<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UIN Raden Intan Lampung</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/uin-raden-intan-lampung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 05:53:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>UIN Raden Intan Lampung</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PSGA UIN RIL Gelar Penguatan Kesehatan Mental bagi Pengurus UKM</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/29/psga-uin-ril-gelar-penguatan-kesehatan-mental-bagi-pengurus-ukm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 05:53:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Raden Intan Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11392</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Upaya penguatan kesehatan mental mahasiswa terus dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p style="text-align: left;">PERS.NEWS | Upaya penguatan kesehatan mental mahasiswa terus dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Melalui Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), digelar kegiatan penguatan kesehatan mental bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).</p>
<p style="text-align: left;">Dalam laporannya, Kepala PSGA UIN RIL, Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti, S.Sos., M.Sos.I., menyampaikan, kegiatan ini diikuti sekitar 100 perwakilan pengurus UKM dan direncanakan menjadi program rutin PSGA.</p>
<p style="text-align: left;">Ia berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi mahasiswa agar menjadi pribadi yang lebih tawakal dan istiqomah. Selain sehat secara fisik, mahasiswa juga diharapkan memiliki kesehatan mental yang baik.</p>
<p style="text-align: left;">“Mahasiswa tidak hanya sehat raga, tetapi juga sehat mental,” ujarnya. Pada sesi materi, dimoderatori oleh Ketua Prodi Psikologi Islam Annisa Fitriani, S.Psi., M.A.</p>
<p style="text-align: left;">Narasumber pertama, Dr. Sovi Septania, M.Psi, Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Lampung yang juga sebagai Ketua Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi HIMPSI Lampung, menyampaikan pentingnya membangun diri untuk meraih kesuksesan di kampus maupun organisasi.</p>
<p style="text-align: left;">Menurutnya, realitas mahasiswa yang aktif berorganisasi adalah harus siap lelah dan sibuk, sehingga perkuliahan kerap keteteran apabila tidak dikelola dengan baik. Ia memaparkan tiga hal penting bagi mahasiswa aktif, yakni sehat mental, kuat karakter, dan tuntas akademik.</p>
<p style="text-align: left;">Keseimbangan, katanya, perlu dibangun antara apa yang dikeluarkan dan apa yang didapatkan, termasuk dalam mengalokasikan energi sesuai kebutuhan.</p>
<p style="text-align: left;">Dr. Sovi menjelaskan sejumlah persoalan utama yang sering dihadapi mahasiswa aktif berorganisasi, di antaranya overthinking, burnout, prokrastinasi, dan social comparison.</p>
<p style="text-align: left;">“Mahasiswa aktif harus mampu balancing antara apa yang dikeluarkan dan didapatkan, terutama dalam alokasi energi,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: left;">Ia menegaskan bahwa kesehatan mental menjadi faktor penting yang tidak terlihat, namun sangat menentukan hasil akhir. Mahasiswa, kata dia, perlu memiliki kesadaran bahwa peran sebagai mahasiswa dan aktivis organisasi memang menuntut kesiapan secara fisik dan mental.</p>
<p style="text-align: left;">Organisasi kampus atau UKM menjadi ruang untuk tetap “keep on reality” sekaligus membentuk karakter. Namun, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak terbawa arus. Untuk menjaga kesehatan mental, Dr. Sovi menyarankan pengelolaan waktu yang efektif, seperti menggunakan teknik Pomodoro dan matriks Eisenhower, serta menentukan skala prioritas.</p>
<p style="text-align: left;">“Keseimbangan antara akademik dan organisasi bukan tentang membagi waktu sama rata, tetapi mengelola prioritas dan alokasi energi secara bijak,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: left;">Narasumber selanjutnya, dosen Psikologi UIN RIL Khoiriyah Ulfah, M.A. , yang juga aktif di organisasi profesi HIMPSI Lampung, Konselor Pusat Studi Gender, serta Konselor ULT UIN RIL, menyampaikan materi tentang cara menjaga kesehatan mental.</p>
<p style="text-align: left;">Ia menjelaskan beberapa langkah yang dapat dilakukan, di antaranya kegiatan fisik dengan berolahraga secara teratur untuk mengurangi stres, menjaga pola makan sehat karena nutrisi yang baik membantu keseimbangan mental, serta tidur yang cukup untuk memulihkan energi dan menjaga fungsi otak.</p>
