.</p>
<p>Karena itu, KAMPUSTA berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dapat menjadikan persoalan banjir sebagai salah satu agenda prioritas. Penanganan, menurutnya, perlu disusun secara terintegrasi dengan mempertimbangkan kondisi geografis, kemampuan daerah, serta kebutuhan masyarakat di wilayah yang rawan terdampak.</p>
<p>“Sudah saatnya persoalan banjir di Tapanuli Tengah ditangani secara serius, bukan sekadar ditanggulangi sementara. Masyarakat berhak mendapatkan lingkungan yang lebih aman, sementara pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan upaya perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Irga Selamat Febrianggi Manalu.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan maupun klarifikasi dari Bupati Tapanuli Tengah atau pihak terkait mengenai langkah konkret pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir yang berulang dan berkepanjangan tersebut.</p>
<p>Redaksi tetap membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi banjir, evaluasi yang telah dilakukan, serta program dan langkah penanganan yang telah maupun akan dilaksanakan.</p>
<p>Masyarakat berharap persoalan banjir tidak hanya mendapat perhatian ketika bencana terjadi, tetapi juga ditindaklanjuti melalui perencanaan, pencegahan, dan penguatan infrastruktur secara berkelanjutan. Keterbukaan informasi dan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun sistem penanganan banjir yang lebih efektif.</p>
<p>Dengan langkah yang terencana dan evaluasi secara berkala, penanganan banjir di Tapanuli Tengah diharapkan tidak berhenti pada penanganan sementara, tetapi mampu memberikan solusi jangka panjang serta meningkatkan perlindungan bagi masyarakat di wilayah yang selama ini terdampak. (Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kematian BS di Tapteng Masih Misterius, TGAPH&#038;K dan HBB Desak Poldasu Usut Tuntas</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/12/kematian-bs-di-tapteng-masih-misterius-tgaphk-dan-hbb-desak-poldasu-usut-tuntas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 16:46:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[HBB]]></category>
		<category><![CDATA[Horas Bangso Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian BS]]></category>
		<category><![CDATA[Kepastian Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Manduamas]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Poldasu]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[Sirandorung]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Sagamatua]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[TGAPH&K]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13137</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN &#124; PERS.NEWS— Tim Gabungan Advokat Penegakan Hukum &#38; Keadilan (TGAPH&#38;K) bersama Ormas Horas Bangso...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN | PERS.NEWS—</strong> Tim Gabungan Advokat Penegakan Hukum &amp; Keadilan (TGAPH&amp;K) bersama Ormas Horas Bangso Batak (HBB) menggelar aksi damai di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), Kamis (13/8/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak kepolisian mengungkap secara transparan penyebab meninggalnya BS di Desa Sirandorung, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Poin-poin yang disampaikan TGAPH&amp;K dan HBB:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Aksi damai dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perjuangan kemanusiaan untuk mendapatkan keadilan serta kepastian hukum atas kematian BS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2. Kematian BS masih menimbulkan kontroversi. Sebagian masyarakat menduga korban meninggal akibat dimangsa buaya, sementara keluarga menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu diungkap melalui penyelidikan kepolisian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3. Berdasarkan keterangan tim, BS bersama sembilan pemuda lainnya diduga berada di perkebunan PT NS pada malam hari. Saat muncul cahaya senter yang diduga berasal dari keamanan perkebunan, kelompok tersebut melarikan diri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4. Dalam pelarian, BS disebut  terpisah dari rombongan  dan terdengar suara seperti tercebur ke air. Setelah tiba di titik kumpul, BS tidak ditemukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>5. Pencarian dilakukan sejak pagi hingga malam hari di Sungai Sagamatua , hingga akhirnya jasad BS ditemukan terapung dengan sejumlah luka pada tubuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>6. Keluarga mempertanyakan adanya pemberian uang duka sebesar Rp3 juta dari pihak Polsek Manduamas serta permintaan kepada keluarga untuk menandatangani surat pernyataan tidak melakukan tuntutan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>7. Keluarga kemudian membuat Laporan Polisi Nomor LP/B/23/VI/2026/SPKT/Polsek Manduamas/Res. Tapteng/Poldasu, tertanggal 1 Juni 2026 , yang dilanjutkan dengan proses ekshumasi untuk kepentingan pemeriksaan forensik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>8. Berdasarkan keterangan hasil  Visum et Repertum (VeR)  yang disampaikan dalam gelar perkara, ditemukan pasir pada saluran pernapasan atas dan lambung, sejumlah luka menganga menyerupai luka tusuk, serta patah tulang iga kiri dan kanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>9. VeR tersebut juga disebut menyatakan penyebab luka  belum dapat dipastikan akibat serangan binatang buas . Korban diduga mengalami luka sebelum meninggal dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>10. Tim kuasa hukum mempertanyakan apakah BS masuk ke sungai karena menceburkan diri, diceburkan oleh orang lain, atau sebelumnya mengalami kekerasan sebelum akhirnya ditemukan di Sungai Sagamatua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>11. TGAPH&amp;K menegaskan bahwa pertanyaan tersebut menjadi tugas aparat kepolisian untuk mengungkapnya secara objektif, profesional dan transparan .