<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UINSU &#8211; Pers News</title>
	<atom:link href="https://pers.news/tag/uinsu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pers.news</link>
	<description>pers.news - Informasi Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 11:22:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://pers.news/wp-content/uploads/2025/10/cropped-1001363792-removebg-preview-100x100.png</url>
	<title>UINSU &#8211; Pers News</title>
	<link>https://pers.news</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Dosen Tetap BLU UIN Sumatera Utara: Hampir Tiga Tahun Menunggu Kepastian, Mengapa Baru 11 Dosen yang Memperoleh NIDN</title>
		<link>https://pers.news/2026/07/21/polemik-dosen-tetap-blu-uin-sumatera-utara-hampir-tiga-tahun-menunggu-kepastian-mengapa-baru-11-dosen-yang-memperoleh-nidn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 11:22:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[DosenBLU]]></category>
		<category><![CDATA[DosenTetapBLU]]></category>
		<category><![CDATA[HakDosen]]></category>
		<category><![CDATA[KampusIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KemendiktiSaintek]]></category>
		<category><![CDATA[NIDN]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanTinggi]]></category>
		<category><![CDATA[SivitasAkademika]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<category><![CDATA[UINSumateraUtara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12649</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS— Polemik terkait penerimaan dosen tetap melalui seleksi Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Islam Negeri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>MEDAN|PERS.NEWS—</strong> Polemik terkait penerimaan dosen tetap melalui seleksi Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) kembali menjadi sorotan. Hampir tiga tahun sejak proses seleksi dilaksanakan, sejumlah dosen yang dinyatakan lulus masih belum memperoleh kepastian administratif yang berdampak langsung terhadap pelaksanaan tugas akademik mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Persoalan ini bukan sekadar menyangkut administrasi atau selembar surat keputusan. Di balik belum tuntasnya proses tersebut terdapat hak, tanggung jawab, profesionalisme dosen, serta keberlangsungan layanan pendidikan kepada mahasiswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sejumlah dosen yang telah dinyatakan lulus seleksi dosen tetap BLU belum memperoleh dokumen administratif yang menjadi dasar pengusulan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN). Akibatnya, mereka belum dapat menjalankan fungsi akademik secara optimal, termasuk menjadi dosen penguji skripsi, pembimbing, maupun melaksanakan berbagai kewajiban akademik lainnya yang mensyaratkan kepemilikan NIDN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ironisnya, kondisi tersebut telah berlangsung hampir tiga tahun. Para dosen yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi justru berada dalam ketidakpastian status administratif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Situasi ini semakin menjadi perhatian karena proses tersebut berlangsung dalam masa transisi kepemimpinan universitas, dari kepemimpinan Prof. Dr. Syahrin Harahap kepada Prof. Dr. Nurhayati. Namun, pergantian pimpinan semestinya tidak menjadi alasan terhambatnya penyelesaian administrasi yang menyangkut hak para dosen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam tata kelola perguruan tinggi, setiap proses kelembagaan harus memiliki kesinambungan. Pergantian pimpinan merupakan hal yang wajar dalam organisasi, tetapi pelayanan administrasi tidak boleh berhenti atau tertunda tanpa kejelasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan besar adalah, **mengapa dari seluruh dosen yang telah dinyatakan lulus seleksi, baru sekitar 11 orang yang telah memperoleh NIDN?**</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertanyaan tersebut memunculkan sejumlah persoalan yang hingga kini belum memperoleh penjelasan secara terbuka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah terdapat perbedaan status administrasi di antara para dosen yang dinyatakan lulus?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah ada dokumen tertentu yang belum dipenuhi oleh sebagian dosen?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah terdapat kendala pada proses pengusulan ke kementerian?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ataukah terdapat kebijakan lain yang menyebabkan hanya sebagian dosen yang diproses penerbitan NIDN-nya?