<p style="text-align: left;">Selain itu, mahasiswa juga didorong aktif dalam kegiatan sosial sebagai upaya mendukung kesejahteraan emosional. Ia juga menekankan pentingnya spiritual self care melalui penguatan iman dan takwa, akhlak mulia, ilmu, hikmah, rasa syukur, berdoa, mendekatkan diri kepada Allah, serta mengikuti kajian keagamaan. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UKM Blitz UIN RIL Pamerkan Karya Anggota Muda XXI Bertema Kapersa</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/22/ukm-blitz-uin-ril-pamerkan-karya-anggota-muda-xxi-bertema-kapersa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 09:42:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Raden Intan Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11273</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Photography Blitz Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p style="text-align: left;">PERS.NEWS | Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Photography Blitz Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar pameran foto karya Anggota Muda XXI bertema Kapersa. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 21–23 April 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) KH. Ahmad Hanafiah UIN RIL.<br />
Pameran resmi dibuka pada Selasa, 21 April 2026 oleh Pembina UKM Photography Blitz, Dian Ferdiansyah, didampingi Ketua Tim Humas dan Kerja Sama UIN RIL, Novrizal Fahmi.<br />
Ketua UKM Photography Blitz, Aren Veronika, menyampaikan, pameran ini menjadi langkah awal bagi anggota muda untuk menjadi fotografer yang kreatif dan bermanfaat. Ia menjelaskan tema yang diangkat, yakni KAPERSA yang merupakan akronim dari kausala dan persona.<br />
“KAPERSA berasal dari bahasa Sansekerta. Kausala berarti keahlian, keterampilan, dan kemampuan, sedangkan persona berarti pribadi pameris. Jadi, KAPERSA dimaknai sebagai keahlian, keterampilan, dan kemampuan pameris dalam fotografi,” ujarnya.<br />
Melalui tema tersebut, pameran ini bertujuan menunjukkan kemampuan anggota muda dalam menguasai berbagai teknik fotografi. Setiap karya ditampilkan dengan pendekatan teknik yang berbeda, sehingga menghadirkan tampilan dan karakter visual yang beragam.<br />
Pameran ini juga mengajak publik memahami bahwa estetika karya fotografi tidak hanya ditentukan oleh objek, tetapi juga oleh teknik yang digunakan.<br />
Beragam aliran fotografi ditampilkan dalam pameran ini, di antaranya sport, komersial, human interest, makro, street, dan lainnya. Seluruh karya merupakan hasil Anggota Muda XXI UKM Photography Blitz UIN Raden Intan Lampung, yakni angkatan NERIX XXI.<br />
Pameran tersebut ramai dikunjungi mahasiswa yang antusias melihat karya-karya yang dipamerkan.<br />
Pembina UKM Photography Blitz, Dian Ferdiansyah, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan wujud nyata dari semangat, kreativitas, dan proses panjang anggota muda dalam mengekspresikan perspektif mereka melalui karya fotografi.<br />
“Tema KAPERSA mencerminkan identitas, karakter, serta keunikan setiap individu yang dituangkan dalam visual yang penuh makna. Saya merasa bangga atas dedikasi dan keberanian Angkatan XXI dalam menampilkan karya terbaiknya,” ujarnya.<br />
Ia menambahkan, pameran ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga ruang pembelajaran dan langkah awal dalam perjalanan berkesenian yang lebih luas.<br />
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi, memperluas wawasan, serta memperkuat semangat berkarya bagi seluruh peserta dan pengunjung,” katanya.<br />
Selain pameran, rangkaian kegiatan juga diisi dengan talkshow bertema “Skill is the New Branding: Menaikkan Value Vendor Fotografi Lewat Hasil Potret” dengan narasumber Ahmad Fatih, S.Si. Pada hari kedua, digelar lomba “graduation photography”, serta lomba fotografi daring dengan tema “Cerminan Nusantara”. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LP2M UIN RIL Gelar Workshop Penulisan Proposal bagi Dosen Pemula dan Tendik</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/17/lp2m-uin-ril-gelar-workshop-penulisan-proposal-bagi-dosen-pemula-dan-tendik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 06:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Raden Intan Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11203</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Pusat Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p style="text-align: left;">PERS.NEWS | Pusat Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Workshop Penulisan Proposal bagi dosen pemula dan tenaga kependidikan (tendik), Kamis, 16 April 2026.<br />
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic &amp; Research Center UIN RIL ini diikuti sekitar 60 peserta. Tidak hanya dosen dan tendik, sejumlah mahasiswa juga turut ambil bagian dalam workshop tersebut.<br />
