Unila Lepas 966 Lulusan, Kampus Perkuat Misi Cetak Talenta Siap Hadapi Era Disrupsi


PERS.NEWS – Universitas Lampung (Unila) kembali melepas ratusan lulusan yang diproyeksikan menjadi penggerak pembangunan di berbagai sektor. Sebanyak 966 mahasiswa resmi diwisuda pada Periode VI Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Serbaguna Unila, Sabtu, 27 Juni 2026.

Wisudawan tersebut terdiri atas 15 lulusan program doktor, 74 magister, 8 profesi, 867 sarjana, dan dua lulusan diploma.

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng, mengatakan tantangan yang dihadapi lulusan saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Perubahan teknologi, perkembangan industri, hingga kebutuhan dunia kerja menuntut lulusan memiliki kemampuan beradaptasi dan terus belajar.

Karena itu, menurut dia, Unila terus melakukan transformasi sistem pembelajaran melalui penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan pengembangan konsep Kampus Berdampak agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap para lulusan tidak berhenti belajar setelah meninggalkan kampus. Jadilah pribadi yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan memberi manfaat di mana pun berada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembelajaran di Unila kini semakin diarahkan pada pengalaman nyata melalui program magang berdampak, pembelajaran berbasis proyek, hingga penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra.

Langkah tersebut dilakukan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus mampu menciptakan peluang usaha dan inovasi.

Selain prosesi wisuda, Unila juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap jenjang pendidikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih selama menempuh studi.

Hingga periode wisuda kali ini, Universitas Lampung telah meluluskan 147.739 alumni yang kini tersebar di berbagai bidang profesi di Indonesia.

Di sisi lain, Unila juga terus meningkatkan kualitas institusi. Saat ini kampus tersebut memiliki 30 program studi berakreditasi internasional dan 51 program studi berakreditasi unggul. Berbagai capaian pada pemeringkatan perguruan tinggi tingkat dunia turut menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan.

Rektor mengajak seluruh alumni menjaga nama baik almamater serta terus membangun jejaring dengan kampus agar dapat bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. (*)