Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan yang berlangsung secara sederhana tersebut juga membahas sejumlah agenda penting terkait perkembangan seni nasyid dan qasidah di Kota Medan saat ini.
Dalam kesempatan itu, hadir sejumlah nama yang cukup dikenal dalam dunia nasyid Kota Medan, di antaranya Muhajir, SE; Muhammad Ikhsan, S.Kom.; Hubban Sofi, SH; serta Mhd. Dimas Restu Adji, S.Pd.I.
Berdasarkan keresahan yang sama, para pelestari seni nasyid dan qasidah menilai bahwa kesenian ini mulai terkikis dan tergerus oleh budaya pop, serta nilai-nilai seni yang dinilai semakin jauh dari prinsip Islami.
Mereka menilai, seharusnya LASQI sebagai wadah pengembangan seni nasyid dan qasidah lebih responsif dalam mendeteksi gejala tersebut, serta tidak membiarkan terjadinya kekosongan kepengurusan dalam waktu yang lama.
Para praktisi dan pemerhati yang hadir pun mendesak agar LASQI Kota Medan segera menggelar musyawarah untuk pembentukan kepengurusan yang baru.
Muhammad Ikhsan selaku perwakilan menyampaikan bahwa sejauh ini pergerakan nasyid di Kota Medan sangat minim. Menurutnya, sudah lama tidak ada festival nasyid yang digelar, sehingga generasi muda perlahan mulai meninggalkan seni nasyid.
“Tentu kami bertanya-tanya, sudah sejauh mana LASQI Kota Medan mengkader dan mengakomodir talenta muda nasyid dan qasidah yang selama ini sudah terbentuk?” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa apabila LASQI Kota Medan tidak dapat menjalankan amanah organisasi dalam melanjutkan regenerasi nasyid di Kota Medan, maka para pemuda dari Medan Utara siap berkontribusi untuk mengurus dan mengembangkan nasyid di kota ini.
“Jika LASQI Kota Medan tidak bisa menjalankan amanah organisasi untuk melanjutkan regenerasi nasyid di Kota Medan ini, kami para pemuda di Medan Utara siap berkontribusi dan mengurus nasyid di Kota Medan,” pungkasnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta penyerahan rebana secara simbolis kepada Muhajir, SE. Dalam kesempatan tersebut, ia diminta untuk maju sebagai calon Ketua LASQI Kota Medan yang diketahui telah hampir tiga tahun vakum.
Para pemerhati dan pegiat seni nasyid serta qasidah Medan Utara berharap Muhajir dapat terpilih dan mampu menakhodai LASQI Kota Medan ke arah yang lebih baik di masa mendatang.(VB)