Wakil Rektor III UIN RIL, Bambang Budi Wiranto, Ph.D., mewakili Rektor, membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam meningkatkan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, khususnya dalam penulisan proposal penelitian.<br />
Ia menekankan pentingnya kemampuan merumuskan masalah penelitian (research problem) sebagai langkah awal dalam penyusunan proposal. Menurutnya, proposal merupakan pintu masuk utama dalam menjalankan peran akademisi, termasuk dalam menjalankan misi sebagai khalifatul fil ard.<br />
“Kita sebagai akademisi harus memahami bahwa integrasi keilmuan dan keislaman juga harus diimplementasikan dalam konteks ibadah,” ujarnya.<br />
Lebih lanjut, Bambang menyoroti pentingnya capaian riset dalam mendukung target institusi, seperti peningkatan publikasi bereputasi serta kontribusi terhadap pemeringkatan internasional, termasuk QS World University Rankings (QSWUR).<br />
Ia menyebut LP2M, khususnya Pusat Penelitian, sebagai ujung tombak penguatan riset di lingkungan kampus. Oleh karena itu, diperlukan roadmap penelitian yang jelas dan terarah, sejalan dengan visi internasionalisasi kampus pada 2035.<br />
Selain itu, ia mendorong agar hasil riset tidak berhenti pada tahap publikasi, tetapi dapat dikembangkan hingga tahap komersialisasi sehingga memberikan nilai tambah secara ekonomi.<br />
“Sejauh mana kontribusi akademik kita pada riset, dan bagaimana riset itu bisa dikomersialisasikan sehingga memberi nilai tambah,” katanya.<br />
Ia juga mengingatkan bahwa sebagai seorang muslim, aktivitas penelitian harus selaras dengan upaya mempelajari dan memanfaatkan alam semesta tanpa merusaknya.<br />
Sementara itu, Ketua LP2M UIN RIL, Dr. Ali Abdul Wakhid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dalam penulisan proposal sesuai dengan pedoman Litapdimas.<br />
Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Adam Malik, M.Pd. dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Dr. Siti Ummi Masruroh, M.Sc. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.<br />
Dalam pemaparannya, Prof. Adam Malik menekankan pentingnya menghasilkan riset yang tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga memiliki dampak luas dan disitasi oleh peneliti lain.<br />
“Penelitian merupakan proses ilmiah yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh pengetahuan baru, memverifikasi kebenaran, atau memecahkan suatu permasalahan,” ujarnya.<br />
Ia mendorong peserta untuk menyusun proposal yang baik sebagai dasar menghasilkan penelitian dan publikasi berkualitas. Menurutnya, alur tersebut dimulai dari proposal yang baik, menghasilkan paper yang berkualitas, hingga akhirnya disitasi oleh banyak pihak.<br />
“Semakin banyak disitasi, itu menunjukkan bahwa karya kita menjadi rujukan. Selain berdampak secara akademik, juga bisa menjadi amal jariyah karena ilmunya bermanfaat,” katanya.<br />
Ia juga mengingatkan agar publikasi tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang dapat menghasilkan nilai ekonomi.<br />
Sementara itu, Dr. Siti Ummi Masruroh, M.Sc. dalam sesi materinya memperkenalkan Data &amp; Software Engineering Research Group (DSERG) sebagai contoh pengembangan kelompok riset yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klinik Pratama UIN RIL Beri Penyuluhan Pencegahan Sejumlah Penyakit ke Mahasantri Ma’had Al Jamiah</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/09/klinik-pratama-uin-ril-beri-penyuluhan-pencegahan-sejumlah-penyakit-ke-mahasantri-mahad-al-jamiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 01:51:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Raden Intan Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11099</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Sejumlah mahasantri Mahad Al Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p style="text-align: left;">PERS.NEWS | Sejumlah mahasantri Mahad Al Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Penyakit Kulit, Demam Berdarah Dengue (DBD), dan diare yang diselenggarakan oleh Klinik Pratama UIN RIL.</p>
<p style="text-align: left;">Kegiatan ini berlangsung di Gedung C Mahad Al Jami’ah UIN RIL, Rabu, 8 April 2026.</p>
<p style="text-align: left;">Kepala UPT Mahad Al Jami’ah, Dr. H. Amiruddin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut penting sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit, khususnya penyakit kulit, DBD, dan diare. Ia juga mengapresiasi kepedulian tenaga kesehatan Klinik Pratama UIN RIL terhadap kondisi kesehatan para mahasantri.</p>
<p style="text-align: left;">Menurutnya, Mahad UIN RIL tidak hanya memperhatikan aspek pendidikan dan fasilitas, tetapi juga kesehatan mahasantri. Hal ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan mahasiswa, khususnya mahasantri, agar mampu berperan sebagai pemimpin di masa depan.</p>