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika memang terdapat kendala administratif, maka universitas perlu menjelaskan secara terbuka kepada seluruh dosen yang terdampak. Transparansi merupakan bagian dari prinsip akuntabilitas yang harus dijunjung oleh setiap institusi pendidikan tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebaliknya, apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi dan proses seleksi telah dinyatakan selesai, maka para dosen berhak memperoleh kepastian mengenai status mereka. Ketidakjelasan yang berlangsung selama hampir tiga tahun berpotensi menghambat pengembangan karier akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga kualitas pelayanan pendidikan kepada mahasiswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para dosen yang telah mengabdikan tenaga dan keilmuannya tidak semestinya menjadi korban dari proses administrasi yang berlarut-larut. Ketika seorang dosen tidak dapat menjalankan tugas akademiknya secara maksimal akibat belum selesainya administrasi, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh dosen yang bersangkutan, tetapi juga oleh mahasiswa dan institusi secara keseluruhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, pimpinan UIN Sumatera Utara perlu memberikan penjelasan yang terbuka, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh sivitas akademika mengenai perkembangan penyelesaian dosen tetap BLU ini. Penjelasan tersebut penting agar tidak menimbulkan spekulasi maupun asumsi di tengah para dosen dan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hampir tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Kepastian administratif merupakan hak setiap dosen yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus dalam proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kini perhatian publik tertuju pada satu pertanyaan yang hingga saat ini belum terjawab secara jelas:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengapa baru sekitar 11 dosen yang memperoleh NIDN, sementara dosen-dosen lain yang juga dinyatakan lulus seleksi masih belum mendapatkan kepastian?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertanyaan tersebut patut dijawab secara terbuka oleh pihak universitas demi menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap tata kelola perguruan tinggi.(NH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LP2M UINSU Gelar BICARA #17, Bahas Konstruksi Hukum Ketahanan Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba</title>
		<link>https://pers.news/2026/07/18/lp2m-uinsu-gelar-bicara-17-bahas-konstruksi-hukum-ketahanan-keluarga-dalam-pencegahan-penyalahgunaan-narkoba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 03:55:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[BICARA #17]]></category>
		<category><![CDATA[BICARA UINSU]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Zulfahmi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Zulkarnain]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[LP2M UINSU]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian UINSU]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyalahgunaan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Riset UINSU]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=12622</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS– Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) kembali...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN|PERS.NEWS</strong>– Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) kembali menyelenggarakan program <strong>Bincang Capaian Akademik dan Riset Ilmiah (BICARA) #17</strong> pada Kamis, 16 Juli 2026, di Hall Kopi Pahit KKPRI UINSU, pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema <strong>&#8220;Konstruksi Hukum Ketahanan Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba&#8221;</strong> sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan akademik dan hukum.</p>
<p>Ketua LP2M UINSU, <strong>Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag.</strong>, diwakili oleh <strong>Dr. Usiono, M.A.</strong>, Presiden Kopi Pahit UINSU, dalam memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa persoalan penyalahgunaan narkoba bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga sebagai benteng pertama dalam pembentukan karakter.</p>
<blockquote><p>&#8220;Keluarga merupakan madrasah pertama bagi setiap anak. Ketahanan keluarga yang dibangun dengan nilai-nilai agama, pendidikan, dan komunikasi yang baik akan menjadi fondasi utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Melalui forum BICARA ini, kita ingin menghadirkan solusi ilmiah yang dapat diterapkan di tengah masyarakat,&#8221; ujar Dr. Usiono.</p></blockquote>
<p>Forum ilmiah tersebut menghadirkan dua peneliti, yakni <strong>Dr. Zulkarnain, M.A.</strong> dan <strong>Dr. Zulfahmi Lubis, M.A.</strong>, yang memaparkan hasil penelitian mengenai pentingnya penguatan regulasi, pendidikan keluarga, serta sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga terhadap ancaman narkoba.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Dr. Zulkarnain menekankan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga.</p>
<blockquote><p>&#8220;Upaya represif saja tidak cukup. Pencegahan yang paling efektif dimulai dari keluarga yang memiliki ketahanan moral, spiritual, dan sosial. Ketika keluarga berfungsi dengan baik, potensi penyalahgunaan narkoba dapat ditekan sejak dini,&#8221; jelasnya.</p></blockquote>
<p>Sementara itu, Dr. Zulfahmi Lubis menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem perlindungan keluarga yang berkelanjutan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Ketahanan keluarga bukan hanya menjadi konsep normatif, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan, pendidikan, dan pendampingan yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilannya,&#8221; ungkapnya.</p></blockquote>
