<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tigapanah &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/tigapanah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 10:55:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Tigapanah &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dugaan Pungli HUT RI di Tigapanah Dibantah Camat, Bartholomeus Barus: Stop Hoax</title>
		<link>https://pers.news/2026/08/08/dugaan-pungli-hut-ri-di-tigapanah-dibantah-camat-bartholomeus-barus-stop-hoax/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 08:05:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[APH]]></category>
		<category><![CDATA[Bartholomeus Barus]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Karo]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Tigapanah]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-81]]></category>
		<category><![CDATA[Ilham Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Karo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tigapanah]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kode Etik Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[PEMARAD-SU]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Pungutan Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tigapanah]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=13026</guid>

					<description><![CDATA[KARO &#124;PERS.NEWS— Dugaan pungutan liar (pungli) berkedok partisipasi kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARO |PERS.NEWS—</strong> Dugaan pungutan liar (pungli) berkedok partisipasi kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026 sempat mencuat di Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo. Dugaan tersebut disebut-sebut menyasar sejumlah kepala desa dan guru di wilayah Kecamatan Tigapanah.</p>
<p>Informasi yang diterima redaksi sebelumnya menyebutkan, nilai partisipasi yang diduga diminta berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta per pihak. Dugaan pungutan itu dikaitkan dengan pelaksanaan kegiatan menyambut 17 Agustus 2026 di Kecamatan Tigapanah.</p>
<p>Sorotan tersebut kemudian mengarah kepada lingkungan Pemerintah Kecamatan Tigapanah yang dipimpin Camat Tigapanah, Bartholomeus Barus, S.IP.</p>
<p>Menanggapi pemberitaan dan informasi yang beredar, Bartholomeus Barus memberikan klarifikasi dan membantah tegas tuduhan bahwa dirinya melakukan pungutan maupun memerintahkan pihak lain untuk mengutip biaya kepada sekolah, kepala desa, guru, ataupun pihak lainnya untuk persiapan HUT Kemerdekaan RI.</p>
<p>Dalam video klarifikasi yang disampaikan secara resmi, Bartholomeus Barus menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan pengutipan ataupun memerintahkan siapa pun melakukan pungutan atas nama Kecamatan Tigapanah.</p>
<p>“Saya tidak pernah melakukan pengutipan, tidak pernah memungut biaya apa pun, dan tidak pernah menyuruh siapa pun melakukan pungutan atas nama Kecamatan Tigapanah,” tegas Bartholomeus Barus.</p>
<p>Camat Tigapanah juga meminta pihak yang menuding dirinya melakukan pungli untuk menunjukkan bukti yang sahih apabila memang memiliki bukti terkait dugaan tersebut.</p>
<p>“Jika ada yang menyatakan saya melakukan pengutipan atau pungli, silakan buktikan dengan fakta yang nyata. Saya tidak pernah melakukannya dalam bentuk apa pun,” ujarnya.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Bartholomeus Barus didampingi jajaran pejabat Kecamatan Tigapanah.</p>
<p>Selain memberikan klarifikasi, Pemerintah Kecamatan Tigapanah juga memasang imbauan melalui spanduk bertuliskan STOP HOAX — Bijak Bermedia Sosial, Tanggung Jawab Bersama.”</p>
<p>Imbauan tersebut mengajak masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya serta melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi di media sosial.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Umum DPP PEMARAD-SU, Ilham Arifin , mendesak aparat penegak hukum (APH) melakukan klarifikasi dan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pungutan liar dalam pengumpulan dana yang disebut-sebut berkaitan dengan kegiatan HUT RI.</p>
<p>“Jika benar ada pungutan yang dibebankan kepada kepala desa maupun guru dengan nominal tertentu, maka harus diperiksa secara transparan. Jangan sampai kegiatan peringatan kemerdekaan justru dijadikan alasan untuk melakukan pungutan yang membebani masyarakat,” kata Ilham.</p>
<p>DPP PEMARAD-SU juga meminta aparat penegak hukum menelusuri mekanisme pengumpulan dana, pihak yang menginisiasi serta penggunaan dana tersebut apabila dugaan tersebut terbukti.</p>
<p>Ilham menegaskan, setiap pungutan yang dilakukan atas nama kegiatan pemerintahan maupun peringatan HUT RI harus memiliki dasar, mekanisme, dan pertanggungjawaban yang jelas.</p>
<p>“Kami meminta APH tidak tinggal diam. Periksa dugaan ini secara profesional dan transparan. Jika tidak terbukti, sampaikan kepada publik. Tetapi jika ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan sesuai hukum,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Camat Tigapanah menegaskan komitmennya untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat secara bersih, transparan, dan bebas dari pungutan liar.</p>