<p style="text-align: left;">“Mahad UIN RIL dari segala aspek diperhatikan, mulai dari segi pendidikan, fasilitas, hingga kesehatan. Kita berharap mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, khususnya mahasantri, dapat tumbuh menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: left;">Bimtek ini menghadirkan dokter dari Klinik Pratama UIN RIL, yakni dr. Nur Fitri Hayati dan dr. Yoki Robiyanto.</p>
<p style="text-align: left;">Keduanya memaparkan materi terkait pencegahan penyakit kulit, DBD, dan diare. Dalam penyampaiannya, mereka mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama di sekitar asrama Mahad.</p>
<p style="text-align: left;">Para mahasantri tampak aktif selama kegiatan berlangsung, dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pencegahan penyakit dan materi yang disampaikan. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Biro AUPKK UIN Raden Intan Lampung Gelar Bimtek Pengelolaan Arsip Vital dan Terjaga</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/08/biro-aupkk-uin-raden-intan-lampung-gelar-bimtek-pengelolaan-arsip-vital-dan-terjaga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 14:17:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Raden Intan Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11084</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS | Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Vital dan Terjaga Tahun 2026, Rabu, 8 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic &amp; Research Center UIN RIL.<br />
Bimtek tersebut diselenggarakan oleh Sub Bagian Tata Usaha Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian (AUPKK) UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan tenaga kependidikan dari setiap unit kerja di lingkungan kampus.<br />
Kepala Biro (Karo) AUPKK UIN RIL, Dr. H. Juanda Naim, MH, mengatakan, setiap lembaga yang menjalankan aktivitas administratif harus memastikan tata kelola administrasinya berjalan tertib, aman, dan terjaga.<br />
Menurutnya, salah satu aspek penting dalam administrasi lembaga adalah pengelolaan arsip.<br />
“Suatu lembaga yang di dalamnya berjibaku dengan aktivitas administratif harus dipastikan tertib, aman, dan terjaga, serta tentunya bermanfaat bagi organisasi. Salah satu yang penting adalah administratif kearsipan,” ujarnya.<br />
Ia mengakui, kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip masih perlu terus ditingkatkan, tidak hanya di berbagai lembaga, tetapi juga di lingkungan UIN Raden Intan Lampung.<br />
“Kita akui banyak lembaga, termasuk kita juga, masih kurang dalam melihat pentingnya arsip,” katanya.<br />
Karena itu, menurutnya, peningkatan tata kelola kearsipan perlu menjadi perhatian bersama, seiring dengan visi internasionalisasi yang diusung UIN Raden Intan Lampung.<br />
Ia menilai berbagai capaian akademik yang telah diraih UIN Raden Intan Lampung perlu diimbangi dengan penguatan di bidang administrasi, termasuk peningkatan kompetensi tenaga kependidikan.<br />
“Dengan visi internasionalisasi UIN RIL, kita harus mengimbangi keunggulan akademik yang saat ini sudah banyak dicapai. Maka yang administratif juga harus bisa mengimbangi keunggulan itu, termasuk tenaga kependidikannya,” jelasnya.<br />
Karo Juanda menambahkan, seluruh unit kerja di lingkungan kampus memiliki peran dalam pengelolaan administrasi, baik mulai dari dokumen, keuangan, surat-menyurat, perjanjian, maupun berbagai dokumen penting lainnya.<br />
Karena itu, ia berharap pengelolaan arsip di UIN Raden Intan Lampung dapat terus ditingkatkan agar penyusunan arsip dilakukan secara baik dan sistematis.<br />
Ia juga berharap kehadiran dua narasumber dalam kegiatan tersebut dapat memberikan materi perihal implementasi pengelolaan arsip yang baik di perguruan tinggi.<br />
Ia juga mendorong para tenaga kependidikan untuk memberikan inovasi dan gagasan demi kemajuan institusi.<br />
“Saya sangat mendukung proses peningkatan kompetensi teman-teman sekalian. Berikanlah inovasi dan pemikiran-pemikiran untuk kemajuan UIN RIL,” katanya.<br />
Karo Juanda menegaskan bahwa tertib administrasi merupakan bagian penting dalam mendukung visi internasionalisasi kampus.<br />
“Kesempurnaan visi internasionalisasi itu juga harus diiringi dengan tertib administrasi, baik kearsipan, keuangan, maupun kepegawaian,” tegasnya.<br />
Dalam kegiatan ini hadir dua narasumber, yakni Dr. Ir. Setyo Edy Susanto, S.Th.I., M.Pd., Arsiparis Ahli Madya dari IPB University, serta Ida Nursanti, S.Sos., M.A.P., Analis Advokasi dari Universitas Indonesia. Keduanya menyampaikan materi terkait pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga di lingkungan perguruan tinggi. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat</title>