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>12. Tim bersama keluarga telah melakukan audiensi dengan Polres Tapteng dan meminta Sembilan rekan korban diperiksa secara individual , termasuk menelusuri perjalanan kelompok sejak berangkat hingga kembali ke titik kumpul.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>13. Tim juga meminta dilakukan rekonstruksi jalur kejadian, pemeriksaan ulang security PT NS serta saksi TS, mengingat perkara tersebut telah berlangsung lebih dari dua bulan namun belum memberikan kepastian mengenai ada atau tidaknya tindak pidana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>14. Karena proses pengungkapan dinilai berlarut-larut, TGAPH&amp;K dan HBB mendesak Poldasu mengambil alih atau memberikan atensi khusus terhadap penanganan perkara kematian BS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>15. Tim kuasa hukum menyatakan perjuangan tidak berhenti di Poldasu. Jika diperlukan, perkara akan diperjuangkan hingga Komisi III DPR RI, Mabes Polri dan Kompolnas .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>16. TGAPH&amp;K merupakan gabungan advokat dari tiga wilayah hukum:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tapanuli Tenga, dikoordinatori Parlaungan Silalahi, S.H., M.H.— Contact Person: 0821-7265-5076.</p>
<p>Medan, terdiri dari enam advokat dan dikoordinatori Hendri Yeheskiel Simamora, S.H., M.H. — Contact Person: 0823-6457-8887 .</p>
<p>Tiar Simamora, S.H. — Contact Person:0812-9408-432 .</p>
<p>Jakarta , terdiri dari empat advokat dan dikoordinatori Ivan Lomalyn Simamora, S.H., M.H. — Contact Person: 0813-2007-4697 .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>17. Keluarga BS menyampaikan terima kasih kepada HBB atas kepeduliannya dalam memperjuangkan nilai-nilai sosial, hak masyarakat dan kemanusiaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>18. TGAPH&amp;K dan HBB juga mengapresiasi insan pers yang turut menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan dan pengawasan terhadap proses penegakan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>TGAPH&amp;K dan HBB menegaskan bahwa perjuangan tersebut merupakan upaya untuk mendapatkan keadilan dan kepastian hukum atas kematian BS, serta meminta seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif dan transparan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:ba9be1f5-511b-4207-bb61-1734e6c46d6f-4" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:ba9be1f5-511b-4207-bb61-1734e6c46d6f-4" data-turn-id-container="request-WEB:ba9be1f5-511b-4207-bb61-1734e6c46d6f-4" data-testid="conversation-turn-10" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="2d972801-bad0-4c1a-b455-629fbb115503" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="21" data-end="205" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Polda Sumatera Utara maupun Polres Tapanuli Tengah terkait perkembangan terbaru penanganan kasus tersebut.<span data-start="21" data-end="205" data-is-last-node="">(Red) </span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapat Virtual Penuh Gagasan! Mahasiswa Sibolga–Tapteng Siapkan Aksi Kreatif untuk Bantu Kampung Halaman</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/30/rapat-virtual-penuh-gagasan-mahasiswa-sibolga-tapteng-siapkan-aksi-kreatif-untuk-bantu-kampung-halaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 16:35:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung halaman]]></category>
		<category><![CDATA[Putra daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11430</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS- Di tengah kesibukan perkuliahan, mahasiswa putra daerah Sibolga–Tapanuli Tengah yang berada di Kota Medan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN|PERS.NEWS- Di tengah kesibukan perkuliahan, mahasiswa putra daerah Sibolga–Tapanuli Tengah yang berada di Kota Medan tetap menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kampung halaman. Melalui <strong>rapat virtual via Google Meet</strong>, mereka berhasil menyusun berbagai program kerja sekaligus merancang aksi penggalangan dana yang dinilai kreatif dan berdampak.</p>
<p>Rapat yang digelar pada Kamis (30/4/26) ini menjadi bukti bahwa keterbatasan jarak bukanlah penghalang untuk berkontribusi. Justru, melalui platform digital, ide-ide segar bermunculan dari para mahasiswa yang ingin membantu masyarakat di Tapanuli Tengah dan sekitarnya.</p>
<p>Aksi nyata akan dimulai pada <strong>2 Mei 2026</strong>, dengan kegiatan <strong>open donasi di persimpangan lampu merah di Kota Medan</strong>. Tidak hanya mengandalkan sumbangan, mahasiswa juga menghadirkan konsep unik berupa penjualan <strong>gantungan kunci dari plastik daur ulang</strong>, hasil karya anak-anak putra daerah. Kegiatan ini menjadi simbol kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>Koordinator Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan Sibolga Tapteng (GEMP2STA) Sumatera Utara, <strong>Sofyan Maulana Kasturi Hutagalung</strong>, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membangun solidaritas mahasiswa perantauan.</p>
