PERS.NEWS – Pesan menjaga marwah Universitas Lampung (Unila) mengemuka di tengah bergulirnya Pemilihan Rektor (Pilrek) Unila periode 2027–2031.
Pesan itu disampaikan Dr. Budiyono, S.H., M.H., setelah resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Rektor (Bacarek) Unila kepada panitia Pilrek, Rabu, 19 Agustus 2026.
Budiyono datang langsung ke Sekretariat Pilrek di Gedung Rektorat Unila lantai tiga untuk menyerahkan dokumen persyaratan administrasi. Berkas tersebut diterima Ketua Panitia Pilrek Unila Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., bersama jajaran panitia dan tim verifikasi.
Dokumen F1 hingga F13 yang menjadi persyaratan bakal calon langsung menjalani verifikasi awal. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kelengkapan administrasi sebelum proses Pilrek memasuki tahapan berikutnya.
Ketua Panitia Pilrek Unila Prof. Muhammad Akib mengatakan seluruh proses penjaringan dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Panitia juga memastikan setiap tahapan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dan Statuta Unila.
Menurut Akib, pendaftaran Budiyono turut menambah dinamika penjaringan. Hingga Rabu, sudah dua orang yang menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bacarek.
“Per hari ini sudah ada dua pendaftar yang sudah hadir. Tentu kami mengharapkan kehadiran beliau sangat mendukung lancarnya proses pemilihan Rektor periode 2027–2031,” ujar Akib.
Budiyono sendiri menilai Pilrek bukan sekadar kompetisi untuk mendapatkan posisi tertinggi di universitas. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Karena itu, ia berharap kontestasi berlangsung sehat dan jauh dari kampanye negatif maupun kampanye hitam.
Budiyono menginginkan seluruh proses pemilihan tetap berada dalam suasana kondusif, aman, serta menjunjung tinggi moralitas.
“Keberangkatan saya hari ini diselimuti suasana sejuk. Mudah-mudahan ini menjadi pertanda bahwa pemilihan Rektor ke depan berlangsung kondusif, aman,” katanya.
Ia berharap siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Unila mampu membawa kampus tersebut melangkah lebih jauh dan memperkuat reputasinya di Lampung, tingkat nasional hingga internasional. (**)













