<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Toleransi Beragama</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/toleransi-beragama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 17:46:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>Toleransi Beragama</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>M. Sabda Erlangga Ketua EW LMND Sumut, Ajak Warga Medan Jaga Toleransi dan Mintak Kepolisian Lindungi Hak Pedagang</title>
		<link>https://pers.news/2026/03/03/m-sabda-erlangga-ketua-ew-lmnd-sumut-ajak-warga-medan-jaga-toleransi-dan-mintak-kepolisian-lindungi-hak-pedagang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 10:53:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum dan ketertiban]]></category>
		<category><![CDATA[intoleransi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan usaha]]></category>
		<category><![CDATA[keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[Kerukunan Umat Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[konflik sosial]]></category>
		<category><![CDATA[LMND Sumatera Utara.]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang babi]]></category>
		<category><![CDATA[Sabda Erlangga]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10519</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama kembali menjadi sorotan di Kota Medan. Sebagai kota yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS–</strong> Pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama kembali menjadi sorotan di Kota Medan. Sebagai kota yang dikenal dengan keberagaman suku, budaya, dan agama, masyarakat diharapkan terus memperkuat sikap saling menghargai serta menjaga suasana yang damai.</p>
<p>M Sabda Erlangga Dalam Keterangan Pers Nya Kepada awak Media Pada Hari Selesa Tanggal (4/3/26)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah perlunya jaminan keamanan bagi para pedagang babi agar dapat menjalankan aktivitas usahanya tanpa adanya tekanan, gangguan, maupun intimidasi dari pihak tertentu.</p>
<p>Ketua EW LMND Liga Mahasiswa Nasional untuk demokrasi Sumut, M. Sabda Erlangga menyampaikan bahwa negara melalui aparat penegak hukum memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan yang adil kepada seluruh warga negara tanpa pengecualian.</p>
<p>Menurutnya, rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat tidak hanya menyangkut ketertiban umum, tetapi juga berkaitan dengan hak setiap individu untuk bekerja dan mencari nafkah secara bebas tanpa ancaman.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada kelompok atau individu yang merasa memiliki hak untuk mengganggu usaha orang lain.</p>
<p>“Dalam kehidupan yang penuh keberagaman, kita harus saling menghormati. Tidak ada ruang bagi tindakan intimidasi ataupun premanisme. Semua warga memiliki hak yang sama untuk menjalankan usaha dan mencari penghidupan. Karena itu, aparat penegak hukum harus bersikap tegas terhadap segala bentuk tindakan yang mengarah pada intoleransi,” ujar M. Sabda Erlangga.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menilai bahwa tindakan intimidatif yang dilakukan oleh oknum tertentu dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Jika tidak ditangani dengan baik, hal tersebut berpotensi memicu konflik sosial serta merusak keharmonisan yang selama ini terjaga di Kota Medan.</p>
<p>M. Sabda Erlangga juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa peran kepolisian sangat penting dalam memastikan hukum ditegakkan secara adil dan profesional.</p>
<p>Hal ini juga sejalan dengan komitmen Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Calvijn Simanjuntak, yang sebelumnya menyatakan kesiapan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan serta menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengganggu ketertiban dan kedamaian masyarakat.</p>
<p>Selain itu, ia mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu atau provokasi yang dapat memecah persatuan.</p>
<p>Menurutnya, toleransi yang telah terbangun selama ini harus terus dijaga agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan kondusif.</p>
<p>“Medan adalah tempat hidup bersama bagi berbagai perbedaan. Justru dari keberagaman itu kita bisa memperkuat persatuan dan saling menghargai. Mari kita jaga toleransi agar kota ini tetap aman dan damai untuk semua,” tutupnya. (Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Safari Ramadan MDS Rijalul Ansor Medan Bersama Densus 88 AT Polri: Meneguhkan Toleransi dan Semangat Berbagi</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/23/safari-ramadan-mds-rijalul-ansor-medan-bersama-densus-88-at-polri-meneguhkan-toleransi-dan-semangat-berbagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 02:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 AT Polri]]></category>