<blockquote><p><em>“Kegiatan ini sangat kreatif dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kampung halaman. Kami berharap seluruh putra-putri daerah bisa ikut terlibat dan bersama-sama membangun daerah dengan ilmu yang kita miliki,” ujarnya.</em></p></blockquote>
<p>Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menghidupkan kembali organisasi daerah yang sempat vakum, sekaligus menjadi wadah kolaborasi dan inovasi bagi generasi muda.</p>
<p><strong>Hasil Rapat: Persiapan Matang dan Terstruktur</strong> Dalam rapat virtual tersebut, sejumlah poin penting disepakati, di antaranya:</p>
<ul>
<li>Penentuan anggota yang bersedia tinggal di sekretariat.</li>
<li>Pembentukan struktur kepanitiaan dan pembagian tugas.</li>
<li>Penyusunan agenda penggalangan dana serta kegiatan pada 6 Juni 2026 bersama DPC PPDI Kota Medan.</li>
<li>Pembentukan tim lapangan (penerima tamu, konsumsi, MC, keamanan, dan perlengkapan).</li>
<li>Penguatan konsep penggalangan dana kreatif, termasuk penjualan produk karya Putra daerah.</li>
<li>Pembentukan grup KSB sebagai pusat koordinasi, organisasi daerah Sibolga-Tapanuli Tengah.</li>
</ul>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Melalui rapat virtual yang produktif dan penuh inovasi ini, mahasiswa Sibolga-Tapteng membuktikan bahwa semangat membangun daerah bisa dimulai dari mana saja. Dengan kreativitas dan kebersamaan, mereka membawa harapan baru bagi kampung halaman-menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing. (PR)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPC GMNI Dairi Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/16/dpc-gmni-dairi-salurkan-bantuan-sembako-untuk-korban-banjir-dan-longsor-di-tapanuli-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 14:44:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sei Rampah]]></category>
		<category><![CDATA[DPC GMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Peduli Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sitahuis]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9256</guid>

					<description><![CDATA[DAIRI&#124;PERS.NEWS-Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Dairi kembali menunjukkan kepedulian sosial...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="576e1b59-9221-49c4-b613-ba8807237af1" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="aa5761ee-0ace-40dd-b1ca-781767a4fd67" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="278" data-end="457"><strong>DAIRI|PERS.NEWS-</strong>Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Dairi kembali menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam.</p>
<p data-start="459" data-end="754">Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC GMNI Kabupaten Dairi, Andi Silalahi, bersama kader GMNI lainnya dengan menyalurkan bantuan sembako kepada korban bencana banjir dan longsor di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Senin,(15/12/25)</p>
<figure id="attachment_9257" aria-describedby="caption-attachment-9257" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9257" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0308.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0308.jpg 1280w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0308-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-9257" class="wp-caption-text"><strong>DPC GMNI DAIRI Salurkan Bantuan Bencana Alam di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah</strong></figcaption></figure>
<p data-start="756" data-end="1109">Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari <strong data-start="801" data-end="852">Gerakan Peduli Kemanusiaan GMNI Kabupaten Dairi</strong> sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap warga yang terdampak bencana alam yang melanda wilayah Tapanuli Tengah beberapa waktu lalu. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan rumah warga serta mengganggu aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.</p>
<p data-start="1111" data-end="1471">Ketua DPC GMNI Kabupaten Dairi, Andi Silalahi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen GMNI dalam mengamalkan nilai-nilai perjuangan dan kemanusiaan yang sejalan dengan ajaran Marhaenisme. Menurutnya, GMNI tidak hanya hadir sebagai organisasi kader ideologis, tetapi juga harus berada di tengah-tengah masyarakat saat menghadapi kesulitan.</p>
<p data-start="1473" data-end="1751">“GMNI harus selalu berpihak kepada rakyat. Ketika saudara-saudara kita tertimpa bencana, maka sudah menjadi kewajiban moral bagi kami untuk hadir, membantu, dan memberikan dukungan, baik secara moril maupun materiil,” ujar Andi Silalahi di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.</p>
<p data-start="1753" data-end="2057">Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, seperti bahan makanan, air bersih, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan masyarakat pascabencana. Bantuan tersebut dihimpun melalui aksi solidaritas dan penggalangan dana yang dilakukan oleh kader GMNI Kabupaten Dairi dalam beberapa hari terakhir.</p>
<p data-start="2059" data-end="2288">Warga Desa Sei Rampah menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran GMNI Kabupaten Dairi. Mereka menilai bantuan yang diberikan sangat membantu dalam meringankan beban masyarakat yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana alam.</p>
<p data-start="2290" data-end="2632">Selain menyalurkan bantuan, para kader GMNI juga berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, serta memberikan semangat agar masyarakat tetap kuat dan optimistis dalam menghadapi kondisi pascabencana. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong.</p>