<p>Sebagai pembahas, <strong>Dr. Rosmalinda, S.H., LL.M.</strong>, dosen senior Universitas Sumatera Utara (USU), mengapresiasi hasil penelitian yang dipresentasikan. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini.</p>
<blockquote><p>&#8220;Pendekatan hukum harus berjalan beriringan dengan penguatan institusi keluarga. Ketika keluarga mampu menjalankan fungsi edukatif dan preventif secara optimal, maka berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba, dapat diminimalisasi,&#8221; tuturnya.</p></blockquote>
<p>Kegiatan ini juga dihadiri oleh <strong>Maslathif Dwi Purnomo, Ph.D.</strong>, akademisi sekaligus penggagas program BICARA. Ia menyampaikan bahwa forum ini dibentuk sebagai ruang akademik untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian agar tidak berhenti sebagai laporan ilmiah semata.</p>
<blockquote><p>&#8220;Riset akan memiliki makna ketika hasilnya didiskusikan, dikritisi, dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. BICARA menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan publik,&#8221; ujarnya.</p></blockquote>
<p>Seluruh rangkaian diskusi berlangsung interaktif dengan dipandu oleh <strong>Dr. Ahmad Syukri, M.A.</strong> sebagai moderator. Berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta memperkaya pembahasan mengenai strategi penguatan ketahanan keluarga sebagai langkah preventif dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan <strong>BICARA #17</strong>, LP2M UINSU bersama <strong>Komunitas Peneliti dan Penggiat Riset Intelektual (Kopi Pahit)</strong> berharap dapat terus menghadirkan forum ilmiah yang produktif, memperkuat budaya riset, serta menghasilkan rekomendasi akademik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan penguatan kebijakan publik di Indonesia.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Call For Papers-International Seminar 2026</title>
		<link>https://pers.news/2026/05/11/call-for-papers-international-seminar-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:15:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=11564</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS-Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara bersama Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan (PUSKAPOL)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MEDAN|PERS.NEWS-Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara bersama Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan (PUSKAPOL) kembali menghadirkan kegiatan akademik berskala internasional melalui International Joint Seminar &amp; Call For Papers 2026 yang mengangkat tema besar:</p>
<p>“Suara Anak Muda: Membangun Pendidikan Demokrasi Indonesia Melalui Gagasan Inovatif, Humanis, dan Religius.”</p>
<p>Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, dosen, praktisi, hingga pemerhati sosial untuk menyampaikan ide, penelitian, serta gagasan terbaik dalam membangun masa depan pendidikan demokrasi Indonesia yang lebih inklusif dan berkemajuan.</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f5d3.png" alt="🗓" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Pelaksanaan Seminar:</p>
<p>Hari/Tanggal : Senin, 18 Mei 2026</p>
<p>Waktu : Pukul 09.00 WIB – selesai</p>
<p>Lokasi : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara Medan</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4e5.png" alt="📥" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Periode Pengiriman Artikel:</p>
<p>05 – 30 Mei 2026</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f393.png" alt="🎓" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Narasumber dan Pembicara</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f539.png" alt="🔹" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Keynote Speaker</p>
<p dir="ltr">Dr. Musriadi, M.Pd</p>
<p dir="ltr">Wakil Ketua DPRK Banda Aceh</p>
<p dir="ltr">Dr. Maraimbang, M.A</p>
<p dir="ltr">Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Sumatera Utara Medan</p>
<p dir="ltr">Pemateri dan Akademisi Dalam dan Luar Negeri</p>
<p dir="ltr">Dr. Aminuddin, S.Sos., M.A.C.IP</p>
<p dir="ltr">Direktur Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan (PUSKAPOL) FUSI UIN Sumatera Utara Medan</p>
<p dir="ltr">Naufal Rifqi Nasution, S.H., M.Sc., M.Sos</p>
<p dir="ltr">Universiti Utara Malaysia</p>
<p dir="ltr">Ridwan Nasution, S.Sos., M.Kom.I</p>
<p dir="ltr">Dekan FISIP Universitas Islam Sumatera Utara</p>
<p dir="ltr">Dr. Jalaluddin, S.Pd., M.Pd</p>
<p dir="ltr">Wakil Rektor Universitas Serambi Mekkah</p>
<p dir="ltr">Dr. S Maartandan Supplah</p>
<p dir="ltr">Universiti Utara Malaysia</p>
<p dir="ltr">Januari Riki Efendi, S.Sos (Moderator)</p>