<p>Dengan adanya klarifikasi tersebut, pemberitaan mengenai dugaan pungutan di Kecamatan Tigapanah kini memiliki dua sisi informasi, yakni adanya tudingan dari pihak yang meminta dugaan tersebut diperiksa serta bantahan tegas dari Camat Tigapanah yang menyatakan tidak pernah melakukan maupun memerintahkan pungutan.</p>
<p>Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan, akurasi, dan kode etik jurnalistik. (Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN UINSU 2025 Berkolaborasi Dengan Warga Desa Singa dalam Program Keagamaan Dan Semangat Gotong Royong</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/01/mahasiswa-kkn-uinsu-2025-berkolaborasi-dengan-warga-desa-singa-dalam-program-keagamaan-dan-semangat-gotong-royong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 09:36:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ilham Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab Karo]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tigapanah]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7562</guid>

					<description><![CDATA[KARO&#124;PERS.NEWS-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun 2025 terus menghadirkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>KARO|PERS.NEWS-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun 2025 terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Singa, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo. Selain berfokus pada bidang sosial dan ekonomi, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan yang menyentuh aspek pendidikan, keagamaan, hingga kepedulian terhadap rumah ibadah.</p>
<p>Salah satu program yang mendapat sambutan baik dari masyarakat adalah Les Akademik Umum, yang dipimpin Langsung Oleh Ketua Kelompok KKN Ilham Arifin,Program ini ditujukan bagi anak-anak dan remaja Desa Singa sebagai pendampingan tambahan dalam memahami pelajaran sekolah.</p>
<p>Tahap perencanaan dimulai dengan sosialisasi jadwal kegiatan kepada masyarakat serta persiapan materi pelajaran. Materi yang disiapkan meliputi Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).</p>
<p>Pelaksanaan dilakukan pada sore hari setelah jam sekolah dengan sistem kelompok kecil agar pembelajaran lebih fokus, Mahasiswa juga memberikan latihan soal dan pembahasan secara detail sehingga siswa lebih mudah memahami materi.</p>
<p>Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pada siswa yang rutin mengikuti les. Para orang tua menyambut baik program ini karena memberikan manfaat langsung terhadap perkembangan akademik anak-anak mereka.</p>
<p>Selain pendidikan formal, mahasiswa KKN juga mengedepankan pembinaan spiritual melalui program Ngaji Ceria Bersama Anak Desa, Program ini ditujukan untuk anak-anak Desa Singa dengan tujuan menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an sejak usia dini.</p>
<p>Tahap perencanaan dilakukan melalui koordinasi dengan ustadz- ustadz desa dalam menentukan metode pembelajaran,Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa membimbing anak-anak membaca iqra’ dan Al-Qur’an, diselingi dengan permainan edukatif serta kisah islami.</p>
<p>Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, Banyak dari mereka bahkan terdorong untuk melanjutkan kebiasaan mengaji di luar jadwal kegiatan KKN, Program ini juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan tokoh agama desa, yang berharap agar kegiatan serupa terus berlanjut.</p>
<p>Gotong Royong Kebersihan Masjid Wujud kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan ibadah juga diwujudkan melalui kegiatan Gotong Royong Kebersihan Masjid. Program ini dipimpin oleh Ilham Arifin dengan melibatkan remaja masjid, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.</p>
<p>Tahap perencanaan dimulai dengan menyusun jadwal kegiatan bersama pengurus masjid, Selanjutnya pelaksanaan dilakukan dengan membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari halaman, tempat wudhu, hingga peralatan ibadah.</p>
<p>Lingkungan masjid yang lebih bersih dan nyaman membuat suasana beribadah semakin khusyuk, Program ini juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga rumah ibadah.Dengan</p>
<p>Rangkaian kegiatan mahasiswa KKN UINSU di Desa Singa menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan sinergi antara pendidikan, religiusitas, dan kepedulian lingkungan. Melalui Les Akademik Umum, Ngaji Ceria, serta Gotong Royong Kebersihan Masjid, mahasiswa tidak hanya mendampingi masyarakat dalam peningkatan kapasitas akademik, tetapi juga membangun karakter religius dan kebersamaan sosial.</p>
<p>Kehadiran mahasiswa KKN UINSU diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Singa untuk terus menjaga semangat belajar, beribadah, dan bergotong royong, bahkan setelah program KKN ini berakhir.(IA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