<p data-start="2634" data-end="2851">Dengan semangat persatuan dan solidaritas, GMNI Kabupaten Dairi berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat Desa Sei Rampah untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pasca bencana alam.(<strong data-start="2853" data-end="2870">Arif)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Horas Bangso Batak Tolak Rencana Audit PT TPL: “Alam Sudah Mengadili, Rakyat Terus Menanggung Derita”</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/16/horas-bangso-batak-tolak-rencana-audit-pt-tpl-alam-sudah-mengadili-rakyat-terus-menanggung-derita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 10:56:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Audit PT TPL]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Ekologis]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[HBB]]></category>
		<category><![CDATA[Horas Bangso Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Korporasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lamsiang Sitompul]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Penolakan Audit]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toba Pulp Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[TPL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9235</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Organisasi Horas Bangso Batak (HBB) secara tegas menolak rencana Presiden RI Prabowo Subianto...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="251" data-end="596"><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Organisasi Horas Bangso Batak (HBB) secara tegas menolak rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan audit terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL). Penolakan ini disampaikan langsung Ketua Umum HBB, <strong data-start="467" data-end="499">Lamsiang Sitompul, S.H., M.H</strong>, menyusul rangkaian bencana ekologis yang terus melanda wilayah Tapanuli dan kawasan Danau Toba.</p>
<p data-start="598" data-end="877">Dalam keterangannya kepada awak media di Medan, Selasa (16/12/2025), Lamsiang menilai bahwa penderitaan masyarakat Tapanuli akibat banjir, longsor, dan kerusakan lingkungan merupakan fakta yang tidak terbantahkan dan tidak lagi membutuhkan pembuktian administratif melalui audit.</p>
<blockquote data-start="879" data-end="1043">
<p data-start="881" data-end="1043">“Kerusakan lingkungan di Tapanuli bukan asumsi. Alam sudah berbicara melalui bencana yang berulang. Itu audit paling jujur dan tidak bisa dimanipulasi,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1045" data-end="1337">Menurut Lamsiang, audit yang dilakukan manusia berpotensi membuka ruang rekayasa data dan justru memperpanjang penderitaan rakyat. Ia menilai rencana tersebut berisiko menjadi manuver penundaan penyelesaian masalah, sementara masyarakat terus menanggung dampak ekologis dan kerugian material.</p>
<figure id="attachment_9238" aria-describedby="caption-attachment-9238" style="width: 738px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-9238" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0257.jpg" alt="" width="738" height="709" /><figcaption id="caption-attachment-9238" class="wp-caption-text"><strong>Keterangan Pers Kepada Wartawan PERS.NEWS di Kantor DPP HBB(Horas Bangso Batak)Jl. Saudara No.31, Sudirejo II, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara</strong></figcaption></figure>
<p data-start="1339" data-end="1680">HBB juga menyinggung data <strong data-start="1365" data-end="1413">Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)</strong> yang mencatat tingginya intensitas bencana di wilayah Tapanuli Tengah dan kawasan sekitar Danau Toba. Data tersebut, kata Lamsiang, sudah cukup menjadi dasar kuat bahwa terjadi degradasi lingkungan serius yang tidak bisa dilepaskan dari aktivitas industri kehutanan.</p>
<blockquote data-start="1682" data-end="1836">
<p data-start="1684" data-end="1836">“Data BNPB sudah jelas. Kerusakan itu nyata, bukan narasi. Jadi jangan lagi persoalan ini dikaburkan dengan istilah audit yang berlarut-larut,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<figure id="attachment_9236" aria-describedby="caption-attachment-9236" style="width: 1920px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-9236" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-scaled.jpg" alt="" width="1920" height="2560" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-scaled.jpg 1920w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-768x1024.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-1152x1536.jpg 1152w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0235-1536x2048.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-9236" class="wp-caption-text"><strong>Data Menurut DPP Horas Bangso Batak HBB Yang Bersumber Dari Satgas Khusus Tanggap Bencana (BNPB)</strong></figcaption></figure>
<p data-start="1838" data-end="2045">Atas dasar itu, HBB menegaskan tuntutan <strong data-start="1878" data-end="1917">penutupan total dan permanen PT TPL</strong> tanpa kompromi. Opsi penutupan sementara dinilai hanya akan menunda masalah dan memperpanjang penderitaan masyarakat terdampak.</p>
<blockquote data-start="2047" data-end="2162">
<p data-start="2049" data-end="2162">“Tutup TPL itu harga mati. Tidak ada istilah tutup sementara. Negara jangan ragu mengambil sikap tegas,” katanya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2164" data-end="2419">Selain penutupan, HBB juga mendesak penegakan hukum secara pidana dan perdata terhadap PT TPL. Lamsiang menekankan agar penanggung jawab perusahaan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan perusakan lingkungan, bukan hanya pelaku-pelaku kecil di lapangan.</p>