		<category><![CDATA[IRET]]></category>
		<category><![CDATA[Islam wasathiyyah]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan keagamaan Medan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi ormas dan Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Baiturahim]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat Medan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[MDS Rijalul Ansor Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Medan Belawan]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan radikalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1447 Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Safari Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Safari Ramadan Medan]]></category>
		<category><![CDATA[tausiyah Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10378</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh MDS...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh MDS Rijalul Ansor Medan berkolaborasi dengan Densus 88 AT Polri pada Minggu, 22 Oktober 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Satukan Langkah, Ringankan Beban Sesama” ini berlangsung khidmat sekaligus meriah di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Belawan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan. Antusiasme warga terlihat dari antrean yang tertib serta senyum hangat yang menghiasi sore hari itu. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus menandai suksesnya kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua MDS Rijalul Ansor Medan, Muhammad Ikhsan, S.Kom, menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan seperti berbagi takjil dan menyapa masjid sebenarnya telah rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun, menurutnya, kegiatan kali ini terasa lebih istimewa karena adanya kolaborasi bersama sahabat-sahabat dari Densus 88 AT Polri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah kegiatan berbagi takjil, rangkaian Safari Ramadan dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, kemudian diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Dimas, S.PdI, MA, serta bimbingan dan arahan dari Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H, selaku Katim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutannya, Ipda Kunto Adi Wibowo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Tim Cegah Densus 88 AT Polri dengan MDS Rijalul Ansor, khususnya dalam kegiatan yang berlangsung di wilayah Medan Utara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah berkembangnya paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) yang berpotensi merusak nilai-nilai luhur bulan Ramadan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Dimas menyoroti berbagai persoalan sosial yang masih terjadi di Kecamatan Medan Belawan, mulai dari aksi tawuran hingga munculnya paham keagamaan yang menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya, khususnya di kawasan pesisir utara Kota Medan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum pembelajaran bagi umat Islam untuk menampilkan wajah Islam yang wasathiyyah (moderat), penuh kedamaian, serta menjauhi sikap anarkis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Bulan Ramadan ini hendaknya menjadi pembelajaran bagi kita sebagai umat Baginda Rasulullah SAW untuk lebih menampilkan wajah Islam yang wasathiyyah dan tidak anarkis. Hentikan pertikaian dan permusuhan antar sesama. Kita saling terikat dari sisi iman dan kemanusiaan,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rangkaian kegiatan Safari Ramadan kemudian ditutup dengan pembacaan sholawat oleh Grup Hadroh Nashfi yang dipimpin oleh Ustadz Rian, S.PdI, dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan sembako kepada Masjid Baiturahim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bingkisan tersebut diserahkan langsung oleh Ipda Kunto Adi Wibowo kepada Ketua BKM Masjid Baiturahim. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri siap hadir apabila remaja masjid atau masyarakat ingin mengadakan kegiatan sosialisasi terkait pencegahan paham IRET.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat pesan bahwa esensi Ramadan adalah toleransi, kepedulian, dan kebersamaan dalam membantu sesama.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak Prof. Fadhil Lubis dalam Visi Multikultural YPSIM</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/09/jejak-prof-fadhil-lubis-dalam-visi-multikultural-ypsim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 09:14:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Islam Rahmatan Lil Alamin]]></category>
		<category><![CDATA[Isra Mikraj]]></category>
