Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemadaman tersebut diduga disebabkan oleh trafo listrik yang mengalami gangguan. Hingga Selasa, 24 Februari 2026, aliran listrik di lantai 3 kantor Disdukcapil masih belum sepenuhnya normal. Kondisi ini berdampak pada terhambatnya sejumlah layanan administrasi kependudukan, seperti pengurusan kartu keluarga, surat pindah, Kartu Identitas Anak (KIA), pencetakan KTP elektronik, serta dokumen kependudukan lainnya.
Sejumlah warga mengaku kecewa karena pelayanan belum berjalan optimal. Beberapa di antaranya mengaku telah datang dari jauh untuk mengurus dokumen, namun harus menunda proses karena gangguan listrik.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan dirinya telah datang sejak sehari sebelumnya untuk mengurus KTP elektronik, namun proses pelayanan belum dapat berjalan normal di bagian pelayanan lantai 3.
Di sisi lain, warga berharap instansi pelayanan publik memiliki langkah antisipasi seperti penyediaan genset atau sistem cadangan listrik agar pelayanan tetap berjalan saat terjadi gangguan.
Kondisi tersebut juga mendapat perhatian dari kalangan aktivis. Wakil Ketua DPD LSM Pedang Keadilan Perjuangan, Septian Hernanto, meminta pihak terkait segera mengambil langkah cepat agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal.
Ia juga mendorong Pemerintah Kota Medan melakukan evaluasi terhadap fasilitas pendukung pelayanan publik, termasuk sistem mitigasi darurat, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Selain itu, ia berharap adanya keterbukaan informasi terkait penyebab gangguan listrik serta perkiraan waktu pemulihan layanan secara penuh, mengingat pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan melalui pesan WhatsApp, namun belum memperoleh tanggapan resmi. Sementara itu, masyarakat berharap aliran listrik segera kembali normal agar pelayanan di kantor Disdukcapil Kota Medan dapat berjalan seperti biasa.(TIM)