<blockquote data-start="2421" data-end="2556">
<p data-start="2423" data-end="2556">“Hukum jangan tumpul ke korporasi besar dan tajam ke rakyat kecil. Penanggung jawab PT TPL harus lebih dulu diproses hukum,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2558" data-end="2716">HBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh PT TPL atas seluruh kerugian material yang dialami masyarakat Tapanuli Tengah akibat dampak operasional perusahaan.</p>
<p data-start="2718" data-end="3047">Di sisi lain, pemerintah pusat sebelumnya menyampaikan bahwa rencana audit bertujuan untuk memastikan penilaian objektif dan berbasis data terhadap aktivitas PT TPL, sebagai dasar pengambilan kebijakan yang adil dan sesuai hukum. Namun HBB menilai langkah tersebut harus dibarengi keberpihakan nyata kepada korban dan lingkungan.</p>
<p data-start="3049" data-end="3217">Menutup pernyataannya, Lamsiang meminta Presiden Prabowo Subianto untuk berdiri tegas di pihak rakyat dan tidak membiarkan masyarakat terus berada dalam ketidakpastian.</p>
<blockquote data-start="3219" data-end="3345">
<p data-start="3221" data-end="3345">“Rakyat sudah terlalu lama menderita. Saatnya negara hadir, tegas, dan berpihak pada lingkungan serta keadilan,” pungkasnya.(Red)</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Tanggap Bencana IKAL SMAN 6 Medan dan Pelajar Salurkan Bantuan ke Tapteng, Tapsel, dan Aceh Tamiang</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/15/tim-tanggap-bencana-ikal-sman-6-medan-dan-pelajar-salurkan-bantuan-ke-tapteng-tapsel-dan-aceh-tamiang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 13:42:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[IKAL SMAN 6 Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9225</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Dua pekan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="256" data-end="610"><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Dua pekan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejumlah wilayah terdampak masih membutuhkan perhatian serius serta bantuan dari berbagai pihak. Kerusakan lingkungan, rumah warga, gedung sekolah, hingga sarana dan prasarana infrastruktur menjadi persoalan yang belum sepenuhnya pulih.</p>
<p data-start="612" data-end="1042">Merespons kondisi tersebut, Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) SMA Negeri 6 Medan bersama para pelajar menggelar aksi kemanusiaan bertajuk <strong data-start="746" data-end="797">“Tanggap Bencana Alam Sumut, Aceh, dan Sumbar.”</strong> Kegiatan ini diketuai oleh <strong data-start="825" data-end="856">Ir. H. Mustaufik Musa Athar</strong>, dengan <strong data-start="865" data-end="886">Ir. Taswir Mahyar</strong> sebagai sekretaris, serta didukung para penasihat IKAL SMAN 6 Medan, yakni <strong data-start="962" data-end="978">HM Husni, SE</strong>, <strong data-start="980" data-end="996">Hendra Hakim</strong>, <strong data-start="998" data-end="1012">Ali Nafiah</strong>, dan <strong data-start="1018" data-end="1041">Nova Satriana Lubis</strong>.</p>
<p data-start="1044" data-end="1315">Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan Koordinator Bidang Sosial Masyarakat IKAL SMAN 6 Medan, <strong data-start="1137" data-end="1155">Abdulah Sinaga</strong>, bersama pengurus lainnya seperti <strong data-start="1190" data-end="1209">Syamsul Harahap</strong>, <strong data-start="1211" data-end="1227">Hasnul Kifli</strong>, <strong data-start="1229" data-end="1252">Vivi Martina Hardjo</strong>, <strong data-start="1254" data-end="1267">Evi Traca</strong>, <strong data-start="1269" data-end="1282">Suprayogi</strong>, dan rekan-rekan alumni lainnya.</p>
<p data-start="1317" data-end="1657">Ketua Tim Tanggap Bencana Alam IKAL SMAN 6 Medan, <strong data-start="1367" data-end="1398">Ir. H. Mustaufik Musa Athar</strong>, didampingi Sekretaris <strong data-start="1422" data-end="1446">Ir. H. Taswir Mahyar</strong>, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan tahap pertama berupa pakaian layak pakai dan pakaian baru, makanan siap saji, perlengkapan ibu dan balita, obat-obatan, roti, air mineral, serta kebutuhan mendesak lainnya.</p>
<figure id="attachment_9226" aria-describedby="caption-attachment-9226" style="width: 900px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9226" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0276.jpg" alt="" width="900" height="1600" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0276.jpg 900w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0276-768x1365.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0276-864x1536.jpg 864w" sizes="auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px" /><figcaption id="caption-attachment-9226" class="wp-caption-text"><strong>Pengurus SMAN 6 Ikal MEDAN, Akan Salurkan Perlengkapan ibu dan balita, obat-obatan,Pakain Siap Pakai, roti, air mineral, serta kebutuhan mendesak lainnya.</strong></figcaption></figure>