<p dir="ltr">Mahasiswa Magister Pemikiran Politik Islam, FUSI UIN Sumatera Utara-Medan</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4da.png" alt="📚" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Sub Tema Karya Ilmiah, Publikasi dan Seminar</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Ilmu Politik</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Pendidikan</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Al-Qur’an dan Hadis</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Kewarganegaraan</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Sejarah, Agama, Filsafat</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Hukum dan HAM, Komunikasi dan Media Digital</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Ekonomi, Syariah, Isu Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Seni Budaya dan Kearifan Lokal</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2705.png" alt="✅" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Kajian Multidisipliner lainnya</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Benefit Peserta</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f3c6.png" alt="🏆" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Best Paper Award dan Free Publish</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4dc.png" alt="📜" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Sertifikat Internasional</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4da.png" alt="📚" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Kesempatan Publikasi Ilmiah</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f30f.png" alt="🌏" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Publikasi Gratis untuk Penulis Kolaborasi Lintas Negara</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4b3.png" alt="💳" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Biaya APC</p>
<p>Jenjang S1 : Rp200.000 / Tulisan</p>
<p>(Terindex Garuda, Copernicus, Google Scholar)</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4cc.png" alt="📌" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Pembayaran melalui:</p>
<p>Bank Rakyat Indonesia (BRI)</p>
<p>a.n. Aminuddin</p>
<p>No. Rekening: 338001046535539</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4cd.png" alt="📍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Lokasi:</p>
<p>Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam</p>
<p>Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate,</p>
<p>Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f4de.png" alt="📞" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Contact Person:</p>
<p>Agung : 081383458545 / 081212499853</p>
<p>Ayoo&#8230;</p>
<p>Mari menjadi bagian dari forum ilmiah internasional ini dan kontribusikan gagasan terbaik Anda untuk masa depan pendidikan demokrasi Indonesia yang lebih inovatif, humanis, dan religius.</p>
<p>Note:</p>
<p>Bagi peserta yang ingin berpartisipasi, template jurnal dan registrasi dapat dilakukan melalui barcode yang tersedia pada flayer resmi kegiatan.</p>
<p>Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.</p>
<p>Terimakasih.</p>
<p>Tim Panitia Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan (PUSKAPOL) FUSI UINSU Medan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tokoh Pemuda Desak copot  Kapolres Belawan, Minta Transparansi Penanganan Kasus</title>
		<link>https://pers.news/2026/02/12/tokoh-pemuda-desak-copot-kapolres-belawan-minta-transparansi-penanganan-kasus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 15:38:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Belawan]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Laporan Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Belawan]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=10255</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Seorang tokoh pemuda Kota Medan, Zulkifly, S.H., menyampaikan permintaan agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="62"><strong><em data-start="64" data-end="89">MEDAN|PERS.NEWS</em> — </strong>Seorang tokoh pemuda Kota Medan, Zulkifly, S.H., menyampaikan permintaan agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Belawan, AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR. Permintaan tersebut disampaikan menyusul sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapatkan penanganan optimal di wilayah hukum Polres Belawan.(12/2/26)</p>
<p data-start="407" data-end="810">Dalam keterangannya kepada media, Zulkifly menilai kepemimpinan Kapolres Belawan perlu ditinjau kembali, khususnya terkait penanganan dugaan laporan palsu yang melibatkan seorang oknum pejabat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) berinisial RD. Oknum tersebut diduga membuat laporan kehilangan kendaraan yang sebelumnya disebut telah dijual dan masih berada dalam status pembiayaan leasing.</p>
<p data-start="812" data-end="1065">Zulkifly menyatakan pihaknya bersama sejumlah elemen pemuda telah dua kali menggelar aksi damai sebagai bentuk pengawalan terhadap proses hukum kasus tersebut. Namun, ia menilai hingga saat ini belum terlihat perkembangan signifikan dalam penanganannya.</p>
<p data-start="1067" data-end="1296">“Sebagai tokoh pemuda, kami telah melakukan aksi damai sebanyak dua kali untuk mengawal dugaan laporan palsu tersebut. Kami berharap ada langkah konkret dari aparat penegak hukum agar persoalan ini menjadi terang,” ujar Zulkifly.</p>
<p data-start="1298" data-end="1552">Selain itu, ia juga menyoroti situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Belawan yang menurutnya perlu perhatian lebih serius. Ia berharap adanya perbaikan kinerja dan transparansi dalam penanganan berbagai kasus yang menjadi perhatian publik.</p>
