Fokus Muktamar Nasional, PD PII se-Sumsel Sepakat Tunda Konferensi Wilayah

PALEMBANG|PERS.NEWS – Sejumlah Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) di wilayah Sumatera Selatan resmi mengeluarkan pernyataan sikap bersama terkait dinamika organisasi menjelang perhelatan akbar Muktamar PII XXXIII. Melalui surat pernyataan yang ditandatangani pada Senin, 5 Januari 2026, para pimpinan daerah sepakat menunda pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konwil) PW PII Sumatera Selatan demi memprioritaskan keberhasilan agenda nasional tersebut.

Pernyataan sikap ini didukung oleh PD PII Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), Banyuasin, OKU Timur, Musi Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Langkah ini diambil setelah mencermati dinamika organisasi yang berkembang di tingkat wilayah maupun pusat, serta mempertimbangkan kebutuhan menjaga stabilitas organisasi dan kemaslahatan gerakan secara keseluruhan.

Dalam dokumen resmi tersebut, para pimpinan daerah menegaskan empat poin utama. Pertama, PD PII se-Sumatera Selatan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung PW PII Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Muktamar PII XXXIII di Kota Palembang. Seluruh energi, sumber daya, dan konsentrasi kader dinyatakan siap difokuskan untuk menyukseskan perhelatan nasional ini.

Kedua, para pimpinan daerah menilai bahwa keberhasilan Muktamar merupakan marwah, kehormatan, sekaligus harga diri bagi seluruh kader PII di Sumatera Selatan. Oleh karena itu, penyelesaian amanah nasional harus ditempatkan sebagai prioritas utama dibandingkan agenda kewilayahan lainnya.

Ketiga, melalui musyawarah dan mufakat, disepakati bahwa pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konwil) PW PII Sumatera Selatan akan dilaksanakan setelah seluruh rangkaian Muktamar Nasional selesai secara paripurna. Keputusan ini diambil agar proses transisi kepemimpinan berjalan kondusif, terarah, serta bebas dari potensi tumpang tindih agenda organisasi.

Keempat, PD PII yang menandatangani pernyataan ini menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal kebijakan PW PII Sumatera Selatan dalam menjaga stabilitas organisasi hingga berakhirnya masa bakti yang diperpanjang. Semua itu dilakukan demi kepentingan yang lebih besar, yaitu memastikan kelancaran dan kesuksesan Muktamar.

Penyesuaian waktu pelaksanaan Konwil ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh energi, sumber daya, serta perhatian kader PII di Sumatera Selatan tercurah sepenuhnya dalam menyambut tamu-tamu nasional dan menyukseskan rangkaian Muktamar di Kota Palembang.

Dokumen tersebut ditutup dengan penegasan bahwa pernyataan sikap ini dibuat dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan komitmen kuat demi kejayaan Pelajar Islam Indonesia serta keberlanjutan gerakan pendidikan dan keislaman di kalangan pelajar.(red)