<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>transisi energi</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/transisi-energi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Feb 2026 15:13:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>transisi energi</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dugaan Penyalahgunaan Lembaga Energi Terbarukan dan Pencatutan Nama Tokoh Nasional dalam Proyek Energi</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/27/dugaan-penyalahgunaan-lembaga-energi-terbarukan-dan-pencatutan-nama-tokoh-nasional-dalam-proyek-energi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 15:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[Hashim Djojohadikusumo]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi energi]]></category>
		<category><![CDATA[IPP]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Kepentingan]]></category>
		<category><![CDATA[METI]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[proyek EBT]]></category>
		<category><![CDATA[proyek listrik]]></category>
		<category><![CDATA[transisi energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10417</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA&#124;PERS.NEWS-Ditengah semakin mendesaknya agenda transisi energi global, termasuk di Indonesia, integritas tata kelola proyek energi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>JAKARTA|PERS.NEWS-</strong>Ditengah semakin mendesaknya agenda transisi energi global, termasuk di Indonesia, integritas tata kelola proyek energi menjadi hal yang sangat penting, Jumat (27/2/2026).</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:313275fa-199f-41eb-ab06-96abc1aa8d59-2" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="360a1db0-da3d-4520-9933-f24768d97e75" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="447" data-end="736">Transisi energi bukan hanya perubahan sumber energi, tetapi juga perubahan cara pandang dan sistem kerja, dari praktik yang tertutup dan elitis menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. Energi bersih diharapkan lahir dari sistem yang juga bersih.</p>
<p data-start="738" data-end="1080">Namun demikian, di tengah semangat transformasi menuju energi baru terbarukan yang berkelanjutan, muncul temuan investigatif dari Gerakan Pemuda Energi terkait dugaan penyalahgunaan lembaga <strong data-start="928" data-end="977">Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI)</strong> sebagai sarana negosiasi proyek, bahkan diduga menjadi alat rente dalam proyek-proyek energi nasional.</p>
<p data-start="1082" data-end="1326">Dalam temuan tersebut disebutkan adanya dugaan pencatutan nama <strong data-start="1145" data-end="1186"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Hashim Djojohadikusumo</span></span></strong>, yang merupakan adik dari Presiden RI <strong data-start="1225" data-end="1266"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Prabowo Subianto</span></span></strong>, dalam proses pendekatan kepada pelaku usaha sektor energi.</p>
<p data-start="1328" data-end="1525">Gerakan Pemuda Energi menilai bahwa praktik semacam ini, apabila terbukti, berpotensi mencederai prinsip tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan proyek energi nasional.</p>
<p data-start="1527" data-end="1889">METI sebagai organisasi yang semestinya menjadi ruang konsolidasi gagasan serta penguatan pengembangan energi terbarukan diduga oleh pihak pelapor telah diselewengkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Dugaan tersebut mencakup pemanfaatan jejaring kekuasaan, serta potensi penyalahgunaan informasi yang berkaitan dengan proyek-proyek energi nasional.</p>
<p data-start="1891" data-end="2249">Dalam laporan tersebut disebutkan nama <strong data-start="1930" data-end="1946">Zulfan Zahar</strong>, yang menjabat sebagai Ketua Umum METI, yang diduga oleh pelapor melakukan pendekatan kepada sejumlah pelaku usaha proyek energi dengan narasi seolah-olah membawa pesan atau arahan dari Hashim Djojohadikusumo. Dugaan ini masih perlu diverifikasi melalui proses hukum dan klarifikasi dari pihak terkait.</p>
<p data-start="2251" data-end="2507">Selain itu, laporan tersebut juga menyoroti hubungan kerja antara Zulfan Zahar dan <strong data-start="2334" data-end="2360">Endi Novaris Syamsudin</strong>, yang disebut menjabat sebagai Executive Vice President di <strong data-start="2420" data-end="2461"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">PT PLN (Persero)</span></span></strong> pada sektor Independent Power Producer (IPP).</p>