		<category><![CDATA[Multikulturalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Humanis]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[Pluralisme]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Fadhil Lubis]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Tan]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[YPSIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10128</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : Prof .DR. Azhar Akmal Tarigan,MA.g MEDAN&#124;PERS.NEWS-Suasana Aula Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM),...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: center;" aria-hidden="true" data-edge="true">Oleh : Prof .DR. Azhar Akmal Tarigan,MA.g</div>
<div aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<div aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<div aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<div aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>MEDAN|PERS.NEWS-</strong>Suasana Aula Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Medan, Minggu sore, 25 Januari 2026, terasa hangat dan khidmat. Pagelaran seni anak-anak dari TK hingga SMA mengisi peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Lantunan shalawat, musikalisasi puisi, dan ekspresi seni religius mengalir syahdu—sekilas lebih menyerupai pesantren daripada sekolah umum yang dikenal dengan semangat multikulturalnya.</div>
<div aria-hidden="true" data-edge="true"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10129" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0242.jpg" alt="" width="1600" height="900" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0242.jpg 1600w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0242-400x225.jpg 400w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0242-768x432.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0242-1536x864.jpg 1536w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0242-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:6574c642-63ec-4718-ac78-19a68b20415e-2" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="56074fa7-ad84-4b3c-b6a8-7e1bafca1b49" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="666" data-end="716">Di sela acara itulah, percakapan bermakna terjadi.</p>
<p data-start="718" data-end="863">“Siapa profesor yang sangat concern pada multikulturalisme dan toleransi itu, Pak? Beliau sudah wafat beberapa tahun lalu,” tanya Pak Sofyan Tan.</p>
<p data-start="865" data-end="911">“Prof. Fadhil Lubis, Pak,” jawab saya spontan.</p>
<p data-start="913" data-end="1012">“Ha… iya! Prof. Fadhil Lubis,” serunya, seolah menemukan kembali kepingan penting dalam ingatannya.</p>
<p data-start="1014" data-end="1204">Saya menambahkan bahwa istri almarhum, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, kini menjabat Rektor UIN Sumatera Utara. Pak Tan tampak terkejut. “Saya belum pernah berjumpa dengan beliau,” katanya pelan.</p>
<p data-start="1206" data-end="1395">Perhatian kami lalu kembali ke panggung. Anak-anak YPSIM dengan fasih melantunkan shalawat—sebuah penegasan bahwa religiusitas dan multikulturalisme bukanlah dua hal yang saling meniadakan.</p>
<p data-start="1397" data-end="1632">Pak Tan kemudian berkisah. Saat YPSIM berdiri, sekolah ini masih sangat sederhana, hanya sekitar tujuh ruang kelas. Di masa itulah ia mengenal Prof. Fadhil Lubis—intelektual Muslim lulusan UCLA, alumni madrasah dan IAIN Sumatera Utara.</p>
<p data-start="1634" data-end="1925">Keistimewaan Prof. Fadhil, menurut Pak Tan, bukan semata latar akademiknya, melainkan cara berpikirnya yang melampaui kelaziman sarjana agama pada masanya. Gagasan tentang multikulturalisme, pluralitas, toleransi, kerukunan antarumat beragama, hingga isu gender menjadikannya sosok visioner.</p>
<p data-start="1927" data-end="2234">Ketika YPSIM merekrut guru agama Islam, Pak Tan secara khusus meminta Prof. Fadhil terlibat dalam seleksi. Visinya jelas: guru agama harus inklusif, berpikiran terbuka, menghargai perbedaan, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan. Fondasi inilah yang kemudian mengakar kuat dalam sistem pendidikan YPSIM.</p>
<p data-start="2236" data-end="2523">Sejak awal, Pak Sofyan Tan—kini Anggota DPR RI—menanamkan visi keberagaman, toleransi, dan kemajuan bersama. Hal itu tercermin dalam komitmen YPSIM sebagai institusi pendidikan yang menjunjung inklusivitas dan pendidikan multikultural, termasuk melalui program anak asuh silang berantai.</p>
<p data-start="2525" data-end="2761">Saat saya dipanggil menyampaikan ceramah, dari atas panggung saya menyebut diri sebagai murid Prof. Fadhil Lubis—bukan hanya murid akademik, tetapi murid dalam keberpihakan pada pluralitas, isu gender, dan pembelaan terhadap kaum lemah.</p>