<p data-start="1554" data-end="1777">Zulkifly menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya berencana kembali menggelar aksi sebagai bentuk aspirasi masyarakat. Ia menegaskan langkah tersebut akan dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p data-start="1779" data-end="2059">Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kapolres Belawan AKBP Rosef Efendi belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan tersebut. Pihak kepolisian sebelumnya menyatakan akan melakukan evaluasi internal guna memastikan pelayanan dan kinerja institusi berjalan optimal.</p>
<p data-start="2061" data-end="2224">Pemberitaan ini disusun berdasarkan pernyataan narasumber dan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.(Red)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua KOPRI PMII FSH UINSU, Hazizah Hasibuan, salurkan bantuan obat-obatan bagi korban banjir Aceh Tamiang.</title>
		<link>https://pers.news/2025/12/30/ketua-kopri-pmii-uinsu-salurkan-bantuan-obat-obatan-untuk-korban-banjir-aceh-tamiang-hazizah-hasibuan-semoga-menjadi-penguat-di-tengah-derita-yang-masih-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 15:07:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepedulian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[KOPRI]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat-obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=9467</guid>

					<description><![CDATA[MEDAN&#124;PERS.NEWS — Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang pada 25 November lalu meninggalkan duka...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute top-0" aria-hidden="true" data-edge="true"><strong>MEDAN|PERS.NEWS —</strong> Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang pada 25 November lalu meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, sebagian masih bertahan di pengungsian, dan sebagian lainnya terus berjuang memulihkan kondisi kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas. Trauma masih jelas terlihat, terutama pada anak-anak dan lansia yang terdampak langsung.</div>
<div class="flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="b0c3dbac-c432-4e3d-9097-a92b191bdad9" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="93fbc0da-609b-49ca-bf1e-27aa88aa558b" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling">
<p data-start="673" data-end="1029">Melihat kondisi tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan obat-obatan bagi para korban. Ketua KOPRI PMII FSH (Fakultas Syari&#8217;ah dan Hukum UINSU), <strong data-start="854" data-end="874">Hazizah Hasibuan</strong>, didampingi Bendahara Umum PMII FUSI (Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam  UINSU) , <strong data-start="913" data-end="929">Ilham Arifin</strong>, menyerahkan satu kotak bantuan obat-obatan yang dipersiapkan khusus untuk masyarakat Aceh Tamiang.</p>
<p data-start="1031" data-end="1539">Penyaluran bantuan dilakukan pada hari Selasa di kediaman Ketua Koordinator Penyaluran Bantuan Bencana Alam, <strong data-start="1140" data-end="1171">Ilham Hazfi Batubara, S.Psi</strong>, yang diwakili oleh Sekretaris Koordinator Penyaluran Bantuan Bencana Alam, <strong data-start="1248" data-end="1278">Riswanuddin Pasaribu, S.Pd</strong>, selaku Ketua Dema STAI Al-Hikmah Medan, bersama <strong data-start="1328" data-end="1361">Al-Ustadz Muhammad Azmi Fadli</strong>, di Jalan Bubu No. 105, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Kegiatan berlangsung penuh haru dengan suasana solidaritas yang kuat dari kader PMII yang hadir.</p>
<p data-start="1541" data-end="1834">Dalam kesempatan tersebut, Hazizah menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh Tamiang dan sejumlah wilayah lain di Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata solidaritas kemanusiaan.</p>
<blockquote data-start="1836" data-end="2094">
<p data-start="1838" data-end="2094">“Kami datang bukan hanya membawa obat-obatan, tetapi juga doa dan kepedulian. Kami turut merasakan kesedihan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu pemulihan kesehatan masyarakat,” ujarnya dengan haru.</p>
</blockquote>
<p data-start="2096" data-end="2316">Hazizah menambahkan bahwa bencana ini tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga meninggalkan luka emosional. Karena itu, dukungan moral dan kepedulian sangat dibutuhkan agar para korban tidak merasa sendiri.</p>
<p data-start="2318" data-end="2565">Sementara itu, Ilham Arifin menegaskan bahwa PMII akan terus hadir dalam setiap persoalan kemanusiaan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab pada dunia akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam bidang sosial dan kemanusiaan.</p>
<blockquote data-start="2567" data-end="2751">
<p data-start="2569" data-end="2751">“Sekecil apa pun bantuan, jika diberikan dengan ketulusan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini bukti bahwa mahasiswa peduli terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2753" data-end="3110">Bencana banjir dan longsor tersebut telah menyebabkan kerugian besar, mengganggu akses kesehatan, serta menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan obat-obatan yang disalurkan diharapkan dapat membantu penanganan masalah kesehatan pascabencana, terutama penyakit kulit, infeksi, dan gangguan kesehatan lainnya yang kerap muncul setelah banjir.</p>