<p data-start="2509" data-end="2861">Menurut laporan tersebut, posisi Endi dinilai strategis karena berada dalam ekosistem pengadaan proyek pembangkit listrik, sementara di METI ia disebut menjabat sebagai Bendahara Umum. Kondisi ini dipandang oleh pelapor berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena adanya irisan antara akses informasi proyek dan posisi dalam organisasi eksternal.</p>
<p data-start="2863" data-end="3253">Karier Endi juga disebut mengalami percepatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Disebutkan bahwa pada periode 2020–2021 ia menjabat sebagai Senior Manager Manajemen Risiko di Pusharlis, kemudian pada 2022–2023 berperan dalam pengadaan proyek IPP sebagai Vice President, dan sejak 2024 menjabat sebagai Executive Vice President yang menangani pengadaan pembangkit dan IPP.</p>
<p data-start="3255" data-end="3475">Perubahan posisi tersebut dinilai oleh pihak pelapor sebagai hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan tidak adanya pengaruh yang tidak semestinya dalam proses pengambilan keputusan proyek strategis energi.</p>
<p data-start="3477" data-end="3789">Laporan tersebut juga memuat dugaan adanya aliran informasi strategis proyek yang seharusnya bersifat terbatas kepada pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan struktur organisasi. Jika benar terjadi, hal ini berpotensi mempengaruhi proses tender yang seharusnya berlangsung secara kompetitif dan transparan.</p>
<p data-start="3791" data-end="3991">Sejumlah proyek energi baru terbarukan berskala besar disebut berada dalam lingkup dugaan tersebut, yang menurut pelapor dapat berdampak pada integritas sistem pengadaan serta potensi kerugian negara.</p>
<p data-start="3993" data-end="4040"><strong data-start="3993" data-end="4040">Dugaan Pola Praktik dan Konflik Kepentingan</strong></p>
<p data-start="4042" data-end="4271">Dalam uraian laporan, disebutkan bahwa dugaan praktik rente proyek diduga dilakukan melalui pembiaran konflik kepentingan serta kemungkinan kebocoran informasi proyek yang berkaitan dengan proyek Independent Power Producer (IPP).</p>
<p data-start="4273" data-end="4490">Informasi yang disebutkan dalam laporan antara lain mencakup dokumen teknis proyek dan perkiraan harga sendiri (HPS). Namun, tuduhan ini masih memerlukan pembuktian melalui investigasi resmi oleh aparat penegak hukum.</p>
<p data-start="4492" data-end="4683">Selain itu, pelapor juga menyampaikan dugaan adanya tekanan terhadap pelaku usaha atau vendor dalam rantai pasok proyek energi sehingga iklim persaingan tender menjadi tidak sepenuhnya sehat.</p>
<p data-start="4685" data-end="5013">Dalam konteks organisasi, juga muncul dugaan adanya dinamika internal yang menyebabkan sebagian anggota dari unsur PLN berpindah atau lebih aktif dalam organisasi lain seperti Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI). Namun, hal ini masih merupakan pandangan dari pihak pelapor dan perlu klarifikasi dari organisasi terkait.</p>
<p data-start="5015" data-end="5058"><strong data-start="5015" data-end="5058">Pengunduran Diri Hashim Djojohadikusumo</strong></p>
<p data-start="5060" data-end="5332">Dalam perkembangan yang disebutkan dalam laporan tersebut, pengunduran diri Hashim Djojohadikusumo dari dinamika organisasi METI dipandang oleh pelapor sebagai langkah untuk menjaga integritas pribadi dan menghindari pencatutan nama dalam berbagai proses negosiasi proyek.</p>
<p data-start="5334" data-end="5506">Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menjaga reputasi serta menegaskan bahwa penggunaan nama tokoh publik untuk kepentingan proyek bukanlah sesuatu yang dapat dibenarkan.</p>
<p data-start="5508" data-end="5649">Selain itu, disebutkan pula pengunduran diri Dr. AS Kobalen dari posisi Dewan Pengawas METI sebagai bagian dari dinamika internal organisasi.</p>
<p data-start="5651" data-end="5695"><strong data-start="5651" data-end="5695">Dorongan Investigasi dan Penegakan Hukum</strong></p>
<p data-start="5697" data-end="5924">Gerakan Pemuda Energi yang dipimpin oleh Ronald Jefferson sebagai Korpus Nasional menyatakan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan praktik yang disampaikan dalam laporan tersebut.</p>