<p data-start="1659" data-end="1999">“Bantuan ini kami salurkan kepada warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, serta Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Donasi tahap pertama dijadwalkan berangkat pada <strong data-start="1907" data-end="1927">17 Desember 2025</strong>, sementara tahap selanjutnya akan kami informasikan kemudian,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_9227" aria-describedby="caption-attachment-9227" style="width: 1599px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9227" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0274.jpg" alt="" width="1599" height="899" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0274.jpg 1599w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0274-400x225.jpg 400w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0274-768x432.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0274-1536x864.jpg 1536w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251214-WA0274-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /><figcaption id="caption-attachment-9227" class="wp-caption-text"><strong>SMAN 6 MEDAN Akan Salurkan Ke ke Tapteng, Tapsel, dan Aceh Tamiang</strong></figcaption></figure>
<p><strong>­</strong>Ia menambahkan, para pelajar turut berperan aktif dengan menggalang pakaian layak pakai serta donasi kemanusiaan. Sementara itu, dana yang terkumpul berasal dari kepedulian para alumni IKAL SMAN 6 Medan lintas angkatan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama korban bencana.(<em data-start="2301" data-end="2306">nrd/red)</em></p>
<p data-start="2333" data-end="2533">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPW IMORI Sumut Salurkan Sembako untuk Korban Banjir di Tapanuli Tengah</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/09/dpw-imori-sumut-salurkan-sembako-untuk-korban-banjir-di-tapanuli-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 13:04:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Aulia Habib]]></category>
		<category><![CDATA[banjir Tapteng]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[donasi]]></category>
		<category><![CDATA[gotong royong]]></category>
		<category><![CDATA[IMORI Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[posko bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[relawan mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas]]></category>
		<category><![CDATA[sosial mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9071</guid>

					<description><![CDATA[TAPTENG&#124;PERS.NEWS – Ikatan Mahasiswa Olahraga Republik Indonesia (IMORI) Sumatera Utara kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TAPTENG|PERS.NEWS –</strong> Ikatan Mahasiswa Olahraga Republik Indonesia (IMORI) Sumatera Utara kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Tapanuli Tengah.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa olahraga terhadap korban bencana yang tengah membutuhkan uluran tangan dan dukungan nyata di lapangan.</p>
<p>Ketua IMORI Sumut, Aulia Habib, menjelaskan bahwa pihaknya turun langsung ke beberapa titik banjir pada Rabu (3/12/2025) bersama para pengurus lainnya.</p>
<p>Mereka memastikan bantuan dapat diterima secara langsung oleh warga yang membutuhkan, terutama di kawasan yang terdampak paling parah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_9073" aria-describedby="caption-attachment-9073" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9073" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251209-WA0259.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251209-WA0259.jpg 1280w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251209-WA0259-768x576.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-9073" class="wp-caption-text">AULIA HABIB KETUA DPW IMORI SUMUT SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KE TAPTENG</figcaption></figure>
<p>“Kami datang untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir di beberapa kawasan Tapteng.</p>
<p>Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Habib.</p>
<p>Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako berupa beras, minyak goreng, mi instan, gula, telur, air mineral, serta pakaian layak pakai.</p>
<p>Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi dari anggota IMORI serta partisipasi masyarakat yang ingin turut membantu sesama.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Habib menekankan bahwa kehadiran IMORI bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang olahraga, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial.<br />
“Mahasiswa bukan hanya fokus pada akademik dan olahraga, tetapi juga harus hadir membawa manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Peran sosial seperti ini penting untuk memperkuat budaya peduli dan gotong royong,” tambahnya.<br />
Berdasarkan pantauan tim IMORI di lapangan, kondisi warga di beberapa titik masih memprihatinkan.</p>
<p>Banyak rumah yang masih terendam air dan sejumlah keluarga kehilangan barang-barang penting akibat derasnya banjir.</p>
<p>Meski demikian, para warga tetap menunjukkan ketabahan dan semangat untuk bangkit menghadapi situasi tersebut.</p>
<p>IMORI Sumut menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan saat ini merupakan tahap pertama. Pihaknya masih membuka posko penggalangan bantuan di Medan dan akan melanjutkan distribusi bantuan tahap berikutnya.</p>
<p>Bantuan lanjutan direncanakan mencakup kebutuhan jangka panjang seperti perlengkapan kebersihan, kebutuhan bayi, serta bantuan pemulihan pascabencana.<br />
“Kami berharap masyarakat tetap kuat dan tidak merasa sendiri.</p>
<p>Dengan gotong royong dan kepedulian bersama, kita dapat melalui musibah ini. IMORI Sumut siap hadir kapan pun dibutuhkan dan akan terus bergerak membantu warga terdampak,” tutup Aulia Habib.(red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PMI Sumut Dr. H. Rahmat Shah Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Daerah Bencana</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/07/9042/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 15:58:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Langkat]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Penanggulangan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Posko 24 Jam]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Tangki Air]]></category>