<p data-start="3112" data-end="3180">Di akhir penyampaiannya, Hazizah berharap Aceh Tamiang segera pulih.</p>
<blockquote data-start="3182" data-end="3320">
<p data-start="3184" data-end="3320">“Semoga Aceh Tamiang bangkit kembali. Semoga masyarakat diberi kekuatan, dan kita semua terus bersatu dalam rasa kemanusiaan,” tutupnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="3322" data-end="3543">Dengan adanya kepedulian ini, PMII berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu, karena bencana bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang bagaimana manusia saling menguatkan di tengah cobaan berat.(Red)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN UINSU 2025 Berkolaborasi Dengan Warga Desa Singa dalam Program Keagamaan Dan Semangat Gotong Royong</title>
		<link>https://pers.news/2025/10/01/mahasiswa-kkn-uinsu-2025-berkolaborasi-dengan-warga-desa-singa-dalam-program-keagamaan-dan-semangat-gotong-royong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 09:36:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ilham Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab Karo]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tigapanah]]></category>
		<category><![CDATA[UINSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pers.news/?p=7562</guid>

					<description><![CDATA[KARO&#124;PERS.NEWS-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun 2025 terus menghadirkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>KARO|PERS.NEWS-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun 2025 terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Singa, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo. Selain berfokus pada bidang sosial dan ekonomi, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan yang menyentuh aspek pendidikan, keagamaan, hingga kepedulian terhadap rumah ibadah.</p>
<p>Salah satu program yang mendapat sambutan baik dari masyarakat adalah Les Akademik Umum, yang dipimpin Langsung Oleh Ketua Kelompok KKN Ilham Arifin,Program ini ditujukan bagi anak-anak dan remaja Desa Singa sebagai pendampingan tambahan dalam memahami pelajaran sekolah.</p>
<p>Tahap perencanaan dimulai dengan sosialisasi jadwal kegiatan kepada masyarakat serta persiapan materi pelajaran. Materi yang disiapkan meliputi Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).</p>
<p>Pelaksanaan dilakukan pada sore hari setelah jam sekolah dengan sistem kelompok kecil agar pembelajaran lebih fokus, Mahasiswa juga memberikan latihan soal dan pembahasan secara detail sehingga siswa lebih mudah memahami materi.</p>
<p>Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pada siswa yang rutin mengikuti les. Para orang tua menyambut baik program ini karena memberikan manfaat langsung terhadap perkembangan akademik anak-anak mereka.</p>
<p>Selain pendidikan formal, mahasiswa KKN juga mengedepankan pembinaan spiritual melalui program Ngaji Ceria Bersama Anak Desa, Program ini ditujukan untuk anak-anak Desa Singa dengan tujuan menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an sejak usia dini.</p>
<p>Tahap perencanaan dilakukan melalui koordinasi dengan ustadz- ustadz desa dalam menentukan metode pembelajaran,Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa membimbing anak-anak membaca iqra’ dan Al-Qur’an, diselingi dengan permainan edukatif serta kisah islami.</p>
<p>Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, Banyak dari mereka bahkan terdorong untuk melanjutkan kebiasaan mengaji di luar jadwal kegiatan KKN, Program ini juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan tokoh agama desa, yang berharap agar kegiatan serupa terus berlanjut.</p>
<p>Gotong Royong Kebersihan Masjid Wujud kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan ibadah juga diwujudkan melalui kegiatan Gotong Royong Kebersihan Masjid. Program ini dipimpin oleh Ilham Arifin dengan melibatkan remaja masjid, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.</p>
<p>Tahap perencanaan dimulai dengan menyusun jadwal kegiatan bersama pengurus masjid, Selanjutnya pelaksanaan dilakukan dengan membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari halaman, tempat wudhu, hingga peralatan ibadah.</p>
<p>Lingkungan masjid yang lebih bersih dan nyaman membuat suasana beribadah semakin khusyuk, Program ini juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga rumah ibadah.Dengan</p>
<p>Rangkaian kegiatan mahasiswa KKN UINSU di Desa Singa menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan sinergi antara pendidikan, religiusitas, dan kepedulian lingkungan. Melalui Les Akademik Umum, Ngaji Ceria, serta Gotong Royong Kebersihan Masjid, mahasiswa tidak hanya mendampingi masyarakat dalam peningkatan kapasitas akademik, tetapi juga membangun karakter religius dan kebersamaan sosial.</p>
<p>Kehadiran mahasiswa KKN UINSU diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Singa untuk terus menjaga semangat belajar, beribadah, dan bergotong royong, bahkan setelah program KKN ini berakhir.(IA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