<p data-start="5926" data-end="6181">Permintaan tersebut ditujukan kepada Kapolri, Kejaksaan Agung, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar melakukan penyelidikan terkait dugaan konflik kepentingan, kebocoran informasi proyek, serta tata kelola proyek energi yang disebut dalam laporan.</p>
<p data-start="6183" data-end="6397">Penegakan hukum yang transparan dan akuntabel dinilai penting untuk memastikan bahwa agenda transisi energi nasional benar-benar berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik serta berpihak pada kepentingan publik.(Arif)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih</title>
		<link>https://pers.news/2026/01/31/rakernas-meti-aktor-dan-proyek-narasi-bersih-yang-tak-pernah-bersih-bersih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 17:38:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Aktor]]></category>
		<category><![CDATA[audit proyek energi]]></category>
		<category><![CDATA[biomassa]]></category>
		<category><![CDATA[energi bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Pemuda Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Agraria]]></category>
		<category><![CDATA[konflik sosial]]></category>
		<category><![CDATA[METI]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[PLTA PLTM]]></category>
		<category><![CDATA[PLTS terapung]]></category>
		<category><![CDATA[Rakernas METI]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola energi]]></category>
		<category><![CDATA[transisi energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9949</guid>

					<description><![CDATA[BANDUNG&#124;PERS.NEWS— Di tengah Rakernas Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Gerakan Pemuda Energi menggelar aksi di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG|PERS.NEWS—</strong> Di tengah Rakernas Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Gerakan Pemuda Energi menggelar aksi di Swiss-Belresort Heritage Dago. Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Gerakan Pemuda Energi, Ronal Jeferson, menegaskan bahwa narasi “transisi energi” dan “energi bersih” tidak boleh dijadikan tirai untuk menutup konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan dugaan persoalan serius dalam tata kelola proyek energi.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9951" src="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260131-WA0210-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260131-WA0210-scaled.jpg 2560w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260131-WA0210-768x576.jpg 768w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260131-WA0210-1536x1152.jpg 1536w, https://pers.news/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260131-WA0210-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>“Transisi energi tidak boleh berhenti di panggung konferensi. Kalau di lapangan rakyat berhadapan dengan konflik, penggusuran, dan kerusakan lingkungan, maka yang sedang kita saksikan bukan transisi yang adil, tapi pemindahan beban ke rakyat,” tegas Ronal.</p>
<p>Dalam pernyataannya, Gerakan Pemuda Energi secara khusus menyinggung tiga aktor yang dinilai perlu segera dievaluasi secara terbuka.</p>
<p>Pertama, proyek-proyek di bawah pengawasan Endi Novaris Syamsudin diduga memicu konflik rekrutmen tenaga kerja, merusak infrastruktur desa, serta memperparah konflik agraria, terutama dalam proyek biomassa dan hutan tanaman energi.</p>
<p>Kedua, proyek-proyek di bawah pengawasan Wiluyo Kusdwiharto diduga berkaitan dengan konflik dengan nelayan keramba dan masyarakat adat, serta diduga menimbulkan dampak ekologis dan sosial dalam proyek PLTS Terapung, PLTS IKN, serta PLTA/PLTM di Sulawesi.</p>
<p>Ketiga, Gerakan Pemuda Energi mendesak audit dan penegakan hukum terhadap proyek-proyek PT Ketaun Hidro Energi yang dipimpin Zulfan Zahar, yang diduga terkait sengketa lahan, diduga melibatkan praktik mafia tanah, serta mencerminkan buruknya tata kelola proyek PLTM di Kabupaten Lebong, Bengkulu.</p>
<p>Ronal menegaskan, “Energi bersih tidak boleh dibangun dengan cara kotor. Kalau konflik dan dugaan pelanggaran hukum terus dibiarkan, maka jangan salahkan rakyat kalau kepercayaan pada agenda transisi energi runtuh.”</p>
<p>Gerakan Pemuda Energi menyatakan momentum Rakernas METI seharusnya menjadi titik balik untuk membuka evaluasi, audit, dan penegakan hukum secara transparan terhadap proyek-proyek energi yang diduga bermasalah, bukan sekadar panggung klaim dan pencitraan.(Arif)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