		<category><![CDATA[Tun Dr. H. Rahmat Shah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9042</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Ketua PMI Sumatera...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="166" data-end="645"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Ketua PMI Sumatera Utara Tun Dr. H. Rahmat Shah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah, yaitu Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Langkat, Medan, serta daerah lainnya. Pemberangkatan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 5 Desember 2025, dari Markas PMI Sumut, Jl. Perintis Kemerdekaan, Medan.</p>
<p data-start="647" data-end="1153">Seperti diberitakan sebelumnya, Sumatera Utara dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor sejak akhir November 2025.</p>
<p data-start="647" data-end="1153">
<p data-start="647" data-end="1153">Bencana ini menyebabkan ratusan orang meninggal dunia, puluhan ribu warga mengungsi, serta kerusakan infrastruktur yang meluas. Untuk membantu para korban, PMI Sumut mengirim berbagai jenis bantuan ke daerah-daerah yang berada dalam status tanggap darurat, termasuk Tapteng, Sibolga, Tapsel, Mandailing Natal, Langkat, Medan, Deliserdang, dan wilayah lainnya.</p>
<p data-start="1155" data-end="1784">Upacara pemberangkatan bantuan dilepas langsung oleh Tun Dr. H. Rahmat Shah pada Jumat malam (5/12/2025). Beliau didampingi oleh Wakil Ketua PMI Sumut Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP, Sekretaris PMI Sumut Eddy Siswanto, Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Novan Effendi Siregar, SE., MM., Bendahara PMI Sumut Amin Syahputra Pelis, SH., MH., serta sejumlah pengurus lainnya.</p>
<p data-start="1155" data-end="1784">Bantuan untuk Tapteng, Sibolga, dan Langkat diberangkatkan hari itu, setelah sehari sebelumnya bantuan untuk Tapanuli Selatan sudah dikirimkan. Sementara untuk wilayah Kota Medan, PMI Sumut bersama PMI Kota Medan telah menyalurkan bantuan sejak awal bencana.</p>
<p data-start="1786" data-end="2370">Bantuan yang dikirim berupa kebutuhan sehari-hari seperti beras, makanan siap saji, pakaian anak-anak, mi instan, obat-obatan, kain sarung, selimut, sabun, perlengkapan kebersihan, serta dua truk tangki air untuk wilayah Tapteng dan Sibolga. Dalam pelepasan bantuan tersebut, Rahmat Shah menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dan ketepatan waktu dalam penyaluran. “Beri bantuan jangan tanggung-tanggung.</p>
<p data-start="1786" data-end="2370">Lakukan kebaikan sekecil apa pun, kepada siapa pun dan di mana pun berada,” ujarnya. Ia juga mengingatkan seluruh petugas dan relawan PMI untuk menjaga kesehatan selama bertugas.</p>
<p data-start="2372" data-end="2781"><strong data-start="2372" data-end="2405">Bantuan Mengalir ke PMI Sumut</strong><br data-start="2405" data-end="2408" />Sejak bencana terjadi, PMI Sumut membuka Posko 24 jam untuk melaksanakan evakuasi korban, mendirikan dapur umum, memberikan layanan Pemulihan Hubungan Keluarga (Restoring Family Links), serta melakukan asesmen lapangan. Dengan beroperasinya posko 24 jam, berbagai bantuan dari berbagai pihak terus mengalir ke PMI Sumut untuk kemudian disalurkan ke daerah-daerah terdampak.</p>
<p data-start="2372" data-end="2781"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9044" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0094.jpg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0094.jpg 1280w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0094-400x225.jpg 400w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0094-768x432.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0094-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p data-start="2783" data-end="3318">Hingga berita ini ditulis, bantuan kemanusiaan diperoleh dari Tun Dr. Rahmat Shah sendiri berupa dukungan finansial untuk operasional penanggulangan bencana. Bantuan juga datang dari berbagai lembaga dan perusahaan seperti RSU Royal Prima, Sushi Mentai, Mandiri Jaya, Yayasan Welas Asih, PMI Kota Tanjungbalai, PT Mutualplus Global Resource, Unilever, Jamkrindo, Andy Opa Gaul/Yayasan Peduli Cinta Indonesia (YPCI), serta PT ASW Food Medan. PMI Pusat juga mengirimkan 20 unit truk tangki air lengkap dengan sopir serta bantuan lainnya.</p>
<p data-start="3320" data-end="3864"><strong data-start="3320" data-end="3350">Posko PMI Sumut di Sibolga</strong><br data-start="3350" data-end="3353" />Untuk membantu penanganan bencana di Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, PMI Sumut mendirikan Posko di Kota Sibolga yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, MM., sebagai Ketua Posko TDB Longsor dan Banjir Sibolga–Tapteng, dibantu oleh Kepala Markas PMI Sumut Ade Juliansyah, MM. Posko ini telah bekerja bersama para relawan dengan mengerahkan mobil tangki, satu unit mobil pickup, dan 15 personel untuk mendistribusikan lebih dari 5.000 liter air bersih ke berbagai wilayah di Tapteng dan Kota Sibolga.(IHB/NRD)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Krisis Pangan Pasca Banjir, Warga Masuki Gudang Bulog Sibolga</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/30/krisis-pangan-pasca-banjir-warga-masuki-gudang-bulog-sibolga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 22:32:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Logistik Terhambat]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Situasi Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8882</guid>