		<link>https://pers.news/2026/04/04/kualitas-diakui-global-minat-siswa-terhadap-kampus-islam-negeri-terus-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 15:46:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Raden Intan Lampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11016</guid>

					<description><![CDATA[PERS.NEWS &#124; Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB-PTKIN) 2026 sukses...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>PERS.NEWS | Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB-PTKIN) 2026 sukses merampungkan tahapan krusial dalam proses seleksi nasional.</p>
<p>Berdasarkan data rekapitulasi, jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) tahun ini mencatat animo yang luar biasa, dengan total 143.948 pendaftar dari 12.174 satuan pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah/ sederajat.</p>
<p>Tingginya angka pendaftar ini selaras dengan hasil survei minat siswa yang menunjukkan tren positif terhadap institusi pendidikan Islam. Sebanyak 97,3% responden meyakini bahwa PTKIN memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, sementara 96,7% responden menilai prospek kerja lulusan PTKIN sangat kompetitif di dunia kerja.</p>
<p>Ketua PMB-PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag., menyatakan bahwa proses seleksi SPAN-PTKIN berjalan transparan dan akuntabel.</p>
<p>“Masyarakat menaruh kepercayaan besar pada PTKIN karena kombinasi basis keagamaan yang kuat dan biaya pendidikan yang terjangkau,” ujarnya di Surabaya, 3 April 2026.</p>
<p>Tahun ini, PMB-PTKIN juga memperkenalkan inovasi strategis berupa pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa.</p>
<p>“Ini adalah wujud komitmen kami bahwa PTKIN tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga peduli pada kesejahteraan psikologis calon pemimpin masa depan,” tambah Prof. Aziz.</p>
<p>Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, mencatat pencapaian tahun ini. Untuk pertama kalinya, jumlah pendaftar dari Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama melampaui jumlah pendaftar dari sekolah umum.</p>
<p>“Ini menandakan bahwa ekosistem pendidikan kita semakin solid. Lulusan PTKIN saat ini juga telah dirancang agar memiliki kualifikasi yang diakui secara internasional, memudahkan mereka untuk melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi ternama di luar negeri, termasuk ke Inggris,” ungkap Dirjen Pendis.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI (Sekjen Kemenag), Prof. Dr. Kamaruddin Amin, turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian PTKIN yang mulai menduduki peringkat perguruan tinggi terbaik dunia. Ia menekankan bahwa pencapaian ini adalah momentum fundamental bagi PTKIN untuk memperkuat reputasi global.</p>
<p>“Banyak PTKIN kita yang kini mencatatkan prestasi signifikan dalam peringkat global. Kami mendorong universitas seperti UIN Jakarta dan UIN Jogja untuk terus bertransformasi, termasuk menjadi PTN Badan Hukum (PTNBH), guna membangun reputasi yang lebih kokoh di mata internasional,” tegasnya.</p>
<p>Pihaknya juga mendorong agar kualitas pendidikan PTKIN yang terjangkau ini dipromosikan kepada para Duta Besar negara sahabat agar semakin banyak mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia.</p>
<p>Dengan berakhirnya tahapan sidang kelulusan ini, seluruh data kini sedang diproses oleh sistem untuk memastikan validitas hasil sebelum diumumkan kepada publik pada tanggal 7 April mendatang.</p>
<p>Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.A., Ph.D., menilai meningkatnya minat siswa terhadap PTKIN merupakan indikator kuat bahwa kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi Islam negeri terus tumbuh.</p>
<p>Menurutnya, PTKIN kini tidak hanya dikenal sebagai pusat penguatan ilmu keislaman, tetapi juga sebagai institusi yang mampu mengintegrasikan sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman secara seimbang.</p>
<p>Ia menambahkan, pengakuan internasional yang mulai diraih sejumlah PTKIN juga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa.</p>
<p>“UIN Raden Intan Lampung juga terus memperluas kerja sama global, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, dan memperkuat tata kelola kampus agar mampu bersaing di tingkat internasional. Ini menjadi bukti bahwa kampus Islam negeri semakin relevan dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.</p>
<p>Prof. Wan Jamaluddin juga berharap meningkatnya minat pendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN dapat menjadi momentum bagi PTKIN untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