<p data-start="2763" data-end="3105">Dalam kesempatan yang sama, Pak Tan berbagi kisah tentang 7.000 anak asuh lintas agama yang ia bina. Ia menunjuk seorang siswi berjilbab yang melantunkan shalawat. “Istri saya ingin melihat anak asuh kami tampil,” ujarnya. Ia juga kerap melakukan sidak, memastikan tak ada anak yang berpakaian lusuh—semuanya harus belajar dengan bermartabat.</p>
<p data-start="3107" data-end="3274">Di YPSIM, anak-anak dari berbagai agama belajar bersama, rumah ibadah berdiri berdampingan, dan setiap potensi—termasuk seni budaya Islam—dikembangkan secara maksimal.</p>
<p data-start="3276" data-end="3465">Menjelang akhir acara, Pak Tan menyerahkan tiga buku kisah sukses anak asuh. Salah satunya kini menjabat Plt Camat di Medan. “Pak Sofyan Tan sudah seperti orang tua saya sendiri,” tulisnya.</p>
<p data-start="3467" data-end="3553">Sebelum berpisah, Pak Tan menatap saya dan berkata, “Bapak memang murid Prof. Fadhil.”</p>
<p data-start="3555" data-end="3669">Saya terdiam, terharu, dan berdoa semoga semua ini menjadi <em data-start="3614" data-end="3635">ilmun yuntafa’u bih</em> bagi almarhum Prof. Fadhil Lubis.</p>
<p data-start="3671" data-end="3691"><strong data-start="3671" data-end="3691">Lahu al-Fatihah.</strong></p>
<p data-start="3693" data-end="3927">Dalam hati, saya merasa kisah ini sejalan dengan tema Isra Mikraj hari itu: <em data-start="3769" data-end="3801">Dalam Perbedaan Kita Bertumbuh</em>. Sebab shalat, pada muaranya, adalah menebar salam—damai, rukun, kasih sayang—yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan:</p>
<p data-start="3929" data-end="3976"><em data-start="3929" data-end="3976">Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh.</em></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Labuhanbatu Pererat Silaturahmi dengan DMI dan Muhammadiyah, Perkuat Toleransi dan Kolaborasi Sosial</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/20/kapolres-labuhanbatu-pererat-silaturahmi-dengan-dmi-dan-muhammadiyah-perkuat-toleransi-dan-kolaborasi-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 15:32:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Wahyu Endrajaya]]></category>
		<category><![CDATA[DMI Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Kerukunan Umat Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Labuhanbatu]]></category>
		<category><![CDATA[Silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9743</guid>

					<description><![CDATA[LABUHANBATU&#124;PERS.NEWS-Polres Labuhanbatu melaksanakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan dengan organisasi keagamaan melalui kegiatan silaturahmi yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>LABUHANBATU|PERS.NEWS-</strong>Polres Labuhanbatu melaksanakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan dengan organisasi keagamaan melalui kegiatan silaturahmi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9745" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260120-WA0242.jpg" alt="" width="1280" height="853" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260120-WA0242.jpg 1280w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260120-WA0242-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam kunjungan itu, Kapolres didampingi para Pejabat Utama Polres Labuhanbatu mendatangi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Labuhanbatu dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Labuhanbatu. Pertemuan dilaksanakan di Sekolah Al-Azhar Labuhanbatu, Jalan Pelita I, Kecamatan Rantau Utara, serta di Sekolah Muhammadiyah Labuhanbatu, Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Labuhanbatu untuk membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh dan organisasi keagamaan di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Melalui dialog yang konstruktif, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin dengan baik tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Melalui silaturahmi dan dialog keagamaan, kami ingin membangun kerja sama yang memberikan manfaat nyata serta memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan kerukunan, ujar Kapolres.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kapolres juga menegaskan bahwa pendekatan berbasis keagamaan serta peran aktif para tokoh agama sangat dibutuhkan dalam membangun kesadaran masyarakat. Nilai persaudaraan, saling menghormati, dan semangat kebersamaan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah keberagaman.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dengan terjalinnya silaturahmi ini, Kapolres Labuhanbatu berharap sinergitas antara Polres Labuhanbatu, DMI Labuhanbatu, dan Muhammadiyah Labuhanbatu dapat semakin kuat. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam penguatan toleransi beragama serta mendukung terwujudnya Polri yang hadir, dekat, dan bermanfaat bagi masyarakat.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