					<description><![CDATA[SIBOLGA &#124;PERS.NEWS-Puluhan warga terdampak banjir dan longsor di Kota Sibolga, Sumatera Utara, memasuki Gudang Bulog...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="177" data-end="483"><strong>SIBOLGA |PERS.NEWS-</strong>Puluhan warga terdampak banjir dan longsor di Kota Sibolga, Sumatera Utara, memasuki Gudang Bulog Sarudik pada Sabtu (29/11) dan mengambil beras serta minyak goreng yang tersimpan di dalamnya.</p>
<p data-start="177" data-end="483">Aksi tersebut dipicu oleh keterbatasan pasokan pangan akibat wilayah yang terisolasi pasca bencana.</p>
<p data-start="485" data-end="754">Dalam video yang beredar, terlihat warga berupaya masuk ke area gudang untuk membawa karung beras dan minyak goreng, bahkan sebagian anak-anak turut membantu orang tua mereka. Banyak warga mengaku terpaksa melakukan hal itu karena sudah berhari-hari kekurangan makanan.</p>
<p data-start="756" data-end="1018">Bencana ini telah menimbulkan korban jiwa, hilangnya tempat tinggal, dan kerusakan infrastruktur termasuk jalan yang putus akibat longsor. Kondisi tersebut membuat jalur distribusi bantuan terhambat dan logistik sulit menjangkau sebagian besar wilayah terdampak.</p>
<p data-start="1020" data-end="1220">“Pasokan pangan tidak dapat diakses masyarakat selama kurang lebih tiga hari sehingga memicu kondisi darurat kebutuhan pangan di Sibolga dan Tapteng,” ujar Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto.</p>
<p data-start="1222" data-end="1420">Sebelumnya, aksi pengambilan barang juga terjadi di beberapa minimarket setempat. Bulog menyebut situasi darurat ini membuat masyarakat berupaya memenuhi kebutuhan dasar mereka dengan berbagai cara.</p>
<p data-start="1422" data-end="1688">Pinca Bulog Sibolga disebut telah berkoordinasi dengan Polres Sibolga dan Kodim Tapanuli Tengah untuk mengamankan gudang. Aparat keamanan telah berada di lokasi, namun fokus utama saat itu masih diarahkan pada penyelamatan korban dan penanganan situasi pascabencana.</p>
<p data-start="1690" data-end="1848">Ketika potensi kerawanan meningkat, Bulog mengajukan penambahan personel pengamanan. Namun massa sudah terlanjur memaksa masuk sebelum personel tambahan tiba.</p>
<p data-start="1850" data-end="2011">Aparat disebut telah mencoba membubarkan kerumunan, tetapi situasi tidak mudah dikendalikan mengingat warga berada dalam kondisi terdesak dan membutuhkan pangan.</p>
<p data-start="2013" data-end="2199">Bulog menegaskan pihaknya tengah berupaya mempercepat pendistribusian bantuan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pihak terkait untuk mengembalikan kondisi masyarakat.</p>
<p data-start="2201" data-end="2380">“Kami memahami bahwa masyarakat sedang berada dalam situasi darurat. Fokus kami memastikan distribusi bantuan dapat dipulihkan demi memenuhi kebutuhan warga terdampak,” kata Budi.(Red)</p>
<p data-start="2201" data-end="2380">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan Mapel Indonesia Gerak Cepat Bantu Korban Bencana di Sibolga, Tapteng, dan Tapsel</title>
		<link>https://pers.news/2025/11/26/yayasan-mapel-indonesia-gerak-cepat-bantu-korban-bencana-di-sibolga-tapteng-dan-tapsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 11:48:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mapel Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI TENGAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=8754</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Yayasan Masyarakat Pelestari Lingkungan (Mapel) Indonesia langsung turun tangan! Mereka menerjunkan tim relawan dan bantuan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Yayasan Masyarakat Pelestari Lingkungan (Mapel) Indonesia langsung turun tangan! Mereka menerjunkan tim relawan dan bantuan logistik ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sibolga, Tapteng, dan Tapsel.</p>
<p>&#8220;Duka saudara-saudara kita adalah duka kita bersama,&#8221; kata Ketua Umum Yayasan Mapel Indonesia, Dr. M. Yusuf Hanafi Sinaga, M. Sos. &#8220;Kami merasa terpanggil untuk membantu proses evakuasi dan pendistribusian logistik.&#8221;</p>
<p>Tim relawan yang diberangkatkan membawa:</p>
<p>Makanan Siap Saji<br />
Pakaian Bekas Layak Pakai<br />
Keperluan Dapur Umum<br />
Mereka juga melakukan asesmen cepat di lapangan untuk memetakan kebutuhan spesifik korban.</p>
<p>Mapel Indonesia buka donasi publik! Anda bisa menyalurkan donasi melalui:</p>
<p>Transfer ke No. Rek. Bank BSI 7252732618 a.n: Tegar Sianipar<br />
Donasi barang ke Posko Penerimaan Jalan Sultan Serdang, Gang. Amal 3, Desa Buntu Bedimbar, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara</p>
<p>Setiap bantuan akan sangat berarti bagi pemulihan moral dan fisik para korban  Mari berbagi dan menjaga</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yayasan Mapel Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, dan pihak swasta untuk bersama-sama mengulurkan tangan. Sekecil apapun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi pemulihan moral dan fisik para korban.</p>
<p>Aksi cepat tanggap ini diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Mari kita doakan agar mereka diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Donasi Sekarang Bantu korban bencana dengan menyalurkan donasi Anda melalui rekening yang telah disediakan. Setiap bantuan akan sangat berarti bagi mereka.(NAL)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terima kasih atas kepedulian dan kebaikan Anda Hormat Kami Mapel indonesia</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
