Kegiatan ini diawali dengan pembukaan di Siantar Hotel dan dilanjutkan dengan persidangan pleno di Aula Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.
Ketua Panitia, Khairudin Abdillah, menyampaikan bahwa Konfercab merupakan forum tertinggi di tingkat cabang yang tidak hanya berfungsi sebagai ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga sebagai ruang dialektika dalam merumuskan arah gerak organisasi.
“Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh kader dari berbagai komisariat dan dilaksanakan sesuai AD/ART organisasi. Kami mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, DPC GMNI Pematangsiantar juga menggelar dialog publik bertema “GMNI Pematangsiantar: Kontrol Kebijakan untuk Keadilan Ekonomi Sosial.” Diskusi ini menghadirkan Patar Luhut Panjaitan (Anggota DPRD Pematangsiantar), Rindu Marpaung (akademisi Universitas HKBP Nommensen), serta Ronald Panjaitan (Ketua DPC GMNI Pematangsiantar).
Dialog tersebut menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik demi terciptanya keadilan ekonomi dan sosial di tengah masyarakat.
Acara pembukaan turut dihadiri perwakilan Wali Kota Pematangsiantar, Kapolres yang diwakili Kasat Intelkam AKP Hari, Sekretaris PA GMNI Pematangsiantar Noperi Ambarita, serta Ketua DPC GMNI Pematangsiantar yang sekaligus membuka secara resmi Konfercab XII.
Persidangan berlangsung dinamis dengan pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya serta penyusunan program kerja ke depan. Meski sempat diwarnai perdebatan, seluruh peserta tetap menjunjung tinggi semangat Marhaenisme hingga tercapai mufakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan terpilihnya kepengurusan baru periode 2026–2028 melalui musyawarah mufakat, yakni:
Ketua: Nicho Gurning
Sekretaris: Simon Napitupulu
Keduanya menyatakan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi serta menjaga peran GMNI sebagai mitra kritis pemerintah dan pembela kepentingan rakyat marhaen di Kota Pematangsiantar.
Dengan berakhirnya Konfercab XII, diharapkan kepengurusan baru mampu membawa semangat baru bagi pergerakan mahasiswa di Pematangsiantar.(Red)













